Anda di halaman 1dari 6

1.

Ambil Potasium Nitrat 60 gram


2. Gula 40 gram
3. Campur dalam panci secara merata
4. Panaskan panci dengan api kecil
5. Tunggu sampai campuran tadi berbentuk seperti peanut butter
6. Masukkan Baking Soda 1 sendok makan, dan Bubuk Pewarna secukupnya
7. Aduk-aduk lagi
8. Ambil dari panci
9. Masukkan ke dalam Potongan Paralon / Kaleng Sarden tadi dengan dibagian tengahnya
ditancapkan balpoint
10. Diamkan selama minimal 1 jam
11. Tarik / ambil ballpoint tadi ke dalam bekas lubang balpoint
12. Beri sumbu pemicu dan rapatkan dengan kapas
13. Kemudian Isolasi dengan Lakban sampai bagian samping dan bawah tertutup
14. Rapikan.
15. Dan Kita siap Ber-AKSI.
http://deniadeputra.students-blog.undip.ac.id/2010/02/06/cara-gampang-membuatbom-asap-warna/

Membuat Roket Mikro Berbahan Bakar Black Powder


Black powder (BP) merupakan bahan peledak yang biasa digunakan sebagai bahan bakar
roket kecil, bom, petasan dan mesiu senjata api. Daya ledak black powder berbeda-beda
tergantung cara pembuatannya dan karena kita bermaksud membuat bahan bakar roket, maka
yang kita buat kali ini cuma yang berdaya ledak rendah. BP yang akan kita buat kali ini cukup
aman dan saya yakin tidak akan terjadi kecelakaan asalkan Anda tidak teledor.
Bahan yang diperlukan:

Kalium nitrat/Potasium nitrat (KNO3)

Belerang/sulfur (S8)

Arang kayu

Bubuk gips/batu tahu (CaSO4)

Kaleng kemasan Supradyn atau CDR

Pelat aluminium atau lembaran plastik tebal yang agak kaku

Lem Alteco110

Air

Kertas hvs dan tisu

Alat yang diperlukan:

Mortar 15 cm, kalau tidak ada pakai lumpang dan alu biasa saja

Neraca Ohaus atau neraca tiga lengan

Paku dan Palu

Obeng

Spatula logam atau sendok kecil

Mangkuk

Gunting atau cutter

Semangat dan kerja keras

Yang tidak diperlukan:

Sendal jepit tetangga sebelah

Sarung nenek

Di mana bisa memperolehnya?

KNO3 dapat Anda beli di toko supplier bahan kimia dan alat-alat lab, toko pupuk (dijual
sebagai pupuk grand K warna putih, kata teman saya itu pupuk udang [kalau salah saya nggak
tanggung]), atau di laboratorium sekolah. Belerang bisa diperoleh di toko bahan kimia, pasar
tradisional, dan apotek besar, sedangkan arang (yang biasa digunakan untuk membakar ikan atau
barbekiu) bisa diperoleh di pasar tradisional atau supermarket. Arang yang baik adalah arang
yang telah gosong sempurna, tidak ada sisa-sisa kayu yang belum terbakar, jadi jika Anda ingin
membuat arang sendiri (untuk menghemat mungkin) perhatikan betul-betul pembuatannya. Gips
dapat diperoleh di toko bahan kimia, apotek besar dan di toko seni. Kaleng Supradyn kalau tidak
ada ya beli dulu di toko, supermarket atau apotek dan habiskan isinya bersama teman atau
keluarga. Jadi kalau-kalau terjadi kecelakaan setidaknya Anda sudah minum Supradyn.
Neraca: gunakan neraca Ohaus atau neraca tiga lengan, jika tak ada gunakan saja
timbangan kue (yang skala terkecilnya 10 gram). Jika masih tak ada juga pinjamlah punya
tetangga. Perkiraan harga: saya membeli KNO 3 teknis di toko bahan kimia dengan harga Rp
60.000,00 per kg, belerang di pasar tradisional Rp 20.000,00 seperempat kilogramnya, dan arang
Rp 20.000,00 sekantong besar di warung sembako.

Cara membuat BP:


1. Ambil beberapa bongkah arang dan bungkus dengan beberapa lapis kertas hvs, pukulpukul dengan palu sampai menjadi butiran kecil dan buang kotoran-kotorannya (sisa-sisa
kayu) jika ada.
2. Timbang 15 gram butiran arang tadi dan masukkan ke mortar. Timbang 10 gram belerang
dan masukkan juga ke dalam mortar, haluskan sampai benar-benar halus (kalau bisa
seukuran debu). Jangan terburu-buru, karena hasilnya akan jelek.
3. Timbang 75 gram KNO3 dan masukkan lagi ke campuran tadi, gerus lagi sampai benarbenar halus dan tercampur. Saat KNO3 sudah ditambahkan, jauhkan campuran dari api!
4. Jemur campuran sebentar. Jika sudah, simpan dalam botol kering.
Cara membuat badan roket:

1. Lubangi dasar kaleng Supradyn tepat di tengah dengan paku dan palu, lalu perbesar
dengan obeng hingga menjadi lingkaran berdiameter kira-kira 5 6 mm.
2. Masukkan paku atau semacamnya yang telah dilumuri minyak goreng ke dalam lubang di
kaleng dari luar kaleng, lalu letakkan kaleng di atas meja datar. Usahakan paku berdiri
tegak (tidak miring).
3. Masukkan adonan gips yang agak encer yang terbuat dari serbuk gips dan air yang telah
diaduk rata ke dalam kaleng hingga kira-kira setebal 1 cm, lakukan dengan rapi.
4. Jemur kaleng sekitar 20 menit sampai gips cukup kering, cabut paku dengan segala cara
yang Anda punya, hati-hati jangan sampai gipsnya retak. Jemur lagi kalengnya sekitar 10
menit.
5. Setelah gips benar-benar kering, perbaiki bentuk lubangnya dengan obeng.
6. Buat fin roket dengan memotong pelat aluminium atau lembaran plastik tebal hingga
berbentuk trapesium seperti pada gambar sebanyak tiga atau empat buah. Ukuran dapat
disesuaikan dengan selera tetanggamu.
7. Tempel fin pada kaleng dengan bantuan lem Alteco110 seperti pada gambar, pasang
dengan kuat dan rapi. Sisakan kira-kira 1 cm di bawah dasar roket. Pasang yang rapi,
jangan asal-asalan.
Cara membuat sumbu:
1. Ambil sedikit BP dan taburkan memanjang pada kertas tisu yang telah dipotong
berukuran 4 x 20 cm. Gulung sedikit lebih kecil dari lubang pada kaleng dan beri sedikit
lem cair agar tisu melekat dan tekuk kedua ujungnya agar black powder tidak kabur
keluar.
2. Jemur hingga 100% kering.
Cara merakit roket:
1. Ambil badan roket dan masukkan sumbu pada lubang hingga naik sekitar 1 cm di atas
gips.
2. Usahakan sumbu yang masuk dalam kaleng tegak, dan masukkan black powder sedikit
demi sedikit dan padatkan dengan pangkal obeng (atau apa saja terserah).
3. Saat sudah pada batas (perhitungkan tutup kaleng), tutup kaleng. Sebelumnya beri lem
Alteco 110 pada bagian tutup yang masuk dalam kaleng.

4. Setelah tertutup rapat, beri lagi lem pada pinggiran tutup kaleng, biarkan sampai benarbenar kering.
Bagaimana cara meluncurkan roketnya?
1. Carilah lapangan yang agak luas dan sepi.
2. Amankan lokasi.
3. Silakan bawa video recorder kalau mau.
4. Carilah batu yang permukaannya datar dan letakkan di lapangan, usahakan permukaan
batu tidak miring.
5. Letakkan roket di atas batu dan bakar sumbunya.
6. Tunggu di situ sepuluh menit (just kidding ;)
7. Mundur segera sekitar 10 meter, makin jauh makin baik, terlalu jauh nggak kelihatan.
8. Roket meluncur deh. Antisipasi jatuhnya roket, jangan sampai ada oknum yang terluka.
Penting!

Terkadang sumbu terlihat padam di pertengahan jika pembuatan sumbu kurang baik,
pastikan sumbu benar-benar padam (tunggu dua-tiga menitan) sebelum mendekati roket.
Jika sumbu benar-benar padam, buat sumbu baru dan ulangi merakit roket.

Jika ingin roket terbang lebih stabil, buatlah moncong (nose) yang aerodinamis, misalnya
dari shuttle cock dan tempelkan dengan kuat pada tutup kaleng.

Saat membuat roket, saya sambil meminum susu kedelai dan hasilnya sukses. Silakan
minum susu kedelai juga agar hasilnya sukses.

Selamat bekerja dan berkreasi...


rahasia cara pembuatan petasan dasyat tersebut adalah seperti ini:
sebelumnya persiapkan dulu bahan-bahannya:
Berikut bahan2 nya....
1. yang pertama, ya jelas bubuk mesiu
( ingat bubuk mesiu ada 2 jenis)
- berwarna putih/ biar lbh mudah jelasin nya .
- berwarna hitam ke abu-abuan .

2. lalu kertas , kertas di sini juga ada 2 jenis


- kertas biasa ,bisa dari koran,buku bekas dll .
- kertas lembut, bisa di bilang agak mirip tisu .
3. tanah liat dan lem
Alat - alat nya, kan kita juga butuh alat untuk merakit nya, ya kan?
1. gunting
2. obeng
3. kayu berbentuk bulat memanjang 2 buah.
setelah semua alat-alat tersebut terkumpul maka kita dapat memulai untuk
membuat petasan. adapun caranya seperti ini:
1.mula-mula gunting kertas sesuai bentuk dan ukuran yang di inginkan.
2. setelah itu, gulung kertas yang telah di guntting ,menggunakan kayu bulat
memanjang tadi ( gulung seperti menggulung tikar dgn menyisakan ruang kosong
di dalam nya.) ukuran dan bentuk bisa di atur
3. setelah itu gunakan lem untuk merekatkan kertas tersebut.( di sini kita gunakan
kertas kasar)
4. setelah itu tambal satu lubang dengan tanah liat ( kertas yang tadi di gulung )
5. lalu masukan satu lembar kertas lembut ke dalam lubang, kemudian masukan
bubuk A ( bubuk hitam ).
6. dalam memasukan bubuk harap setengah dari volume saja/ jgn terlalu penuh.
7. setelah itu gunakan obeng untuk menutup kertas dan jangan lupa gulung kertas
lembut berisi bubuk putih(sebagai sumbu nya) dan masukan bersama ,hati-hati
dalam menekan obeng jangan sampai terkena bubuk, karna ujung nya saja pun jika
terkena, bisa memercikan api,,lalu akan menciptakan ledakan..nah,,,bahaya kan !!!
tekan sampai tak ada yang terlihat bolong,,,
setelah sudah di pastikan beres tunggulah beberapa saat....
nah ...dah di peiksa kan , sekarang petasan boleh di coba....!!!
hati-hati saat menyalakan sumbu,karna terkadang ada mesiu putih (bubuk mesiu)
dengan kecepatan bakar yang sangat cepat.
he1Js2zD4C