Anda di halaman 1dari 4

1.

Seorang perempuan berusia 34 tahun dibawa ke poliklinik dengan keluhan kelemahan

a.
b.
c.
d.
e.

a.
b.
c.
d.
e.

pada ekstremitas bawah dan gangguan penglihatan. Dia juga mengeluhkan nyeri daerah
retrobulbar, tremor, parestesi, dan tidak bisa koordinasi. Dokter menduga pasien
mengalami multiple sclerosis. Apakah struktur yang paling mungkin mengalami
kerusakan?
a. Neuron
b. Sel Schwann
c. Oligodendroglia
d. Selubung Myelin
e. Axon
2. Seorang perempuan berusia 18 tahun dibawa ke poliklinik saraf dengan keluhan dia
merasa kehilangan kesadaran yang biasanya terjadi selama 15 detik, tetapi kemudian
sadar kembali. Keluhan tidak disertai mulut mengecap selama kejadian.
Apakah jenis obat yang paling tepat diberikan?
a. Obat yang menghambat kanal natrium
b. Obat yang menghambat kanal T
c. Obat yang menghambat kanal kalium
d. Obat yang berikatan dengan reseptor GABA
e. Obat yang berikatan di dekat reseptor GABA
3. Seorang laki-laki berusia 27 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri kepala
hebat sejak 12 jam yang lalu. Keluhan dirasakan semakin memberat dan disertai muntah
sebanyak 2 kali. Pada pemeriksaan fisik didapakan pasien somnolen, fotofobia, dan kaku
kuduk. Tanda Kernig (+), tetapi pemeriksaan saraf lain dalam batas normal.
Apakah organ yang paling mungkin mengalami gangguan?
Cerebral cortex
B. Subcortical
Meningen
Basal ganglia
Cerebellum
4. Seorang pasien dibawa ke UGD Rumah Sakit karena trauma kepala, setelah di lakukan
pemeriksaan, pasien tersebut dilakukan CT Scan kepala, hasil CT scan kepala
menunjukan adanya gambaran hiperdens bentuk biconvex disertai adanya gasir fraktur
daerah temporal kiri, diagnosa saudara adalah fraktur daerah temporal kiri disertai
dengan:
Perdarahan di subdural
Perdarahan subarachnoid
Perdarahan epidural
Perdarahan intracerebral
Perdarahan intraventrikuler
5. Seorang perepuan berusia 20 tahun, mengalami kecelakaan lalu lintas dengan benturan
pada kepala. Pasien mengalami penurunan kesadaran dan muntah. Saat ini di UGD,

a.
b.
c.
d.
e.

a.
b.
c.
d.
e.

diketahui Pasien Sopor, GCS = 9, pada pemeriksaan ditemukan Tanda Brudzinski I dan II
(Rangsang meningen) positif. Pasien kemudian diberikan Manitol 20% dan Nimodipine
(Calcium Antagonist). Bila pada pasien dilakukan lumbal punksi, apakah hasil cairan
cerebrospinalis yang paling mungkin ditemukan?
Kekuningan
Xantochrom
Gross hemorrhagic
Keruh
Jernih
6. Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa ke unit gawat darurat setelah mengalami
kecelakaan motor dan mengalami cedera kepala berat. Di UGD, hasil pemeriksaan fisik
adalah kesadaran sopor, pupil anisokor, refleks cahaya kedua pupil menurun. Angggota
gerak tubuh kanan bereaksi lebih lambat dari sisi kiri. Dokter memberikan larutan
Manitol 20 %. Apakah tujuan pemberian Manitol 20 % pada kasus ini?
Menurunkan aliran darah serebral
Menurunkan tekanan darah sistemik
Menurunkan tekanan intra serebral
Menurunkan tekanan vena sentral
Menurunkan tekanan darah arteri
7. Pasien, 17 tahun, mengeluh kelemahan pada keempat anggota gerak sejak 4 hari yang lalu
didahului oleh kelemahan pada tungkai terlebih dahulu. 2 hari yang lalu diikuti
kelemahan pada tangan. Dua minggu yang lalu pasien mencret-mencret. PF: suhu 36,4C
kekuatan motorik tungkai 2, lengan 4, arefleksia. Pada cairan serebrospinal kadar protein
meningkat, sel dan glukosa normal. Dasar penyakit adalah:
a. autoimun
b. trauma
c. tumor
d. degeneratif
e. Vaskular
8. Seorang wanita 55 tahun, gemuk, pekerjaan penjual rujak, setiap malam mengeluh nyeri di
jari 1, 2 dan 3 kanan sehingga mengganggu tidurnya, beberapa minggu kemudian tangan
kanan tidak kuat untuk memegang, terasa tebal pada volar 3 . jari dan otot pangkal ibu
jari mengecil. Sesuai dengan lesinya maka pada pasien ini akan ditemukan atropi otot
berikut
a. Otot Hipothenar
b. Otot Inter Ossei
c. Otot Thenar
d. Otot Flexor Jari
e. Otot Extensor Jari
9. Laki-laki, 53 tahun datang ke poli dibawa oleh istri karena selalu melakukan pekerjaan
berulang-ulang seperti mengunci pintu berulang-ulang. Perilaku berubah sejak 7 bulan
yang lalu dan semakin memburuk. Pasien merupakan staf senior dan lulus PT terbaik.

Aktivitas sehari-hari baik masih bisa memimpin perusahaan. Sejak 1 bulan yang lalu
pasien kadang tidak bisa mengucapkan beberapa kata. PF: defisit fungsi neurologis (-).
CT scan (N), MMSE skor 22. Diagnosis anda:
a. delirium
b. demensia
c. Alzheimer
d. Parkinson
e. mild cognitive impairment
10. Seorang laki2 23 tahun mendadak kedua tungkai dan kaki lemah simetris, kesemutan di
telapak kaki, beberapa jam kemudian kedua tangan dan lengan ikut lemah , sensoris
tangan normal, BAK BAB normal, 9 hari sebelum pernah sakit diare selama dua hari.
Hubungan antara diare dengan kelumpuhan kasus diatas :
a. Virus menyerang Saraf perifer
b. Auto Immune Diseases
c. Gangguan elektrolit di otot
d. Gangguan elektrolit di otot
e. Dehidrasi di otot2
11. Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tingling pada
jari telunjuk dan jari tengah kanan sejak 2 bulan yang lalu. Dia juga mengeluhkan
kelemahan pada tangan kanannya dan mulai sering menjatuhkan beberapa barang seperti
cangkir. Sebelumnya dia dalam keadaan sehat dan tidak pernah mengalami kecelakaan
atau nyeri pada leher. Pada pemeriksaan neurologik, gerakan ekstensi bahu dan sendi siku
dalam keadaan normal baik kekuatan maupun range of movement. Syaraf apakah yang
paling mungkin mengalami kompresi a. Nerve radialis
b. Nerve ulnaris
c. Nerve aksilaris
d. Nerve medianus
e. Tendon flexo
12. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dari ambulan ke unit gawat darurat dalam
keadaan gaduh dan gelisah. Laporan dari perawat bahwa dia ditemukan dalam keadaan
bingung di pinggir jalan, serta mengeluh sakit kepala dengan penglihatan kabur.
Kemudian pasien tiba-tiba terjatuh dan mulai kejang. Berdasarkan informasi dari
keluarga yang turut mengantar, dia memiliki riwayat tekanan darah tinggi tetapi tidak
diketaui obat apa yang dimakan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah
240/130 mmHg sedangkan denyut jantung 110 x/min. Paru-paru normal, tetapi ada
kardiomegali. Pemeriksaan funduskopi tidak bisa dilakukan dan sampel darah diambil
untuk pemeriksaan laboratorium. Apakah penanganan paling awal untuk keadaan ini?
a. Panggil dokter ahli saraf untuk memeriksa pasien ini
b. Lakukan pemeriksaan CT scan kepala, echocardiogram, dan USG ginjal
c. Berikan diazepam untuk mencegah kejang susulan
d. Mulai berikan infus nitroprusside
e. Berikan sublingual nifedipin

13. Seorang pria berusia 24 tahun datang ke RS Dr. Hasan Sadikin dengan keluhan utama

penurunan kesadaran. Riwayat demam diketahui sejak 2 hari sebelumnya, disertai nyeri
kepala dan muntah tetapi tidak terdapat keluhan lain yang mengarah pada peningkatan
tekanan intra cranial. Pada pemeriksaan fisik kesadaran somnolen, dengan demam,
takikardi dan takipneu. Discharge purulen ditemukan pada telinga kirinya. Pada
pemeriksaan neurologis tidak ditemukan tanda-tanda iritasi meningen. Jika dilakukan
punksi lumbal pada pasien ini, hasil apakah yang saudara harapkan?
a. Kadar protein menurun, kadar glucose menurun, cell count menurun
b. Kadar protein meningkat, kadar glucose menurun, cell count meningkat
c. Kadar protein meningkat, kadar glucose normal, cell count meningkat
d. Kadar protein meningkat, kadar glucose normal, cell count normal
e. Kadar protein normal, kadar glucose normal, cell count meningkat
14. Seorang laki-laki 45 tahun diketemukan polisi tidak sadar di jalan, terlihat muntahmuntah, tidak ada panas tidak ada tanda luka kepala, pernafasan regular 25/menit, tensi
220/100 mmHg, ECG normal, tidak ada keluarga. Penanganan pertama untuk
menyelamatkan otak (Brain dari prinsip 5B) yang penting penderita koma yang belum
diketahui penyebabnya:
a. Pasang infus normal saline
b. Pemberian glucose 50% 2 Ampul IV
c. Periksa laboratorium cito darah gula dan elektrolit
d. Pemberian neuroprotektan ( Citicholine, Piracetam)
e. Pemberian Anti Hipertensi
15. Seorang laki-laki 47 tahun KU nyeri pinggang kiri menjalar ke paha kiri 4 bulan SMRS

saat Os sedang bekerja Os merasa nyeri. Dirasakan bertambah dengan batuk dan
mengejan. Berkurang dengan berbaring. Baal dan kesemutan (+) di kaki kiri sebelah luar.
Pemeriksaan metorik dorsofleksi 5/4, plantar fleksi 5/4. sensoris hipestesi setinggi L5-Si
Diagnosis?
a. Encephalopathy
b. Abses otak
c. Meningitis
d. HNP
e. Mielitis