Anda di halaman 1dari 5

1

PERBEDAAN IPSAS DAN SAP (PP 71 Tahun 2010)


A. Gambaran Umum IPSAS
International Public Sector Accounting Standards (IPSAS) adalah standar
akuntansi

untuk

entitas

sektor

publik

yang

dikembangkan

oleh International Public Sector Accounting Standards Board (IPSASB).


IPSASB

merupakan

badan

yang

bernaung

di

bawahInternational

Federation of Accountants (IFAC), organisasi profesi akuntansi di tingkat


internasional yang didirikan tahun 1977.
IPSAS yang diterbitkan oleh IPSASB terkait dengan pelaporan keuangan
sektor publik, baik untuk yang masih menganut basis kas (cash basis)
maupun yang telah mengadopsi basis akrual (accrual basis). IPSAS yang
berbasis akrual dikembangkan dengan mengacu kepada International
Financial Reporting Standards (IFRS), standar akuntansi bisnis yang
diterbitkan

oleh International

Accounting

Standards

Board (IASB),

sepanjang ketentuan-ketentuan di dalam IFRS dapat diterapkan di sektor


publik. Meskipun demikian, IPSASB tetap memperhatikan isu-isu yang
spesifik di sektor publik yang tidak tercakup di dalam IFRS.
Standar akuntansi sektor publik yang telah dihasilkan oleh IPSASB hingga
tahun 2010 ini adalah:
1. IPSAS 1Presentation of Financial Statements
2. IPSAS 2Cash Flow Statements
3. IPSAS 3Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and
Errors
4. IPSAS 4The Effects of Changes in Foreign Exchange Rates
5. IPSAS 5Borrowing Costs

6. IPSAS 6Consolidated and Separate Financial Statements


7. IPSAS 7Investments in Associates
8. IPSAS 8Interests in Joint Ventures
9. IPSAS 9Revenue from Exchange Transactions
10.

IPSAS 10Financial Reporting in Hyperinflationary Economies

11.IPSAS 11Construction Contracts


12.

IPSAS 12Inventories

13.

IPSAS 13Leases

14.

IPSAS 14Events After the Reporting Date

15.

IPSAS 15Financial Instruments: Disclosure and Presentation

16.

IPSAS 16Investment Property

17.

IPSAS 17Property, Plant, and Equipment

18.

IPSAS 18Segment Reporting

19.

IPSAS 19Provisions, Contingent Liabilities and Contingent Assets

20.

IPSAS 20Related Party Disclosures

21.

IPSAS 21Impairment of Non-Cash-Generating Assets

22.

IPSAS

22Disclosure

of

Information

about

the

General

Government Sector (IFAC, 2010)


23.

IPSAS 23Revenue from Non-Exchange Transactions (Taxes and

Transfers)
24.

IPSAS

24Presentation of Budget Information in Financial

Statements
25.

IPSAS 25Employee Benefits

26.

IPSAS 26Impairment of Cash-Generating Assets

27.

IPSAS 27Agriculture

28.

IPSAS 28Financial Instruments: Presentation

29.

IPSAS 29Financial Instruments: Recognition and Measurement

30.

IPSAS 30Financial Instruments: Disclosures

31.

IPSAS 31Intangible Assets. (IFAC, 2010)

B. Gambaran Umum PP 71 Tahun 2010


Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2010 (PP 71 tahun 2010)
merupakan peraturan pemerintah tentang standar akuntansi pemerintah
yang disusun oleh Komite Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP). Dalam
PP 71 tahun 2010 mengatur standar akuntansi pemerintah berbasis kas
menuju akrual dan standar akuntansi pemerintah berbasis akrual. Dalam
penyusunan SAP berbasis akrual KSAP banyak mengadopsi standar
akuntansi yang diterapkan IPSAS meskipun tetap memperhatikan
kebutuhan akuntansi dalam negeri. Pernyataan standar akuntansi
pemerintah berbasis akrual adalah sebagai berikut :
1. PSAP Nomor 01 tentang Penyajian Laporan Keuangan;
2. PSAP Nomor 02 tentang Laporan Realisasi Anggaran Berbasis Kas;
3. PSAP Nomor 03 tentang Laporan Arus Kas;
4. PSAP Nomor 04 tentang Catatan atas Laporan Keuangan;
5. PSAP Nomor 05 tentang Akuntansi Persediaan;
6. PSAP Nomor 06 tentang Akuntansi Investasi;
7. PSAP Nomor 07 tentang Akuntansi Aset Tetap;
8. PSAP Nomor 08 tentang Akuntansi Konstruksi Dalam Pengerjaan;
9. PSAP Nomor 09 tentang Akuntansi Kewajiban;
10. PSAP Nomor 10 tentang Koreksi Kesalahan, Perubahan Kebijakan
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Operasi yang Tidak
Dilanjutkan;
11. PSAP Nomor 11 tentang Laporan Keuangan Konsolidasian.

12. PSAP Nomor 12 tentang Laporan Operasional.

C. Perbedaan PP 71 Tahun 2010 dan IPSAS


Perbedaan utama IPSAS dan PP 71 Tahun 2010 antara lain sebagai berikut.
1. Format Laporan Keuangan
Menurut IPSAS laporan keuangan terdiri dari:
a. Statement of Financial Position (Neraca)
b. Statement of Financial Performance (Laporan Kinerja Keuangan)
c. Statement of Changes In Net Assets/Equity (Laporan Perubahan dalam
Aset Bersih/Ekuitas).
d. Cash Flow Statement (Laporan Arus Kas)
e. Accounting Policies and Notes to The Financial Statements (Catatan atas
Kebijakan Akuntansi dan Catatan atas Laporan Keuangan).
Sedangkan menurut SAP (PP Nomor 71 Tahun 2010) laporan keuangan
terdiri dari:
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Laporan Realisasi Anggaran (LRA)


Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih
Neraca
Laporan Arus Kas
Laporan Operasional
Laporan Perubahan Ekuitas

g. Catatan atas Laporan Keuangan.


2. Basis Akuntansi
Basis akuntansi yang digunakan dalam seluruh standar yang dikeluarkan
oleh IPSAS adalah basis akrual sedangkan basis akuntansi yang digunakan
SAP adalah basis kas menuju akrual (sampai Tahun 2014) dan basis akrual
mulai Tahun 2015.
3. Perlakuan dan pengungkapan akuntansi untuk produk pertanian
Dalam PP 71 tahun 2010 belum terdapat pernyataan tentang perlakuan
akuntansi dan pengungkapannya yang ditujukan untuk produk pertanian,

sedangkan IPSAS telah menetapkan standar akuntansi untuk sektor


pertanian dengan kebijakan akuntansi sebagai berikut :
1. Agricultural activity is the management by an entity of the biological
transformation of living animals or plants (biological assets) for sale, or for
distribution at no charge, or for a nominal charge, or for conversion into
agricultural produce, or into additional biological assets.
2. All biological assets (including those acquired biological assets through a
nonexchange transaction) are measured at fair value less costs to sell,
unless fair value cannot be measured reliably.
3. Agricultural produce is measured at fair value at the point of harvest less
costs to sell. Because harvested produce is a marketable commodity,
there is no measurement reliability exception for produce.
4. Any change in the fair value of biological assets during a period is
reported in surplus or deficit.
5. Exception to fair value model for biological assets: If there is no active
market at the time of recognition in the financial statements, and no other
reliable measurement method, then the cost model is used for the specific
biological asset only. The biological asset is measured at depreciated cost
6.

less any accumulated impairment losses.


Quoted market price in an active market generally represents the best
measure of the fair value of a biological asset or agricultural produce. If an
active market does.