Anda di halaman 1dari 5

Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Rawat Inap Dan Pengaruhnya

Terhadap Pulang Atas Permintaan Sendiri (PAPS) Di Rumah Sakit Undata


Kota Palu Sulawesi Tengah
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pelayanan yang bermutu pada dasarnya merupakan suatu pengalaman
emosional bagi pelanggan. Jika pelanggan merasa bangga dan puas atau
bahkan surprise dengan jasa yang diterima, akan memperlihatkan
kecenderungan yang besar, untuk menggunakan kembali jasa yang
ditawarkan oleh perusahaan di masa yang akan datang. Dampak langsung dari
kepuasan pelanggan adalah adanya penurunan komplain dan peningkatan
kesetiaan konsumen.
Rumah sakit adalah salah sartu perusahaan jasa yang menyediakan
pelayanan kesehatan. jika pelanggan atau pasien merasa puas dengan mutu
pelayanan rumah sakit tersebut maka ada kecenderungan untuk setia terhadap
pelayanan rumah sakit. (Sukirman, Wibowo A : 2006).
Keberhasilan suatu perawatan dan pengobatan adalah kesembuhan
penderita, sehingga penderita yang menurut pemeriksaan medis dan
keperawatan sudah tidak memerlukan pengobatan dan perawatan rawat inap
di rumah sakit, berdasarkan keputusan dokter diperbolehkan untuk
meninggalkan rumah sakit atau pulang. Namun pada kenyataannya terdapat
beberapa pasien rawat inap yang meninggalkan rumah sakit atas permintaan
sendiri walaupun dokter belum memberikan keputusan kepada pasien untuk
dapat pulang meninggalkan rumah sakit yang dinyatakan sebagai pasien
pulang paksa. (Munap : 2007)

Menurut Rahardjo (2005) dampak pasien pulang paksa terhadap rumah


sakit antara lain adalah penurunan pendapatan rumah sakit, dalam jangka
lama dapat menurunkan kinerja rumah sakit dan akhirnya juga berpengaruh
terhadap pengembangan dan kelangsungan hidup rumah sakit. Pasien pulang
paksa juga dapat menyebabkan citra yang kurang bagus terhadap rumah sakit.
Untuk pasien sendiri karena pasien belum sembuh atau bahkan bertambah
berat. Penyebab pasien pulang paksa belum diketahui secara pasti, mungkin
faktor keuangan, kurangnya komunikasi antara tenaga kesehatan dengan
pasien atau faktor sosial dan ketidakpuasan terhadap pelayanan yang didapat.
(Soedipo R : 2004).
Rumah sakit undata merupakan rumah sakit dengan akreditasi kelas B
di Kota Palu. Rumah sakit ini memberikan pelayanan kedokteran spesialis
dan subspesialis terbatas. Rumah sakit ini juga menampung pelayanan
rujukan dari rumah sakit kabupaten. Salah satu fasilitas yang ada di rumah
sakit Undata adalah perawatan rawat inap yang terdiri dari ...ruang rawat inap
dengan kapasitas....tempat tidur.

Data keadaan pasien rawat inap yang keluar dari rumah sakit dengan
cara pulang paksa dibanding pasien rawat inap yang keluar seluruhnya di
RSU Islam Faisal yang diperoleh dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2008
dapat dilihat di tabel 1. Angka pulang paksa tersebut mengalami fluktuasi
yaitu 2004 = 679 orang (21,69%), 2005 = 617 orang (19,31%), 2006 = 1051
orang (23,31%), 2007 = 953 orang (20,34%), 2008 = 1180 orang (22,34%),

dan dengan prosentase diatas 10%. Dan selama 11 bulan terakhir tahun 2009
kejadian pulang paksa di Instalasi Rawat Inap RSU Islam faisal dapat dilihat
di tabel 2. Berturut-turut rata-rata angka pulang paksa dari yang terbesar
sampai dengan yang terkecil adalah sebagai berikut : Januari = 99 orang
(19,26%), Februari = 88 orang (16,89%), Maret = 79 orang (15,28%), April =
103 orang (22,83%), Mei = 89 orang (19,60%) , Juni = 71 orang (16,47%),
Juli = 78 orang (16,38%), Agustus = 94 orang (18,43%), September = 82
orang (22,10%), Oktober = 74 orang (17,41%), November = 40 orang
(10,20%). Rata-rata angka pulang paksa dari bulan Januari 2009 November
2009 adalah 136 orang (9,08%). (Lihat lampiran I dan 2).
Tingginya kasus pasien pulang paksa di RS selain akan menimbulkan
dampak yang negative di lingkungan keluarga pasien juga akan menimbulkan
kesulitan bagi RS dalam hal mengevaluasi mutu pelayanan RS tersxebut.
Melihat kenyataan tersebut, untuk lebih memfokuskan penelitian, mendorong
penulis melakukan penelitian dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran
penyebab pasien pulang paksa di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum
Islam Faisal Makassar

A. Rumusan Masalah
Berdasarkan fenomena yang dijelaskan pada latar belakang, maka
rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Faktor apa saja yang
menyebabkan pasien pulang paksa di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum
Islam Faisal Makassar

B. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Umum
Tujuan umum penelitian ini adalah melihat gambaran penyebab pasien
pulang paksa di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Islam Faisal
Makassar.
2. Tujuan Khusus
a.

Mengetahui penyebab pasien pulang paksa dari faktor kondisi penyakit pasien.

b.

Mengetahui penyebab pasien pulang paksa dari faktor kepuasan terhadap mutu
pelayanan rumah sakit.

c.

Mengetahui penyebab pasien pulang paksa dari faktor persepsi pasien tentang
sakit.

d.

Mengetahui penyebab pasien pulang paksa dari faktor lingkungan fisik dan
non fisik rumah sakit.

C. Manfaat Penelitian
1.

Memberikan gambaran kepada pihak manajerial


Rumah Sakit Umum Islam Faisal Makassar pada
umumnya dan Ruang Rawat Inap pada khususnya
tentang aspek penyebab pasien pulang paksa, dan
sebagai masukan dalam upaya meningkatkan kualitas
dan kwantitas pelayanan rawat inap.

2.

Memberikan pengalaman kepada penulis dalam


penelitian secara ilmiah dan alamiah serta praktis
dengan

penerapan

ilmu

yang

diperoleh

selama

perkuliahan.
3.

Sebagai dokumentasi ilmiah, kemudian dapat


menimbulkan minat peneliti lain untuk melakukan
penelitian lain serupa yang lebih mendalam.