Anda di halaman 1dari 28

PARTUS KASEP

Oleh:
Astri Melinda P.

Pembimbing:
dr. Hytriawan P. P., Sp.
OG

Latar belakang
Partus kasep masih merupakan suatu masalah di Indonesia, karena
seperti kita ketahui, bahwa 80% dari persalinan masih ditolong oleh
dukun dan baru sedikit sekali dari dukun beranak ini yang telah ditatar
dan diperikan pengetahuan tentang persalinan.
Karenanya kasus-kasus partus kasep masih banyak dijumpai, dan
keadaan ini memaksa kita untuk berusaha menurunkan angka
kematian ibu maupun anak.
Yang sangat ideal tentunya bagaimana mencegah terjadinya partus
kasep. Bila persalinan berlangsung lama, dapat menimbulkan
komplikasi-komplikasi baik terhadap ibu maupun terhadap anak, dan
dapat meningkatkan angka kematian ibu dan anak

Survei Demografi dan Kesehatan


Indonesia (SKDI) tahun 20022003 dilaporkan bahwa dari
seluruh persalinan, kejadian
persalinan lama adalah sebesar
31%, perdarahan berlebihan
terjadi pada 7% persalinan, dan
angka kejadian infeksi sebesar
5%. Sementara ibu yang tidak
mengalami komplikasi selama
persalinan adalah sebesar 64%.

Tinjauan pustaka

L/O/G/O

Partus
Lama

Partus
Kasep
Komplikasi

PEMANJANGAN FASE PERSALINAN

power

Psikis

Etiologi
partus
lama
provider

passage

Passanger

KEKUATAN
IBU
MENGEJAN

PEMBUKAAN
SERVIKS

KEKUATAN
HIS

POWER
SEMAKIN
KUAT dan
SERING

DOMINAN
FUNDUS
UTERI

Primi tua

Power
(Kelainan his)

Incoordinate Uterine
Contraction
( tonus otot uterus)
primer
Inersia Uteri
sekunder

PASSAGE
JALAN LAHIR
LUNAK

TUMOR
OVARIUM

EDEMA
PASSAGE

PAP: CV
<10cm
JALAN LAHIR
KERAS

KELAINAN
BENTUK
PANGGUL

PTP:
interspinarum
<10cm
PBP: sudut
arkus pubis
<90

Posisi
Oksiput
Posterior
Persisten
Prolaps
Funikuli

defleksi ringan
UUB bag.
Terendah
Presentasi
Puncak Kepala

Defleksi
maksimal
Presentasi
Muka

Makrosomia

Passanger
Kepala a/
defleksi
maksimal &
defleksi
maksimal
Presentasi
Dahi

Hidrosefalus

Presentasi
Ganda

Letak
Sungsang
Letak
Lintang

Untuk memilih jenis persalinan pada letak sungsang Zatuchni dan


Andros telah membuat suatu indeks prognosis untuk menilai
apakah persalinan dapat dilahirkan pervaginam atau perabdominan.

< 3 : persalinan perabdomen.

4 : evaluasi kembali secara cermat, khususnya berat badan janin


bila nilainya tetap maka dapat dilahirkan pervaginam.
> 5 : dilahirkan pervaginam.

PSIKIS

Emosional
pasien

Dukungan
orang sekitar

Suatu proses persalinan merupakan pengalaman fisik sekaligus


emosional yang luar biasa bagi seorang wanita. Aspek psikologis tidak
dapat dipisahkan dari aspek fisik satu sama lain.
Bagi wanita kebanyakan proses persalinan membuat mereka takut dan
cemas. Ketakutan dan kecemasan inilah yang dapat menghambat suatu
proses persalinan.

HELPER

Penolong
persalinan

Pemimpin
persalinan
Menyelesaikan
masalah
persalinan

Rujuk bila tidak


mampu

Perawatan ibu
dan bayi
1. Penolong persalinan seharusnya seorang tenaga kesehatan yang terlatih
dan terampil serta mengetahui dengan pasti tanda-tanda bahaya pada ibu yang
melahirkan.
2. Penolong persalinan bertindak dalam memimpin proses terjadinya kontraksi
uterus dan mengejan hingga bayi dilahirkan. Selanjutnya melakukan perawatan
terhadap ibu dan bayi.

PATOFISIOLOGI
PARTUS > 24
JAM

MIOMETRIUM
HIPOKSIA

EDEMA
MIOMETRIUM

GANGGUAN
EMOSI

KONTRAKSI
UTERUS

NEKROSIS
MIOMETRIUM

KELELAHAN

TIMBUNAN ASAM
LAKTAT -
MIOMETRIUM
ASIDIFIKASI

RUPTUR UTERI

CADANGAN
GLIKOGEN
UTERUS

ATP

L/O/G/O

Persalinan Lama
(Prolonged
Labour)
Faktor Jalan
Faktor
Faktor Tenaga
Faktor Anak
Faktor Psikis
Faktor Tenaga

Faktor Anak

Ibu

Lahir

Komplikasi

Penolong

Faktor Psikis

Janin

Partus Kasep (Neglected


Labour)

DIAGNOSA
Diagnosis partus kasep ditegakkan berdasarkan
adanya partus lama yang disertai tanda dan
gejala klinis akibat partus lama. Gejala
tersebut dapat berasal dari ibu ataupun dari
janin.

L/O/G/O

GEJALA KLINIS IBU


Gelisah, letih, suhu badan meningkat, berkeringat, nadi cepat dan
lemah, pernapasan cepat dan meteorismus
Cincin retraksi patologis, edema vulva, edema serviks, his hilang
atau lemah.
Cincin retraksi patologis Bandle sering timbul akibat persalinan yang
terhambat disertai peregangan dan penipisan berlebihan segmen
bawah uterus, dan menandakan ancaman akan rupturnya segmen
bawah uterus.
Pada partus kasep dapat juga muncul tanda-tanda ruptur uteri yang
berupa perdarahan dari OUE, his menghilang, bagian janin mudah
teraba dari luar, pada pemeriksaan dalam didapatkan bagian
terendah janin mudah didorong ke atas, robekan dapat meluas
sampai serviks dan vagina.

GEJALA KLINIS JANIN


Denyut jantung janin cepat, hebat, tidak teratur, bahkan negatif
air ketuban terdapat mekonium, kental kehijau-hijauan, berbau.
Kaput suksedaneum yang besar. Kaput ini dapat berukuran cukup
besar dan menyebabkan kesalahan diagnostik yang serius.
Biasanya kaput suksedaneum, bahkan yang besar sekalipun, akan
menghilang dalam beberapa hari.
Moulase kepala yang hebat akibat tekanan his yang kuat, tulang
tengkorak saling bertumpang tindih satu sama lain.
Kematian janin dalam kandungan atau intra uterine fetal death
(IUFD)

PEMERIKSAAN DALAM
Keluar air ketuban yang keruh dan berbau campuran mekonium.
Bagian terendah anak sukar digerakkan bila rahim belum robek,
tetapi mudah didorong bila rahim sudah robek, disertai keluarnya
darah.
Suhu rektal > 37,6C.

Pemeriksaan Penunjang
Darah Lengkap Leukositosis
CTG Patologis
USG

Penatalaksanaan

L/O/G/O

1. Memperbaiki keadaan umum ibu


Infus NS 500ml
Koreksi cairan (rehidrasi)
Infus dekstrosa 5% / 10% 250cc,
tetesan cepat.
Koreksi keseimbangan elektrolit
Pemberian kalori
Koreksi keseimbangan asam basa

Pemberantasan infeksi

bikarbonas natrikus 50 ml 70%


Inj. Ampicillin 1gr/6jam, Inj. Gentamycin
80mg/12jam, metronidazole 3 hari amoksisilin
3x500mg/hari 2 hari.
Inj. Cefotaxime 1gr/12jam, 3 hari
amoksisilin 3x500mg/hari 3 hari.
Kompres

Penurun panas
Inj. Xylomidone 2cc IM

2. Terminasi Kehamilan

Sesuai syarat , indikasi dan kontraindikasi saat itu.

Kala Satu : SC CITO


Kala Dua : Percepat kala dua dengan
tindakan operatif
- Vacum extraksi
- Forcep Extraksi

EDEMA PORTIO, VAGINA,


VULVA
RUPTUR UTERI
IBU

DEHIDRASI
REKTOVAGINAL
FISTULA

VESIKOVAGINAL
VESIKOREKTAL

CAPUT SUKSEDANEUM
GAWAT
JANIN

KOMPLIKASI
ANAK

IUFD
MOULASE
>38C
Nadi maternal >100X/m
INFEKSI
INTRAUTERIN

KRITERIA
GIBBS

DJJ >160X/m
Uterine tenderness
Cairan ketuban keruh & bau

RINGKASAN
Partus kasep adalah suatu persalinan yang mengalami kemacetan
dan berlangsung lama sehingga timbul komplikasi pada ibu maupun
anak.
Proses persalinan dipengaruhi oleh bekerjanya 3 faktor yang
berperan yaitu kekuatan mendorong janin keluar (power), yang
meliputi his (kekuatan uterus), kontraksi otot dinding perut, kontraksi
diafragma dan ligamentum action, faktor lain adalah faktor janin
(passanger), dan faktor jalan lahir (passage), serta faktor provider
maupun psikis.
Diagnosis partus kasep didasarkan pada keadaan persalinan yang
telah berlangsung lama yang telah mengakibatkan komplikasi
terhadap ibu, janin maupun keduanya dimana ditemukan gejalagejala klinis yang khas.

Penanganan pada partus kasep harus secepatnya dilakukan,


diantarannya memperbaiki keadaan umum ibu, mempercepat
persalinan dan melakukan terminasi kehamilan.
Komplikasi pada ibu dapat berupa edema pada portio, vagina,
ataupun vulva, ruptura uteri, febris, dan dehidrasi. Komplikasi pada
anak dapat berupa kaput suksedaneum yang besar, gawat janin
yang ditandai adanya air ketuban bercampur mekoneum, denyut
jantung janin bradikardia, takikardia, atau irregular, dan gerak anak
yang berkurang. IUFD (intra uterine fetal death) juga merupakan
komplikasi partus lama pada anak.
Prognosis pada partus kasep baik bila gejala terjadinya partus
kasep diketahui dengan cepat dan juga ditangani dengan cepat
sesuai dengan indikasi dan prosedur.