Anda di halaman 1dari 2

Koordinat titik tangkap gaya

resultan
Dari gambar di bawah, misalkan
pada bidang datar xoy terdapat 2
gaya yaitu F1 dan F2 maing-masing
bertitik tangkap (x1 , y1) dan (x2 ,
y2) maka resultan gaya R bertitik
tangkap di Z (x , y). secara
matematis :
Momen gaya resultan = momen
gaya
Momen gaya terhadap sumbu x :

dari gambar diatas koordinat titik


berat
benda
dapat
dihitung
menggunakan persamaan :

w1.x1 w 2.x2
w1 w 2
;
w1.y1 w 2.y2
yo
w1 w2

xo

Karena w = m.g, jika diketahui


massa benda maka persamaannya
menjadi :

m1.x1 m2.x2
m1 m2
;
m1.y1 m2.y2
yo
m1 m2

xo

R x .y F1x .y1 F2x .y2

F1x .y1 F2x .y2


Rx
F1x .y1 F2x .y2
y
F1x F2x
y

Titik
berat
benda
homogen
berbentuk luasan ( dua dimensi ) :

Momen gaya terhadap sumbu y :

A1.x1 A2.x2
A1 A2
;
A1.y1 A2.y2
yo
A1 A2

xo

R y .x F1y .x1 F2y .x2


x
x

F1y .x1 F2y .x2


Ry
F1y .x1 F2y .x2

Titik
berat
benda
homogen
berbentuk garis ( satu dimensi ) :

F1y F2y

Contoh Soal :

.x 2.x2
xo 1 1
1 2
;
1.y1 2.y2
yo
1 2

F3 = 8 N

y
F1 = 4 N

X (cm)
-2

F2 = 3 N
Dari gambar di atas tentukan
resultan dan letak titik tangkap
gaya resultannya.
Penyelesaian :
Reseultan gaya R = F1y + F2y + F3y
R = 4 + (-3) + 8
=9N
Koordinat titik tangkap resultan :
F1y .x1 F2y .x2 F3y .x3
x
F1y F2y F3y

4.(2) (3).1 8.4


4 (3) 8
x 21 7 cm
9
3
x

Koordinat titik berat benda

y
y1
y
y2

(x1 , y1)
Zo(xo , yo)
(x2 , y2)
w1
w w2
x
x1 x x2

Titik berat benda-benda homogen


yang bentuknya teratur dapat
dilihat pada buku Terpadu Fisika 3A,
tabel 5.2a hal. 141 dan table 5.3
hal. 143.
Contoh Soal :
Sebuah
bidang
nampak
seperti
gambar disamping.
Tentukan letak titik
berat
benda
gabungan
diukur
dari alasnya.

1 cm

3 cm
1 cm
1 cm
3 cm

Penyelesaian :
Benda kita bagi menjadi dua
bagian dan masing-masing bagian
ditentukan
titik
berat-nya
kemudian baru dihitung titik berat
resultannya. Dari gambar koordinat
titik berat A1 (1,5 ; 2,5) dan A2
(1,5 ; 0,5).

yo

A1.y1 A2.y2
A1 A2

y
1 cm
A1

3 cm
1 cm

A2
3 cm

1 cm
x

kedudukan diubah sedikit titik


beratnya naik (gambar a).

3.2,5 3.0,5
3 3
9
yo 1,5 cm
6
yo

b. Keseimbangan Labil (goyah)


Jika benda diubah sedikit dari
kedudukan seimbang semula
kemudian dilepaskan, benda
tidak akan kembali ke tempat
kedudukan seimbang semula,
melainkan akan terus jatuh
hingga tercapai keseimbangan
baru. Keseimbangan ini ditandai
jika kedudukan diubah sedikit
titik beratnya turun (gambar b).

1. Jenis keseimbangan

a. Keseimbangan stabil (mantap)


Jika benda diubah sedikit dari
kedudukan seimbang semula
kemudian dilepaskan, benda
akan
kembali
ke
tempat
kedudukan seimbang semula.
Keseimbangan ini ditandai jika

c. Keseimbangan
indeferen
(sembarang = normal = netral)
Jika benda diubah sedikit dari
kedudukan seimbang semula
kemudian dilepaskan, benda
tetap
seimbang,
jadi
memperoleh
keseimbangan
baru. Keseimbangan ini ditandai
jika kedudukan diubah sedikit
titik beratnya tidak naik dan
tidak turun (gambar c).