Anda di halaman 1dari 45
BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM [NOMOR S{!!- KEP TAHUN 2015 TENTANG. PEDOMAN PENGELOLAAN DANA HIBAH PENYELENGGARAAN PENGAWASAN, PEWILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNURIBUPATI DAN WAKIL. 'BUPATUWALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA, BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM, Menimbang : a. bahwa dalam rangka _peningkatan tertb administrasi_ dan penyeragaman pelaksanaan pengelolaan Denvelenggaraan pengawasan pemilinan Gubemur dat peru menetapkan pedoman pengelolaan dana hibah, Bahwa berdasarsan partmbangan sebagsimana dimaksud dalam huru! a, perly menetapkan Keputusan Badan Pengawas ‘an. Umum "tentang Pedoman dana hibah penyelenggaraan pengawasan pemithan Gubernut dan Wekil GubemuriBupat dan Waki BupatiWalkota dan Wakil Wallkota Mongingat = 1 Indang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Lembaran Negara Repubik Indonesia. Tahun 2003 fan Negara Republk indonesia Tarun Nbahan Lemaran Negara Republik Indonesia Nomor 'Nomor 190/PMK 05/2012 tentang 1m) Rangka Pelaksanaan Anggaran (Becta Negara Repubik Indonesia Tahun 2012 6, Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 113/PMK 05/2012 an Dinas Dalam Negeri Bagi Pejabat Neg Pegawai Neger, dan Pegawai Tidak Tetap (Berta Negara ‘Menetapkan KESATU KEDUA KETIGA Republik indonesia Tahun 2012 Nomor 678) 7. Peraturan Menten Kevangan Ri Nomor 53/PMK.02/2014 tentang Standar Biaya Masukan Tahun 2015 (Berita Negara Repubik Indonesia Tahun 2014 Nomor 344 8. Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 257/PMK.02/2014 tentang Tata Cara Revisl Anggaran Tahun Anggaran 2015 (Gerita Negara Republi Indonesia Tanun 20" Nomar 2040); ‘8. Peraturan Menten Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2015 tentang nan Gubernut dan. Waki (957) sebagaimana yang Nomor 51 Tahun 2015 tentang perubahan Permendagri nomor 44 Tahun 2018; 40, Peraturan Dijon Perbendaharaan Nomor PER-22/P8/2013 ketentuan lebih. laut pelaksanaan Peyjalanan Dinas Dalam legara, Pegawai Negeri, dan Pegawai Badan. Pengawas Pemilkan | Umum, Pengawas Pemiihan Umum Provinsi Sekretariat Panitia Pengawas Pemithan Unum KabupateniXota, dan Sekctarat anita Pengawas Pemihan Umum Kecamatan (Berta Negara “Tahun Ang 3 Edaran Menteri Keuangan Nomor $.423MK 05/2015 1998 8 Juni 2015 tentang Pengelolaan dana hibah langsung Pkada serentak 2015, 13, (MEMUTUSKAN: KEPUTUSAN KETUA BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DI LINGKUNGAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM. Menetapkan peng engawasan ‘per Waki Bupatia Pedoman pengel Diktum Kesatu, dgunakan dalam pengelolaan kevangan pada: . Sekrtariat Badan Pengavras Pemihan Umum Provins: dan ©, Sekretariat Panta Pengawas Pemithan Umum Kabupatenikota; Pedoman pengelolaan dana hibah sebagaimana dimaksud dalam tum dalam Lampiran yang merupakan bagian Keputusan Ketua Bawa RI in KEEMPAT ; Keputusan Badan Pengawas Per tanggal dtetapkan an Umum ini mula berlaku pada Ditetapkan dl Jakarta Bade tanga 1, uni oss, BADAN PENGAWAS PENILIHAN UMUSt REPUBLIK INDONESIA PROF. DR. LAMPIRAN KEPUTUSAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM. NOMOR —: O6L1 - KEPTAHUN 2015 TANGGAL :_19JUNI2015 BABI PENDAHULUAN A. Tujuan ° ‘Tajuan pedoman ini adalah terwujudnya akuntabilitas dan trans penggunaan dana hibah serta mene 1 keseragaman pemahaman perlakuan terhadap pengelolaan dana hits Gubernur/Bupati dan Wakil Bupati/Walikota dan Wakil Walikota di lingkungan Unit Kerja Badan Pengawas Pemili (Bawaslu) Provinsi dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panvas) Kabupaten/ Kota Ruang Lingkup Pedoman ini berlaku di lingkungan Unit Ker Badan Pengawas Pemilu (Bawasly) Provinsi dan Pas rmengendalikan Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) untuk digunakan dalam rangka pengawasan penyelenggaraan pemilihen Gubernur dan Wakil Gubernur/Bupati dan Wakil Bupati/Walikota dan Wakil Walikota Pengawas Pemilihan (Panvos) Kabupaten/Kota, untuk ss pengelolaan dana hibah yang diterima dari Pemerintah dana _hibah Jy Bawasla Provinsi dan Panwas Kabupaten/Kota, pelaksanaan sampai_ dengan pelaporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibsh. Dasar HukunyKebijakan Kepjatan pengelolaan dana hibah dilaksanakan berdasarkan pada peraturan- peraturan sebogat berikut: 1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Dana Kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernut, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wolikota dan Wakil Walikota sebagaimana yang, telah diubah ‘melalui Peraturan Menteri Dalam Negesl Nomor 51 Tahun 2015 tentang, perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2015; Peraturan Menteri Kewangan Republik Indonesia Nomor 191/PMK.05/2011 ‘Tentang Mekanisme Fengelolan Hibahy Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 190/PMK 05/2012 ‘Tentang Tata Cara Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran dan Belanja Negara; Peraturan Menteri Kevangan RI Nomor 53/PMK 02/2014 tentang Standar Biaya “Massskan Tabuan 2015; i Keuangan RI Nomor 257/PMK 02/2014 tentang Tata Cara Peraturan Met Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2015; Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 113/PMK 05/2012 tentang, Peralanan Dinas Dalam Negeri Bagi Pejabat Negara, Pegawal Negeri, dan Pegawat Tidak Tetap: Peraturan Dirjen Perbendaharsan Nomor PER-22/PB/2013 ketentuan lebih lanjut pelaksanaan Perjaanan Dinas Dalam Negeri Bagi Pejabat Negara, > Pegawai Negeri, dan Pepawat Tidak Tetap: Peraturan Bassaslu RI Nomor 2 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Keria ‘Soksetariat Jenderal Bavsosl, Sekretariat Bawasly Provinsi, SekretarlatPanitia Pengawas ‘Umum Kabupaten/Kota, dan Sekretarat Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan; 9, Keputusan Bavsasla. Nomor 218 Tahvsn 2013 tentang, Standar Operasional = Prosediur (GOP) Tatacara Pertanggungjawaban Kevangan Bawaslu Provinsi dan Ponwas Kabupaten/Kola Tahun Anggaran 2013, terkait dengan prosedur -verifikasi pngsjuan dan pertanggungjavraban Belanja Panvras Kabupaten/Kola leh PPK (Bawaslu Provins); dan 10, Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor 423/MK.05/2015 ‘Tanggal 8 Juni 2015 Hal Pengelolaan Dana Pilkada Hibah Langsung Plkada Serentak Tahun 2015. D. Definis/istlah [Beberapa pengertan dan isilah terkat kegatan pengelolaan dana bibs: 11. Hibah adalah pemberian dengan pengalihan hak atas sesuatu dari pemberi Inbah kepada penerima ibah yang. secaraspesffk telah ditetapkan peruntukannya dan dilakukan melalui perjanjian. 2 Dana Hibah dari Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota adalah dana yang liporuntukkan kepads Bawaslu Provinsi/Kabupaten/Kota. melalui proses ppenandatanganan Naskah Perjenjian Hiboh Daerah (NPHD) dan kemudian digunakan oleh Bawaslu Provinsi/Panwas Kabupaten/ Kota untuk pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur/Bupati dan Wakil Bupatl sera ‘Wallkota dan Wakil Walikota, [Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) adalah naskah perjanjian hibah yang, bersumber dari APBD antara Pemerintah Daerah dengan penerima hibsh yang, paling sdikit memuat ketentuan mengenai 1» Anggaran Pejabat Pengelola Keuangen Daerah (DPA PPKD) adalah dokumen pelaksanaan anggaran_badan/dinas/biro/bagian -euangan selaku Bendaharawan Umum Daerah. 3t Penyediaan Dana (SPD) adalah dokumen yang menyatakan tersedianya dana tntuk melaksanakan kegiatan sebagai dasae penerbitan Surat Permintaan Pembayaran. 6 Laporan bulanan unit Kerja atas Panveas Kabupaten/ Kota IPA. APBN Reguler adalah alokasi dana APBN sebelum ditambabkan dana iba, Penanggung Jawab dan Pelaksana Penanggung Jawab dan Pelaksana yang telbat dalam Pengelolaan Dana Hibah pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur/Bupati dan Wakil Bupati/Walikota Walikota adalah Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) adalah Kepala Satuan Kerja Keuangan Daerah (SKPKD) yang mempunyai tugas melaksanakan ppengelolaan APBD dan bertindak sebugai Bendahara Umum Daerah yang dan ‘mengesahkan DPA-PPKD setelah mendapat persetujuan Sekretaris Daerah selaku koordinator pengelolaan kevangan daerah, 2. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (FAPD) adalah tim yang dibentak dengan, ‘2. Menandatangani NPHD dengan Pemerintah Provinsi; '. Menandatangani Berta Acara Penyerahan dana hibah ke Ketua Bawaslu RI sebagai PA; ‘¢ Menctapkan priortas kerja pelaksanaan kegiatan pengawasan Pemihan CGubernur dan Wakil Gubernus .Melakukan pengendalian penggunaan dana hibsh kegiatan pengawasan Pemilihan yang dikelola oleh Bawasls Provinsl melalui laporan bulanan penerimaan dan penggunaan dana hibah sesual peraturan perundang- . Kepala Sekretariat Bawaslu Provins! adalah pejabat yang bertanggune jawab unt 2. Bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang bertugas untule ‘membina PPK dalam pelaksanaan program dan anggaran: », Menetapkan PPK dan BPP; «, Menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang bers usulan kebutuhan dana penyelenggaraan pengavvasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta mengusulkannya kepada Guberner; <4. Menerima laporan bulanan penggunaan dana hiba das unit kerja Panwas Kabupaten/Kota atas an dan. pengeluaran dana paling lamba tanggal 5 (ima) bulan ‘& Menyusun laporan akhir penggunaan dana hibah yang mencakup realisost ppenerimaan dan pengeluaran sertasisa dana hibah paling lambat 1 (sats) balan setelah berakhimmya seluruh tahapan kegiatan pemilihan; f. Mempertanggungjawabkan atas kebenaran formil evil serta akibat yang timbul dari keputusan yang dibuat sendii dan/atay bersama-same Ketua dan Anggota Bawastu Provnsi; dan Mengajukan permohonan registrasi NPHD ke Kementerian Keuangan eq Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (DJPPR), izin ppembukaan rekening ke KPPN mitra kerja, Revisi DIPA ke DJA/Kanvil DJPBN, Surat Perintah Pengesahan Hibah Langsung (SP2HL) da Perintah Pengesahan Pengembalian Fendapatan hibah langsung Kas (SPAHL) ‘ke KPPN mitra kerja seta menyuisun Laporan Kewangan Satuan Kerja Ketua dan Anggota Panwas KabupateryKota adalah Pejabet yang secara olektif kolegial bertanggung jawabs ‘2. Menandatangani NPHD bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kota; ’. Menandatangani Berta Acara Penyerahan dana hibah ke Ketua Bawasla RI rat sebagai PA: Menetapkan prioritas ke pengawasan Pemilhan ‘Bupati dan Wakil Bupati/W kota; d.Melakukan pengendalian penggunaan dana hibah kegiatan pengawasan PPemilihan yang dikelola oleh Panwas Kabupaten/Kota melalui laporan bulanan penerimaan dan penggunaan dana hibah sesuai_ peraturan perundang-undangan; , Mengembslikan sisa dana hibah yang tidak digunakan dan masih dikuasai ‘kepada Pemerintah Kabupaten/Kota paling lambat 1 (satu) bulan setelah berakhimnya tahapan keplatan pemilihan: dan f£ Menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPT)M) bersama dengan Kepala Sekretariat Panwas Kabupaten/ Kota selaku PPK, 5. -Kepala Sekretarat Panvas KabupateryKota adalah pejabat yang bertanggung jawab untuk: ‘& Melaksanakan tugas sobagai Pojabat Pembuat Komitmen (PPK) yang, Dertanggung jawab atas penggunaan dana hibah; '. Menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang berisi usulan kebutuhan dana penyelenggaraan pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bapati/Walikota dan Wakil Walikota serta_mengusulkannya kepada Bupati/Walikota; : i a : 3 1 £ i i Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) sebagai bahan revisi DIPA ke Kepala Sekrtarat Bawasls Provins; Membantu Kepala Sekretariat Bavaslu Provinsi dalam proses penginputan ‘data RKB ke dalam aplikasi Arsip Data Komputer (ADK); ‘Menandatangani Surat Pernyataan Tanggung. Jawab Mutlak (SPTJM) Dersama dengan Ketua dan Anggota Panvvas Kabupaten/Kotas dan Menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam proses pengesthan dan menyampatkannya kepada Baveasks Provinstantara lin Konsep surat pengesshan hibsh yang cllampiri dengan SPTIM, copy rekening koran dan LP) BPP 7% Bendahara Pengeluaran pada awash Provinst adalah pejbat yang Dertanggung wad untuk 4 Menampung,penerimaan dana hitah untuk Pelthan Gubernir dan Wakil CGubernar ke ening Bendahara Pengeluaran, menyinpan, dan dana sesual dengan buktpendukung, yang, telah Ps yu | vouung seston uevnteenat] ‘ays yneganany eastay uc _nro epson hon oe CO CI eo separa voy mop vans wonton] ‘qos mag nea wo osm wong wont Tran ecogung oe | ‘na yes nya sab europaea nf “mee web ant) suc eat ros ae - S| nmuasanttoonin sets eaves es SS se oye ees — | ony ntntunn oa comune Oo apg aR] erasing nna ene yg non cena abana nr sero rss ems Us| oumegopeswneeny emer ogo pe simon uuesn sm a terete ed ne iran ees ee le (Bebe mete ours] cus rene ep and pennant ety a eo ume ae wae fags) er ‘Sopulig rn wan ng lug tony wa nacre nen camer] wo wae nga mn vx na tongs utaan eat - = sennoro uti eb eon ‘atasva enero "tr frat eon ore] Vennstad e299 “maa saw nguerdnynonnain yuo se eye do rn fu fo sctuag exe 7 sinter ear nestog ee ‘ees ons Seon] ven ueyeou ony ern meee - ie ot oer fas) days noyroyny oy eng ue ‘Sania peep : senate vasep nies] eth ea cl Sane Sen) |S CE ES mel ems ed oa i) enon exon ° Sees 1 | “emcee eal eam eae mais eae eanont one scone chato4 te us ree] gue Soe oe estas ton at] roy sabe Suen lo vn anita ‘Sioa anata ane apt mat ems dave nn ‘gone Sat ts omen] wee | a = [seas x ratnncaainemptung won ria et nl omaane wt uo vse | ‘Peta tmoxpana verona me ee messin prema my ont oH iebsonanr sao r | ees Teoanunenangemn ‘cua | .sessumenss napung vesenatue veto cuspunmanruaren rhatenu nese “Seema iaey dong esrung untae Ct Sommer ey natn | ES Oo | Puen ei se See ye aay soaks ep mA] «pr np at ean seordonrnguey ween omaong Bao] ‘es eo sup suai emmy soon seu pron! ved esse) Gunst| lanand samen rreu epee “Snes pode ust someon wre piesa tmeerme etna ads vein cuss woaeg weeny wasting wae 5 ys soca nap onaes oye non ——— termite tens opens te thay] erate mona mnt sepruepuneusyng ue tt O _ attest i eames ons verre tno a nde wernt mye ea ‘um use abe usu voice] >a ews epimers neni soaay spn) vetue sp sande coro ucenunsumcp bent nnn a ‘yaad tp a se wend vores erauns erty ee8 akg eg ep eto vroetiow ra hor ana nee eo ‘hen unp sg naqune encom seni pe min unsung meer eneeped mp are oa ‘neue uous pater spe ene eon arnt utr set sonausd nena mua, womroong earn eal rewout | foewen | att] gars | mann wide vp bau er] nei ts mated arpa uaa oat eu xm Ses eee sp arvana ene 3 a] stern rs nt ons ai J satuaroysnnonsind pede Seed : anu moana conse amas ee ona deo weer *Seareyaetd a a Oo Aa top cue en ered over Sey ca megang womans eaesoa eo eee ccrl ls Q ny eumangunl ann ton 5 | ose ec essed spurred ep elas ctiey suc eel epee shwveynductusuuepusesaton ron] septs edu usgpcyrap ot wunepooampe unease ‘Spat rt ona oe Soucy reid eal uct even |S | avai beurpvrao| diva | tees | rina | Ot | ora enna on aie erate tml c osu iene para eae cmeanpan este so edn une noe ven orn year _ OPSURAT) TREMENTERIAN NEGARATLEMBAGA SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK "Nomor No GraRegiser Ketua Panwas din Kepala Ssktlait Panwas Kabupatew Kot © mesyatakan tevanggunginwab ehadap 1 Penerimaan dengan nomor re 2. Belanjterkat hitch sebagnimana butr 1, sebe Nomor " dengan kun 1 aa tsban DIPA © seesae Rp Hig iadatangst SIM i et la dinjukan pengesshannya dan ian yang beraitn dengan pep bia stan ba etapa pe Sngaimanaangks , ka bersedia Untuk menystor kenugian negara iersebur ke Rekening Surat Peryataan Tanggung Jaws Mutlak ial disimpan oleh Kuasa Penge Kepala Sekctariat Panwas Kabupaten/Kot, 1 nt Kelengkapan dminstast dan eperuan pemerkssaan spar pengatasunfungsional _Demikianperntaan ii dibuat dengan sebenamya, ‘Keun Panta Pepgaas ‘ep Slr KabiKota, Kabkou, (catesi Rp6.000-) PETUNIUK PF SURAT PERNYATARN TANGGUNGIAWAB MUTLAK. (sPEM0) ‘URATAN PENGISIAN, ils jul ro eu tampa eran is ees lal oer Glam kamen at ana bi a aR Uo Higa an ee Rotor DIPA as Bans yang Bes Ga ita anang wa ung nk bacangjnaeurat berarze lan tang aang SPM Dist nam Kepsla Sekeirit Panvss KabuprenKots.... penadaiangan SPUN — Dis NIP Rapala SES Panwa KibopateKoa..— peandatanaan [Sem eee Format Berita Acara LAWPIRAN BERITA ACARA PENYERAHAN DANA HIBAH PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR / BUPATI DAN WAKIL BUPATI/ WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA”. Pada hatin... tanggal ..... lan... tahun Dua Ribu (4-20... yang bertanda tangan di bawah ini 4. Nama Jabatan —: Ketua Bawaslu ProvinslPanwas KabiKota” selanjutnya disobut “PIHAK PERTAMA" dalam Berta Acara ii 2. Nama Prof, DR. Muhammad, SIP, MS dabatan —; Ketua Bawasle RI jtnya disebut “PIHAK KEDUA" dalam Berta Acar in 1) Peraturan Menteri Kevangan Republik Indonesia Nomor 191/PMK.05/2011 “Tentang Mekanisme Pengelolaan Hibah 2) Peraturan Ment Praturan Mer Dalam Negeri Nomor §1 Tahun 2015 tentang perubahan atas | Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Dana Kegiatan Pemitinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupa dan Wakll Bupat, serta Walkota dan Wakil Walikota; dan 3) Keputusan Ketua Bawaslu Nomor O811-KEP Tahun 2015 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Hibah Penyelenggaraan Per Gubermur/Bupat dan Wakil BupatiWalkota dan Wab 1. PIHAK PERTAMA menyerahkan Peng dan Wakil GubernurfBupati dan Waki sebesar Ro. (00 kepada PIHAK KEDUA; 2. PIHAK KEDUA menerima penyerahan dana hibah Gubernur dan Wakil GubernurfBupati dan Wek BupatiWalkota dan Wakil Walkota? yang peengelolaannya berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang rmengatur pengelolaan APBN dan didelogasikan kepada KPAPPK di masing masing Bawaslu Provins(Panwas Kabupaten/Kota” Demikian Berta Acara ini dibuat, agar dapat dgunakan sebagaimana mestinya dan apatdtaati oleh Kedua belah pihak PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA Prof. DR, Muhammad, S.IP, M.S CCatatan : Coret yang tidak per