Anda di halaman 1dari 17

SUCTION

PUMP
Oleh :
Patris Olla, ST., MT

Akademik Teknik Elektromedik


ATEM SEMARANG
2015

TUJUAN
INSTRUKSIONAL
KHUSUS
Agar Peserta Didik dapat mengerti
akan kegunaan, bagian-bagian alat,
cara kerja, pemeliharaan dan
perbaikan suction pum

PENGANTAR
Suction Pump adalah suatu alat yang dipergunakan untuk
menghisap cairan yang tidak dibutuhkan pada tubuh manusia.
Nama lain dari Suction Pump adalah : Vacum Regulator; Suction
Contrrollers; Slym Zuiger ; Alat Hisap
Suction regulator mempunyai prinsip kerja yang sama dengan gas
yang pemampatannya dapat diatur, suatu diapragma yang
dihubungkan dengan control valve secara terus-menerus bergerak
melakukan pengisapan.
Spring bekerja memantulkan diapragma yang mengontrol tekanan
di mana diapragma akan membuka atau menutup katup kendali
ruang hampa.
Suction pump banyak digunakan pada kegiatan operasi di ruang
bedah, yaitu untuk menghisap darah yang keluar dari pasien,
sedangkan diruang perawatan untuk menghisap lendir dalam mulut
dan tenggorokan.

KONSEP DASAR
ALAT
Konsep dasar dari suction pump
adalah dengan memanfaatkan daya
hisap yang dihasilkan oleh motor
penggerak

Bagian-Bagian
SUCTION PUMP

Tabung Penampung
Cairan
Vacuum Manometer
Penghasil daya hisap
Pengatur Daya Hisap
Motor Penggerak
Filter
Tutup Motor Penggerak
Peredam

1.
2.
3.
4.

Tabung Penampung Cairan berfungsi untuk menampung cairan yang


dihisap
Filter yang berfungsi untuk mencegah masuknya cairan ke dalam
penghasil daya hisap.
Vacum manometer yang berfungsi untuk mengetahui kekuatan daya
hisap
Pengatur daya hisap yang berfungsi untuk mengatur daya hisap

M
ATE

Blok Diagram & Prinsip kerja


Motor suction adalah sebuah motor listrik, biasanya
hanya bekerja pada satu tegangan, yaitu tegangan 110 V
atau 220 V, Rpm 145, 50/60 Hz, maka ketika pemilihan
motor dilakukan itu harus sesuai dengan besarnya
tegangan yang ada didalam rangkaiannya. Dapat kita
temukan sebuah capasitor yang memiliki fungsi sebagai
starting capasitor

M
ATE MOTOR

Komponen utama

Adalah suatu alat yang menghasilkan putaran yang


dihubungkan dengan kontruksi suction pump. Motor yang
sering digunakan sebagai penggerak pompa vacuum adalah
motor induksi (dengan arus bolak-balik) tipe motor sangkar
dengan starting kapasitor. Pada motor jenis ini, arus rotor
motor diperoleh dari arus yang terinduksi sebagai akibat
adanya perbedaan relatif antara putaran motor dengan
medan magnit putar ( Rotating magnetic Field) yang
dihasilkan oleh arus stator
POMPA HISAP
Adalah suatu alat yang berdasarkan kontruksinya dibuat untuk menghasilkan
daya hisap (tekanan negatif)
MANOMETER
Manometer berfungsi untuk menunjukkan nilai tekanan negatif.
BOTOL
Botol berfungsi untuk menampung cairan dan juga untuk menjaga kestabilan
hisapan. Botol yang digunakan pada vacuum extractor adalah bukan botol yang
terbuat dari kaca biasa, namun terbuat dan bahan pirex yang memiliki tahanan
terhadap panas dan tekanan, sehingga tidak mudah pecah.
VACUUM HOSE
Vacuum hose adalah slang penghubung antara botol dan suction cup untuk
menyalurkan tekanan negatif. Panjang vacuum hose adalah : 1 - 2 meter dan

M
ATE

Jenis-jenis pompa hisap


1. Pompa Hisap Tipe Piston

Keterangan:
1) Motor listrik
2) Piston
3) KIep hisap dan klep buang
4) Kepala Pompa

Bila motor bekeja pada poros piston yang dikopel dengan rotor, motor
akan bergerak, sehingga piston akan turun-naik secara kontinyu.
Apabila piston naik, klep hisap akan menutup sehingga udara akan
dibuang melalui klep buang, jika piston turun klep buang akan menutup
dan klep hisap akan membuka maka udara akan disedot melalui klep
hisap kemudian apabila piston naik kembali klep hisap rrenutup maka
udara akan dikeluarkan melalui klep buang

M
ATE

Jenis-jenis pompa hisap


2. Pompa Hisap dengan sistem ROTARY/SIRIP/OLI

Jenis pompa ini


rnempunyai rotor
yang dipasang
secara eksentrik di
dalam rumah yang
berbentuk silinder.
Pada rotor terdapat
beberapa parit
dalam arah aksial
dirnana dipasang
sudu (sirip)

M
ATE

Pengendali hisapan

Prinsip kerja dan pengendali hisapan adalah sama dengan


sebuah stop kran yang mengatur volume udara yang lewat,
sehingga akan dapat mengendalikan tekanan negatif yang
dihasilkan oleh sebuah pompa. Pengendalian hisapan
merupakan bagian yang terbuat dari katup yang dapat
diputar/diatur secara kontinyu, sehingga tekanan negatif
yang disalurkan dapat datur dari 0 -750 mmHg.

M
ATE

Pengendali hisapan
Tingkat pengaturan pengisapan tergantung
pada aplikasi nya, adalah sebagai berikut :
Thoracic
suction
(pengisapan
yang
berkenaan dengan dada) 0 - 45 mmHg
Low-volume Gastric Suction (berhubungan
dengan lambung ) 0 - 150 mm Hg
Surgical
Tracheal
(
berhubungan
dg
pembedahan tracheal) dan (Uterine Suction )
pengisapan berkenaan kandungan, 0 untuk >
300 mmHg.
Daya Hisap maksimum system sentral adalah
> 400 mmHg

CARA
PENGOPERASIAN

1. Hubungkan suction pump dengan sumber


tegangan
2. Hidupkan suction pump dengan menggeser
saklar on / of
3. Masukkan selang penghisap pada cairan yang
akan dihisap sambil mengatur daya hisap
dengan memutar Pengatur Daya Hisap. Pada
saat penghisapan harap diperhatikan isi dari
tabung penampung cairan, jangan sampai
melebihi batas level yang diijinkan. Sebab
akan menyebabkan cairan akan masuk sampai
pada penghasil daya hisap.
4. Setelah selesai penghisapan, buang cairan

M
ATE

PEMELIHARAAN
Sebelum mulai pemeriksaan, secara hati-hati
membaca prosedur instruction and service
manuals; dan harus dipahami bagaimana cara
beroperasi peralatan dan arti dari tiap indikator dan
kendalinya. Juga meninjau ulang pemeriksaan
khusus dan frekwensi atau prosedur pemeliharaan
pencegahan yang direkomendasikan oleh pabrikan
Suction regulators sangat dimungkinkan untuk
dicemari dengan microorganisma menular yang
berasal dari pasien. Cucilah tangan
secara
menyeluruh setelah pemeriksaan, yang terutama
bila ada asesoris yang dibongkar.

M
ATE

PEMELIHARAAN
Hal yang perlu diperhatikan :
1. Tegangan
2. Daya hisap maksimum
3. Pembacaan meter
4. Botol penampung
5. Over Flow Protection
6. Seal penutup botol
7. Lakukan pemeliharaan sesuai jadwal
8. Lakukan pengujian dan kalibrasi 1 tahun sekali.

PEMELIHARAAN &
PERAWATAN
1. Pemeliharaan harian
a. Buanglah cairan pada tabung penampung
cairan
b. Bersihkan selang yang telah digunakan
c. Bersihkan bagian badan pesawat dari kotoran
2. Pemeliharaan bulanan
a. Buka filter dan bersihkan dari kotoran dengan
alkohol
b. Buka tutup motor bagian kanan dan kiri,
berilah pelumas
3. Pemeliharaan triwulanan
a. Buka penghasil daya hisap dan besihkan katup
katupnya dengan alkohol

M
ATE

TROUBLE SHOUTING
Jenis-jenis kerusakan yang sering ditemui pada suction PISTON:
1. DAYA SERAP RENDAH/LEMAH
a) Lakukan Pengecekan pada botol vacuum (bocor/tidak?)

Lakukan pengecekan pada filter suction (bersih/kotor?)

Lakukan pengecekan pada pompa hisap & katup-katupnya,


apakah rapat/tidak saat kondisi normal (mesin mati)

Lakukan pengecekan pada katup (rusak/tidak)


a) Lakukan pengecekan pada seal pompa (rusak/tidak)
2. PISTON MACET
a) Lakukan pengecekan pemasangan pompa hisap (benar/salah?)
b) Periksa pemasangan membran pada piston (betul/tidak)

Periksa kondisi skrup penutup pompa hisap (rapat/tdk)


a) Periksa apakah pompa hisap kemasukan cairan

PERMASALAH YANG SERING TERJADI

No
1

Keluhan
Analisa Kerusakan
Motor hidup tapi tidak ada As penggerak patah atau terlepas
daya hisap

Tindakan
Periksa, bila lepas pasang kembali
Bila patah ganti

Pesawat suaranya sangat keras Mur pengunci tutup penghasil daya hisap ada
yang kurang kencang atau terlepas
Peredam kurang kencang atau terlepas
Pesawat mati
Sumber tegangan tidak ada
Kabel penghubung dari pesawat ke sumber
tegangan ada yang terputus
Saklar tidak berfungsi
Motor rusak

Periksa, kencangkan kembali bila kurang kencang, bila


lepas ganti
Kencangkan peredam

Periksa sumber tegangan


Periksa, bila ada yang putus perbaiki atau diganti
Periksa
Bila rusak perbaiki atau ganti
Periksa lilitan pada motor, bila rusak maka ganti lilitan
yang baru
Periksa bearing, bila rusak ganti yang baru
Periksa as motor, bila sudah aus ganti dengan yang baru

Daya hisap lemah


4

Tutup tabung penampung cairan kurang kencang Periksa, kencangkan


Tabung filter kurang kencang
Selang penghubung ada yang kurang kencang
Periksa, kencangkan
Katup katup pada penghasil daya hisap kotor
Periksa, kencangkan
Buka penghasil daya hisap dengan menggunakan obeng.
Lepaskan katup katup dan bersihkan dengan alkohol
Peredam terlalu kencang
dan kain halus
Kendorkan peredam