Anda di halaman 1dari 5

PENELITIAN

A. PENDAHULUAN
Kelompok yang memberika laporan penelitian kepada guru bahasa
Indonesia Kelas XIis I SMAN 1 sungayang tentang tanaman jahe.
Pelaksanaan penelitian
Hari : Minggu
Tanggal : 31 January 2010
Waktu : 14.00 – 16.00 wib
Tempat : Jorong 4 Balai Diateh Sungayang
Peserta : 1. Rahman arif
2. Rulli Susfa Amanda
3. Suci Yulia
4. Nara Sumber

B. ISI LAPORAN
1. Tujuan
Untuk mengetahui berbagai macam kegunaan tumbuhan jahe bagi
kehidupan masyarakat. Dan cara-cara membudidayakan jahe yang lebih
baik.
2. Alasan
Masayarakat kurang untuk memanfaatkan tanah yang subur untuk
menanam tumbuh-tumbuhan / obat-obatan contohnya tanaman jahe.
3. Hasil Penelitian
Jahe dengan nama ilmiah , zingiber officinale merupakan tanaman
rimpang yang sangat popular di bumi nusantara, karena jahe termasuk
salah satu jenis rempah-rempah dan bahan obat.
Ciri-ciri rimpang berbentuk jemari yang mengambang di ruas-ruas
tangan. Dengan rasa yang dominan pedas karena mengandung senyawa
pedas karena mengandung senyawa keton berama zingeron.
Jahe termasuk kedalam suku zingiberanceae, batang jahe adalah
semu. Ketinggianya antara 30-100 cm. sedangkan akarnya berbentuk
rimpang dengan daging akar berwarnah kuning hingga kemerahan dan bau
menyengat, daunya menyirip dengan panjang 15-23mm dan lebarnya 8-
15nmm.
Diperkirakan tanaman ini berasal dari india, tapi juga terdapat yang
mengatakan bahwa jahe tanaman asli dari repulik cina selatan. Dari daerah
india kemudian disebarluaskan ke wilayah asia tenggara, tiongkok, jepang
hingga ketimur tenggah oleh pedagang rempah, bagi wilayah yang
memiliki musim dingin jahe ini sangat berguna utuk menghangatkan
badan.
Selain rasanya yang pedas dan bias menghangatkan tubuh jahe
banyak mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, jahe
juga digunakan untuk bumbu masakan.
Jahe tumbuhan subur di ketinggian 0-1500m di atas permukaan
laut, kecuali jenis jahe gajah , pada ketinggian 500-950 m. untuk
berproduksi optimal butuh cuaca hujan 2500-3000 mm pertahun,
kelembapan 80% dan tanah lembab dengan PH 5,5-7 dan unsur-unsur
hara yang tinggi.
Tanah yang digunakan tak boleh tergenang.
1. Jahe gajah
Jahe yang paling disukai di pasaran international, bentuknya besar gemuk
dan rasanya tidak terlalu pedas dan berwarna kuning hinga putih.
2. Jahe kuning
Jahe ini banyak di pakai sebagai bumbu masakan, terutama untuk
konsumsi lokal. Rasa dan aromanya yang cukup tajam , ukuran yang
sedang dan bewarna kuning.
3. Jahe merah
Jahe ini memiliki kandungan minyak asiri tinggi dan rasanya paling pedas,
sehingga cocok untuk bahan dasar farmasi dan jamu . ukuran rimpanganya
paling kecil. Dan berwarnah merah , dengan sarat lebih besar
dibandingkan jahe biasa.penanaman jahe dapat kita lakuakan dengan cara :
1. Pemeliharaan bibit
Jahe yang di pilih untuk bibit ,jahe yang telah tua dan bagus berumur 12
bulan.Tanda-tandanya, warnanya kuning, mata tunasnya kecil kelihatanya.
Kemudian jahe di potong-potong 3-7 ruas, bibit di rendam dengan
pemberantas hama atau dengan abu dapur 1-2 jam lalu di taruh pada area
pengeringan di beri atap.
2. Cara pengolahan lahan
Lahan trlebih dahulu di cangkul lalu di biata bendeng-bendeng dengan
lebar lebih kurang 120 cm. jarak antara bendeng lebih kurang 60 cm.
Bibit di tanam, kalau bibit di tanam di pingir tunas bibit di hadapkan ke
dalam lubang di kasih kulit gabah secukupnya atau menjaga kelembaban
dan tiap lubang ditanam 3-4 buah bibit.
3. Melakukan penyiangan dan pemberian pupuk
Penyiangan ada 2 tahap yaitu :
a. Penyiangan pada umur 2 bulah dan diberi pupuk
buatan
b. Penyiangan pada umur 5 bulan atau di kasih pupuk bila
perlu, dan bila jahe terbuka harus ditimbun supaya jahe tidak hijau
karena terkena cahaya matahari langsung.
4. Pemberantasan hama
Dengan cara menyemprot hama dengan racun hama, hal ini dilakukan bila
perlu.
5. Panen
Pemanenan bisa di lakukan dengan 2 cara ronde
a. Panen muda
Dilakukan pada unur 6 bulan, jahe ini tadak bertahan di simpan di
gudang. Jahe ini dapat di olah menjadi :
 Jahe kering atau jahe yang dikeringkan
Jahe ini sangat populer di pasar tradisional
 Awetan jahe atau hasil pengolahan tradisional
dari jahe segar :
Jenis ini sangat disukai oleh daerah asia dan australia.
 Bubuk jahe atau ini di olah dengan teknologi
industri
 Oleh oresin jahe
b. Panen tua
Dilakukan pada unur lebih kurang 8 bulan jahe yang di panen tua ini
dapat di gunakan untuk obat – obatan, bumbu masakan, jamu – jamuan
dan lain –lain
Manfaat kegunaanya dapat kita rasakan baik unyuk kesehatan, obat –
obatan dan juga sebagai bumbu masakan.
Jahe dapat meransang pelepasan hormon adrenalin mempelebar
pembulu darah, sehingga darah mngalir lebih cepat dan lancar. Tubuh
kita juga bias menjadi hangat, kerja jantung memmonpa darah lebih
ringan sehingga tekanan darah bisa menjadi turun , jahe juga bisa untu
menurunkan kadar kolestrol lambung menjadi aman. mringankan kram
perut mensuasi atau kram akibat terlalu banyak mengkonsumsi makan
berlemak.
Jahe juga bisa merendahkan nyeri rematik, sakit kepala, migren, trkilir,
dan melancarkan peredaran darah.

C. KESIMPULAN DAN SARAN


1. Kesimpulan
Jahe adalah sebuah tanaman yang memiliki kegunaan yang bagus bagi
kesehatan manusia, juga jahe berguna untuk obat-obatan.
Jahe memiliki 3 jenis yaitu :
a. Jahe jenis gajah
b. Jahe kuning
c. Jahe merah
Jahe berasak dari Negara india tapi ada juga dari Negara lain jahe adalah
tanaman asli dari Negara repulik cina selatan. Jahe ini juga jenis rempah-
rempah yang sangat berguna bagi masyarakt yang ada di daerah memiliki
musim dingin untuk menghangatkan tubuh jehe juga untuk menurunkan
kolestrol.
Penyakit yang dapat di sembuhkan oleh jahe
a. Nyeri rematik
b. Sakit kepala
c. Terkilir
d. Melancarkan peredaran darah
2. Saran
Kita sebagai masyarakat yang memiliki tanah yang subur hendaknya
banyak menanam jahe karena banyak manfaatnya dalam kehidupan sehari
hari.
Kita sebagai masyarakat yang memiliki tanah yang subur yang hendaknya
di manfaatkan sebagai mana mustinya yang bisa di tanam dengan tumbuh-
tumbuhan yang digunakan untu makanan atau obat-obatan.