Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Bidang Studi

: Ilmu Keperawatan Anak

Topik

: Gizi Pada Anak Pra Sekolah

Sub topik

: Memberikan Makanan yang Baik

Sasaran

: Orang tua yang mempunyai anak pra sekolah.

Tempat

: Poli Anak

Hari/Tanggal

: Kamis, 07 Pebruari 2002

Waktu

: 1 x 20 menit

I.

Tujuan Instruksional Umum

Pada akhir proses penyuluhan, orang tua dapat mengetahui gizi yang perlu diberikan
kepada anaknya baik selama sakit maupun anak tersebut sehat.
II.

Tujuan Instruksional Khusus


Setelah diberikan penyuluhan orang tua dapat :
1. Menyebutkan pengertian dari nutrisi
2. Menyebutkan zat gizi yang terkandung dalam makanan
3. Mengerti memberi makanan yang baik.
4. Menyebutkan tips dalam memberi makanan kepada anak.

III.

Materi
1. Pengertian Nutrisi
2. Zat Gizi Yang terkandung dalam Makanan
3. Memberikan Makanan yang baik.
4. Tips dalam memberi makan pada anak.

IV.

Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab

V.

Media

Flip Chart

Leaflet

VI.

Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi Struktur

Peserta hadir ditempat penyuluhan

Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di poli anak

Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya

2. Evaluasi Proses

Peserta antusias terhadap materi penyuluhan

Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan

Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara


benar

3. Evaluasi Hasil

Ortang tua mengetahui tentang jenis nutrisi yang diperlukan

Jumlah hadir dalam penyuluhan minimal 5 orang tua.

VII.

KEGIATAN PENYULUHAN

No. WAKTU
1.

2
menit

KEGIATAN PENYULUH

KEGIATAN PESERTA

Pembukaan :

Membuka kegiatan dengan Menjawab salam


mengucapkan salam.

Memperkenalkan diri

Menjelaskan

Mendengarkan

tujuan

dari Memperhatikan

materi

yang Memperhatikan

penyuluhan

2.

10
menit

Menyebutkan

akan diberikan
Pelaksanaan :

tentang

Memperhatikan

Menjelaskan tentang zat gizi

Memperhatikan

Menjelaskan
pengertian nutrisi

yang

terkandung

dalam

makanan

Memberi kesempatan kepada

Bertanya

peserta untuk bertanya

pertanyaan yang diajukan

Menjelaskan cara memberi

Memperhatikan

dan

menjawab

makan yang baik.

Menjelaskan

tips

memberi

Memperhatikan

makan

3.

7
menit

Memberi kesempatan kepada


peserta untuk bertanya
Evaluasi :

Bertanya

dan

pertanyaan yang diajukan

Menanyakan kepada peserta Menjawab pertanyaan


tentang materi yang telah
diberikan, dan reinforcement
kepada orang tua yang dapat

4.

1
menit

menjawab pertanyaan.
Terminasi :

Mengucapkan

terimakasih Mendengarkan

atas peran serta peserta.

menjawab

Mengucapkan salam penutup

Menjawab salam

VIII.

PENGORGANISASIAN

Pembawa Acara

IX.

Pembicara

Fasilitator

Observer

DAFTAR PUSTAKA
Departemen Kesehatan RI kerjasama dengan WHO dan UNICEF, Buku
Bagan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) Indonesia., Jakarta,
1998.
Markum, A.H., Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak Jilid 1, Balai Penerbit FKUI,
Jakarta, 1991
Sacharin, Rosa M., Prinsip Keperawatan Pediatrik Edisi 2, EGC, Jakarta,
1994
Lab/UPF Ilmu Kesehatan Anak, 1994, Pedoman Diagnosis dan Terapi, RSUD
Dr. Soetomo Surabaya.
Mansjoer, A, dkk, 2000, Kapita Selekta Kedokteran, edisi 3, Media
Aesculapius, Jakarta.
WHO, 1993, Kader Kesehatan Masyarakat, alih bahasa Adi Heru S, EGC,
Jakarta.

Materi Penyuluhan
GIZI PADA ANAK PRA SEKOLAH
A. Pengertian
Nutrisi atau zat makanan adalah merupakan bagian dari makanan termasuk
didalamnya air, protein dan asam amino yang membentuknya, lemak dan asam
lemak, karbohidrat, mineral dan vitamin.
2. Zat gizi yang terkandung dalam makanan
1. Air
Kebutuhan tubuh akan air merupakan urutan kedua setelah kebutuhan
oksigen. Fungsi dari air bermacam-macam. Air merupakan komponen
terpenting dari struktur tubuh dan dalam fungsinya sebagai pelarut. Air
mengatur suhu tubuh dengan mengambil panas yang dihasilkan dan
mendistribusikannya ke seluruh tubuh. Air penting sebagai pelumas tubuh
misalnya saliva, memungkinkan makanan masuk ditelan.
2. Protein dan Asam Amino
Fungsi protein adalah :
a. Penunjang pertumbuhan, protein merupakan bahan padat utama dari otot,
organ dan glandula endokrin. Merupakan unsur utama dari matrix tulang
dan gigi, kulit, kuku, rambut, sel darah dan serum.
b. Pengaturan proses tumbuh, protein mempunyai fungsi yang sangat khusus
dalam pengaturan proses-proses tubuh misalnya, Hb melakukan peranan
vital membawa oksigen ke jaringan
c. Energi, protein merupakan sumber energi, setiap gramnya menghasilkan 4
Kkal (0,01 MJ).
Sumber protein :

Kandungan protein tinggi pada susu, daging, ikan, unggas, keju, bijibijian

Kandungan protein menengah pada telur, kacang-kacangan, tepung, bijibijian, susu cair.

Kandungan protein rendah sebagian besar pada buah-buahan dan sayursayuran.

3. Lemak dan Asam Lemak


Fungsi utama lemak adalah memberikan energi, Lemak bertindak
sebagai karier dari vitamin A, D, E, K, yang larut dalam air dan memberikan
rasa yang menyenangkan dan memberikan perasaan kenyang karena
kecepatan pengosongan dari lambung.
Sumber makanannya adalah baik susu ASI dan sapi mengandung
sekitar 50% kal lemak. Sekitar 4% dari kalori total dalam ASI diberikan oleh
asam linoleat. Sumber makanan lain adalah minyak, LARD, mentega,
margarine dan bumbu selada yang merupakan sumber lemak yang paling
pekat.
4. Karbohidrat
Gula dan zat tepung merupakan sumber utama energi manusia.
Fungsi karbohidrat :
a. Energi, setiap gram karbohidrat yang dioksidasi rata-rata menghasilkan 4
kal. Sejumlah karbohidrat dalam bentuk glukose, akan digunakan secara
langsung untuk memenuhi kebutuhan energi jaringan. Sebagian kecil
disimpan sebagai glikogen dalam hati dan otot dan beberapa akan
disimpan sebagai jaringan adiposa.
b. Aksi pencadangan protein, tubuh akan menggunakan karbohidrat sebagai
sumber utama energi, karena itu jika terdapat defisiensi kalor dalam diet
maka akan digunakan jaringan adiposa dan protein
c. Pengaturan metabolisme lemak, diperlukan sejumlah karbohidrat dalam
diet sehingga oksidasi lemak dapat berlangsung dengan normal. Jika
karbohidrat dalam diet terbatas, maka lemak akan dimetabolisir lebih
cepat daripada penanganan tubuh terhadap produk metabolisme ini. Jika
lemak tidak dioksidasi dengan lengkap maka akan terbentuk keton.
d. Peranan dalam fungsi gastrointestinal, diduga laktosa mempercepat
pertumbuhan bakteri yang diperlukan dalam usus kecil, bakteri ini
berguna untuk sintesis vit B kompleks dan vit K.
Sumber Karbohidrat : pada diet bayi muda laktosa merupakan
karbohidrat predominan yang ditemukan dalam ASI dan susu sapi. Dengan

semakin besarnya anak-anak ditambahkan biji-bijian, roti dan makanan lain


seperti kentang.
3. Memberi Makanan yang Baik
Anak usia pra sekolah mulai tumbuh lebih aktif dan cerdas. Orang tua
mungkin merasa bahwa pertumbuhannya terasa lamban dan selera makannya
kurang baik seperti sebelumnya. Hal ini bukan merupakan suatu hal yang
menakutkan selama orang tua tetap memberikan anak dengan aneka makanan
sehat/bergizi dan memonitor petumbuhan secara teratur.
Kebutuhan nutrisi anak bisa dipenuhi dengan memberikan makanan dari
keempat kelompok makanan penting, yaitu :
1. Nasi dan alternative.
Makanan ini memberikan energi yang baik, sedikit vitamin dan mineral.
Pilihan lain yang meliputi : bubur ayam, mie atau bubur kacang ijo.
2. Buah-buahan.
Buah-buahan adalah sumber serat yang baik, khususnya vitamin A, C dan
mineral seperti kalium. Lebih sering memberikan buah-buahan yang
mengandung citrun dan buah-buahan yang isinya berwarna kuning.
3. Sayur-sayuran.
Merupakan sumber serat dan mineral yang baik seperti kalium, juga
memberikan vitamin A, C dan asam folik. Berikan sayuran berwarna hijau
atau sayuran berwarna kuning kehijauan.
4. Daging dan alternative.
Kelompok ini meliputi tempe, tahu, ikan, susu, telur yang memberikan
protein penting, lemak, vitamin dan mineral.
Berikan ikan paling sedikit 3 kali dalam seminggu dan berikan sebanyak 5
telur dalam seminggu.
Saat mempersiapkan makanan, cobalah mempergunakan sedikit minyak, garam
dan gula jika ini perlu ditambahkan.
4. Tips Memberi Makan pada Anak Pra Sekolah.
1. Tetap memberikan susu.
Anak perlu minum susu 2-3 cangkir susu sehari. Susu memberikan kalsium
dan pospor yang penting untuk menguatkan tulang dan gigi.

2. Menciptakan makanan yang diinginkan.


Melibatkan anak dalam memilih makanan dan merencanakan menu. Ajaklah
dia ke pasar dan terangkan mengenai fungsi dari jenis makanan yang berbeda.
Ceritakan kepadanya bahwa makan telur bisa menjadikan otot kuat dan
makan wortel bisa menjadikan mata sehat untuk melihat, kesemuanya akan
membantu anak untuk memahami mengapa orang tua memberikan makanan
ini.
3. Menyiapkan makanan yang menarik.
Di samping aneka dan sajian makanan, penting juga untuk menarik minat dan
perhatian anak. Memotong sayur-sayuran dalam bentuk yang menarik. Anak
diberikan sayuran dengan warna dan bentuk yang berbeda seperti wortel,
buncis, bayam, jagung. Selain itu atur buah-buahan dalam bentuk yang
menarik karena anak akan lebih berselera untuk menikmati rasa buah
tersebut. Yang tidak kalah penting adalah jangan mencampur makanan ke
dalam satu mangkok. Pisahkan jenis makanan yang berbeda dengan
mempergunakan piring yang berbeda.
4. Menghindari anak makan yang berlebihan.
Kegemukan pada anak-anak merupakan suatu kekuatiran. Anak yang
kegemukan bisa mempunyai problema kesehatan dalam kehidupannya di
kemudian hari. Untuk mencegah anak kegemukan orang bisa membantu
dengan membentuk kebiasaan makan makanan yang baik ketika masih muda.
Misalnya hindari menggunakan makanan sebagai bentuk hadiah atau bujukan,
memberi

makanan kecil yang menyehatkan serta jangan makan yang

berlebihan.
5. Memberi makanan kecil yang sesuai.
Anak usia pra sekolah karena dengan ukuran tubuhnya dan seleranya kecil,
sangat baik dengan pemberian makanan yang tidak terlalu banyak, yang
diberikan empat enam kali dalam sehari. Oleh karena itu makanan kecil
sama pentingnya dengan makanan pokok dalam memenuhi kebutuhan nutrisi
anak selama sehari. Makanan kecil yang baik seperti sop kacang merah, kue
yang berisi daging, buah-buahan segar, susu, jus buah, susu kedelai, roti,
singkong rebus, ubi rebus.
Catatan : Cucilah tangan sebelum menyuapkan makanan anak.
Gunakan bahan makanan yang baik dan aman, peralatan masak yang
bersih dan cara memasak yang benar.