Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT

Laporan F1. Upaya Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat


Topik : Penyuluhan Jantung Sehat pada Posyandu Lansia

Diajukan dalam rangka praktek klinis Dokter Internsip sekaligus sebagai bagian dari
persyaratan menyelesaikan Program Internsip Dokter Indonesia di Puskesmas Rawat
Inap Lempake Samarinda

Disusun oleh :
dr. Badzli Achmad

Program Dokter Internsip Indonesia


Samarinda
Kalimantan Timur

HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN KEGIATAN INTERNSIP


LAPORAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT
LAPORAN F1. PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT

TOPIK : PENYULUHAN HIPERTENSI

Diajukan dalam rangka praktek klinis Dokter Internsip sekaligus sebagai bagian dari
persyaratan menyelesaikan Program Internsip Dokter Indonesia di Puskesmas Lempake
Kota Samarinda.

Disusun Oleh:
dr. Badzli Achmad

Telah diperiksa dan disetujui pada tanggal 25 Januari 2016

Oleh:
Pendamping Dokter Internsip Puskesmas Lempake

dr. Deni Wardani


NIP. 198310062011011001

LATAR
BELAKANG

Hipertensi adalah keadaan tekanan darah sistolik lebih


dari 140 mmHg dan tekanan diastolic lebih dari 90 mmHg.
Penyakit hipertensi telah menjadi masalah utama dalam
kesehatan masyarakat yang ada di Indonesia maupun di
beberapa Negara di dunia. Semakin meningkatnya populasi usia
lanjut maka jumlah pasien dengan hipertensi kemungkinan besar
juga akan bertambah. Diperkirakan sekitar 80% kenaikan kasus
hipertensi terutama di negera berkembang dari sejumlah 639
juta kasus di tahun 2000, diperkirakan menjadi 1,15 milyar
kasus di tahun 2025. Prediksi ini didasarkan pada angka
penderita hipertensi saat ini dan pertambahan penduduk saat ini.
Angka prevalensi hipertensi di Indonesia telah banyak
dikumpulkan dan menunjukkan di daerah pedesaan masih
banyak penderita yang belum terjangkau oleh pelayanan
kesehatan. Baik dari segi case finding maupun penatalaksanaan
pengobatannya.
Hipertensi

merupakan

faktor

risiko

utama

untuk

terjadinya penyakit jantung, gagal jantung kongestif, stroke,


gangguan penglihatan dan penyakit ginjal. Hipertesi yang tidak
diobati akan mempengaruhi semua sistem organ dan akhirnya
memperpendek harapan hidup sebesar 10-20 tahun. Penderita
hipertensi akan mengalami penurunan produktifitas kerja
sehingga mempengaruhi penghasilan yang akan mereka
dapatkan, serta penurunan kualitas hidup, menyebabkan angka
ketergantungan terhadap anggota keluarga juga akan meningkat.
PERMASALAHA
N

Di lingkungan Puskesmas Lempake, hipertensi termasuk


dalam penyakit 3 besar, dengan angka kunjungan yang cukup
tinggi, dan kebutuhan obat bulanan yang juga besar. Pada lansia
pun, penderita hipertensi sangat tinggi, menempati urutan
pertama kasus terbanyak yang diderita oleh pasien lansia,
disusul dengan diabetes mellitus.
Dibutuhkan upaya yang optimal dalam mencegah
terjadinya peningkatan penderita hipertensi dan agar penderita

hipertensi tidak mengalami komplikasi akibat ketidakteraturan


mereka dalam berobat serta perbaikan pola hidup agar kualitas
hidup mereka tetap baik.
PERENCANAAN

Intervensi dilakukan melalui penyuluhan di Posyandu

DAN PEMILIHAN

Lansia

dengan

metode

penyampaian

materi

mengenai

INTERVENSI

hipertensi, faktor risiko, pengobatan, pencegahan, hingga diet


tepat bagi enderita hipertensi dilanjutkan diskusi interaktif
kepada ibu dan bapak yang hadir di Posyandu lansia.

PELAKSANAAN

Telah

dilakukan

penyuluhan

di

Posyandu

Lansia

Kelurahan Lempake pada Jumat, 21 Agustus 2015, pukul 09.00


s.d. 11.00 WITA. Penyuluhan diikuti oleh 30 ibu dan bapak
yang hadir di Posyandu lansia.
Penyuluhan dilakukan dengan menyampaikan materi
singkat sekitar 10 menit dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan
tanya jawab mengenai hipertensi. Ibu dan bapak yang mengikuti
penyuluhan juga diberikan pamflet yang berisi informasi
mengenai hipertensi, faktor risiko, pencegahan dan pola hidup
yang baik untuk penderita hipertensi.
MONITORING
DAN EVALUASI

Diperlukan peran dari keluarga, masyarakat serta seluruh


instansi yang terkait untuk mengkontrol permasalahan penyakit
degeneratif yang kini banyak diderita oleh masyarakat berusia
lanjut, salah satunya penyakit hipertensi. Serta upaya promosi
terus menerus dari tenaga kesehatan beserta kader yang terkait.

Komentar/Umpan Balik Pendamping:

Samarinda, 25 Januari 2016


Pendamping

Peserta

dr. Deni Wardani

Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan

dr. Badzli Achmad