Anda di halaman 1dari 18

Penyakit2 yg diderita Muhammad

Penyakit pada Tubuh Muhammad

Secara fisik, Muhammad adalah orang yang sakit. Ketika masih muda, tentunya penampilan
Muhammad menarik hati Khadijah. Akan tetapi di tahun2 terakhir hidupnya dia memiliki keanehan
fisik yang mengherankan pengikut2nya. Anad berkata, “Sang Nabi punya tangan2 dan kaki2 yang
besar, dan aku tidak pernah melihat orang lain seperti dia, sebelumnya atau sesudahnya, dan telapak
tangannya lembut.” [218]
[218] Bukhari Volume 7, Book 72, Number 793

Selain tangan2 dan kaki2nya, bagian2 wajahnya juga membesar di luar proporsi normal. Imam at-
Tirmidhi [219], di bukunya yang berjudul Book of Merits (manaqib), teleh mengumpulkan beberapa
ahadis yang menjabarkan penampilan fisik Muhammad. Pengamatan terhadap ahadis ini akan
memberi keterangan bagaimana keadaan kesehatan dan penyakitnya. Aku mengutip penjabaran
lengkap dari pengikutnya tentang dirinya – mereka memuji kebinarannya, mengatakan
ketampanannya melebihi bulan, atau setiap orang berdiri kagum atas ketampanannya yang bagaikan
bulan dan penampilannya yang mempesona, dll.
[219] Abū ˤĪsā Muħammad ibn ˤĪsā ibn Mūsā ibn ad-Dahhāk as-Sulamī at-Tirmidhī (824-892) adalah pengumpul ahadis.
Koleksinya yang dikenal dengan nama Sunan al-Tirmidhi adalah satu dari enam kumpulan hadis yang digunakan Islam
Suni.

Ini semua adalah penilaian subyektif dan tidak punya nilai ilmiah. Di tulisan kaki kukutip beberapa
penjabaran obyektif pengikutnya tentang dirinya. [220]

Di bawah ini adalah daftar keadaan tubuh Muhammad dari hadis:


Tangan dan kaki yang berat dan besar
Telapak tangan yang besar dan lembek
Kepala besar
Tulang2 dan sendi2 yang besar
dada lebar, punggung atas dan bahu besar
Lengan bawah panjang
Jari2 tangan dan kaki yang tebal dan panjang
Hidung yang panjang dan melengkung
Mulut lebar dan bibir yang tebal
Mata2 yang besar
Gigi-gigi depan yang bercelah
Leher yang mengkilat keperakan
Kulit yang berbinar (tampaknya berminyak)
Rambut, jenggot, dan alis yang tebal
Bagian dada atas, lengan, bahu berbulu lebat
Berjalan membungkuk seperti mendaki
Berjalan cepat
Sukar menggerakkan leher dan cenderung memutar seluruh tubuh (gejala persendian kaku)
Kulit putih dan berbercak kemerahan
Berkeringat
Bau tertentu yang ditutupi dengan parfum yang berlebihan
Mengorok seperti unta
Sakit kepala (mengucurkan darah sendiri untuk mengatasinya)
Di tahun2 akhir dia impoten
Bibirnya bergerak-gerak tanpa kontrol
Pemalu dan angkuh
[220] Ali mengatakan: “Sang Nabi tidak terlalu tinggi atau pendek. Dia memiliki jari2 tangan dan kaki yang tebal. Dia
punya rambut yang panjang tipis dari dada ke bawah perut. Ketika dia berjalan, dia membungkuk bagaikan jalan di
tempat yang lebih tinggi ke tempat lebih rendah. Dia memiliki kepada dan jenggot besar.”
Di hadis lain penyampai kisah yang sama berkata: “Dia berukuran sedang. Rambutnya sedikit berombak. Raut
wajahnya bulat. Kulitnya kemerahan. Matanya sangat hitam dan alis matanya sangat panjang. Punggungnya dan
bahunya lebar. Jari2 tangan dan jari2 kakinya tebal. Kalau dia berjalan, dia akan mengangkat kakinya dengan penuh
tenaga, seakan sedang berjalan di tanjakan. Jika dia menengok seseorang, maka dia akan memutar seluruh tubuhnya.
Lehernya tampak seperti (halus dan bersinar) patung yang bersalut perak. Tubuhnya kekar dan berotot, demikian juga
perut dan dadanya. Dia berbahu lebar, bersendi besar. Ketika dia menyingkapkan jubahnya tampak anggota badannya
sedikit bersinar (agak berminyak). Lengan2, pundak dan torsonya berbulu. Lengan bawahnya panjang, telapak
tangannya lebar, jari2 tangan dan kaki tebal dan memanjang. Kakinya (dari pergelangan kaki ke bawah) sangat lembut
sehingga air bergulir di atasnya.”
Hind ibn Abi Hala, juga melaporkan: “Sang Nabi … punya kepala yang besar. Rambutnya berombak. Dia berkulit
kemerahan, berdahi lebar, alis2 mata lebat melengkung dan tidak bersatu di tengah. Diantara alis2 tersebut pembuluh
darah yang menebal jika dia marah. Dia memiliki hidung menlengkung yang mengkilat sehingga tampaknya hidungnya
lebih tinggi dari sebenarnya. Dia berjenggot lebat, tebal, pipi2 yang datar, mulut yang kuat dengan celah diantara gigi2
depannya. Lehernya tampak halus dan bersinar seperti patung bersalut perak. Tubuhnya berproporsi baik, kekar dan
berotot, demikian perut dan dadanya. Dia berbahu lebar dan bersendi besar. Lengan bawahnya panjang, tapak
tangannya lebar, jari2 tangan dan kakinya tebal dan panjang. Bagian tapak kakinya naik ke atas. Kaki (bagian
pergelangan kaki ke bawah) begitu halus sehingga air bergulir di atasnya. Ketika berjalan, dia mengangkat kaki dengan
mengeluarkan banyak tenaga, agak membungkuk ke depan, dan lalu meletakkan kakinya perlahan ke tanah. Ketika dia
menengok, dia memutar seluruh badannya. Tatapan matanya merendah dan dia lebih banyak melihat ke tanah daripada
ke angkasa. Dia lebih suka menyapu pandangan daripada menatap tajam.”
Sebuah hadis dari seorang sahabat Muhammad, Jabir ibn Samura melaporkan: Sang Nabi memiliki mulut dan mata
yang besar.
Ibn Abbas, sepupu Muhammad juga berkata: “Kedua gigi depan sang Nabi bercelah.”
Sekali lagi Ali berkata: “Tangan2 dan kakinya berat dan tebal. Dia punya kepala dan tulang2 yang besar. Jika dia
berjalan, dia membungkuk seakan sedang mendaki jalan terjal. Kulitnya putih kemerahan. Sendi2nya besar begitu pula
punggung atasnya" (diambil dari Tabaqat V. Juga dicantumkan di livingislam.org)
Bukhari juga mencatat bahwa tangan2 dan kaki2 Muhammad membengkak (Bukhari Volume 2, Book 21, Number 230)

Ini adalah gejala akromegali (penyakit kronis orang dewasa yang ditandai dengan membesarnya
tulang2 tangan dan kaki, wajah, dan rahang yang disebabkan oleh kerja kelenjar pituitari (terletak di
bagian bawah tengkorak diantara jaringan mata) yang berlebihan). Akromegali adalah penyakit
langka yang ditandai dengan terjadinya mesenchymal hyperplasia (sel2 bertambah berlipat ganda
dan dapat berkembang menjadi jaringan2 yang saling berhubungan) yang disebabkan oleh kerja
kelenjar pituitari yang berlebihan. Penyakit ini berkembang perlahan, dan awalnya tampak
perubahan yang membuat kulit jadi lembek bagaikan adonan kue dan mengkilat. Kelenjar pituitari
yang terlalu aktif pada anak2 akan mengakibatkan gigantisme (anak2 berbadan raksasa). Usia
umum orang2 penderita akromegali adalah sekitar 40-45 tahun. Jika tidak dirawat, penyakit ini akan
mengakibatkan sakit yang parah dan kematian yang mungkin terjadi di usia 60 tahunan.

Hal yang paling tampak jelas dari penyakit ini adalah pemanjangan jaringan kartilaginus dan tulang
akral (‘akro’ berarti sangat, sedangkan ‘megali’ berarti raksasa atau sangat besar). Jari2 tangan dan
kaki menunjukkan ukuran yang membesar, karena jaringan2 lembut mulai membengkak. Kasus
yang paling jelas adalah terjadinya muka akromegaloid, yang tampak pada dahi yang lebar, rahang
yang membesar, hidung yang membesar, telinga yang lebar, lidah yang membesar, dan bibir yang
berukuran besar di luar batas normal. Tulang2 dan persedian yang terlalu membesar biasanya
mengakibatkan arthritis. Ketika jaringan2 menebal, ini mengakibatkan syaraf2 terperangkap,
sehingga terjadi carpal tunnel (sendi2 kaku dan susah digerakkan) dengan ciri2 tangan terasa mati
rasa dan lemah. Pembesaran rahang, gigi2 yang semakin bercelah. [221]
[221] www.scielo.br/scielo.php?pid=S0365-0596 ... xt&tlng=en

Gejala2 lain adalah suara yang semakin membesar karena sinus dan pita suara membesar;
mengorok karena saluran udara tersumbat, berkeringat berlebihan dan bau tubuh, lelah dan lemah,
sakit kepala, mata kabur, dan impotensi pada pria. Ada kemungkina pembesaran bagian2 tubuh
seperti hati, ginjal dan jantung. [222]
[222] http://endocrine.niddk.nih.gov/pubs/acro/acro.htm

Di penjabaran penampilan fisik Muhammad juga ditulis bahwa kulitnya kemerahan. Akan tetapi
beberapa ahadis menyatakan bahwa jika dia mengangkat tangannya dan ketiaknya tampak, atau
sedang naik kuda dan pahanya tampak, sahabat2nya melihat keputihan kulitnya. Hiperpigmentasi
terjadi pada kira2 40% kasus akromegali dan terutama di bagian2 yang terkena sinar matahari. Hal
ini mungkin terjadi karena meningkatnya hormon melanotrofik. Inilah sebabnya mengapa wajahnya
merah sedangkan bagian2 tubuhnya yang sering ditutupi tampak putih.

Gejala lain akromegali adalah tapak kaki yang naik ke atas. Ini pun dilaporkan di hadis catatan kaki.
[223]
[223] www.scielo.br/scielo.php?pid=S0365-0596 ... xt&tlng=en

Ahadis menyatakan bahwa Muhammad berkeringat banyak sekali dan menggunakan


parfum untuk menutupi bau tubuhnya.

Haykal mengutip hadis dari Sahih Muslim yang mengatakan bahwa Muhammad memakai begitu
banyak parfum sehingga bau parfumnya yang masih tercium di udara membuat orang2 tahu dia tadi
berada di situ.

Jabir berkata: “Siapapun yang berjalan di jalan yang telah dilewati Rasul Allâh, pasti akan mencium
baunya dan yakin Rasul Allâh baru saja melewati jalan itu.” [224]
[224] Muhammad Husayn Haykal (1888, 1956): The Life of Muhammad, http://www.witness-pioneer.org/vil/Book ...
h7s12.html

Muhammad juga tidak lupa menggunakan parfumnya jika mengunjungi istri2nya. Di beberapa
ahadis Aisha berkata: “Aku menabur parfum kepada Rasul Allâh dan dia lalu menggiliri istri2nya.”
[225] Muhammad sangat berlebihan dalam menggunakan parfumnya sehingga Aisha berkata, “Aku
menaburi Rasul Allâh dengan parfum terbaik yang ada sampai aku melihat kepala dan jenggotnya
mengkilat karena parfum." [226]
[225] Sahih Muslim Book 007, Number 2700
[226] Volume 7, Book 72, Number 806

Muhammad dilaporkan telah mengaku, “Yang kusukai dari duniamu adalah wanita2 dan parfum.”
[227] Salah satu sahabatnya, Al-Hasan al-Basri, juga menyatakan: “Rasul Allâh berkata, “Ada dua
hal yang kunikmati dalam hidup di dunia ini, yakni wanita2 dan parfum” [228] (Jujur berat!)
[227] Ahmad and Nasaa`I
[228] Tabaqat, Volume 1, Page 380

Versi lain hadis ini dikisahkan oleh Aisha: “Rasul Allâh menyukai tiga hal di dunia ini: parfum,
wanita2 dan makanan; dia mendapatkan dua hal yang pertama (parfum dan wanita), tapi tidak
mendapatkan makanan.” [229] Hal ini bukan karena Muhammad tidak mampu membeli makanan.
Dia kaya raya dari hasil merampoki ribuan orang yang diserangnya. Sebenarnya nafsu makan yang
berlebihan adalah gejala lain dari akromegali. [230]
[229] Ibid.
[230] Beberapa ahadis mengatakan Muhammad seringkali tidur dengan rasa lapar karena dia tidak mendapatkan cukup
makanan. Ini adalah penggambaran yang berlebihan tentang Muhammad sebagai orang yang menderita. Bagaimana dia
bisa lapar sedangkan dia telah merampasi kekayaan ribuan orang Yahudi Arabia dan punya beberapa ratus budak? Ini
adalah pertanyaan yang hanya bisa dijawab Muslim yang mengarang hadis itu. Ketika Muhammad baru saja hijrah ke
Medina, memang dia miskin. Akan tetapi, dia dengan cepat mengumpulkan banyak harta dari usaha perampokan.

Penggunaan parfum yang berlebihan menandakan kenyataan bau badan Muhammad


memuakkan dan dia berusaha sebaik mungkin untuk menutupinya.
Gejala lain akromegali adalah sakit kepala. Muhammad mengalami hal ini dan dia berusaha
menyembuhkannya dengan cara mengucurkan darah.

Sang Nabi mengucurkan darah dari kepalanya karena sakit yang dideritanya ketika sedang Ihram
(mengenakan kain untuk naik haji) di tempat pengambilan air bernama Lahl Jamal. Ibn ‘Abbas lalu
berkata: Rasul Allâh mengucurkan darah dari kepalanya untuk menyembuhkan sakit kepala yang
dideritanya saat Ihram. [231]
[231] Bukhari Volume 7, Book 71, Number 602

Akromegali juga mengakibatkan tekanan darah tinggi dan gangguan aliran darah. Hasilnya adalah
tangan2 dan kaki2 terasa dingin.

Abu Juhaifa berkata: “Aku mengambil tangannya dan meletakannya di atas kepalaku dan terasa
tangannya lebih dingin dari es dan berbau lebih harum dari parfum musk.” [232]
[232] Bukhari Volume 4, Book 56, Number 753

Haykal juga mengutip hadis berikut:


Jabir bin Samurah – yang saat itu masih kecil – berkata: “Ketika dia mengusap pipiku, aku
merasakan dingin dan bau seperti baru saja keluar dari toko parfum.” [Sahih Muslim 2/256]

Bagi beberapa penderita akromegali, tulang punggung dapat melengkung tidak normal dari satu sisi
ke sisi lainnya dan dari depan ke belakang (kifoskoliosis). Ini tentunya dialami Muhammad
sehingga dia membungkuk ketika berjalan.

Sebagai tambahan, kelenjar pituitari yang membengkak, yang terletak di bagian dalam otak, dapat
mengakibatkan sakit kepala, lelah, mata kabur, dan/atau ketidakseimbangan hormon.

Tubuh Muhammad kekar dan berotot, dengan dada dan perut yang sama rata. Pasien penderita
akromegali memiliki dada kekar karena perubahan di tulang punggung dan iga. Tubuh jadi
memanjang dan membesar, sedangkan tulang2 belakang menebal dan bagian bawah tulang
belakang menipis. Hal ini mengakibatkan tulang belakang melengkung secara tidak normal dan
tumbuhnya benjolan di tulang belakang bagian atas. Inilah sebabnya mengapa dia tampak punya
punggung dan bahu yang besar.

Sekat iganya juga membesar dan jadi menyerupai rosario. Perubahan anatomi ini mengganggu
kelenturan mekanisme dada dan menganggu otot pernapasan, dan pada akhirnya ini pun
mengakibatkan kelemahan tubuh yang merupakan gejala akromegali. Kesulitan bernapas
mengakibatkan kurangnya oksigen dalam darah atau hipoxemia. Karena itulah sang pasien sering
menarik napas panjang.

Ibn Sa’d mengutip hadis dari Anas yang mengatakan: “Rasul Allâh sering bernapas tiga kali ketika
hendak minum sesuatu dan dia akan berkata, ini lebih baik, lebih mudah, dan lebih nikmat. Anas
lalu berkata setelah dia melihat hal ini, aku pun bernapas tiga kali saat minum.” Anas mengira
menarik napas panjang sebelum minum adalah Sunnah dan dia mencoba meniru kelakukan nabinya,
padahal pada kenyataannya ini semua merupakan tanda2 Muhammad sulit bernafas dan berpenyakit.
Hal ini merupakan bukti sampai sejauh mana Muslim meniru kelakukan Muhammad tanpa berpikir
sama sekali.

Ahadis lain juga menunjukkan Muhammad menderita sesak nafas (bengek) dan sebagai hasilnya,
dia berbicara perlahan agar bisa menarik nafas sambil mengucapkan kata2nya. Ibn Sa’d mengutip
Aisha yang berkata:

Sang Rasul Allâh tidak bicara terus-menerus dan secepat kamu bicara. Perkataannya terhenti dan
lamban agar semua orang bisa mendengarnya.[233]
[233] Tabaqat Volume 1 page 361

Khotbah Muhammad tidak seperti bernyanyi, tapi dia memperpanjang kata2 dan mengucapkannya
kuat2. [234]
[234] Ibid. hal. 362.

Akromegali dapat mengakibatkan meningkatnya metabolisme, sehingga mengeluarkan keringat


berlebihan (hiperhidrosis), tidak tahan panas dan/atau meningkatnya produksi minyak tubuh (sebum)
karena kelenjar sebakeous di kulit, dan kulit jadi sangat berminyak. Menurut hadis, Muhammad
seringkali mencuci tubuh, mungkin untuk menghilangkan minyak tubuh yang berlebihan dan bau
badannya yang mengganggu. Lima hari sebelum dia meninggal, suhu badannya naik sedemikian
tinggi sampai dia pingsan dan menderita kesakitan. “Siramkan padaku tujuh Qirab (air dari kantung
kulit) dari berbagai sumur air sehingga aku bisa ke luar untuk bertemu orang2ku dan bicara dengan
mereka.” Dia memerintahkan satu dari istri2nya.

Muhamad menderita EPILEPSI & SAKIT JIWA:


http://www.faithfreedom.org/Articles/sina10306.htm
The Force behind Muhamad
Kekuatan di Belakang Muhammad
Oleh: Ali Sina

Kepribadian Muhamad merupakan teka-teki. Bahkan mereka yang tidak percaya dia utusan Tuhan
dan dapat membuktikan bahwa pribadi dan perbuatannya bukan perbuatan khas nabi, mengakui
bahwa Muhammad punya kepribadian yang sangat mempesona dan karismatik. Ia mampu
mempengaruhi, mempesona bahkan menyihir orang2 di sekelilingnya
sampai mereka bersedia untuk membunuh baginya.

Apa beda Muhamad dengan orang lain? Dia jenius atau monster?
Dia orang suci atau setan? Baik mereka yang pro maupun kontra Muhamad setuju bahwa ia
bukanlah orang rata2. Apa yang membuatnya berbeda? Bagaimana sampai dia dapat membuat
orang bertekad bulat baginya, bercita-cita sedemikian besar, berpikir sedemikian muluk dan
menjadi begitu kuat dalam waktu yang sangat singkat?

Apa kekuatan di belakangnya?

Tiap hari dimanapun, ada saja orang yang mengaku utusan Tuhan dan ada saja orang yang percaya.
Orang2 seperti ini mau saja disuruh membunuh orang2 tak berdosa seperti kasus di Jepang dengan
sekte Kebenaran Mutlak (Supreme Truth) atau mau melakukan bunuh diri massal di kasus sekte
Amerika yang bernama Gerbang Surga (Heaven’s Gate). Apa yang membuat orang mengaku jadi
utusan Tuhan ? Uang? Tentu saja tidak!

Apa yang diinginkan pemimpin2 palsu ini adalah rasa hormat, kekaguman dan kekuasaan. Orang2
ini SAKIT JIWA. Mereka adalah narsisis (orang yang amat mencintai diri sendiri sampai taraf tak
wajar). Seorang narsisis sangat membutuhkan pengakuan. Narsisis biasanya keras kepala,
manipulatif dan haus kekuasaan. Tapi mereka juga cerdas, licik dan punya banyak akal. Narsisis
yang paling terkenal adalah Jenghis Khan, Napoleon, Hitler, Stalin, Mussolini, Polpot, Mao,
Saddam Hussein dan Idi Amin. Narsisis adalah orang yang cerdas tapi terganggu kejiwaannya.
Mereka hanya melihat pengesahan kekuasaannya dan untuk mencapainya ini, mereka akan
melakukan apapun. Mereka bohong dengan cara yang sangat meyakinkan. Mereka membangkitkan
rasa percaya diri dan tampak amat sangat percaya diri. Tapi ini semua merupakan tudung untuk
menyembunyikan perasaan tak tenteram dan ketakutan dalam diri sendiri.

Kelainan emosional ini terbentuk di masa kanak2. Hal serupa yang dialami para diktator diatas
adalah masa kecil yang sukar dan tanpa kasih sayang. Muhamad adalah yatim piatu. Di jaman itu,
anak yatim piatu tidak punya banyak martabat. Kesadaran akan keadaan dirinya ini semestinya
mengakibatkan dia merasa tidak tenteram dan tidak berarti. Ketika Muhamad lahir, dia diserahkan
kepada wali ibunya yang bernama Thueiba (dari suku Bedouin) yang mengurusnya selama beberapa
bulan. (Katib al Waquidi hal. 20).

Ibu kandung Muhamad, Amina, seorang janda dan tidak punya anak lain. Tidak diketahui alasan
Amina menyerahkan anak satu2nya kepada Thueiba dan tidak mau mengurus bayinya sendiri.
Tidak masuk akal bagi seorang ibu yang membujang untuk menyerahkan anaknya yang tunggal dan
memilih hidup sebatang kara. Tradisi tidak pernah lebih kuat daripada naluri keibuan. Jika Amina
punya banyak anak, ini baru masuk akal. Tapi Muhamad adalah anak satu2nya. Sukar dimengerti
mengapa dia tidak mau mengurus bayinya sendiri dan malah menyerahkannya ke seorang wanita
Bedouin untuk membesarkannya. Apakah Amina benar2 mencintai Muhamad? Apakah dia percaya
punya bayi mengurangi kesempatannya untuk kawin lagi? Terlalu sedikit informasi yang kita dapat
tentang Amina untuk benar2 mengerti dia. Tapi satu hal sudah jelas adalah Muhamad merasa sangat
sakit hati pada ibunya. Ini bisa kita lihat nanti.

Muhamad yang masih bayi diurus oleh Thueiba. Tidak diketahui tepatnya berapa lama tapi
mestinya beberapa bulan karena Muhamad selalu
mengirim hadiah2 padanya saat sudah menjadi kaya. Tapi entah kenapa Muhamad diambil dari
Thueiba dan diserahkan kepada Halima. Di bulan2 pertama dalam hidupnya, seorang bayi tidak
dapat membedakan identitas diri sendiri dengan identitas ibunya. Tentunya Muhamad tadinya
mengira bahwa Thueiba adalah ibu kandungnya. Perubahan “ibu” dari Thueiba kepada Halima
mestinya sangat mengagetkannya. Psykologi modern mengerti akibat sebuah perubahan begitu
besar pada kesehatan emosi anak kecil, tapi orang2 Arab yang kurang berpengetahuan ini tidak tahu
apa2 tentang hal ini.

Lima tahun berlalu, Muhamad tumbuh dengan keluarga lain di tengah padang pasir dan
mengunjungi ibu kandungnya dua tahun sekali. Dia sadar bahwa dia bukan anak kandung dalam
keluarga tempat dia tinggal tapi dia tidak mengerti kebiasaan orang2 dewasa dan heran mengapa
ibunya menolaknya. Anak ini tumbuh tanpa rasa kasih sayang dan menunjukkan tingkah laku aneh
sampai2 pengasuhnya dan ibu kandungnya mengira dia kerasukan setan.

W.M. Watt menerjemahkan biografi Muhamad yang ditulis oleh Ibn Ishaq (hal. 36). Dia mengutip
kisah aneh yang diceritakan Muhamad yang membuat orang bertanya2 tetnang kewarasannya.

"...dua orang berbaju putih datang padaku membawa baskom emas penuh salju. Mereka
membawaku dan membelah tubuhku, lalu mereka mengambil jantungku dan membelahnya
dan mengeluarkan gumpalan darah hitam yang kemudian mereka buang. Lalu mereka
mencuci jantungku dan tubuhku dengan salju sampai bersih.”

Keadaan mental sang Nabi sudah jadi masalah sejak dia kecil, dan ini sangat menggelisahkan
pengasuhnya yang mengembalikannya kepada ibu kandungnya. Ini adalah kisah yang diceritakan
oleh Halima, yang berhubungan dengan terjemahan Guillaume atas tulisan Ibn Ishaq, hal. 72:

"Ayah teman Muhamad berkata padaku, “Aku khawatir anak ini menderita serangan
jantung, maka kembalikan dia pada keluarganya sebelum terjadi apa2. … Ibu Muhamad
bertanya padaku apa yang terjadi dan terus tanya sampai aku menjawab. Waktu dia
bertanya apakah aku khawatir dia (Muhamad) kerasukan setan, maka kujawab iya.”

Wajar kalau anak2 berkhayal melihat monster di bawah tempat tidur mereka, dan berkhayal punya
teman gaib, tapi kasus Muhamad tampaknya sangat mengkhawatirkan dan sangat aneh sehingga
menakutkan ibunya sampai2 dia menyangka anaknya kemasukan setan.
Kenyataan bahwa pengasuhnya juga mengira hal yang sama merupakan bukti bahwa dia tidak stabil
kondisi jiwanya sejak masih anak2.

Bagi masyarakat primitif, orang2 yang sakit jiwa dikatakan “kerasukan setan”. Di jaman sekarang
kebanyakan kasus “kerasukan setan” dirawat dan disembuhkan dengan obat2an. Bukannya tidak
mungkin jika Prozac (obat anti depresi) ditemukan 1.400 tahun yang lalu, mungkin dunia tidak
harus berurusan dengan Islam dan jutaan nyawa tidak perlu dikorbankan di mezbah Allah.

Sekali lagi Muhamad dipisahkan dari satu2nya keluarga yang dia kenal dan di usia lima tahun dia
dikembalikan ke ibu kandungnya. Pada saat dia mulai terbiasa dengan ibunya, ibunya kemudian
meninggal dunia. Muhamad tidak pernah memaafkan ibunya yang menyerahkannya pada saat dia
masih bayi dan meninggalkannya seorang diri pada saat dia masih sangat membutuhkan kasih
sayang ibu. Mungkin juga rasa pahit dalam hatinya akan ibunya adalah karena dia tidak merasa
dicintai olehnya.

Dalam perjalanannya dari Medina ke Hodeibia, setelah dia menaklukkan Mekah, dia mengunjungi
kuburan ibunya, dan menangis di situ. Pengikut2nya juga ikut menangis. Mereka bertanya padanya
dan dia menjawab, … “Ini kuburan ibuku: Tuhan mengijinkanku berziarah ke sini. Dan aku
minta ijin untuk berdoa baginya, tapi permintaanku ditolak. Maka aku memanggil ibuku
untuk mengingatnya, dan teringat kenangan lembut akan dia, dan aku menangis." [Katib Al
Waquidi, hal. 21].

Mengapa Tuhan tidak mengijinkan Muhamad berdoa bagi ibunya? Jelas tampak bahwa orang ini
tidak dapat memaafkan ibunya, bahkan setelah setengah abad ibunya meninggal. Dia punya luka
sakit hati yang dalam yang tidak pernah sembuh.

Setelah Amina meninggal dunia, Muhamad diasuh oleh kakeknya, Abdul Muttalib, yang
mencurahkan segala kasih sayangnya karena Muhamad adalah satu2nya yang sisa dari anaknya
yang sudah meninggal, Abdullah. Tapi dua tahun kemudian, sang kakek, Abdul Muttalib juga
meninggal dunia.

Anak yatim piatu ini merasa sangat getir dengan kepergian kakeknya yang tercinta; sewaktu dia
mengikuti rombongan jenazah di perkuburan Hajun, dia tampak menangis, dan ketika dia tumbuh
besar, dia menyimpan kenangan kematian kakeknya.

Muhamad lalu diurus oleh pamannya, Abu Talib yang tidak begitu kaya. Abu Talib dengan setia
melaksanakan tugasnya. “Kasih sayangnya pada anak muda ini sama besarnya dengan kasih
sayang Abdul Muttalib”, tulis Muir.

“Dia mempersilakan Muhamad tidur di ranjangnya, makan di sisinya, dan pergi bersamanya
kapanpun dia pergi ke luar kota. Dan perlakuan lembut ini terus dilakukannya sampai
Muhamad muncul dari ketidakberdayaan di masa kecil.”

Kedekatan Muhamad pada pamannya ini menunjukkan bagaimana Muhamad selalu takut
kehilangan orang2 yang dikasihinya. Anak laki ini menderita beberapa pukulan berat dalam masa
kecilnya. Emosinya luka parah. Ini tampak di kejadian kala dia berusia 12 tahun.
Pada saat itu Abu Talib hendak pergi ke Syria untuk keperluan bisnis. Dia tidak berencana untuk
membawa Muhamad serta. “Tapi ketika kafilah siap berangkat, dan Abu Talib sudah mau naik
untanya, keponakannya (Muhamad) takut ditinggal sendiri lagi, dan dia merangkul
pamannya erat2. Abu Talib terharu dan dia membawa anak itu pergi dengannya.” (Muir p. 33)

Muhamad dengan lembut mengingat kesepiannya dan hari2nya sewaktu jadi anak yatim. Di Surah
93:6 ditulis “Tidakkah Dia menemukan seorang anak yatim dan memberinya persinggahan
(dan pemeliharaan)?"

Keadaan psikologis Muhamad ini sangat menarik dan saya akan menjabarkannya dalam buku saya
yang akan terbit. Tapi sering terbukti bahwa narsisis adalah orang2 yang sangat sukses. Mereka
punya dorongan yang luar biasa untuk memperoleh kekuasaan guna mengkompensasi rasa kesepian
dan kurang sayang itu.

Dr. Sam Vaknin adalah seorang psikolog dan ahli dalam bidang narsisisme. Dia menulis:
Seorang yang narsisis sangatlah ahli dalam berpura-pura. Dia seorang yang mempesona, aktor
berbakat, tukang sulap, dan sutradara bagi dirinya sendiri dan orang2 di sekitarnya. Sangatlah sukar
untuk melihat keaslian dia pada waktu pertama kali berjumpa.

Tapi ada beberapa tanda yang bisa dikenal:


1. menunjukkan sikap sombong
2. punya kecenderungan untuk mengejek, mengritik dan merendahkan
orang lain
3. punya kecenderungan untuk mem-besar2kan kebohongan yang kecil
dan tidak perlu
4. punya kecenderungan berkhayal untuk mencapai sukses yang tak
terbatas
5. membual tanpa akhir, tidak peduli dan tidak mau mendengar orang
lain
6. mengidealkan seseorang secara berlebihan
7. membuat janji2 yang tidak sepadan dengan keadaan atau tidak ada
kemampuan untuk memenuhinya.
8. tampil dengan gerak-gerik tubuh yang angkuh.

Di buku saya nanti, saya akan membahas secara detail semua perilaku ini dalam diri Muhamad
berdasarkan Hadis dan Sirat Rasul. Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa sang Nabi adalah
seorang narsisis. Misalnya, pengabdiannya kepada wanita yang lebih tua darinya, Khadijah, yang
kemudian menjadi istri pertama dan ketidakmampuannya mengasihi wanita lain dengan taraf yang
sama. Juga kenyataan bahwa dalam usia lanjut dia berusaha mengisi kekosongan hatinya dengan
melakukan hubungan seks dengan begitu banyak wanita muda, dan tidak bisa setia pada seorang
pun dari mereka. Sikap ini menunjukkan rasa tak aman dan takut di dalam hatinya.

Tentu saja terlalu gampang untuk percaya bahwa setiap orang yang muncul dan mengaku sebagai
nabi berbuat demikian untuk duit. Bukan begitu pada kasus orang2 yang menderita narsisme. Uang
hanyalah alat pembantu. Mereka melakukan itu untuk dapat kekuasaan, pengakuan, hormat,
dominasi. Orang2 ini sakit dan butuh hormat dan perhatian. Hanya dengan cara menampilkan
dirinya sendiri sebagai utusan2 dari sesuatu yang maha penting, barulah mereka dapat memenuhi
kebutuhan narsistik melalui orang2 yang percaya pada mereka.

Maksud tujuan kemunculan mereka tidaklah penting. Maksud tujuan ini hanya dijadikan alasan,
hanya jadi alat untuk mendominasi. Bagi Stalin, alasan yang dipakai adalah komunisme, bagi
Mussolini adalah fasisme, bagi Hitler adalah Nasionalisme Sosial (Nazi), dan bagi Muhamad
alasannya adalah agama dan monotheisme. Semakin hebat mereka menampakkan dewa2
(komunisme, fasisme, nazi, agama, dll) mereka ini, semakin banyak kekuasaan yang mereka dapat
bagi diri mereka sendiri, karena mereka adalah satu2nya wakil2 dari dewa2 tersebut diantara
seluruh umat manusia.

Sekali lagi seperti yang dikatakan Vaknin: “Narsisis menggunakan apapun yang bisa disentuh
tangan2 mereka guna memuaskan kebutuhan narsistik mereka. Jika Tuhan, syahadat, gereja, iman,
institusi agama dapat memenuhi kebutuhan narsistik, maka mereka akan jadi soleh. Mereka akan
meninggalkan agama itu jika tidak mendapatkan kepuasan narsistik mereka.”

Contoh yang tepat bisa dilihat pada televangelis (evangelis yang suka muncul di layar TV) Jimmy
Swagart yang dengan kepribadian yang penuh kharisma dan teatrikal mampu menggerakkan hati
ratusan ribu penonton dan membuat mereka menangis terharu dengan bicara mengenai Tuhan dan
moralitas. Nyatanya dia punya khayalan seksual yang kotor dengan para pelacur.

Allah hanyalah suatu maksud bagi Muhamad untuk mempengaruhi orang2 dan mendapatkan
kepuasan dari kebutuhan narsistiknya. Allah adalah dirinya yang kedua (ini sama seperti Clark Kent
dan Superman). Dia dapat memegang kontrol hidup dan mati orang dengan memberitahu mereka
bahwa dialah satu2nya perantara Tuhan dan umat manusia. Dia dapat memaksakan tingkahnya pada
mereka dengan memakai firman Tuhan.

Orang2 narsisis tidak mempromosikan dirinya secara langsung. Mereka tahu kalau secara langsung,
orang2 di sekitar tidak akan menerima mereka. Mereka pintar dan manipulatif. Bukannya
mempromosikan diri sendiri secara langsung, tapi mereka berdiri di belakang dewa2, ideologi2,
maksud2 atau agama2 khayalan mereka dan secara bersamaan memunculkan diri mereka sendiri
sebagai wakil2 dari dewa2 ini, sebagai satu2nya otoritas yang bisa membawa umat manusia ke
tanah perjanjian, satu2nya orang yang dapat mewujudkan impian manusia.

Dr. Vaknin menjelaskan:


“Setiap orang adalah narsisis dengan ukuran yang berbeda. Narsisme adalah kecenderungan yang
sehat, yang menolong orang untuk bisa bertahan hidup. Perbedaan antara narsisme yang sehat dan
sakit adalah pada ukurannya. Narsisme yang sakit dan dalam bentuk ekstrim disebut NPD
(Narcissistic Pathological Disorder) dan ini ditunjukkan dengan tidak adanya emphaty atau rasa
pengertian, kasih sayang, simpati bagi orang lain.

Penderita NPD menganggap dan memperlakukan orang2 lain sebagai benda2 untuk dimanfaatkan.
Dia menggunakan mereka untuk mencapai kepuasan akan kebutuhan narsistiknya. Dia percaya
bahwa dia berhak akan perlakuan khusus karena dia punya khayalan amat megah tentang dirinya
sendiri. Orang narsisis TIDAK sadar akan keadaan dirinya sendiri. Pengertian dan emosinya
terganggu.”

Penjelasan di atas cocok sekali untuk menggambarkan Muhamad. Muhamad adalah orang yang
sangat kejam tanpa perasaan manusiawi. Pertama-tama, dia membentuk agamanya untuk
mengambil hati orang2 Yahudi dan menarik mereka jadi pengikutnya. Tapi ketika dia menyadari
bahwa mereka tidak akan mau menerima dia (sebagai Nabi) dan tidak mau dijadikan alat
perwujudan impiannya untuk mendominasi, maka dia membasmi mereka semua. Dia membantai
semua pria dari Bani Quraiza dan dari Kheibar dan mengusir semua orang Yahudi dan Kristen
lainnya dari Arabia. Kalau Tuhan memang mau menghabisi orang2 ini, Dia tidak perlu bantuan dari
utusanNya.

Sebenarnya saya, A SINA, tidak punya alasan untuk marah pada orang yang sakit jiwa, apalagi
yang sudah mati sejak lama sekali. Muhamad adalah korban masyarakat yang berkebudayaan
rendah. Dia adalah korban ketidakpedulian ibunya. Muhamad adalah orang yang menderita luka
batin yang dalam.

Dr. Vaknin berkata bahwa seorang narsisis “berbohong pada dirinya sendiri dan pada orang lain,
menampakkan diri sebagai seorang yang tidak tersentuh, tidak terpengaruh secara emosional dan
tidak terkalahkan … Bagi seorang narsisis ‘semuanya serba berlebihan. Jika dia sopan, maka dia
pun agresif pula. Janji2nya tidak masuk akal, kritiknya kasar dan mengancam, kedermawaannya
tidak berarti.”

Bukankah ini gambaran yang ditampilkan Muhamad akan dirinya sendiri?

Narsisis menderita kelainan jiwa tapi tidak gila. Mereka sadar sekali rasa sakit yang mereka
sebabkan pada orang lain dan mereka menikmati nikmatnya punya kekuasaan. Oleh karena itu,
mereka harus bertanggungjawab atas perbuatan mereka. Jadi jika neraka yang dikatakan Muhamad
itu benar2 ada, maka sekarang mestinya dia berada di dasar neraka yang paling dalam dan tidak
seperti yang kau percayai, dia tidak sedang tertawa terbahak-bahak saat ini.

NARSISM
Apakah Narsisisme?
diterjemahkan oleh: pod-rock

The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM/Buku petunjuk Statistik dan
Diagnosa dari Penyakit Jiwa) memberi definisi dari narcissistic personality disorder (NPD/Penyakit
kepribadian Narsisistik) sebagai “sebuah pola penyebaran perasaan hebat (dalam khayalan atau
tingkah laku), kebutuhan utk dikagumi atau dipuja-puja dan kurangnya empati, biasanya dimulai
dari awal masa dewasa dan ada dalam konteks bermacam2.” (reference 80, p. 61)

Terjemahan bebasnya, seorang narsisistik adalah ciri khas seseorang yang secara obsesif mencari-
cari kepuasan, dominasi dan ambisi diri secara berlebihan. Mereka cenderung melebih-lebihkan
kemampuan, bakat dan prestasi2 mereka.

Seorang narsisis adalah seorang pembohong yang alami dan patologis. Mereka akan memandangmu
tajam2, bersumpah dalam nama tuhan dan tetap mengucapkan kebohongan terbesar yang pernah
kau dengar. Mereka akan bersumpah bahwa mereka tidak pernah berbohong, padahal mereka
memang sudah merencanakan hal yang, kata mereka, tidak akan pernah mereka lakukan itu.

Edisi ketiga dan keempat dari Diagnostic and Statistic Manual (DSM) tahun 1980 dan 1994 dan
European ICD-10 menjelaskan NPD dalam bahasa yang identik:

'Sebuah pola penyebaran perasaan hebat (dalam khayalan atau tingkah laku), kebutuhan utk
dikagumi atau dipuja-puja dan kurangnya empati, biasanya dimulai dari awal masa dewasa dan ada
dalam konteks bermacam2. Lima (atau lebih) kriteria berikut harus ada:

1. Merasa hebat dan penting (misal, membesar-besarkan prestasi dan bakat hingga terdengar
mustahil/bohong, menuntut dikenali sebagai seorang yang superior/lebih tinggi meski tanpa prestasi
yang pantas).
2. Terobsesi oleh fantasi2 sukses yang tidak ada batasnya, ketenaran, kekuatan menakutkan atau
maha, kepintaran yang tak ada tandingannya (narsisis cerebral), keindahan tubuh atau kemampuan
seks (narsisis somatic) atau cinta/birahi yang menuntuk taklukan, kekal dan ideal.
3. Benar2 merasa yakin bahwa dia itu unik dan spesial, hanya dapat dimengerti oleh, hanya
mesti diperlakukan dengan, atau dihubung-hubungkan dengan, orang (atau institusi) lain yang juga
special, unik atau punya status tinggi.
4. Membutuhkan utk dikagumi dengan berlebihan, dipuja-puja, diperhatikan dan diiyakan, jika
tidak, ia berharap utk ditakuti dan dikenal karena kejahatannya (narsisis supply).
5. Merasa berhak. Mengharap utk diprioritaskan dalam hal perlakuan baik dan spesial atau tidak
masuk akal. Menuntut dipenuhi secara otomatis dan benar-benar sesuai dengan harapannya.
6. Sangat memanfaatkan hubungan antar manusia, yakni, memperalat orang lain utk mencapai
tujuan2nya.
7. Tidak punya empati. Tak mampu atau tak rela utk mengenali atau mengakui perasaan2 dan
kebutuhan2 orang lain.
8. Terus menerus cemburu terhadap orang lain atau percaya bahwa orang lain mempunyai
perasaan cemburu yang sama terhadapnya.
9. Sangat arogan, kelakuan atau sikap sombongnya digabung dengan kemurkaan jika merasa
frustasi, ditentang atau dilawan' [1]
[1] Bahasa dalam kriteria diatas didasarkan atau dirangkum dari: American Psychiatric Association. (1994). Diagnostic
and statistical manual of mental disorders, fourth edition (DSM IV). Washington, DC: American Psychiatric
Association.
Sam Vaknin. (1999). Malignant Self Love - Narcissism Revisited, first edition. Prague and Skopje: Narcissus
Publication. ("Malignant Self Love - Narcissism Revisited" http://www.geocities.com/vaksam/faq1.html )

Semua ciri ini ada dalam diri Muhammad. Selain menganggap diri sbg utusan Tuhan dan Nabi
terakhir, (Q.33:40) Muhammad menganggap dirinya sebagai Khayru-l-Khalq “Ciptaan paling
baik,” “Suri Tauladan,” (Q.33:21) dan secara tegas dan mutlak mengisyaratkan sebagai “lebih
tinggi beberapa derajat dibanding nabi2 lain.” (Q.2:253) Dia mengklaim sebagai “nabi yang
paling disukai,” (Q.17:55) dikirim sebagai “rahmat bagi semesta alam,” (Q.21:107) diangkat
“ketempat yang terpuji,” (Q.17:79).

Sebuah posisi yang menurutnya, tak seorangpun kecuali dia yang mendapatkannya dan itu adalah
menjadi perantara/intersesi disebelah kanan Tuhan yang Maha Kuasa disebelah singgasanaNya.
Dengan kata lain, dia akan menjadi orang yang memberi nasihat pada Tuhan siapa yang harus
dikirim ke Neraka dan siapa yang dimasukkan ke Surga. Ini baru sedikit saja dari klaim2 yang
dinyatakan Muhammad, sang megalomaniak, tentang posisi tingginya, seperti yang dilaporkan
dalam Quran.

Berikut ini adalah dua ayat yang mengungkapkan dengan jelas rasa ‘penting’ dan ‘kebesaran’
Muhammad.

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang
beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
(Q.33.56).

“Supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkanNya, membesarkan-Nya.
Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.” (Q 48.9)

Ia begitu terkesan dengan dirinya sendiri, hingga dia taruh kalimat berikut ini kedalam mulut Allah,
mahluk bonekanya:

“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung” (Q 68.4) dan “untuk jadi
cahaya yang menerangi.” (Q 33.46).

Ibn Sa’d melaporkan Muhammad berkata:


“Diantara semua bangsa didunia Tuhan memilih bangsa Arab. Dari antara bangsa Arab Dia memilih
Kinana. Dari Kinana dia memilih Suku Quraish (sukunya Muhammad). Dari suku Quraish Dia
memilih Bani Hashim (klannya). Dan dari Bani Hashim Dia memilih Aku.” [2]
[2] Tabaqat V. 1 p. 2

Yang berikut adalah beberapa klaim dari Muhammad yang dia katakan sendiri dalam Hadits.

• Hal pertama yang dibuat Allah Maha Kuasa adalah jiwaku.


• Pertama dari segala hal, Allah menciptakan jiwaku.
• Aku dari Allah, dan orang2 percaya adalah dariku. [3]
• Seperti Allah menciptakanku agung, dia juga memberiku karakter Agung.
• Kalau bukan karena kau, [Ya Muhammad] Aku tidak akan menciptakan jagat raya. [4]
[3] http://www.muhammadanreality.com/creati ... eality.htm
[4] Tabaqat V. 1, p. 364

Bandingkan itu dengan perkataan Yesus, yang ketika seseorang memanggilnya “guru yang baik,”
dia keberatan dan berkata, “Kenapa kau panggil aku baik? Tak ada seorangpun yang baik – kecuali
Tuhan saja.” [5] Hanya seorang narsisis patologis yang bisa begitu terpisah dari kenyataan hingga
mengaku jagat raya diciptakan bagi dia seorang saja. Bagi orang biasa, seorang narsisis mungkin
kelihatan begitu percaya diri dan terampil. Kenyataannya dia menderita inferiority complex/rasa
kurang percaya diri yang sangat besar dan butuh suplai pujian, pujaan dan haus utk dimuliakan
orang lain.
[5] Mark 10:18

Dr. Sam Vaknin adalah penulis Malignant Self-Love (Cinta Diri Sendiri yang membahayakan). Dia
sendiri mengaku sebagai seorang narsisis dan oleh karena itu dapat dianggap sbg tokoh yg memiliki
kredibiltas atas subjeknya. Vaknin menjelaskan:

Setiap orang adalah seorang narsisis, sampai tahap tertentu. Narsisisme adalah sebuah fenomena
sehat. Hal itu membantu perjuangan hidup. Perbedaan antara narsisisme patologis dan narsisime
sehat adalah, tentu saja, dalam kadarnya. Narsisisme Patologis… dicirikan dengan sangat
kurangnya rasa empati. Orang narsisis menganggap dan memperlakukan orang lain sebagai objek
utk dieksploitasi. Dia gunakan mereka utk mendapatkan suplai narsisistiknya. Dia percaya bahwa
dia berhak utk diperlakukan dengan spesial karena dia memiliki banyak khayalan agung tentang
dirinya. Orang narsisis TIDAK sadar diri. Kesadaran/pengertiannya dan emosinya menyimpang …
Orang narsisis membohongi diri sendiri dan orang lain, memproyeksikan 'ketidak tersentuhan'
(untouchability), kekebalan emosional dan perasaan tak terkalahkan … Bagi seorang narsisis segala
hal lebih besar daripada kehidupan itu sendiri. Jika dia bersikap sopan, maka dia melebih2kannya.
Janji-janjinya sangat aneh, kritikannya mengandung kekerasan dan tak menyenangkan, kemurahan
hati sama sekali tidak ada… Orang narsisis adalah ahli menyamar/menyembunyikan sesuatu. Dia
seorang yang memikat hati, aktor berbakat, pesulap dan seorang sutradara baik bagi dirinya maupun
bagi lingkungannya. Sangat sulit sekali utk membuka kedoknya pada pertemuan pertama.

SIFILIS
~ MEDICAL HISTORY of MUHAMMAD ~
http://www.jihadchat.com/lofiversion/in ... t4720.html
http://www.zombietime.com/mohammed_imag ... ce_hidden/

Pernahkah orang bertanya mengapa Muhamad selalu ditampilkan dlm lukisan2 Islam dng
wajahnya ditutupi dgn kain ? Malah dlm gambar Persia diatas, tangannyapun tidak kelihatan.
Menyembunyikan penyakitkah ?

Bahkan menggambar wajah Muhamad saja bisa mengakibatkan puluhan ribu Muslim diseantero
dunia berdemonstrasi dgn histeris dan dgn kekerasan.

"Ketika rasulullah sakit parah, ia menyelimuti wajahnya dgn selembar kain. Saat ia kehilangan
nafas, ia membukanya dan mengatakan, ˜Begitulah ! Kutukan Allah ada pada Yahudi dan Kristen.'"
Bukhari:V5B59N727

Mengapa ?

Karena menurut kesaksian: "Ia memancarkan bau badan yg sangat kuat, ia begitu menjijikkan
karena penyakit2nya, panas yg sangat terik dan kekurangan air serta jarang mandi. rambut dan
jenggotnya kotor dan penuh lalat, kusut dan bau. Ia hitam, kotor dan mahluk yg nampak
mengerikan dan dianggap agresif serta dipenuhi luka2 saat mulai berusia." (LINKnya lihat artikel
terakhir!)
Wajah seseorang yg terkena penyakit sifilis akut !
http://raidermary.wordpress.com/2007/01/24/14/

SIFILIS ?

Tidak mengherankan kalau Muhamad menderita tahap2 akhir penyakit Sifilis/Syphilis. Ia seorang
yg hipersexual namun gagal menghamili ke 20 istri2 & budak2 sexnya. Hanya seorang bayi lelaki
lahir dari Mariyah, budak Koptik, yg mati ketika masih bayi. (Ia memang berhasil menghamili
Khadijah dgn 7 anak pada masa pra-sifilisnya)

Ada perkiraan:
Muhammad sudah mulai tertular penyakit itu tiga tahun sebelumnya dari istrinya, MARIA al-
Qibtiyya.

Gejalanya itu terlihat ketika ia melahirkan anak dari muhammad, Ibrahim yang meninggal dalam
usia bayi (empat bulan). http://www.faithfreedom.org/Articles/sina/mariyah.htm Kongenital
sifiliskah ?

Kemudian, hal itu diperkuat lagi dengan meninggalnya MARIA al-Qibtiyya lima tahun setelah
muhammad dalam usia yang masih relatif muda (28
tahun).http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... sc&start=0

Gejala neurologis yg diakibatkan oleh syphilis tahap lanjut bisa berakibat dementia (kehilangan
ingatan); ini dikenal sbg "gejala umum orang sakit jiwa" ("the general paresis of the insane").

Penyakit ini ditularkan lewat persentuhan dgn kulit tubuh orang yg terinfeksi dgn cara masuknya
bakteri lewat luka2 terbuka yg sudah ada pada tubuh orang yg tertular. Dlm 90 hari, infeksi itu
mengakibatkan luka nanah yg khas namun tidak mengakibatkan rasa sakit.

http://www.mdstd.com/stdphotos.html
Lukanya mirip anggur dan berukuran 10-50 mm.

Luka itu akan bercokol selama 9 bulan dan menjalar ke bagian tubuh lain sementara luka
pertamanya sembuh. Jari2 kemungkinan juga mengalami kebengkakan/inflamasi (dactylitis).

Kalau ini tidak dirawat, timbul tahap kedua. Selama 4 bulan, timbul pertumbuhan borok2 &
'anggur2' yg kecil - mengeluarkan nanah yg tipis dan sangat menular dan mengundang lalat.

Pertumbuhan2 ini bisa bergabung jadi satu dan menjadi satu borok kental yg bisa juga nampak di
kaki dan mengakibatkan cara berjalan yg khas. Pada tahap infeksi kedua, penyakitnya sulit
disembuhkan, walau ada kala penyakit itu menghilang utk sementara.

Dlm 10-20% kasus, tahap ketiga penyakit itu mengakibatkan luka2 pada kulit dan tulang yg lebih
parah dan bisa mengakibatkan kelainan pada bentuk tubuh dan kepincangan. Hidung dan lidah juga
menanggung akibatnya.

[These tracts heal with keloid formation which can cause deformities, disabilities and limb
contractures. The bone lesions caused are periostitis, osteitis, and osteomyelitis, damage to the tibia
can lead to a condition known as sabre shins. In a very few cases a condition known as goundou is
caused where growths on the nasal maxillae can result in extensive and severe damage to the nose
and palate. ]
Sayang, Muhamad tidak mampu menciptakan obat penisilin, karena Syphilis bisa diobati dgn
penicillin, erythromycin atau tetracycline.

Berbagai manifestasi pada setiap tahap Syphilis:

1. Pembengkakan2 pada kepala dan leher


2. Anterior Cervical (?)
3. Dampak pada tenggorokan dan juga pada posterior pharynx, tonsils & thyroid gland (?)
4. Hidung yg besar dan membengkak
5. Nanah2 yg gatal dibelakang leher dan meninggalkan bekas2 spt cacar air
6. Luka2 pada alat kelamin.

Muhamad menderita ACROMEGALY :

Kiri : jejak kaki orang normal. Kanan : jejak kaki nabi Muhamad SAW

link: http://www.umm.edu/endocrin/acromegaly.htm

terjemahan:
Pada usianya lanjut, Muhammad terjangkit penyakit acromegaly, penyakit yg disebabkan kelebihan
produksi hormon pertumbuhan, yg mengakibatkan pembesaran tulang, pembesaran daging tangan
dan kaki (telapak tangan dan kaki dingin), perubahan bentuk wajah seperti pembesaran bibir,
hidung, lidah. Acromegaly biasanya menyerang diatas umur 40 dan biasanya membunuh pasiennya
diawal umur 60an.

Acromegaly menyebabkan impotensi sambil meningkatkan libido. Hal ini menjelaskan kenapa
Muhammad di masa tuanya malah menjadi gila sex(makin tua makin jadi). Dia mengunjungi ke 9
istrinya dalam 1 malam utk bermesraan (pegang2 dll) tanpa menjadi puas. Impotensinya
menjelaskan kenapa Muhammad selalu merasa tidak aman, paranoid, selalu cemburu pada istri2
mudanya. Makanya dia menyuruh istri2nya utk menutupi seluruh tubuh istri2nya (hijab) utk
mencegah laki2 mata keranjang. Sekarang banyak wanita muslim yg memakai jilbab, cuma karena
Muhammad impoten ! Ternyata penyakit yg diderita Muhammad menjelaskan banyak tentang
misteri dibalik Islam.

Dermatologic aspects in acromegaly*


http://www.scielo.br/scielo.php?pid=S03 ... xt&tlng=en
Sumber:
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/muhammad-secara-fisik-sangat-sempurna-cuma-mitos-
t14766/
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/penyakit2-fisik-sebab2-nabi-mati-epilepsi-sifilis-t21257/