Anda di halaman 1dari 5

Laporan Kasus

Seorang Perempuan Umur 44 Tahun Datang dengan


Sesak Sejak 8 Jam SMRS

Oleh:
Eliya, S.Ked

04084821517039

Amir Ibnu Hizbullah, S.Ked

04084821517040

Pembimbing:
dr. Nova Kurniati, SpPD-KAI

DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT DALAM


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2015

HALAMAN PENGESAHAN

Laporan Kasus

Judul:
Seorang Perempuan Umur 44 Tahun Datang dengan Sesak Sejak 8 jam SMRS

Disusun oleh :
Eliya, S.Ked

04084821517039

Amir Ibnu Hizbullah, S.Ked

04084821517040

Telah diterima sebagai salah satu syarat mengikuti Kepaniteraan Klinik di Bagian
Ilmu Penyakit Dalam, Periode 07 Desember 2015 sampai 15 februari 2015

Palembang,

Desember 2015

Pembimbing,

dr. Nova Kurniati, SpPD-KAI

DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN................................................................................ ii
2

DAFTAR ISI.......................................................................................................... iii


BAB I PENDAHULUAN........................................................................................1
BAB II LAPORAN KASUS...................................................................................3
BAB III TINJAUAN PUSTAKA...........................................................................44
BAB IV ANALISIS KASUS.................................................................................37
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................40

BAB I
PENDAHULUAN
Asma adalah gangguan pada saluran nafas, dimana terjadi proses inflamasi
kronik pada saluran napas yang ditandai dengan peningkatan daya responsif dan
melibatkan banyak sel dan elemennya. Inflamasi yang terjadi ditandai dengan
adanya kalor (panas karena vasodilatasi), rubor (kemerahan karea vasodilatasi,
tumor (eksudasi plasma dan edema), dolor (rasa sakit karena rasangan sensoris
dan terjadi fuctio laesa (fungsi yang terganggu). Inflamasi kronik menyebabkan
peningkatan hiperesponsif jalan napas yang menimbulkan gejala episodik
berulang berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama
malam dan atau dini hari. Episodik tersebut berhubungan dengan obstruksi jalan
napas yang luas, bervariasi dan seringkali bersifat reversibel dengan atau tanpa
pengobatan.1,2
Prevalensi asma dipengaruhi oleh banyak faktor. Antara lain yaitu jenis
kelamin, umur pasien, status atopi, faktor keturunan atau genetik dan faktor dari
lingkungan. Selain itu faktor dapat menimbulkan serangan asma antara lain
olahraga (exercise), infeksi, alergen, perubahan suhu, pajanan suhu, pajanan iritasi
asap rokok, polusi udara, stress, dan lain lain. Faktor-faktor tersebut dapat
mempengruhi terjadinya serangan asma, derajat asma dan kematian akibat
penyakit asma. 3
Epidemiologi asma saat ini adalah mengenai morbiditas dan mortalitas asma
yang relatif tinggi dan mengalami peningkatan. Penyakit Asma ini juga banyak
ditemukan di America Serikat diemukan sekitar 4 hingga 5 persen populasi
penduduk di America Serikat mengaami masalh ini.2,3 Hari asma sedunia tahun
2005 bertemakan Unmet Needs of Asthma oleh WHO memperkirakan saat ini
100-150 juta penduduk di dunia terkena asma dan diperkirakan akan terus
bertambah 180.000 orang tiap tahunnya. 2,3
Berdasarkan laporan NHCS (National Center for Health Statistic) tahun
2010, terdapat 4487 kematian akibat penyakit asma atau sekiar 1,6 per 100.000

populasi. Selain itu kematian pada wanita 40% lebih tinggi daripada laki-laki.
Sumber lain menyebutkan bahwa pasien asma sudah mencapai 300 juta orang
diseluruh dunia dan terus meningkat selama 20 tahun belakangan ini. 1,4
Asma dapat bersifat ringan dan tidak mengganggu aktivitas akan tetapi
dapat bersifat menetap dan mengganggu aktivitas bahkan kegiatan harian.
Produktivitas yang menurun kesulitan dalam bekerja maupun bersekolah, dan
dapat menimbulkan disability (kecacatan), sehingga menambah penurunan
produktivitas serta menurunkan kualitas hidup Apabila tidak dicegah dan
ditangani dengan baik,maka diperkirakanakan terjadi peningkatan prevalensi yang
lebih tinggi lagi pada masa yang akan datang. 1,3,4