Anda di halaman 1dari 14

SKEMA IMPLISIT DAN SKEMA CRANK-NICHOLSON

Disusun Oleh
Andi Sutriawan Wiranata
Anton Wijaya Gani
Deki Ferial
Tri Purwanti

Eed Tri Giandari Bhakti


Budi Atmadi
Gunawan Fattahillah Utomo
Vendy Mediannoor

LABORATORIUM FISIKA KOMPUTASI DAN PEMODELAN


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
UNIVERSITAS MULAWARMAN
SAMARINDA
2016

Latar Belakang
Persamaan diferensial merupakan suatu persamaan yang mengandung turunan fungsi.
Berdasarkan variabel bebas, persamaan diferensial dibagi menjadi dua yaitu persamaan
diferensial biasa (hanya mengandung satu variabel bebas) dan persamaan diferensial parsial
(mengandung lebih dari satu variabel bebas).
Ada beberapa metode yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan diferensial.
Pertama, persamaan diferensial biasa, metode yang digunakan adalah metode Euler, metode
Runge-Kutta, metode Heun, dan sebagainya. Kedua, persamaan diferensial parsial, metode
yang digunakan adalah metode beda hingga skema Eksplisit, skema Implisit, skema CrankNicholson dan sebagainya.
Penyelesaian suatu persamaan diferensial dilakukan pada titik-titik yang ditentukan
berurutan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih teliti, maka interval antara titik-titik yang
berurutan dibuat semakin kecil.

Rumusan Masalah
1.
2.
3.
4.

Dalam penelitian ini, diberikan beberapa rumusan masalah sebagai berikut :


Bagaimana penyelesaian integrasi numerik menggunakan persamaan diferensial parsial dan metode beda hingga skema Implicit Crank Nicholson ?
Bagaimana penyelesaian persamaan diferensial parsial dengan metode beda hingga skema Implicit Crank Nicholson ?
Bagaimana analisis perbandingan metode beda hingga skema Implicit Crank Nicholson pada persamaan diferensial parsial ?

Batasan Masalah
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Dalam pembahasan ini penulis membatasi ruang lingkup permasalahan penelitian ini, antara lain :
Panjang Kanal (L) yang dimodelkan 2000 meter,
Lebar Grid (x) = 100 meter,
Koefisien Difusi (AD) = 10 m2/detik,
Konsentrasi di kanan persamaan
Lama Simulasi (T) = 200 detik,
Langkah Waktu (t) = 40 detik

Tujuan
1.

2.

3.

Berdasarkan rumusan masalah diatas, penelitian ini mempunyai tujuan sebagai


berikut :
Mempelajari persamaan diferensial parsial dan metode beda hingga skema Implicit Crank
Nicholson untuk penyelesaian integrasi numerik.
Mengetahui penyelesaian persamaan diferensial parsial dengan metode beda hingga skema
Implicit Crank Nicholson.
Menganalisis metode beda hingga skema Implicit Crank Nicholson.

Manfaat
1.

2.

3.

Dapat mempelajari persamaan diferensial parsial dan metode beda hingga hingga skema
Implicit Crank Nicholson untuk penyelesaian integrasi numerik.
Dapat mengetahui penyelesaian persamaan diferensial parsial dengan metode beda hingga
skema Implicit Crank Nicholson.
Dapat menganalisis metode beda hingga skema Implicit Crank Nicholson.

TINJAUAN PUSTAKA
Persamaan Diferensial
Persamaan diferensial adalah persamaan yang melibatkan variabel-variabel tak bebas
dan derivatif-derivatifnya terhadap variabel-variabel bebas. Berikut ini adalah contoh
persamaan diferensial:

Metode
Algoritma
1.
2.

3.

4.
5.

Mulai
Diinput semua parameter batas :
a.
Panjang Kanal (L) yang dimodelkan 2000 meter,
b.
Lebar Grid (x) = 100 meter,
c.
Koefisien Difusi (AD) = 10 m2/detik,
d.
Konsentrasi di kanan persamaan = ,\
e.
Lama Simulasi (T) = 200 detik,
f.
Langkah Waktu (t) = 40 detik
Disubtitusi semua nilai yang telah diketahui ke bentuk skema beda hingga (skema Implisit
Crank-Nicholson)

Dihasilkan grafik
Selesai

Flowchart

Hasil dan Pembahasan


Hasil

Grafik Konsentrasi terhadap Waktu

Grafik Konsentrasi terhadap Waktu (3 Dimensi)

Pembahasan
Metode Crank Nicholson yaitu metode yang menghilangkan ketergantungan terhadap
syarat kestabilan, dan menggunakan metode implisit dimana turunan kedua fungsi turunan kedua
fungsi didekati dengan harga harga rata-rata pada langkah ke n+1 dan ke n. Seharusnya metode
crank nicholson adalah metode yang hasil penyebaran konsentrasinya lebih baik dan stabil, tetapi
terdapat kesalahan pada pemograman sehingga praktikan tidak mendapat hasil yang lebih baik
Dengan beberapa parameter acuan yaitu
1.
Panjang Kanal (L) yang dimodelkan 2000 meter,
2.
Lebar Grid (x) = 100 meter,
3.
Koefisien Difusi (AD) = 10 m2/detik,
4.
Konsentrasi di kanan persamaan
5.
Lama Simulasi (T) = 200 detik,
6.
Langkah Waktu (t) = 40 detik
setelah menjadi matriks hasil dari pengolahan data tersebut diproses menggunakan
software Matlab sehingga menjadi grafik konsentrasi terhadap waktu.
Grafik 4.1. yaitu grafik konsentrasi terhadap waktu, pada iterasi 1 bergerak perlahan
mendekati nilai konsentrasi pada iterasi 2 sedangkan pada iterasi selanjutnya khususnya iterasi 2,
5, 10 dan 15 bergerak lurus sampai pada konsentrasi 0,04.
Grafik 4.2. merupakan grafik 3 dimensi dengan menggunakan perintah mesh pada
software Matlab, grafik tersebut menampilkan nilai jarak atau ruang dan juga nilai waktu serta
nilai kosentrasi difusi dari hasil perhitungan.

Penutup
Kesimpulan
1.
Metode Implicit Crank Nicholson ini menggunakan beda maju untuk waktu dan beda pusat
untuk ruang yang didekati dengan harga rata-rata pada langkah waktu ke-(n+1) dan ke-n.
2.
Hasil diskritisasi mendekati solusi analitik dikarenakan dari skema Implicit Crank Nicholson
pada persamaan difusi stabil pada saat dan berapapun, hasil diskritisasi memenuhi
syarat konsistensi karena error
pemotongannya menuju nol untuk 0 dan t0.
3.
Suatu syarat batas (bukan syarat batas yang berlaku untuk seluruh kondisi waktu) dapat
digunakan untuk mengetahui seberapa lama dan panjang pengaruh dari suatu konsentrasi
hingga taraf yang aman sesuai ketetapan.
Saran
Penulis menyarankan untuk menambahkan metode lainnya seperti dengan
menggunakan metode Explicit agar dapat diketahui perbandingannya di setiap metode.

DAFTAR PUSTAKA

Ames, William F. 1977. Computer Science and Applied Mathematics Numerical


Methods
For Partial Differential Equations, 2nd Edition. London- USA: Academic Press. INC
Djojodihardjo, Harijono. 1983. Metoda Numerik. Jakarta: Erlangga
Pamuntjak & Santoso. 1990. Persamaan Diferensil Biasa, fakultas
MIPA. Bandung:
Institut Teknologi Bandung.
Yang, Won Yung. 2005. Applied Numerical Methode Using Matlab. USA:
Wiley Interscience

Sekian
&
Terima Kasih