Anda di halaman 1dari 12

ANALISA PROSES INTERAKSI

Inisial klien
Lingkungan
Deskripsi klien

: Ny. K
: Perawat Aliyah dan Ny.K duduk dalam satu ruang tamu
: Klien tampak bingung, pandangan kosong, ontak mata kurang, klien duduk tegap dan tangan
kotor
Tujuan (berorientasi pada klien) : Klien dapat mengenal perawat dan mengungkapkan tentang kebersihan diri
Interaksi ke
: 1 (BHSP)
Nama Mahasiswa
: Aliyah Adek Rahmah
Tanggal
:
Jam
:
Tempat
: Ruang Tamu rumah Ny. K
KOMUNIKASI
VERBAL
P : Assalamualaikum,
mbak K.

KOMUNIKASI NON
VERBAL
P : duduk di kursi dan
sedikit mebungkuk
dan sikap terbuka,
menjabat tangan
klien

ANALISA BERPUSAT
PADA PERAWAT
Perawat memulai
percakapan dengan
sikap terbuka

ANALISA BERPUSAT
PADA KLIEN

Klien tampak bersedia


berinteraksi

K : Melihat kearah
perawat, menjabat
tangan perawat

RASIONAL
Klien telah bersedia
melakukan interaksi
pertemuan pertama,
hal ini menunjukkan
bahwa antara klien dan
perawat telah terbina
hubungan saling
percaya. Sesuai
dengan teori bahwa
keberhasilan membina
hubungan saling
percaya sangat
dipengaruhi oleh
komunikasi verbal dan
non verbal yang
disampaikan oleh

perawat.

K : Waalaikum salam

K : klien tampak
bingung, bersuara
sangat pelan

P : mempertahankan
sikap terbuka,
badan condong ke
depan.

P : Perkenalkan nama
saya Aliyah. Mahasiswa
Pak Bagyo, yang
diminta tolong untuk
mengecek obat dan
mengukur tekanan
Bapak hari ini.

P : Suara jelas, tetap


tersenyum,
mempertahankan
sikap terbuka,
memandang klien
dengan bersahabat
K : klien menatap
perawat sebentar,
lalu menunduk

Klien berespon positif


dengan salam yang
disampaikan oleh
perawat
Perawat tetap menjaga
posisi tubuh dengan
terapeutik

Perawat berusaha
mendekatkan diri atau
menjalin hubungan
saling percaya.
Kien menatap perawat.

Perawat
mempertahankan sikap
terbuka, badan
condong ke depan,
memandang ketika
berinteraksi dengan
klien. Sesuai dengan
teori hal ini merupakan
sikap-sikap yang harus
dilakukan dalam
melakukan hubungan
terapeutik sehingga
klien dapat berespon
positif terhadap
interaksi yang
dilakukan.
Perawat menunjukkan
hubungan yang terbuka
dengan klien. Hal ini
sesuai dengan teori
komunikasi yaitu teknik
komunikasi terapeutik
dimana untuk
mendapatkan data
diperlukan pertanyaan
dan sikap terbuka dari
perawat dalam
memahami kebutuhan
klien saat ini

K:-

P : Bagaimana
keadaannya hari
ini?

K : baik

K : diam dan menatap


perawat

Kien menatap perawat

P : tersenyum dan
tetap
mempertahankan
sikap terbuka

Perawat tetap
mempertahankan sikap
terbuka dan tersenyum
kepada klien.

P : Suara jelas, tetap


tersenyum,
memandang klien
dengan bersahabat

Perawat mencoba
membuka diri dan
mencoba menggali
data baru yang
mungkin sangat
diperlukan oleh klien

K : Memandang
perawat, wajah
tampak lebih relaks

Klien tampak
membutuhkan bantuan
dari tenaga profesional
dalam memenihi
kebutuhan klien.

K : Ekspresi wajah
tersenyum

Klien menatap
perawat.

P : menganggukkan
kepala,
mendengarkan
klien dan badan

Perawat
mempertahankan sikap
terbuka dan
menunjukkan

Perawat menggunakan
teknik komunikasi
terbuka. Hal ini sesuai
dengan teori bahwa sikap
terapeutik yaitu
keterbukaan, jujur,
keiklasan dan
penggunaan teknik
terapeutik akan
mempengaruhi
keberhasilan interaksi

Perawat menunjukkan
hubungan yang
terbuka dengan klien.
Hal ini sesuai dengan
teori komunikasi yaitu
teknik komunikasi
terapeutik dimana
bahwa untuk
mendapatkan data
diperlukan pertanyaan
dan sikap terbuka dari
perawat dalam
memahami kebutuhan
klien saat ini
Perawat menggunakan
teknik komunikasi
terbuka. Hal ini sesuai
dengan teori bahwa
sikap terapeutik yaitu
keterbukaan, jujur,
keiklasan dan

tetap condong ke
depan

P : mbak saya periksa


darahnya ya, mau ?

P : Badan condong ke
depan, ekspresi
wajah tenang, sikap
terbuka

perhatian terhadap
kebutuhan klien

penggunaan teknik
terapeutik akan
mempengaruhi
keberhasilan interaksi

Perawat mencoba
memfokuskan
pembicaraan pada satu
topik sesuai dengan
kebutuhan klien

Perawat menunjukkan
hubungan yang
terbuka dengan klien.
Hal ini sesuai dengan
teori komunikasi yaitu
teknik komunikasi
terapeutik dimana
bahwa untuk
mendapatkan data
diperlukan pertanyaan
dan sikap terbuka dari
perawat dalam
memahami kebutuhan
klien saat ini
Klien menerima
keberadaan perawat
dengan sikap
kooperatif

Klien tersenyum

K : Mendengarkan
perawat, dan
menjawab sambil
tersenyum

K : Iya

P : tensinya bagus
mbak 120/80 mmHg.
Pusing nggak ? sakit

K : Menganggukkan
kepala, tersenyum
dan memandang
perawat
P : Tersenyum, tetap
memandang klien,
mencondongkan
kepala
P : badan condong ke
depan, ekspresi
wajah tenang, sikap

Menjawab dengan
suara pelan.

Perawat tersenyum
dan tetap memandang
klien.

Perawat mencoba
melakukan BHSP
melalui keadaan klien

Perawat memberikan
informasi seputar
keadaan klien saat ini,

perut nggak ?

terbuka

saat ini
Klien tersenyum

K : iya, nggk pusing.


Perutnya nggak sakit

P : kita ngobrol
ngobrol 15 menit
saja mau ya
tentang hobbi mbak
K , disini ?

K : iya mbak

K : menjawab sambil
tersenyum
K : klien menjawab
dengan suara pelan
dan sedikit
menggelengkan
kepalanya
P : badan condong
kedepan,
tersenyum dan
menggunakan
sikap terbuka
P : Menjelaskan
dengan kata-kata
yang jelas,
menekankan pada
topik bahasan
K : Menganggukkan
kepala,
mendengarkan
penjelasan dari
perawat
K : klien memandang
perawat.
P : Mendengarkan dan
tersenyum,
menganggukkan

Menjawab dengan
suara pelan

mencoba membina
hubungan saling
percaya dengan klien

Klien mampu
menjawab pertanyaan
perawat dengan tepat.

Perawat memandang
klien

Perawat mencoba
memfookuskan
pembicaraan pada satu
topik sesuai dengan
kebutuhan klien

Klien diam

Klien menyetujui
kontrak.

Perawata senang klien

Perawat mencoba
melakukan kontrak
pertemuan dengan
klien. Kontrak
merupakan salah satu
bentuk persetujuan
klien terhadap
keberadaan perwat

Adanya kesepakatan
topik antara perawat
dan klien menunjukkan
ketepatan perawat
dalam menganalisa

kepala
P : mbak dirumah
sama siapa?

P : Membuka
pertanyaan
mengakrabkan diri

K : sama abah

K : melihat ke arah
perawat.
K : Melihat ke perawat

P : kalau di rumah yang


nyapu siapa ?

P : Menganggukkan
kepala,
mendengarkan
klien, tetap
mempertahankan
sikap terbuka
P : memandang klien
dan tersenyum

K : Karmisah

menyetujui kontrak.
Perawat berusaha
menciptakan
lingkungan yang relaks
Klien tampak
memperhatikan dan
senang.
Klien tersenyum

kebutuhan klien saat


ini
Perawat
berusaha
membuat
suasana
lebih
rileks
dan
nyaman

Memberikan perhatian
ke klien

Perawat
memperhatikan klien.

Perawat mencoba
membahas sptar
kegiatan klien dirumah

K : Klien
memperhatikan
perawat

Klien menjawab
dengan suara pelan

K : klien menjawab
dengan tersenyum

Klien melihat perawat


dan tersenyum

Fokusing merupakan
salah satu teknik
komunikasi terapeutik.
Sesuai degan konsep
komunikasi terapeutik
bahawa fokusing
sangat diperlukan
dalam rangka
memfokuskan topik
yang akan dibahas
sdalam suatu
pembicaraan
Perawat mengkaji
terkait kegiatan klien

P : Memperhatikan
klien

Perawat mencoba
membahas seputar
kegiatan klien dirumah
Perawat menunjukan
ekspresi senang

sehari-hari

P : wah yang menyapu


mbak K. Mbak K
rajin membantu ya.
Kalau yang
memasak siapa
mbak ?

P : memandang klien
dan tersenyum
K : klien memandang
perawat

Klien memandang
perawat

K : abah heheheh

K : klien menjawab,
dan tersenyum

Klien memandang
perawat lalu menunduk

P : sudah bagus itu


mbak K mau bantubantu. Mbak hari ini
ngapain aja ?

P : Mendengarkan
klien dengan
seksama
P : memandang klien,
tersenyum

Perawat
memperlihatkan sikap
senang
Perawat memberikan
penghargaan terkait
tindakan positif yang
telah dilakukan klien

K : Tersenyum
K : Nggak ngapangapain mbak

K : Tersenyum,
memandang
perawat, sambil
menggelengkan
kepala
P : Memperhatikan
klien, tetap

Perawat mengkaji
terkait kegiatan klien
sehari-hari

Perawat memberikan
penghargaan terkait
tindakan positif yang
dilakukan oleh klien
Klien tampak malumalu
Klien tampak malumalu

Perawat
memperhatikan klien

Perawat memberikan
penghargaan terkait
tindakan positif yang
dilakukan oleh klien

Klien di rumah hanya


diam saja tidak
melakukan aktivitas
apapun dan tidak
bicara jika tidak
ditanya

bersikap terbuka

P: tadi pagi mandi


tidak ?

K : iyaa mandi

P: OK. Sudah ganti


baju belum ?

P : tersenyum,
menawarkan
kegiatan

K : Tersenyum,
memperhatikan
perawat
K : Tersenyum,
memandang
perawat, sambil
menganggukanggukkan kepala
P : Ekpresi wajah
senang,
memperhatikan
klien, dan tetap
bersikap terbuka
P : tersenyum,
memandang klien
dengan senang dan
memotivasi klien

Perawat menawarkan
kegiatan yang disuka

Perawat mencoba
memfasilitasi kegiatan
yang disukai klien

Klien tersenyum malumalu

Klien tersenyum

Klien telah rutin untuk


membersihkan diri

Perawat senang klien


sudah mandi

Perawat tersenyum
dan mengkaji kegiatan
klien
Klien tersenyum malumalu

K : Tersenyum,
memandang
perawat

Perawat menggunakan
teknik komunikasi
terbuka. Hal ini sesuai
dengan teori bahwa sikap
terapeutik yaitu
keterbukaan, jujur,
keiklasan dan
penggunaan teknik
terapeutik akan
mempengaruhi

keberhasilan interaksi.

K : hehehehe

P : nah hayoo, kalau


sudah mandi sudah
bersih sudah wangi
ya harus ganti
bajunya ya, biar
bajunya juga bersih
ya mbak

K : Tersenyum,
memandang
perawat, lalu
menunduk

P : Ekpresi wajah
tenang,
memperhatikan
klien, dan tetap
bersikap terbuka
P : Sikap badan
terbuka, badan
condong kedepan,
memandang klien,
berbicara dengan
nada suara yang
lembut, kata-kata
jelas, berbicara
tidak terlalu cepat,

Klien malu karena tidak


berganti baju

Klien belum berganti


baju, klien belum terbiasa
untuk mmperhatikan
penampilan

Perawat memberikan
dukungan kepada
klien.

Perawat memberikan
saran terhadap
penampilan klien

Perawat menggunakan
teknik komunikasi
terbuka. Hal ini sesuai
dengan teori bahwa sikap
terapeutik yaitu
keterbukaan, jujur,
keiklasan dan
penggunaan teknik
terapeutik akan
mempengaruhi

dan tetap fokus ke


klien

K : iya

P : ooh, iya mbak.


Sudah lewat 15
menit. Senang
nggak mbak
ketemu saya ?

K : seneng, hehe

Klien tampak
memahami apa yang
disampaikan oleh
perawat

K : Menganggukkan
kepala, tersenyum,
ekpresi wajah
tenang
K : Tersenyum,
memandang
perawat
P : Ekpresi wajah
senang,
memperhatikan
klien,
mengacungkan
jempol dan tetap
bersikap terbuka
P : perawat
menagnggukkan
kepala,tersenyum
dan
mempertahnkan
sikap terbuka.
K : mengangguk dan
tersenyum.
K : tersenyum ke
perawat

P : tersenyum, agak

Perawat memberikan
dukungan atas
kemampuan klien

Perawat mengakhiri
kontrak. Perawat
tersenyum kepada
klien dan badan agak
membungkuk.

Klien tampak
memahami apa yang
disampaikan oleh
perawat

Klien tersenyum,

Klien senang
berinteraksi dengan
perawat.
Perawat mengangguk
dan tersenyum ke

10

keberhasilan
interaksi.memberikan
pujian akan menambah
motivasi klien

Klien menerima dan


mencoba untuk
melakukan.
Hal ini sesuai dengan
teori bahwa klien
mempunyai kemauan
untuk melakukan
perubahan.

Evaluasi merupakan
suatu cara untuk
mengatasi
ketercapaian tujuan
interaksi yeng telah
dilakukan

Evaluasi merupakan
suatu cara untuk
mengatasi
ketercapaian tujuan
interaksi yeng telah

P : masih ingat mbak


tadi saran saya
apa ? kalau habis
mandi harus ?

K : ganti baju

membungkuk,
condong ke depan.
P : tersenyum dan
memandang klien
K : tersenyum
memandang
perawat.
K : Tersenyum
P : tersenyum,
ekspresi wajah
senang

P : iya benar. Mbak


kalau saya kesini
lagi besok hari
selasa boleh ?

K : boleh

P : baik, kalau begitu


hari selasa saya
kesini lagi ya.

K : Tersenyum,
memandang
perawat,
P : Ekpresi wajah
senang,
memperhatikan
klien,
K : Tersenyum,
memandang
perawat,
P : Ekpresi wajah
senang,
memperhatikan
klien,
P : perawat
memperhatikan
klien

klien.

dilakukan

Perawat mencoba
mengevaluasi apa
yang sudah di
sampaikan kepada
klien

Evaluasi merupakan
suatu cara untuk
mengatasi
ketercapaian tujuan
interaksi yeng telah
dilakukan
Tujuan belajar dapat
tercapai ketika tidak
terjadi kesenjangan
antara tujuan dan hasil
belajar.

Klien tersenyum
kepada perawat.
Klien dapat menjawab
pertanyaan perawat

Memperhatikan klien

Klien terlihat senang

Perawat mencoba
membuat kontrak yang
akan datang

Klien terlihat senang

Klien setuju dengan


kontrak yang dibuat
oleh perawat

Ekpresi wajah senang,


memperhatikan klien,

Ekpresi wajah senang,


memperhatikan klien,

Perawat senang
dengan interaksi yang
dilakukan dengan klien

11

Menurut konsep
interaksi terapeutik
maka akhir interaksi

Siang-siang seperti
ini ya
K : iya

K : berfikir sebentar
dan menjawab
K : memandang
perawat dan
tersenyum.
P : tersenyum, kepada
klien.

P : yaudah mbak K,
saya pamit duilu,
Assalamualaikum

K : iya ,
Wallaikumsalam

P : tersenyum dan
mengulurkan tangan.
K : tersenyum
memandang
perawat.
K : tersenyum
memandang
Perawat dan berjabat
tangan
P : tersenyum dan
mengulurkan tangan.

dan melakukan kontrak


waktu untuk bespok
siang

diakhiri dengan
terminasi
Klien menawarkan
tempat di ruang rehap
ke perawat.

Perawat memandang
klien dan
menganggukan kepala.

Perawat senang
dengan interaksi yang
dilakukan dengan klien
Klien tersenyum
kepada perawat.
Klien tersenyum
kepada perawat dan
berjabat tangan.
Perawat senang
dengan interaksi yang
dilakukan dengan klien

12

Klien sepakat untuk


mengakhiri pertemuan.
pertemuan. Hal ini
sesuai dengan teori
bahwa aspek utama
untuk mempertahan
kan hubungan adalah
adanya hubungan
saling percaya
Menurut konsep
interaksi terapeutik
maka akhir interaksi
diakhiri dengan
terminasi
Menurut konsep
interaksi terapeutik
maka akhir interaksi
diakhiri dengan
terminasi