Anda di halaman 1dari 20

Intoksikasi

cyanide

JERNY DASE, SH,SpF,MKes

Pendahuluan

Sianida adalah zat sangat


beracun
yang
cepat
mematikan (beberapa menit ).
Sianida telah digunakan sebagai
racun yang mematikan sejak
ribuan tahun yang lalu.

KASUS PEMBUNUHAN CYANIDE

PENGGUNAAN CYNIDE

perindustrian
Pemadam kebakaran
Industri karet
Industri plastic
Industri kulit
Pertambangan
Penyepuhan dengan
listrik(electroplating)

Pengelasan
Petugas laboratorium dan ahli kimia
Pekerja yang menggunakan pestisida
Pengasapan
Industri kertas

Sumber paparan Sianida


1. Inhalasi
Rokok : Perokok pasif dapat ditemukan 0.06g/mL sianida dalam darah
Perokok aktif ditemukan 0.17 g/mL sianida dalam darah.
Asap kendaraan bermotor

Plastik dibakar
melepaskan sianida (produk sintesis yang mengandung
karbon dan nitrogen.

-HCN (Hidrogen sianida) sangat mudah diabsorbsi oleh paru


-Gejala keracunan dapat timbul dalam hitungan detik sampai menit

Sumber paparan Sianida


2.Mata dan kulit
- Iritasi pada mata dan kulit.

- Muncul segera setelah paparan atau paling lambat 30 sampai 60 menit.


- Kebanyakan kasus disebabkan kecelakaan kerja yang menyebabkan
luka
bakar
3.Saluran
pencernaan

- Tertelan HCN sangat fatal.


- Tidak perlu melakukan tindakan untuk merangsang muntah,
karena sangat cepat berdifusi dengan jaringan dalam saluran
pencernaan.
-Buah-buahan
Buah-buahan (apricot,
(apricot, cherry,
cherry, apel,
apel, bambu,
bambu, singkong,
singkong, almond,
almond, bayam,
bayam,
kacang,
kacang, tepung
tepung tapioka)
tapioka)

Bentuk cyanide
1. Inorganic cyanide :
Hidrogen sianida (HCN)
2. Cyanide salts :
Potasium sianida (KCN),
sodium sianida (NaCN),
calcium sianida (Ca(CN)2
3. Metal cyanide (logam
sianida) :
Potasim silver cyanide
(C2AgN2K),
gold(I) cyanide (AuCN),
mercury cyanide (Hg(CN)2),
zinc cyanide (Zn(CN)2, lead
cyanide (Pb(CN)2
4. Metal cyanide salts :
Sodium cyanourite

5. Cyanogens halides :
Cyanogen klorida
(CClN), cyanogen
bromide (CBrN)

6. Cyanogens :
Cyanogen (CN)2
7. Aliphatic nitriles :
Acetonitrile (C2H3N),
acrylonitrile (C3H3N),
butyronitrile ( C4H7N),
propionitrile (C3H5N)
8. Cyanogens glycosides :
Amygdalin
(C20H27NO11)
linamarin (C10H17NO6)

SIFAT FISIK CYANIDE


WARNA

BAU

KRISTAL PUTIH: NaCN,


Potassium
cyanide (KCN).
gas berwarna:HCN, cyanogen
chloride (CNCl)

Seperti bau almond.


40-60% Populasi tdk
bisa mendeteksi bau
(genetik)

DAYA LARUT

RASA

Bentuk Garam: Mudah larut


dalam air.
Bentuk larutan mengeluarkan
gas HCN

Bentuk Garam: rasa


pahit(alkaline) dan dapat
menyebabkan reaksi
corrosive pada jaringan

HOW IT KILL
HbO2 + CN CN-MetHb
HbO2 tidak dapat
berdisosiasi melepaskan oksigen ke sel
sirkulasi
anoksia jaringan

Krebs Cycle
(rantai
Transport
Elektron)

Krebs
Cycle

CNS

AUTPOSI

CN + inaktifkan cytochrom a3 blok transport


elektron sel blok produksi ATP hypoxia sel
(Asfiksia metabolic).

Merangsang rute alternatif anerob untuk


produksi ATP dari pyruvate lactat lactic
and metab. acidosis

Langsung toxic pada CNS, kerusakan kritis pd


daerah yg sangat sensitif O2 (ganglia basale)

Kematian terjadi akibat hipoksia walaupun di


darah kaya dengan oksigen jaringan merah
bata(cherry red)

DIAGNOSIS INTOKSIKASI SIANIDA


Korban Hidup :

Anamnesis
Pemeriksaan Fisis
Laboratorium
Analisa Toksikologi

Korban Mati :

Gambaran post mortal


(Pemeriksaan luar & dalam)
Analisa toksikologi
Barang bukti

Diagnosis of Poisoning-Forensic Methodology N.K.S.Raghav and


R.K.S. Dhakarey*

Gejala dan tanda fisik Intoksikasi


Sangat tergantung dari
Dosis sianida
Banyaknya paparan
Jenis paparan
Tipe komponen dari sianida
Dosis Sub Letal
dimetabolisma oleh thiocyanate
oleh enzim rhodenase.
CN yang telah detoksifikasi ke
thiocyanate relative tidak toksik
dan diekskresi dari tubuh melalui
urin
Na2S2O3 + CN SCN + Na2SO3

Letal dose: Acute

270 ppm HCN (udara)

60-90 HCN (oral)

200-300 mg NaCN,KCN (oral) .


0,07 mg/lt (air who /Kepmenkes)

DIAGNOSIS INTOKSIKASI SIANIDA


Pemeriksaan Fisik (Korban Hidup)
AWAL
setelah 1530 menit

Hiperpnea
Hiperpnea
sementara,
sementara,
Nyeri
Nyeri kepala,
kepala,
Dispnea
Dispnea
Kecemasan
Kecemasan
Perubahan
Perubahan perilaku
perilaku
agitasi
agitasi dan
dan gelisah
gelisah
Berkeringat
Berkeringat banyak
banyak
warna
kulit
warna kulit
kemerahan,
kemerahan, tubuh
tubuh
terasa
terasa lemah
lemah
vertigo
vertigo

AKHIR
(penekanan
CNS)

koma dan dilatasi


pupil
Tremor
Aritmia
Kejang-kejang,
penekanan pada
pusat pernafasan
gagal nafas sampai
henti jantung

EKG

KULIT

-Sinus takikardi.
-Elevasi atau
depresi segmen
ST -penyatuan
gelombang T
dalam kompleks
QRS.

- warna kulit
seperti cherryred.
Tanda ini tidak
selalu ada.

TGI

-nyeri perut
- Mual muntah
- gastritis
hemorrhage

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Korban Mati

Korban Hidup

Analisa
Gas
Darah
Darah

Urine

Inna Leybell,
MD.www.emedicine.com

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
KORBAN HIDUP

A. Analisa Gas Darah


(AGD)
Analisa Gas Darah (AGD) : PH arteri berkorelasi
terbalik dengan konsentrasi sianida

1. perbedaan oksigen arteriovenos yang


kecil
2.asidosis metabolikyang tinggi
3.konsentrasi laktat plasma tinggi.

Ringan

PaO2 50 80
mmHg
.

Sedang

Berat

PaO2 30 50
mmHg
PaO2 20 30
mmHg

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
KORBAN MATI

B. DARAH
0.5 - 1.0 mg/L:

-bingung

1.0 - 2.5
mg/L:

-kemerahan
- takikardia

- stupor
- agitasi

C. URINE : 0,1 mg/L

> 2.5 mg/L:


-koma
- kematian

PENANGANAN
INTOKSIKASI CYANIDE
Eliminsasi segera sumber Cyanide
2.Segera cari udara segar / oksigen murni.
3. Jauhkan semua pakaian yang mungkin terkontaminasi
masukkan kantong lalu ikat.
4. Bila tidak sadar segera ke RS.
1.
1.

5.
5.Antidotum
Antidotum :: sodium
sodium nitrit
nitrit dan
dan sodium
sodium thiosulfat
thiosulfat

6.Terapi
6.Terapi Asidosis
Asidosis laktat
laktat :: sodium
sodium bikarbonat/iv
bikarbonat/iv
7.
7. Bila
Bila gelisah:
gelisah: antikonvulsan
antikonvulsan (diazepam).
(diazepam).

8.Obat
8.Obat vasopressor
vasopressor :: epinefrin
epinefrin (bila
(bila hipotensi)
hipotensi)
9. vitamin
vitamin B
(5 gram
9.
B 12
12 (5
gram ),
), sianida
sianida diganti
diganti dengan
dengan kelompok
kelompok
hidroksil
dari
hydroxycobalamin
untuk
memproduksi
hidroksil
dari
hydroxycobalamin
untuk
memproduksi
sianokobalamin.
sianokobalamin.

Cara kerja antidotum


Methemoglobin mengikat sianida

Ikatan sianida pada sitokrom oksidase terhambat

oksidase sitokrom dapat digunakan lagi untuk metabolisma glukosa secara aerobik
membuang sianida dari dalam sel maupun cairan ekstra seluler ke dalam darah

Pemeriksaan korban mati (autopsi)

Cyanosis wajah
( karena o2 kurang dlm RBC
ok paralisis otot pernapasan)

Jaringan berwarna
merah muda terang

Garam cyanida
(alkaline):
corrosiv jaringan

Kulit merah bata/terang


(Kelebihan HbO ok
jaringan dihambat
menggunakan
O2 )
cherry-red

Muntahan hitam
pada sekitar mulut

Dinding lambung
mengeras

REFERENSI
PRINCIPLES OF TOXICOLOGY Environmental and Industrial
Applications, SECOND EDITION,Edited by :
. Phillip L. Williams, Ph.D. Associate Professor Department of
Environmental Health Science University of Georgia Athens, Georgia
. Robert C. James, Ph.D. President, TERRA, Inc. Tallahassee, Florida
Associate Scientist, Interdisciplinary Toxicology Center for
Environmental and Human Toxicology University of Florida
Gainesville, Florida
. Stephen M. Roberts, Ph.D. Professor and Program Director Center
for Environmental and Human Toxicology University of Florida
Gainesville, Florida
. J.H.Trestrail ,III,RPH, Forensic science and Medcine: Criminal
Poisoning, second edition, Toowa, NJ.2006
. James Diaz, Color Atlas of Human Poisonind and Envenoming, Taylor
&Francis Group, 2006

1.