Anda di halaman 1dari 12

Definisi Adaptasi

Kemampuan suatu organisme untuk dapat menyesuaikan diri


dengan lingkungannya guna kelangsungan hidupnya.
Adaptasi dapat dilakukan organisme untuk mengatasi keadaan
lingkungan dengan menggunakan sumber2 alam lebih baik
untuk mempertahankan hidupnya.

Keadaan lingkungan yang terus menerus berubah selama pertumbuhan


organisme berlangsung
Setiap organisme memiliki kemampuan adaptasi untuk hidup pada
berbagai macam keadaan lingkungan, karena setiap organisme merupakan
hasil dari keturunan secara biologis dan lingkungannya

Sumber Adaptasi
Menurut para Ahli:
Ada hubungan antara bentuk dan fungsi dalam semua organisme
Jean Baptise Lamarck
a. Tingkat perkembangan suatu organ sebanding dengan penggunaannya
b. Apa yang diperoleh/diubah pada individu akan kekal
c. Bila perubahan terjadi pada dua jenis kelamin diturunkan
Dianggap masuk akal karena pada saat itu tidak seorang pun tahu
bagaimana mekanisme keturunan

Wallace
a. Perubahan bentuk atau fungsi dalam proses adaptasi secara turun-temurun
yang berlangsung perlahan-lahan proses evolusi
b. Tidak semua proses evolusi adalah adaptasi atau sebaliknya.

Darwin
a. Sepakat dengan Malthus
b.
c.
d.
e.

kecepatan berkembang biak binatang lebih


besar dari mempertahankan jumlahnya.
Bila banyak individu musnah keinginan bertahan meningkat
Keragaman binatang + variasinya diturunkan
Organisme kuat akan hidup, yang lemah akan musnah seleksi alam
Perubahan bila berlangsung lama akan menghasilkan spesies baru evolusi

Adaptasi terjadi karena seleksi lingkungan yang bekerja sebagai saringan


terhadap variasi-variasi genetik yang ada

Jenis-Jenis Adaptasi
A. Adaptasi morfologis
B. Adaptasi fisiologis
C. Adaptasi tingkah laku

Tidak ada perbedaan yang jelas

Organisme
(Johannsen, 1903)
Keturunan biologi (genotipe) + Lingkungan

Konstan

Phenotipe

Berubah

Variasi Genetik
Variasi genetik dalam populasi
perbedaan respon individu terhadap
lingkungan bahan dasar perubahan adaptif
Seleksi alami yang bekerja pada variasi genetik cenderung menghasilkan
bentuk baru yang memiliki daya adaptasi yang lebih baik.
Hardy & Weinberg (1908):
pada persilangan populasi secara acak dalam keadaan seimbang,
frekuensi relatif dari setiap gen alel memiliki kecenderungan tetap,
kecuali apabila carriers gen alel yang berbeda berkembang biak dengan
kecepatan yang berbeda.

Sumber Perubahan Gen


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Variasi Genetik

Mutasi
Perbedaan pembagian ke gen pool
Migrasi
Penghanyutan genetik
Rekombinasi
Poliploidi

Seleksi Alam
Merupakan penyebab utama terjadinya variasi genetik, karena
organisme dipaksa beradaptasi dengan alamnya

Contoh Seleksi Alam


Kettlewells (1966) meneliti kupu hitam dan putih (Biston betularia) saat
terjadinya revolusi industri di Inggris
Jenis Kupu

Dilepas

Kembali

Birminghan (tercemar)
Hitam
Putih

477
137

40 %
19 %

Dorset (tak tercemar)


Hitam
Putih

437
496

6%
12,5 %

Penyebaran kupu hitam berkorelasi dengan derajat pencemaran


Adanya mutasi kupu-kupu putih ke hitam menjadi menguntungkan akibat
terjadinya perubahan lingkungan (tidak tercemar menjadi tercemar).

Contoh Seleksi Alam pada Tanaman Pertanian


Harlan dan Martini (1938):
Campuran 11 varietas gandum (Hordeum vulgare) ditanam di 10 lokasi yang
berbeda dengan iklim dan lingkungan yang berbeda
Terjadi perubahan susunan campurannya setelah penanaman berulang untuk
beberapa tahun.
Varietas yang dominan hasil dari seleksi alam pada setiap daerah berbeda,
yaitu: Coast & Trebi California
Hannchen
Minnesota
White smyrna
Montana, Oregon, Washington
Menchuria
New York
Perubahan melalui seleksi alam tergantung pada:
1. Jumlah biji yang dihasilkan
2. Persentase kecambah yang dapat bertahan dari kompetisi

Penyebaran Vegetasi
Penyebaran vegetasi melalui 2 cara:
a. Secara alami

perubahan geologis dan iklim dari zaman dahulu sampai

sekarang.
b. Karena kegiatan manusia.
Semakin tinggi di atas permukaan (altitude) maka semakin sedikit jenis
tanaman,
225.000 jenis tumbuhan berbunga, 9.000 jenis paku-pakuan, 700 jenis
tumbuhan berbiji terbuka umumnya terdapat di tropis dan subtropis.

Jenis Endemik
Jenis-jenis endemik yang penyebarannya terbatas oleh beberapa ahli
dianggap sebagai jenis-jenis dengan bentuk baru dan muda yang belum
memiliki kesempatan untuk meluaskan daerah penyebarannya.
Pendapat lain mengungkapkan bahwa jenis endemik adalah jenis tua yang
penyebarannya luas pada waktu lampau namun karena perubahan lingkungan
dan adaptasi ekologinya sempit maka daerah penyebarannya menyempit.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran tumbuhan


(Good, 1953)
Penyebaran keadaan iklim
Penyebaran faktor edafik (kondisi tanah)
Perpindahan flora yang besar pada masa lampau dan sampai sekarang
masih terus berlangsung
Penyebaran tanaman dalam bentuk biji
Dalam masa geologis perubahan-perubahan iklim yang besar telah
terjadi
Perubahan di atas terjadi juga dalam perbandingan daratan dan
lautan.

Cain (1944)
Faktor biotik dapat menjadi penting
Lingkungan adalah holocoenotik
Toleransi memiliki dasar genetik

Tipe-Tipe Penyebaran Vegetasi


Artik alpine
umumnya herba, rumput-rumputan terdapat
di daerah tundra ikilim dingin bersalju.
Temperate
gulma (Taraxacum vulgare = dandelion),
beradaptasi dengan iklim tertentu & penyebaran yang baik
wilayah basah + utara zone temperate
Pantropik
jumlah jenis sangat besar, sukar ditentukan asalnya
karena sebagian besar hasil introduksi (Cocos nucivera) umum
terdapat di daerah tropis
gulma, rumpy-rumputan famili
Euphorbiaceae, Leguminosae.
Endemik luas
Umumnya jenis berpembuluh
Batas luas
kawasan tidak jelas terbesar Euro Siberia s/d terkecil Hawaii.
Endemik sempit
terdapat pada luasan yang kecil, toleransi
sempit pionner.
Terputus (diskontinyu)
hampir semua jenis tanaman
banyak ditemukan pada zona iklim sedang bagian utara

Beri Nilai