Anda di halaman 1dari 21

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bektuk kegiatan yang
memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah
masyarakat di luar kampus. Sekaligus sebagai proses pembelajaran serta mengabdi
kepada

masyarakat

yang

sedang

membangun

dan

secara

langsung

mengindetifikasikan serta menangani masalah-masalah pembangunan yang sedang


dihadapi. KKN dilaksanakan oleh perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan misi
dan bobot pendidikan pada mahasiswa untuk mendapat nilai tambah yang lebih besar
pada pendidikan tinggi.
KKN ( Kuliah Kerja Nyata ) dilaksanakan dimasyarakat diluar kampus dengan
maksud meningkatkan relevansi pendidikn tinggi dengan perkembangan dan
kebutuhan masyarakat akan ilmu pengetahuan. Teknologi agama serta seni untuk
melaksanakan pembangunan yang makin meningkat serta meningkatkan persepsi
mahasiswa tentang relevansi antara landasan teori yang diperoleh dibangku
perkuliahan untuk diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat secara nyata. Bagi
mahasiswa KKN merupakan pengalaman belajar baru yang tidak diperoleh didalam
kampus. Dengan selesainya KKN mahasiswa memiliki pengetahuan kemampuan dan
kesadaran baru tentang bermasyarakat , berbangsa bernegara.
Secara sosiologis dalam kemandirian manusia bahwa interaksi sosial adalah
kebutuhan yang paling mendasar dalam menjalankan proses hidupnya. Interaksi sosial
ini terbangun sebagai konsekuensi logis dari kesadaran manusia bahwa kebutuhan
pada sisi-sisi tertentu kemanusiannya tidak dapat tercapai tanpa interksi dengan
sesamanya. Artinya manusiapun harus cerdas untuk menemukan model komunikasi
yang mampu menjawab segala kebutuhan-kebutuhan tersebut tanpa ada diskriminasi
atau dengan kata lain komunikasi yang terbangun harus mampu mengakomodir semua

kepentingan, menyatakan dan mensinergiskan gerakan segala elemen masyarakat


dalam struktur sosial yang sangat komplek.
Saling tolong-menolong, saling merhargai, adanya pengakuan terhadap hak-hak
individu, menculnya simpati, empati dan kepedulian sosial serta segala bentuk
tindakan sosial yang banyak kita saksikan dalam aktivitas keseharian kita adalah
manifestasi dari cita-cita muliauntuk memenuhi kebutuhan manusia tersebut. Makanya
pranata sosial yang terbangun dalam masyarakat (community) harus dapat
menciptakan keteraturan sosial, menjamin stabilitas sosial, jaminan rasa aman yang
diperoleh setiap anggota masyarakat, menciptakan suasana yang nyaman dan tenteram
serta jaminan keselamatan lain.
Instusi Pendidikan tinggi adalah salah satu elemen bangsa yang turut bertanggung
jawab dalam usaha pencapaian cita-cita ideal Negara tersebut. Pendidikan tinggi
merupakan benteng terkhir dalam menghadapi segala goncangan problematika
kebangsaan. Pendidkan tinggi harus mampu berperan sebagai produsen pengetahuan,
laboratorium pengujian kebenaran, menjaga aset peetahuan, mampu mendiagnosa
penyakit dan problematika kebangsaan serta menformulasikan resep alternatif yang
positif terhadap penyakit dan problematika tersebut, secara aktif dan kreatif menyusun
metodologi yang proposional profesional untuk mengaplikasikan segala gagasan
dalam bentuk bentuk tindakn riil di masyarakat. Secara umum konsep operasional itu
tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian dan
pengandian kepada masyarakat.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk mengejawantahan tri dharma
perguruan tinggi yakni pengabdian kepda masyarakat kerena mahasiswa diberi
kesempatan secara langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk mengaplikasikan
segal bentuk pembelajaran baru bagi mahasiswa untuk pengembangan dirinya.

A.

Gambaran Umum lokasi KKN


Secara umum keadaan Topografi Gampong

Calong Cut Kabupaten Pidie

merupakan wilayah dataran rendah yang mayoritas lahan sebagai lahan areal
persawahan masyarakat.
Gampong Calong Cut merupakan Gampong yang terletak disebelah selatan
pusat Kota Kecamatan Batee dengan luas wilayah kurang lebih 30.000 Meter
adapun batas - batas Gampong Mee adalah sebagai berikut :
Sebelah Utara

: Gampong Crueng

Sebelah Timur

: Gampong Alue Lada

Sebelah Selatan : Padang Tiji


Sebelah Barat

: Gampong Pulo Pandee

Kondisi Demografi Gampong


Gampong Mee pada saat ini penduduknya berjumlah mencapai 726 jiwa
dengan komposisi penduduk laki laki berjumlah 345 jiwa dan perempuan 381 jiwa
yang mencakup 215 Kepala Keluarga yang tersebar dalam 3 ( Tiga ) wilayah dusun
antara lain :
Dusun Menasah

Ujong Alue

Mesjid

Mata pencaharian
Gampong Mee merupakan Gampong yang berada disebelah selatan ibu Kota
Kecamatan, penghasilan utama Gampong ini adalah dari sektor pertanian sehingga
mata pencaharian masyarakat gampong Mee secara umum adalah sebagai Petani.
Sebagian ada juga masyarakat yang berkerja sebagai PNS, Karyawan Swasta, Tukang
dan lain sebaginya.

Keadaan Alam Dan Kondisi Fisik lokasi


Iklim
Bulan hujan

: 7 bulan yaitu (bulan 9 - 3)

Bulan Kemarau

: 5 bulan yaitu (bulan 4 - 9)

Topografi
Bentang wilayah

: 250 Ha / m

Tinggi tempat dari permukaan laut

: 152 dpl

Bentuk permukaan tanah

: Datar

Produksi Tanah

: Baik / subur

Orbitasi ( Jarak Gampong dengan pusat Kota Kecamatan ) :


Jarak tempuh ke Kota Kecamatan

: 2,5 Kilometer

Waktu tempuh ke Kota Kecamatan

: 5 Menit

Jarak tempuh ke Kota Kabupaten

: 30 Kilometer

Waktu tempuh ke Kota Kabupaten

: 30 Menit

Pola Penggunaan Tanah


Penggunaan Tanah di Gampoong Menasah Calong Cut kecamatan Batee
Kabupaten Pidie sebagian besar diperuntukkan untuk sawah masyarakat sedangkan
sisanya untuk bangunan.
Pemilikan Ternak
Jumlah kepemilikan hewan ternak oleh Penduduk Gampong Mee berjumlah
408 ekor terdiri sapi, kambing Kerbau dan unggas.
Jenis Ternak

Volume / Jumlah

1. Sapi

75 Ekor

2. Kerbau

35 Ekor

3. Kambing

48 Ekor

4. Ayam

157 Ekor

5. Bebek

93 Ekor

B. MAKSUD DAN TUJUAN PENULISAN LAPORAN


Adapun maksud dan tujan penulisan Laporan Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) ini
adalah sebagai berikut :
1. Sebagai catatan tertulis yang dapat dilihat dan dimanfaatkan oleh semua pihak
yang memerlukannya, termaksud juga pemerintah untuk dapat dipergunakan
dalam

merencanakan

dan

melaksanakan

Pembangunan

Nasional

yang

berkesinambungan.
2. Sebagai bahan masukan bagi Badan Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata

( KKN

) Universitas Jabal Gafur, Kelompok 10 Tahun 2014, dalam merencanakan dan


melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata pada Angkatan berikutnya.
3. Sebagai salah satu neraca yang dapat dipergunakan untuk mengukur Angkatan
keberhasilan Program Kuliah kerja Nyata ( KKN ) Universitas Jabal Gafur,
Kelompok 10 Tahun 2014, atau angkatan berikutnya.
4. Merupakan kewajiban bagi Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) untuk
menyiapkan Laporan tertulis kepada Badan Pelaksana pada akhir masa
pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Universitas Jabal Gafur, Kelompok 10
Tahun 2014
5. Dari semua kegiatan yang telah tercantum diatas ini dilaksanakan

bersama -

sama para peserta Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Universitas Jabal Gafur,
Kelompok 10 Tahun 2014
6.

juga didukung oleh berbagai lapisan masyarakat Gampong Calong Cut


Kecamatan Batee Kabupaten Pidie.

C. Pemograman Pembangunan Desa yang telah ada

Dari segi pembangunan di Gampong Calong Cut ada beberapa program yang
telah dibangun diantaranya pembangunan menasah, dan pembangunn jalan rabat beton
di lorong-lorong desa tersebut.
D. Metode Dan Sistematika Pembahasan
Metode yang di gunakan dalam penlisan laporan ini adalah metode deskriptif,
dengan demikian di kemukakan pendekatan kenyataan dan wawancara dalam
masyarakat gampong Mee Kec Batee.
Sistematika pembahasan dalam penulisan laporan ini adalah terdiri dari bab
demi bab dan di setiap bab terdiri dari sub-sub bab yang antara lain :
BAB I PENDAHULUAN
Merupakan uraian yang berisi tentang gambaran umum lokasi KKN, maksud
dan tujuan laporan, program pembangunan gampong, serta metode dan
sistematika pembahasan.
BAB II BEBERAPA BIDANG PERMASALAHAN DI GAMPONG
Dalam bab ini terdiri dari beberapa sub bab, sub A di uraikan tentang agama,
pendidikan, ekonomi dan sosial budaya, sub B di uraikan prasarana dan sarana,
sub C tentang produksi,sub D tentang kesehatan dan kebersihan lingkungan, sub
E di uraikan tentang administrasi dan pemerintahan desa .
BAB III REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN
Bab ini menguraikan tentang program-program yang di jalankan, dan di uraikan
hasil dari segala kegiatan yang telah di rencanakan dan atau di rumuskan oleh
mahasiswa KKN untuk di laksanakan selama 1 bulan di gampong Calong Cut
Kecamatan Batee
BAB IV PENUTUP
Dalam bab ini terdiri dari beberapa sub bab antara lain adalah bab A tentang
kesimpulan dan sub B tentang saran-saran.

BAB II
BEBERAPA BIDANG PERMASLAHAN DESA
A. Pendidikan, Agama, ekonomi, dan Sosial Budaya
1.

Pendidikan dan Agama


Tingkat pendidikan masyarakat gampong Calong Cut antara lain sebagai
berikut :

No

KETERANGAN

1
2
3

Jumlah
Laki-laki (orang) Perempuan (orang)
Usia 3-6 Sebelum TK
18
21
Usia 3-6 Sedang TK
Usia7 -18 yang tidak pernah 15
16

4
5

sekolah
Usia 7-18 yang sedang sekolah 60
Usia 18-55 yang tamat tidak 164

6
7
8
9
10
11
12
13

tamat SD
Usia 18-55 yang tamat SD
Tamat SMP
Tamat SMA
Tamat D3
Tamat S1
Yang sedang kuliah S1
Yang sedang kuliah D3
Santri pasantren

48
19
30
3
7
8
2
2

120
144
58
35
2
5
9
5

Dari segi ekonomi, mata pencaharian pokok masyarakat gampong Calong Cut
adalah, Adapun mata pencaharian pokok masyarakat gampong mee sesuai dengan
rincian pada tabel berikut :
Jenis Mata Pencaharian

Jumlah
Laki-laki (orang)
Perempuan (orang)
Petani
210
105
Nelayan
6
Buruh Petani
55
PNS
2
1
Pengrajian Tangan Industri 2
210
rumah tangga
Peternak
Montir
Pembantu rumah tangga
TNI
Polri
Pensiun

10
1
10

2
9

PNS,TNI&Polri
Pengusaha kecil menengah
Pengusaha Besar
Karyawan Swasta
Buruh migrant

3
65
4

4
2

Dari sektor pendidikan, masyarakat Menasah Calong Cut memiliki prasarana


pendidikan formal antara lain (satu) pendidikan formal yaitu Sekolah tingkat Dasar
(SD) sederajat,dan masing-masing dusun. Selain dari itu kegiatan keagamaan yang
dilaksanakan oleh masyarakat antara lain pengajian.

2.

Ekonomi
Secara umum, tanah yang dimiliki masyarakat menasah Calong Cut Subur

sehinnga pertanian di gampong sudah berjalan

dengan cukup baik, menyoritas

masyarakat menasah mee berlabuh di sektor pertanian yaitu membudidayakan


tanaman padi, bawang dan kacang-kacangan tanaman padi di budidayakan 2 (dua) kali

dalam satu tahun di persawahan selain itu dari masyarakat petani berlabuh disektot
perkebunan yaitu membudidayakan tanaman, pisang, pinang, dan kelapa.
3.

Sosial Budaya
Gampong Menasah Mee memiliki cukup banyak budaya, diantaranya yaitu

perkawinan adat, silahturahmi tempat orang meninggal secara adat, adat untuk
pertanian/perternakan, pengolahan SDA secara adat,dan sosialisasi secara adat dalam
membangun rumah-rumah orang musibah, kenduri satu bulan anak secara adat.
Ada khanduri blang yaitu adat ini dilaksanakan disaat pembukaan sawah atau
saat mau menanam padi dan juga acara ini melaksanakan zikir bersama dan makan
bersama.
Untuk kelembakan masyarakat yang formal atau informasi sudah ada dan
berjalan cukup baik,misalnya kegiatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga
seperti arisan, posyandu, dan sebagainya. Kemudian untuk kegiatan pemuda di
gampong ini belum cukup menonjol, seperti karang taruna-nya, karena mungkin di
karenakan kesibukan mereka masing-masing sehingga tidak cukup waktu disisikan.
B.

Prasarana dan sarana


Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Jabal Ghafur (UNIGHA)

Tahun 2014, mempunyai tiga kelompok sarana yaitu Mahasiswa, Masyarakat bersma
Pemerintah daerah dan Peguruan Tinggi, dengan mendapatkan manfaat dari sasaran
tersebut yaitu :
a. Bagi Mahasiswa
1) Memberikan Pegalaman langsung untuk memberikan konsep-konsep ilmu
pengatahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas
Jabal Ghafur.
2) Menemukan dan menerapakan konsep ilmiah yang telah dimilikinya secara
komprehensif.
3) Melibatkan diri secara langsung dalam proses pembngunan manusia.
4) Menjalanin kerjasama dengan pihak-pihak yang terkait secara serasi, selaras
dan sejalan.

b. Bagi Masyarakat dana Pemerintah Daerah


1) Membantu

Masyarakat

dan

pemerintah

Daerah

dalam

pelaksanaan

pembanguna terutama dalam bidang Pendidikan, Persekolahan, dan Pendidikan


luar sekolah.
2) Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk aktif dalam pembangunan Desa.
3) Membantu Masyarakat dan Pemerintah Daerah dalam mengembangkan
kemampuan kader-kader penerus pembngunan Desa.
c. Bagi Universitas Jabal Ghafur Sigli
1) Mewujudkan fungsi Tri Dharma Peguruan Tinggi Secara terpadu, selaras dan
seimbang dengan kebutuhan masyarakat.
2) Mendapat umpan balik dari masyarakat guna memperbaikai kurikulum yang
sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
3) Memantapkn pogran KKN sebagai sarana belajar praktis yang efektif dan
efisien.
C. Produksi
Pruduksi di gampong menasah Calong Cut bersekala industri kecil dan
menengah yang di dukung oleh ketersediaan bahan baku.Makanisme pemasaran hasil
industri yaitu : melalui penjualan langsung ke konsumen,tengkulak,dan pengecer.

D.Kesehatan dan Kebersihan Llingkungan


Bidang kesehatan merupakan salah satu bidang yang sangat penting dalam
kehidupan. Banyak permaslahan kesehatan yang ada di gampong menasah Calong Cut
misalanya kekurangan pahaman siswa terhadap masalah kesehatan khususnya

10

kebersihan diri, dimana sangat minim diperhatikan oleh siswa dan asupan gizi yang
relatif kurang pada anak-anak Gampong Calong Cut sehinnga kondisi ini membuat
sektor kesehatan terbilang kurang memadai. Masyarakat yang berumur lansia dan
balita juga membutuhkan jaminan kesehatan sehingga kehidupan akan berjalan dengan
baik. Dengan adanya permaslahan kesehatan yang cukup banyak di gampong Calong
Cut ini menjadi diperlukan adanya upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang arti
pentingnya kesehatan dan penyediaan sarana kesehatan yang memadai sehingga
kesehatan masyarakat Gampong Calong Cut semakin terjamin.
Sumber air bersih Gampong Calong Cut antara lain berasal dari sumur gali,
sumur pompa, dan mata air. untuk Menjaga kesehatan ,masyarakat gampong Calong
Cut secara rutin melakuakan berbagai kegiatan olah raga. Hal ini didukung oleh
tersedianya prasarana olahraga yang cukup memadai, yakni lapangan voly, bulu
tangkis, dan sepak bola. Prasarana kesehatan yang terjadi hanya 1 puskesmas untuk
membatu. Penyakit yang sedang mewabah

adalah deman berdarah, malaria,

chikungunya, dan tipus/kolera. Posyandu berjalan rutin setiap bulannya dengan jadwal
sebagai berikut :
Posyandu Balita Minggu kedua dan ketiga
Posyandu Lansia Minggu Pertama dan terahir.
E. Administrasi dan Pemerintaha Gampong
Dunia pendidikan gampong Calong Cut relatif kurang pesat perkembangannya
dikarenkan kurangnya pemahaman terhadap pentingnya pendidikan sehinnga banyak
pemuda yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Salah satu
penyebanya adalah adanya fasilitas pendidikan berupa buku sangat minim dan belum
terata dengan rapi yang tidak dapat menunjang pendidikan gampong Calong Cut.
Selain itu, adanya penerapan ilmu yang kurang dengan media sederhana dalam
kehidupan sehari-hari.
Adanya permaslahan pendidikan yang sangat banyak dan kompleks menjadi
penyebab rendahnya tingkat pendidikan di gampong Calong Cut tersebut. Dengan
penataan dan pembuatan les dan pengajian juga adanya permainan atraktif yang

11

mengacu

pada pengaaplikasikan

ilmu

maka

diharapkan

dapat

mengurangi

permasalahan pendidikan yang ada.

BAB III
RELASI KEGIATAN MAHASISWA KKN
A. Kegiatan Mandiri
1. Nama

: Azhar

12

Jurusan

: Perternakan

Bidang yang dipilih


Pemamfaatan Jerami Padi
Maksut,Tujuan, dan Sasran yang ingin dicapai
Melatih masyarakat untuk memamfaatkan jerami padi untuk pakan ternak dengan
cara fermentasi
Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut
Banyaknya pertenak yang ingin mencoba
Faktor Pendukung dan Penghambat
Banyaknya jerami padi yang takterpakai bisa termamfaatkan
2.

Nama

: Zulfahmi

Jurusan

: Agribisnis

Bidang yang dipilih


Membuat pagar
Maksut,Tujuan, dan Sasran yang ingin dicapai
Untuk memelihara halaman dari bintang pemeliharaan
Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut
Adanya partisipasi dari masyarakat gampong
Faktor Pendukung dan Penghambat
Adanya sumbangan bambu dari masyarakat desa
3. Nama
Jurusan

: jumiati
: Teknik Informatika

Bidang kegiatan yang dipilih


Pelatihan Ms.Exsel Tingkat SMP
Maksut,Tujuan, dan Sasran yang ingin dicapai
Melatih anak-anak untuk mengenal bagaimana cara mengetik dengan
menggunakan Ms.Exsel

13

Supaya pendidikan anak-anak lebih luas


Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut
Hasil kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan di puji oleh masyarakat.
Faktor Pendukung dan Penghambat
Faktor yang mendukung kegiatan ini adalah adanya partisipasi anakanak mengikuti kegiatan ini
4. Nama
Jurusan

: Devi Arista
: Fkip Matematika

Bidang yang dipilih


Pelatihan menghitung tingkat SD
Maksut,Tujuan, dan Sasran yang ingin dicapai
Melatih anak-anak untuk mengenai ilmu pasti
Melatih anak-anak untuk belajar logika
Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut
Hasil kegiatan terlaksana dengan lancar dan di puji masyarakat.
Faktor Pendukung dan Penghambat
Faktor yang mendukung kegiatan ini adalah adanya pastipasi anak-anak
mengikuti kegiatan ini.
5.

Nama

: Ariyadi

Jurusan

: Teknik Informatika

Bidang Kegiatan yang dipilih

Pelatihan Ms.Word Tingkat SD


Maksut,Tujuan, dan Sasran yang ingin dicapai
Melatih anak-anak untuk mengenal cara menggunakan Computer
Mengajar anak-anak untuk mengenal bagaimana cara mengetik dengan
menggunakan Ms.Word
Supaya pengatahuan anak-anak lebih meningkat dalam ilmu teknologi

14

Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut


Hasil kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan dipuji oleh masyrakat.
Faktor Pendukung dan Penghambat
Faktor yang mendukung kegiatan ini adalah adanya pertisipasi anakanakmengikuti kegiatan ini.
6.

Nama

: Rizki Zulkifli

Jurusan

: Ekonomi Manajmen

Bidang yang dipilih


Mengajar Melikis Dan Mewarnai
Maksut,Tujuan, dan Sasran yang ingin dicapai
Mendidik anak-anak untuk mengenal menggambar
Melatih anak-anak mengenai mewarnai
Meningkatkan IQ anak
Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut
Hasil kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan di puji masyrakat.
Faktor Pendukung dan Penghambat
Masyarakat sangat mendukung kegiatan ini
Faktor yang menghambat kegiatan ini adalah kurangnya ada dana

7. Nama
Jurusan

: Rini Hermawati
: Bahasa Inggris

Bidang yang dipilih


Pelatihan B.ingris Tingkat SD dan SMP
Maksut,Tujuan, dan Sasran yang ingin dicapai
Mengajak anak-anak untuk mengenal kosa kata dalam bahasa inggris
Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut
Hasil kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan di puji oleh masyarakat.

15

Faktor Pendukung dan Penghambat


Faktor yang mendukung kegiatan ini adalah adanya partisipasi anakanak mengikuti kegiatan ini
Tidak ada hambatan dalam kegiatan.

8. Nama
Jurusan

: Safrida
: PPkn

Bidang yang dipilih


Mendidik anak tentang PPkn
Maksut,Tujuan, dan Sasran yang ingin dicapai
Melatih anak dalam menghafal pancasila dan lambangnya
Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut
Hasil kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan di respon oleh anak-anak
Faktor Pendukung dan Penghambat
Lambatnya dalam menghafal
9.

Nama
Jurusan

: Sriwahyuni
: Biologi

Bidang yang dipilih


Membuat penelitian tengtang spora
Maksut,Tujuan, dan Sasaran yang ingin dicapai
Mengenal tumbuhan-tumbuhan yang ada flora
Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut
Adanya keinginan anak-anak yang mengikuti
Faktor Pendukung dan Penghambat
Banyaknya tanaman yang ada tumbuhan
10.

Nama

: Safrizal

16

Jurusan

: Fkip Olahraga

Bidang yang dipilih


Melatih Bola Voly
Maksut,Tujuan, dan Sasran yang ingin dicapai
Meningkatkan kebugaran badan pada anak-anak desa
Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut
Meningkatkan Kekompakan pada anak-anak desa
Faktor Pendukung dan Penghambat
Banyaknya respon anak-anak
11. Nama
Jurusan

: Cut Sri N.
: Fkip Fisika

Bidang yang dipilih


Membuat les fisika tingkat SMP
Maksut,Tujuan, dan Sasran yang ingin dicapai
Meningkatkan pemahaman tentang fisika
Hasil yang dicapai dan Tindakan Lanjut
Mengasah kemampuan anak
Faktor Pendukung dan Penghambat
Adanya respon dari anak-anak
Faktor penghambat
Kurang minatnya anak-anak dalam belajar

17

B. Kegiatan Kelompok
Bidang-Bidang kegiatan

Silahturrahmi dengan Masyarakat Calong Cut

Membersihkan menasah dan halaman

Penghijuan

Membuat Pamblet Lorong

Membuat atap dari daun meria dengan warga

Acara perpisahan dengan warga

Hasil yang dicapai dan tindakan lanjut


Kegiatan ini terlaksanakan dengan lancar dan juga mempunyai pujian
yang banyak baik dari masyrakat itu.
Pemuda dapat terjalin kerja sama dengan baik dengan pesrta KKN
Terjalin kerja sama dan supaya menimbulnya ras kekompakan dan
kehormanisan antara masyarakat dan antara masyarakat mahasiswa KKN.
Partisipasi Masyarakat dan peran Serta pemda/Dinas/Instansi
Masyarakat dan Instansi Gampong Menasah Calong Cut sangat berpartisipasi
dalam bekerja sama dengan mahasiswa KKN sehingga kegiatan terlaksanakan dengan
lancar dan tidak ada hambatan apapun.
Kegiatan yang Belum Terlaksana
Selama mengikuti KKN di Gampong Menasah Mee tidak ada hambatan
apapun dalam menjalankan pogram kegiatan, sehinnga tidak ada kegiatan kelompok
yang belum terlaksana.

18

BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kegiatan KKN Universitas Jabal Ghafur yang dilaksanakan di Gampong
Calong Cut Mulai tanggal 22 April-22 Juni 2014 secara umum berjalan lancar
walaupun terdapat berbagai kendala. Dengan adanya kegiatan KKN ini Mahasiswa
mampu bersosialisasi dan menghadapi permasalahan yang terjadi di masyrakat dengan
baik. Inovasi dan kreatifitas dari mahasiswa juga tumbuh dengan adanya kegiatan
KKN ini yang berguna untuk memajukan daerah yang ditempati khususnya Gampong
Menasah Calong Cut.
Gampong Calong Cut merupakan salah satu gampong yang maju dan telah
berkembang pesat bila dibandingkan dengan Gampong yang lain. Selama berada di
Gampong ini, peserta KKN membantu mengurangi beberapa permasalah yang
dihadapi oleh warga. Mahasiswa berperan aktif dalam mengurangi permasalahan yang

19

ada dengan peningkatan pada sektor perekonomian, pendidikan dan kesehatan


masyrakat.
Dari segi pendidikan, dilaksanakan pengajian, tentang permasalah pendidikan
dan prilaku anak yang akan membantu untuk meningkatkan kesadaran orang tua akan
arti pentingnya pendidikan bagi anak-anak. Peningkatan pemahaman siswa terhadap
aplikasi dari ilmu yang di pelajari dan pembuatan katalog dari perpustakaan membuat
siswa akan semakin mencintai ilmu yang mereka pelajari.
Kesehatan masyarakat Gamponh Menasah Calong Cut ini tergolong relatif baik
ditunjukan dengan adanyan pengadaan posyandu balita dan lansia yang terbilang
kontinyu. Mahasiswa juga membantu dalam peningkatan pemahaman tentang arti
pentingnya kesehatan dengan melakukan penyuluhan tentang penyakit hipertensi dan
sosialisasi cara menjaga kebersihan tangan dan gigi. Adanya kegiatan-kegiatan yang
telah dilakukan oleh mahasiswa selama pelaksanaan kegiatan KKN ini, didapatkan
respon atau tanggapan yang baik dari masyarakat.
Hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang berpartipasi dalam acara
yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dan dengan terjalinnya hubungan baik antara
mahasiswa dan masyrakat sekitar. pendidikan Masyarakat Gampong Calong Cut ini
tergolong relatif baik ditunjukan dengan adanya pengadaan pengajian. Mahasiswa juga
membantu dalam peningkatan pemahaman tentang arti pentingnya pendidikan.
Adanya kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa selama pelaksaan
kegiatan KKN ini, didpatkan respon atau tanggapan yang baik dari masyarakat. Hal ini
terbukti dengan banyaknya masyrakat yang berpatisipasi dalam acara yang
dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dan dengan terjadinya hubungan baik antara
mahasiswa dan masyrakat sekitar.
B. Saran Saran
Program kerja yang telah dilaksanakan membarikan manfaat yang sangat
banyak baik bagi mahasiswa mauapun masyarak Gampong Calong Cut. Demi
kelancaran pembangunan di Gampong Calong Cut, beberapa saran dapat kami berikan
yaitu :

20

1. Perlu diberikannya waktu yang lebih lama untuk persiapan program-pogram


yang akan dilaksanakan ketika KKN.
2. Perlu adanya tindak lanjut dari pogram kerja yang telah dilaksanakan oleh
mahasiswa KKN sehingga program yang telah dibuat dapat benar-benar
bermanfaat pagi pengembang Gampong.
3. KKN yang dilaksanakan hendaknya memiliki tema kegiatan yang spesifik
sehingga pogram yang akan dilakukan benar-benar spesifik dan fokus pada
suatu bidang tertentu sehingga manfaat yang lebih maksimal dapat dirasakan.
4. Perlu ada peningkatan pemahaman masyarakat tentang arti pentingnya
kesehatan lingkungnan dan pendidikan sehinnga pembangunan masyrakat
Gampong Calong Cut Kecamatan Batee.

21