Anda di halaman 1dari 38

Papillary Thyroid Carcinoma

Dextra T3N0M0 (Stadium I)

Oleh:
Dodi Maulana, S. Ked
04054821517092
Dhilah Juas Ainun, S. Ked
04084821517066
Pembimbing:
dr. Benny Kusuma, SpB (K) Onk, MARS

PENDAHULUAN

Karsinoma thyroid merupakan keganasan

terbanyak ke-9 dari 10 besar kanker.


Insiden tertinggi pada usia 21-40
Wanita>Laki-laki
Tipe terbanyak adalah papilar
Angka kematian akibat Ca tiroid 5/1juta
penduduk.

LAPORAN
KASUS

Identifikasi
Nama : Ny. Intan Permata Sari
Tanggal Lahir : 26 Agustus 1996 (19 tahun)
Status : Menikah
Alamat: Jalan PSI lautan Tapak Nyari No. 14,
RT. 01 RW. 01, 32 Ilir, Ilir Barat II, Kota
Palembang.
Bangsa : Palembang
Agama: Islam
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
MRS: 04 Januari 2016
No RM : 6000236

Anamnesis
Keluhan utama:

Benjolan di leher depan sebelah kanan sebesar telur ayam.


RPP

2 minggu SMRS, penderita mengeluh adanya benjolan di leher


bagian kanan depan sebesar sebesar telur ayam. Menurut
penderita, benjolan tersebut pertama kali muncul 1 tahun yang
lalu dengan ukuran sebesar kelereng (10 x dari ukuran semula).
Benjolan sewarna dengan kulit, nyeri (-), demam (-), panas pada
benjolan (-), perubahan suara (-), gangguan menelan (-), benjolan
mudah digerakkan dan ikut bergerak saat menelan. Riwayat radiasi
di daerah leher sewaktu kecil disangkal. Pada keluarga penderita
nenek penderita pernah mengalami keluhan yang sama.
Penderita menyangkal adanya benjolan lain di leher dan di kepala.
Nyeri tulang (-), sakit kepala (-), muntah (-) batuk (-) dan sesak
nafas (-), perut terasa penuh (-). Keringat berlebihan (-), sering
merasa cemas (-), sering berdebar-debar (-), peningkatan nafsu
makan (-), tangan sering gemetar (-). Penderita belum pernah pergi

Anamnesis cont.

Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat terpapar radiasi di daerah leher saat
anak-anak disangkal.
Riwayat tinggal di daerah pegunungan atau
pantai disangkal.
Riwayat Penyakit Keluarga
Nenek penderita mengalami penyakit yang
sama.

Pemeriksaan Fisik
STATUS GENERALIS
KU : Baik
Sens : CM
TD : 120/70 mmHg
Nadi : 85x/menit isi dan
tegangan
cukup
RR : 20x/menit, reguler
Suhu : 36,80
Keadaan Spesifik
Kepala : Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-),
eksoftalmus (-), pupil bulat, isokor, refleks cahaya (+/+)
Leher
: lihat status lokalis

Pemeriksaan fisik cont.

Thorax
Pulmo
: Simetris saat statis dan dinamis,
retraksi dinding dada (-),stem fremitus kanan =
kiri, sonor di kedua lapangan paru, vesikuler (+)
normal, wheezing (-), ronkhi (-).
Cor : Iktus cordis tidak terlihat dan tidak
teraba, batas jantung normal, bunyi jantung I
dan bunyi jantung II normal, murmur (-), gallop
(-)
Abdomen : Datar, lemas, hepar lien tidak

teraba, nyeri tekan (-), bising usus (+) normal


Ekstremitas : Akral hangat, pucat (-)

Pemeriksaan fisik cont.

Status Lokalis
Regio Colli Anterior Dekstra
Inspeksi : Tampak benjolan berukuran
sebesar telur ayam, warna sama dengan
kulit sekitarnya, tampak benjolan ikut
bergerak saat menelan.
Palpasi : Teraba masa dengan konsistensi
keras, permukaan rata, batas tegas, tidak
terfiksir, konsistensi keras, nyeri tekan
tidak ada, benjolan teraba bergerak saat
menelan, ukuran 6 x 2 x 1 cm.

KGB jugular chain dextran et sinistra


Inspeksi : Tidak tampak benjolan pada
KGB jugular chain
Palpasi : Tidak teraba massa pada KGB
jugular chain

Pemeriksaan Penunjang
PEMERIKSAAN LAB
Pemeriksaan Fungsi Tiroid
T4
: 1,52 ug/dL (0,98-1,93
ug/dL)
TSH : 1, 36 uU/mL (0,51-4,30
uU/mL)
Kesan : Normotiroid

Kimia Klinik:
Na : 145 mEq/L
K : 4,6 mEq/L

Pemeriksaan Hematologi
Hb : 12,7 g/dL
RBC
: 5,03 x 106/mm3
WBC : 5,4 x 103/mm3
Ht : 37 %
Platelet
: 358 x 103/uL
Diff count
Basofil : 0%
Eosinofil : 7%
Netrofil
: 45%
Limfosit : 40%
Monosit : 8%
Kesimpulan : Dalam batas
normal

Pemeriksaan penunjan cont.

PEMERIKSAAN PA (15/12/2015): kesan Papilary

Thyroid Carsinoma
PEMERIKSAAN RADIOLOGI
Pada pemeriksaan foto rontgen
thorax AP didapatkan:
CTR < 50%, jantung tidak
membesar
Corakan bronkovaskular tidak
meningkat
Tidak ada tanda-tanda coin
lession
Tidak tampak infiltrate
Diafragma kanan dan kiri licin
Sinus kostofrenikus kanan dan
kiri lancip
Tulang-tulang intak
Soft tissue baik
Kesan: Tidak ada tanda-tanda

Pemeriksaan penunjan cont.

Pemeriksaan USG

Pemeriksaan penunjan cont.

Lobus kanan : tak membesar, echogram


homogen, tak tampak nodul/kistik,
kalsifikasi (-).

Thyroid sinistra: tak membesar, echogram


homogen, tak tampak nodul/kistik,
kalsifikasi (-).
Isthmus
: tak membesar , echogram
homogen, tak tampak nodul/kistik,
kalsifikasi (-), tampak nodul mulptipel
berbagai ukuran paracolli kanan.
Kesan :
Soft tissue tumor multinodular Paracolli kanan. DD
limphadenopathy tak tampak kelainan thyroid pada
pemeriksaan USG.

Diagnosa Kerja
Papillary Thyroid Carcinoma Dextra T3N0M0

(Stadium I)

Tatalaksana
Edukasi
Rujuk ke dokter spesialis bedah onkologi
Rencana kemungkinan operasi

Prognosis
Dubia ad bonam

TINJAUAN
PUSTAKA

Anatomi Tiroid Fisiologi


Terletak di anterior dari

trakea pada cincin ke 2-3


Terdiri dari 2 lobus yang
dihubungkan oleh isthmus
1. Arteri:
- arteri tiroidalis superior
bilateral
- arteri tiroidalis inferior
bilateral
2. Vena
- vena tiroidalis superior
- vena tiroidalis media
- vena tiroidalis inferior
kanan dan kiri

Gambar 3.1 Anatomi Kelenjar


Tiroid (Schwartzs)

Anatomi Fisiologi Tiroid cont..

Gambar 3.2 Pembagian kelompok nodus lymphoidea

De Vita 9th Ed.

Anatomi Fisiologi Tiroid cont..

Fungsi hormon tiroid


pertumbuhan sel,
perkembangan
metabolisme energi

Axis hormon hipotalamus-pituitarikelenjar tiroid (Schwarts)

Histologi Kelenjar Tiroid


Memiliki 2 sel yang memproduksi hormon:
1. Folikuler tiroid : mempengaruhi denyut
jantung, suhu, dan tingkat energi
2. Parafolikuler (sel C) kalsitonin :
mengendalikan kadar kalsium
Gambar 3.3 Histologi
kelenjar tiroid
(Schwartzs)

Karsinoma Tiroid

Klasifikasi Keganasan tiroid


Ca Tiroid

Diferensiasi
buruk

Duferensiasi
baik
Papilar
80%
Limfogen
Perkembangan
lambat
<40 th
Khas
histopatologi
struktur papilar

Folikular
10-20%
<< Iodium
>40 tahun
Hematogen

Medular
5,1%
Berasal dari
sel C
Usia tua (5060)
Terapi bedah
Peningkatan
hormon
kalsitoin

Anaplastik
5%
Cepat dan
fatal
Limfogen
Gambaran
Histol
anaplastik
spindle cell,
giant cell dan
small cell.

Klasifikasi histopatologi Ca
tiroid WHO
Tumor Non-epitel maligna

Tumor Epitel Maligna


Karsinoma folikulare
Karsinoma papilare
Campuran karsinoma
folikulare-papilare
Karsinoma anaplastic
(Undifferentiated)
Karsinoma sel skuamosa
Karsinoma tiroid medulare
Adenoma folikulare
Karsinoma
papilare
Tumor
sekunder dan
Karsinoma folikulare
Hurthle cell tumors
Clear cell tumors
Tumor sel skuamosa

Fibrosarkoma
Lain-lain
Tumor maligna lainnya
Sarkoma
Limfoma maligna
Hemangiothelioma maligna
Teratoma maligna
unclassified tumors

Tumor musinus
Karsinoma medulare
Karsinoma berdiferensiasi buruk

Penegakan Diagnosis

Stadium Klinis

Stadium Klinis cont....

Tatalaksana

Bagan 1. Penatalaksanaan nodul tiroid

Bagan 4. Algoritma Follow Up Kanker Tiroid


Berdifferensiasi Baik

Prognosis
Skor AGES (Age, Grade histologi, Extention, Size)
Skor prognostik = 0.05 usia (jika usia 40),
+ 1 (jika stadium 2)
+ 3 (jika stadium 3 atau 4)
+ 1 (jika ekstratiroid)
+ 3 (penyebaran jauh)
+ 0.2 ukuran tumor (diameter maksimum dalam cm)

Survival rate dengan skor AGES (20-th):


3.99 = 99%
4-4.99 = 80%
5-5.99 = 67%
6 = 13%

Prognosis cont..

Ames

(Age, metastatic, extrathyroidal extent, size)

Survival rate
berdasarkan kriteria
AMES (20 tahun):
Risiko rendah = 99%
Risiko tinggi = 61%

Prognosis cont..

MACIS

Skor MACIS= 3.1 (jika usia <40 tahun) atau 0.08

usia (jika usia 40 tahun)


+ 0.3 ukuran tumor (diameter maksimum dalam

cm)
+ 1 (Jika direseksi total)
+ 1 (jika invasif lokal)
+ 3 (jika metastasis jauh)

Survival rate berdasarkan kriteria MACIS (20-tahun):


<6 = 99%
6-6.99 = 89%
7-7.99 = 56%
8 = 24%

Komplikasi
Perdarahan
Masalah terbukanya vena besar (vena tiroidea

superior) dan menyebabkan embolisme


udara.
Trauma pada nervus laringeus rekurens.
Sepsis
Hipotiroidisme pasca bedah
Hipokalsemi Karena terangkatnya kelenjar
paratiroid pada saat pembedahan

ANALISIS KASUS

Laki-laki berusia 59 tahun


6 bulan yang lalu dengan
ukuran sebesar kelereng.
Sewarna kulit, demam (-),
benjolan tidak panas. Benjolan
semakin membesar
Saat pemeriksaan
fisik, tampak warna
benjolan sama
dengan kulit
sekitar, tidak
terasa panas dan
tidak terdapat
keluhan demam.
Tidak juga
ditemukan tandatanda inflamasi
lainnya, sehingga
benjolan tersebut
tidak disebabkan
oleh proses infeksi

Kesan
pemeriksaan
USG Soft tissue
tumor
multinodular
Paracolli kanan.
DD
limphadenopath
y tak tampak
kelainan USG
thyroid

2 minggu SMRS, pasien


menyadari benjolannya
bertambah besar menjadi
sebesar telur ayam

Pada
pemeriksaan
sitologi
didapatkan hasil
yaitu karsinoma
tiroid papillary
folliculer.

Diambil
kesimpula
n
diagnosisn
ya adalah
tumor
tiroid
bilateral.

Rujuk ke Dokter Spesialis


Bedah Onkologi