Anda di halaman 1dari 1

Demam Typhoid

Definisi

DPL
o
o

Penyakit infeksi sistemik salmoella typhi

Etiologi

96% disebabkan S. Typhi


4% disebabkan S. Paratyphi
Masa inkubasi 10 14 hari

Patofisiologi

Kuman masuk melalui makanan atau


minuman
Kuman sampai di usus halus
Kuman menembus dinding usus
Kuman mencapai folikel limfoid usus halus
(plaque peyeri)
Kuman mengikuti aliran limf mesenterial
menuju sirkulasi darah
Terjadilan bakteremia primer
Kuman mencapai RES (hepar, lien &
sumsum tulang) untuk multiplikasi
Terjadi bakteremia sekunder
Kuman menyerang organ lain
Terjadi komplikasi

Leukopenia utama
Anemia (ec supresi sumsum
tulang / defisiensi Fe /
perdarahan usus)
Thrombositopeni optional

o
Serologi
o
WIDAL

S. Typhi titer O (1:200 /


1:160) atau kenaikan 4
kali titer akut ke titer
kovalesens
o
Tubex T (IgG dan IgM Salmonella)
Kultur darah
o
Terutama pada minggu 1-2.
Optional
o
Radiologi (untuk komplikasi)
o
Ex. Thoraks untuk pneumoni,
abdomen untuk perforasi usus,
dll.

Komplikasi

Perdarahan saluran cerna


Pneumonia
Perforasi usus

Manifestasi Klinis

Demam (naik bertahap) utama


o
Suhu tertinggi pada akhir minggu
pertama
Sakit perut utama
Diare / konstipasi (keterlibatan GE)
utama
Lidah typhoid (bagian tengah kotor dan
pinggir hiperemis)
Delirium
Malaise
Letargi
Anoreksia
Sakit kepala
Muntah
Perut kembung (meteorismus)
Hepatomegali
Splenomegali optional

Treatment
Bed rest
Antibiotik
o Drug of choice = Kloramfenikol
o

(50-100 mg/kg/hari 4 dosis


selama 10 14 hari
Amoksisilin 100 mg/kg/hari

selama 10 hari
Kotrimoksazole 6 mg/kg/hari

selama 10 hari
Seftriakson 80 mg/kg/hari satu

kali / hari selama 10 hari


Sefiksime 10 mg/kg/hari dalam 2
dosis selama 10 hari

Vitamin A 100000 IU (apabila disertai


malnutrisi dilanjujtkan 1500 IU/harii)

Optional

Suplemen nutrisi, antibiotik,


antikonvulsan, kortikosteroid.

Pemeriksaan

FAQ