Anda di halaman 1dari 3

1.

PROSEDUR ANESTESI
a. Menyiapkan alat-alat dan perlengkapan anestesi umum (general anesthesia)
b. Menyiapkan pasien di atas meja operasi
c. Melakukan premedikasi melalui jalur intravena
Sulfas Atropin dengan dosis 0,01 - 0,02 mg/kgBB
0,01 mg/kgbb x 35 = 0,35 mg
0,02 mg/kgbb x 35 = 0,7 mg
Midazolam dengan dosis 0,07 mg/kgBB - 0,1 mg/kgBB
0,07mg/kg x 35 kg = 2,45 mg
0,1mg/kg x 35 kg = 3,5 mg
Pethidin dengan dosis 0,5 mg/kgBB - 1mg/kgBB
0,5 mg/kgBB x 35 kg = 17,5 mg
0,1mg/kg x 35 kg = 3,5 mg
1 ampul pethidin (100 mg/2 ml) diencerkan dalam aquades dengan perbandingan
2 ml : 8 ml dalam spuit 10 cc (10 mg/ml)
d. Induksi dilakukan dengan pemberian anestesi jalur intravena
Propofol dengan dosis 2 mg/kgBB - 2,5 mg/kgBB
2 mg/kg x 35 kg = 70 mg
2.5 mg/kg x 35 kg = 87,5 mg
Atracurium muscle relaxan dengan dosis 0,5 mg/kgBB - 0,6 mg/kgBB
0,5mg/kg x 35 kg = 17,5 mg
0,6mg/kg x 35 kg = 21 mg
e. Oksigenasi dengan O2 menggunakan face mask sebanyak 3 L / menit
f. Melakukan pemasangan ET dengan No. 5,5

g. Melakukan konfirmasi lokasi, pengembangan balon dan fiksasi pemasangan ET


h. Memompa nafas sesuai dengan frekuensi nafas pasien
i. Melakukan maintenance dengan:
-

O2 3 L / menit

N2O 3 L / menit

Sevoflurance 10 cc/jam

j. Memberikan medikasi dengan metoklopramid 10 mg


k. Setelah operasi selesai dilakukan pembersihan jalan nafas dari sekret dengan
menggunakan suction
l. Memberikan obat-obatan reverse:
Neostigmin dengan dosis 0,04 mg/kgbb - 0,08 mg/kgbb
0,04 mg/kgbb x 35 kg = 1,4 mg
0,08 mg/kgbb x 35 kg = 2,8 mg
Atropin dengan dosis 0,01 mg/kgbb - 0,02 mg/kgbb
0,01 mg/kgbb x 35 kg = 0,35 mg
0,02 mg/kgbb x 35 kg = 0,7 mg
m. Memberikan terapi cairan:
Cairan pengganti puasa : pasien puasa selama 8 jam
2cc-4cc/kgBB/jam puasa 2cc/kg x 35 kg x 8 jam = 560-1120 cc
Cairan pengganti akibat perdarahan
Jumlah perdarahan 200 cc
Estimated Blood volume (EBV) = 65 ml/kgBB
EBV = 65 x 35 = 2275 ml
% EBV = (jumlah perdarahan selama operasi/ EBV) x100%
= (200/2275) x 100% =8,79%

Jumlah perdarahan <20% EBV yaitu 8,79% sehingga cukup diganti dengan
pemberian cairan kristaloid dengan rasio 3:1 3x jumlah perdarahan 600 cc
Cairan Maintenance Operasi
Operasi kecil 2-4 cc/kgBB/jam 2 cc x 35 x 2 = 140 cc
Total cairan durante operasi = cairan pengganti puasa + cairan pengganti akibat
perdarahan + cairan maintenance operasi 560 cc + 600 cc + 140 cc = 1300 ( 3
flash).
2. INSTRUKSI POST OPERATIF
1. Drip analgetika ketorolac 3% 30 mg dalam 500 ml Ringer Laktat dengan tetesan
20 tetes permenit
2. Berikan parasetamol tablet 4 x 500 mg
3. Observasi tanda vital (kesadaran, tekanan darah, nadi, pernapasan)
4. Lain lain sesuai instruksi operator THT