Anda di halaman 1dari 16

Oleh:

Muhammad Ridwan

CONGENITAL TALIPES
EQUINOVARUS

CTEV/Club foot adalah deformitas yang meliputi fleksi dari


pergelangan kaki, inversi dari tungkai, adduksi dari kaki
depan, dan rotasi media dari tibia. Talipes berasal dari kata
talus (ankle) dan pes (foot) yang menyebabkan penderitanya
berjalan pada ankle-nya. Sedang equinovarus berasal dari
kata equino (meng.kuda) dan varus (bengkok kearah
dalam/medial). Jadi dapat disimpulkan club foot terjadi
kelainan berupa :
1. Fore foot adduction (kaki depan mengalami adduksi dan
supinasi )
2. Hind foot varus (tumit terinversi)
3. Equinus ankle (pergelangan kaki dalam keadaan plantar
fkesi )

EPIDEMIOLOGI
Insidens CTEV 1 dari setiap 1000 kelahiran
hidup.
Pada bayi laki-laki > perempuan (2:1)
50% bersifat bilateral

ETIOLOGI
1. Mekanik
2. Environmental

: Akibat tekanan mekanik eksternal


: Peningkatan tek. Intrauterin, ukuran dan
bentuk uterus, oligohidramnion, obatobatan.

3. Herediter
4. Idiopatik
: Terhambatnya perkembangan embrio
5. Defek neuromuskular dan tulang prenatal
- Displasia tulang primer dan defek kartilago embrio 5-6
minggu
- Insersi tendon yang abnormal dan displasia m.peroneus

KLASIFIKASI
Tipe ekstrinsik/fleksibel
- Memberi respon terhadap terapi konservatif.
- Kaki dalam posisi equinoverus akan tetapi fleksibel.
- Tidak terdapat pemendekan jaringan lunak yang berat dan
tumit tampak normal.
- Tampak lipatan kulit pada sisi luar pergelangan kaki
Tipe intrinsik/rigid
- Kurang memberi respon terhadap terapi konservatif dan
kambuh lagi dengan cepat
- Betis kurus, tumit kecil dan tinggi, kaki lebih kaku
- Tampak lipatan kulit di sisi medial kaki.

PATOFISIOLOGI
Jaringan lunak
Otot gastrocnemius mengecil
Tendon Achiles memendek dengan arah mediokaudal dan
menyebabkan varus; begitu pula tendon halucis longus dan
digitorum komunis
Tendon tibialis anterior dan posterior memendek, sehingga kaki
bagian depan (forefoot) menjadi aduksi
Ligament antara talus, kalkaneus, naviculare menebal dan
memendek.
Fasia plantaris menebal dan memendek, yang dengan kuat
menahan kaki pada posisi equines dan membuat navicular dan
calcaneus dalam posisi adduksi dan inversi

PATOFISIOLOGI
Tulang
Pada saat lahir, tulang tarsal berada dalam posisi
fleksi, adduksi, dan inversi yang berlebihan. Talus
dalam posisi plantar fleksi hebat, collumnya
melengkung ke medial dan plantar, dan kaputnya
berbentuk baji.
Navicular bergeser jauh ke medial, mendekati
malleolus medialis, dan berartikulasi dengan
permukaan medial caput talus. Calcaneus adduksi dan
inversi dibawah talus.
Forefoot yang pronasi, menyebabkan arcus plantaris
menjadi lebih konkaf (cavus). Tulang-tulang
metatarsal tampak fleksi dan makin ke medial makin
bertambah fleksi.

GAMBARAN KLINIS
Terlihat nyata sejak lahir
Telapak kaki menghadap ke posteromedial.
Betis terlihat kurus
Equinus pada pergelangan kaki
Varus pada hindfoot/tumit
Adduksi dan supinasi pada forefoot
Kadang terdapat kelengkungan yang besar (cavus) dan talus
menonjol keluar pada permukaan dorsolateral kaki
Tumit biasanya kecil dan tinggi.

PEMERIKSAAN RADIOLOGIS
Pada gambaran radiologis anteroposterior dalam keadaan
normal proyeksi garis yang melalui pertengahan talus akan
melewati metatarsal I (gambar I).Sedangkan pada talipes
equino varus akan bergeser ke lateral ( metatarsal III) (gambar
II).

GAMBARAN ROENTGEN

PENATALAKSANAAN
Tujuan:
1. Mencapai reduksi konsentrik dislukasi atau subluksasi sendi
talocalcaneonavikular
2. Mempertahankan reduksi
3. Mengembalikan alignment persendian tarsal dan
pergelangan kaki yang normal
4. Mewujudkan keseimbangan otot antara evertor dan invertor;
dan otot dorsofleksor dan plantarfleksor
5. Mendapatkan kaki yang mobile dengan fungsi dan weight
bearing yang normal.

TERAPI KONSERVATIF
Teknik reduksi dengan manipulasi tertutup ini terutama
dilakukan untuk tipe postural, dimana deformitas dapat
dikoreksi dengan manipulasi pasif.
Rehabilitasi medik:
1. Fisioterapi
- Mobilisasi/manipulasi pasif
- Koreksi aktif
2. Ortotik Prostetik
- Strapping dengan perban adhesive

TERAPI OPERATIF
Indikasi : adanya komplikasi yang terjadi setelah terapi
konservatif.
Pada kasus resisten, paling baik dilakukan pada usia 3-6
minggu, ketika tidak tampak adanya perbaikan yang
signifikan setelah menjalani terapi konservatif yang teratur.
Koreksi jaringan lunak
Koreksi jaringan keras

PROGNOSIS
Bila terapi dimulai sejak lahir, deformitas sebagian besar
selalu dapat diperbaiki.
Keadaan ini tidak dapat sembuh sempurna dan sering
kambuh, sehubungan dengan tipenya, terutama pada bayi
yang disertai dengan kelumpuhan otot yang nyata atau
disertai penyakit neuromuskular.

KESIMPULAN
Congenital Talipes Equinovarus umumnya terjadi pada anak
anak yang meliputi fleksi pergelangan kaki,inversi dari
tungkai,adduksi dari kaki depan,dan rotasi media dari
tibia.treatment dimulai saat kelainan didapatkan dan terdiri
dari 3 tahapan yaitu:
1. Koreksi dari deformitas,mempertahankan koreksi sampai
keseimbangan otot normal tercapai,
2. Observasi dan follow up untuk mencegah kembalinya
deformitas.
3. Dibutuhkan waktu yng lama dan mempunyai tingkat
kekambuhan yang tinggi.

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai