Anda di halaman 1dari 6

1.

Pemeliharaan PLTD

1.2.1 Pengertian Pemeliharaan PLTD


Melakukan segala aktifitas terhadap PLTD, untuk mempertahankan unjuk kerja semula
atau mengembalikan kepada kondisi semula secara optimal, agar aset fisik (PLTD) tersebut
dapat memenuhi syarat fungsinya sesuai tujuan dan sasarannya.
1.2.2 Tujuan Pemeliharaan
Sebagaimana peralatan pada umumnya, maka peralatan yang beroperasi dalam sistem
pembangkit listrik harus dipelihara secara rutin sesuai dengan buku petunjuk pemeliharaan
pabrik. Pemeliharaan PLTD dilakukan untuk mempertahankan unjuk kerja yang optimal telah
ditetapkan atau mengembalikan pada posisi semula agar PLTD dapat beroperasi dengan
efisien, ekonomis dan handal.
1.2.3 Sasaran Pemeliharaan
Sasaran pemeliharaan PLTD diarahkan untuk mencapai :
1. Jam operasi lebih besar dari 6000 jam pertahun.
2. Kapasitas mampu kontinue lebih besar dari 80% dari kapasitas terpasang.
3. Mempertahankan tingkat efsiensi pemakaian bahan bakar dan pelumas sesuai
spesifikasinya.
Biaya pemeliharaan pada batas-batas yang ekonomis.
Mempertahankan tingkat keamanan dan keselamatan kerja.

4.
5.

1.2.4 Jenis-jenis Pemeliharaan


A. Pemeliharaan Terencana
Pemeliharaan terencana adalah pemeliharaan yang direncanakan selama mesin ada
sesuai dengan masa pemakai dari mesin yang bersangkutan yang terbagi menjadi
pemeliharaan preventif dan pemeliharaan korektif.
1.

Pemeliharaan Preventif
Pemeliharaan preventif merupakan pemeliharaan yang sesuai dengan yang berlaku

pada buku pedoman yang meliputi pemeliharaan periodik dan pemeliharaan rutin.
Pemeliharaan Rutin
Pemeliharaan rutin adalah pemeliharaan kecil yang dilakuan pada tahun anggaran yang
bersangkutan yang juga berpedoman pada jam kerja dari unit. Pemeliharaan rutin antar
alain terdiri dari :
1. P0 (pemeliharaan harian)
Membersihkan mengelap mesin

Melumasi dan menggemukin secara manual


Membuang air kondensat dan kotoran dan tangki-tangki dengan membuka keran
Memeriksa dan menambah minyak dan air pendingin

2. P1 (pemeliharaan mingguan)

Pekerjaan P0

Membuka dan rnernbersihkan filter-filter dan separator

membersihkan peralatan bantu dari debu dan kotoran

3. P2 (pemeliharaan tengah bulanan)

Pekeijaan P1

Mengganti dan menambah pelumas pada peralatan tertentu sesual dengan


penunjuk pabrikan

Merneriksa dan menarnbah bahan kirnia pada air

4. P3 (pemeliharaan bulanan)

Pekerjaan P2

Memeriksa fungsi sistem-sistem

Memelihara kondisi peralatan dan memperbaiki bila perlu

Memeriksa terminal-terminal fungsi alat kontrol dan pengaman

Memeriksa viskositas minyak pelumas

Memeriksan DC system

Memeriksa berfungsinya black start

5. P4 (pemeliharaan triwulan)

Pekerjaan P3

Memeriksa fungsi sistem governor

Memeriksa dan mengganti minyak pelumas governor

Memeriksa kulitas air pendingin dan unit pengolahan air(water treatment)

Membersihkan sistern pendingin

Memeriksa dan membersihkan injector

Menyetel klep

Mengukur dan memperbaiki defleksi poros

6. P5 (pemeliharaan semesteran)

Pekerjaan P4

Memeriksa sistem waktu penyalaan(timming)

Memeriksa dan mengencangkan baut dan shim

Memeriksa kelonggaran roda gigi dan bantalan

Mengganti saringan atau filter

Pemeliharaan Periodik
Pemeliharaan periodik adalah perneliharaan yang dilaksanaakan terhadap peralatan
Utama instalasi dan peralatan bantu serta perlengkapan penyaluran dan periengkapan
penyaluran tenaga listrik yang dalam jangka waktu pelaksanaannya berpedoman pada pada
jumlah jam kerja dari unit tersebut. Yang termasuk dalam pemeliharaan periodic untuk
PLTD adalah sebagai benikut:
7.

P6 TO (Top Overhoul)
Pemeliharaan 6000 jam terhadap bagian atas mesin (silinder head keatas) yang

meliputi pekerjaan pengukuran, penggantian atau merekonduksi komponen-komponen


yang aus untuk mendapatkan kondisi operasi yang optimal. Pekerjaan pekerjaan yang
dilakukan pada Top Overhaul meliputi pemeriksaan pada seluruh bagian-bagian unit yang
antara lain :

Pekerjaan P5

Memeriksa semua bagian kepala silinder dan komponennya

Memeriksa dan mengukur conrod bearing, piston, piston ring, pin bushing dari
satu piston terdekat dengan generator

Memeriksa dan mengukur satu cylinder liner

Memeriksa dan mengukur sistem injeksi bahan bakar

Memebersihkan cooler, intercooler, radiator, dan cooling tower

Memeriksa vsibration damper

Memeriksa turbocharger (overhaul bila diperlukan)

Memeriksa semua perlengkapan dna peralatan bantu (separator, kompresor dll


overhaul bila diperlukan)

8.

Kalibrasi meter meter tekanan dan temperature

Membersihkan dan memeriksa generator dan panel-panel

Mengukur tahanan isolasi

Memeriksa berfungsinya peralatan listrik

Memeriksa dan mengkalibrasi alat kontrol dan pengamanan

Menguji unjuk kerja SPD

P7 SO (Semi Overhaul)
Pemeriksaan 12000 jam terhadap bagian connecting rod keatas yang meliputi

pengukuran, penggantian atau merekonduksi komponen yang aus untuk mendapatkan


operasi yang optimal. pekerjaan yang dilaksanakan pada Top Overhaul meliputi
pemeriksaan pada seluruh bagian unit antara lain :

9.

Semi Overhaul untuk putaran < 750 rpm


Pekerjaan P6
Membongkar dan memerjksa seluruh piston

P8 MO (Major Overhoul)
Pemeliharaan 18000 jam terhadap bagian mesin yang meliputi pekerjaan pengukuran,

penggantian atau merekonduksi komponen yang aus untuk mendapatkan kondisi operasi
yang optimal. pekerjaan yang dilaksanakan pada Top Overhaul meliputi pemeriksaan
bagian unit antara lain :

Mengukur seluruh cylinder liner

Membongkar, ,memriksa. mengganti bearing

Memeriksa kondisi pondasi dan kelengkapannya

Overhaul

kepala

silinder

(silinder

head)

seluruhnya

dan

pemeriksaan

komponennya.

Overhaul piston, silinder, bantalan, turbocharger, silinder blok

Pemeriksaan perlengkapan / peralatan bantu, generator dan panel listrik, pondasi


getaran / suara.

Pengetasan kemampuan mesin.

Secara singkat jenis-jenis pemelihaaan periodik ditabelkan sebagai berikut:


Table 3.2 Jenis Pemeliharaan periodic PLTD

2.

Jenis Pemeliharaan

Kalender

Jenis Kerja

PO

Harian

24

P1

Mingguan

125

P2

2 Minggu

250

P3

Bulanan

500

P4

Triwulan

1500

P5

Semester

3000

P6

TO (Top Overhoul)

6000

P7

SO (Semi Overhoul)

12000

P8

MO (Major Overhoul)

18000

Pemeliharaan Korektif
Disamping pemeliharaan preventif perlu dilakukan perneliharaan korektif yang

direncanakan. Pemeliharaan korektif merupakan pemeliharaan dengan sikius non-periodik,

yaitu pemeliharaan yang dilaksanakan terhadap unit PLTD beserta sarana penunjangnya
untuk perbaikan maupun penyempurnaan mesin, agar mesin kernbali kekondisi yang
optimal.
B. Pemeliharaan Tak Terencana
Pemeliharaan tak terencana adalah pemeliharaan yang pada awalnya tidak
direncanakan atau tidak dianggarkan dalam tahun anggaran yang sedang berjalan, narnun
akibat gangguan ataupun kerusakan mesin yang tidak terduga harus dikerjakan dalam tahun
aggaran tersebut. Pemeliharaan tidak terencana disebabkan oleh mutu material yang tidak
memenuhi syarat dan cara pengoperasian dan pemeliharaan yang tidak sesuai dengan buku
petunjuk.

Gambar 3.2 BaganPemeliharaan PLTD