Anda di halaman 1dari 1

Brasil Laporkan Penularan Virus Zika

lewat Transfusi Darah


Liputan6.com, Brasilia- Sebuah kasus penularan virus Zika bukan lewat nyamuk
ditemukan di Brasil. Pihak otoritas Brasil mengonfirmasi adanya dua kasus penularan
Zika melalui transfusi darah.
Melalui tes genetik terbukti pasien pria yang menjalani transplantasi ginjal
mendapatkan darah dari pendonor yang terinfeksi virus Zika tanpa adanya
pengembangan gejala. Hal ini terjadi pada Maret 2015 seperti diungkap Direktur
Pusat Darah dari Sao Paulo State University of Campinas, Brasil, Marcelo Addas
Carvalho.

Kasus selanjutnya ditemukan pada pasien luka tembak yang terinfeksi Zika setelah
melakukan beberapa kali transfusi darah pada April 2015. Menurut Carvalho, tidak
mungkin pria ini terinfeksi Zika karena gigitan nyamuk karena selama tiga bulan
berada di ICU.
Pasien ini kemudian meninggal akibat luka tembak, bukan karena virus Zika seperti
diungkapkan Carvalho serta dinas kesehatan setempat.
"Dua kasus penularan ini sepertinya mengarah lewat transfusi darah. Keyakinan kami
semakin besar bahwa ini ditularkan lewat transfusi darah pada kasus pertama setelah
melakukan tes genetik yang membandingkan virus pada pendonor darah dan
penerima," terang Carvalho seperti dikutip laman Reuters, Jumat (5/2/2016).
Kementerian Kesehatan setempat mengatakan penularan virus Zika perlu dievaluasi.
Karena itu perlu dilakukan langkah-langkah perlindungan mencegah penyebaran
virus lewat transfusi darah seperti dikutip laman Wall Street Journal.