Anda di halaman 1dari 9

UNIVERSITY OF HASANUDDIN

A WORLD CLASS UNIVERSITY


TEKNIK TRANSPORTASI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS HASANUDDIN

POLUSI AKIBAT TRANSPORTASI

UMMU KALSUM DZULHIJJAH MANESSA


2015

Polusi Transportasi
Tiga tipe dampak lingkungan fisik
dari pengoperasian sarana
transportasi

Polusi Udara

Polusi Getar
Polusi Suara

Polusi Suara
Dalam memahami polusi suara
(kebisingan), tiga unsur yang perlu
perhatikan

Sumber Kebisingan
Penerima Kebisingan

Daerah dimana
kebisingan
ditrasnsmisikan
dari sumber ke
penerima

Polusi Suara
Tingkat kebisingan dinyatakan dalam desibel (db)
Tingkat Kebisingan Yang Ditimbulkan Oleh Sebuah
Sarana Transportasi Tergantung Pada:
1. Volume lalu-lintas
LALU-LINTAS
2. Kecepatan arus lalu-lintas
JALAN RAYA
3. Komposisi jenis kendaraan
4. Jarak penerima ke sumber bising
5. Pemakaian rel menerus/panjang
LALU-LINTAS
JALAN REL
6. Pemeliharaan rel dan roda
7. Tata letak rute dengan superelevasi
jalan rel
LALU-LINTAS
8. Berat kotor tinggal landas
UDARA
9. Jarak tempat tinggal landas atau
Mendarat

Solusi Meminimalisir Polusi


Suara dari Kendaraan
Bermotor.
Empat faktor dalam
mereduksi
kebisingan

Jarak dari sumber


serapan udara
Angin
Permukaan tanah
Halangan

Polusi Udara
Jenis-jenis emisi gas dan partikel dari kegiatan transportasi
antara lain:
1. Karbon monoksida
2. Hidrocarbon
3. Oksida dari nitrogen

Kecepatan kend. Meningkat


Kecepatan kend. Meningkat

Cara terbaik mengurangi polusi udara dari sumber


transportasi adalah: berusaha mengurangi emisi polusi dari
sumbernya
Mengurangi emisi polusi dari sumbernya melalui perbaikan
teknologi
mengenai
masalah
lingkungan,
seperti
pengembangan sistem tenaga penggerak dari listrik,
pemakaian bahan bakar minyak nabati dll.

Solusi Meminimalisir Polusi


Udara dari Kendaraan
Bermotor.
Pembatasan usia kendaraan, terutama bagi angkutan umum, perlu
dipertimbangkan sebagai salah satu solusi.

Potensi terbesar polusi oleh kendaraan bermotor adalah kemacetan


lalu lintas dan tanjakan.

Pemberian penghambat laju kendaraan di permukiman atau ganggang yang sering diistilahkan dengan polisi tidur justru merupakan
biang polusi. Kendaraan bermotor akan memperlambat laju

Uji emisi harus dilakukan secara berkala pada kendaraan umum


maupun pribadi meskipun secara uji petik (spot check).

Polusi Getaran
Getaran dari sumber kegiatan transpor merupakan masalah yang
terbatas jika dibandingkan dengan kebisingan dan polusi udara
Getaran akibat kegiatan transportasi dapat terjadi akibat
beroperasinya:
1. Kendaraan-kendaraan berat di jalan raya terutama pada jalanjalan
arteri primer
2. Lintas kereta api bawah tanah
Getaran akibat transportasi dapat menimbulkan masalah bagi
bangunan-bangunan di sekitarnya terutama ke pondasinya

Solusi Meminimalisir Polusi


Getaran dari Kendaraan
Bermotor.
Pengaturan letak daerah-daerah hunian ke jalan-jalan arteri
utama yang melayani lalu-lintas berat
Metode pembatasan lalu-lintas (traffic restrain) pada waktuwaktu tertentu
Penggunaan material pada perkerasanyang bisa mereduksi
energi getaran seperti pelapisan aspal pada permukaan
perkerasan kaku
Pertimbangan untuk tidak menempatkan bangunan-bangunan
yang peka terhadap getaran ke sumber getaran seperti
bangunan laboratorium