Anda di halaman 1dari 18

ANALISA PROSES INTERAKSI

Inisial klien

: Nn. NA

Status interaksi perawat-klien

: Interaksi 2

Lingkungan

: Mahasiswa dan klien berada di ruang kelas 1 R. 23 E RSSA, duduk berhadapan

Deskripsi klien

: Ekspresi klien atas kedatangan mahasiswa tampak terbuka, menyambut dengan senang klien terlihat
sedang santai di ruangannya bersama dengan ibunya.

Tujuan (berorientasi pada klien)

: Klien dapat mengidentifikasi kemampuan positif yang dimilikinya untuk dapat dikembangkan

Nama Mahasiswa

: Hesti Purwaningsih

Tanggal

: Rabu, 25 November 2015

Jam

: 13.00

Tempat

: Ruang kelas 1 R. 23 E RSSA

KOMUNIKASI VERBAL
P : Assalamualaikum,
selamat pagi Bu. Sesuai
dengan perjanjian kita

KOMUNIKASI NON

ANALISA BERPUSAT

ANALISA BERPUSAT

VERBAL
P : Menghampiri klien,

PADA PERAWAT
Perawat memulai percakapan

PADA KLIEN
Klien tampak bersedia

dengan sikap terbuka.

berinteraksi namun terlihat

sikap ramah dan lembut

sedikit letih.

merupakan awal terjadinya

mengulurkan tangan
K : Melihat ke arah

RASIONAL
Dengan mengucapkan salam,

kemarin, hari ini kita

perawat, mengulurkan

hubungan saling percaya

bertemu lagi disini ya Bu?

tangan, tersenyum,

klien dengan perawat. Sesuai

dan ekspresi senang

dengan teori bahwa


keberhasilan membina
hubungan saling percaya
sangat dipengaruhi oleh

komunikasi verbal dan non


verbal yang disampaikan
oleh perawat

K : Waalaikumsalam. Iya
Mbak Hesti, benar sekali.

Perawat tetap menjaga

Klien berespon positif

Perawat mempertahankan

dari tiduran menjadi

posisi tubuh dengan

dengan salam yang

sikap terbuka, duduk

duduk, memandang

terapeutik

disampaikan oleh perawat

disamping klien , dan ibu

K : klien mengubah posisi

perawat, menjawab

klien. memandang dan

dengan ramah tapi

mendengarkan dengan penuh

menunduk, tampak

perhatian ketika berinteraksi

senang dengan

dengan klien. Sesuai dengan

kedatangan perawat.

teori hal ini merupakan

P : Mempertahankan sikap

P : Apa kabar Ibu hari ini


dan bagaimana

sikap-sikap yang harus

terbuka, duduk

dilakukan dalam melakukan

disamping klien,

hubungan terapeutik

memandang, dengan

sehingga klien dapat

sentuhan terapeutik.

berespoin positif terhadap

P : Suara jelas, tetap


tersenyum,

Perawat mencoba

Klien tampak ceria dengan

interaksi yang dilakukan.


Perawat menunjukkan

membuka diri dan tetap

kedatangan perawat.

hubungan yang terbuka

perasaannya saat ini?

mempertahankan

berkomunikasi kepeda

dengan klien. Hal ini

sikap terbuka,

klien, sambil menatap

sesuai dengan teori

memandang klien

wajah klien

komunikasi yaitu teknik

dengan bersahabat

komunikasi terapeutik

K : Memandang perawat,

dimana bahwa untuk

wajah tampak ceria

mendapatkan data

dengan kedatangan

diperlukan pertanyaan dan

perawat.

sikap terbuka dari perawat


dalam memahami

K : Alhamdulillah baik
mbak Hesti. Perasaan
saya juga sudah

K : Menatap perawat dan


tampak tersenyum.
P : Menganggukkan kepala,

Perawat mempertahankan

Klien menunjukkan respon

kebutuhan klien saat ini


Perawat menggunakan teknik

sikap terbuka menerima

yang terbuka terhadap

komunikasi terbuka. Hal ini

klien apa adanya dan

kehadiran perawat.

sesuai dengan teori bahwa

mendingan, enggak

memandang wajah klien

menunjukkan perhatian

sikap terapeutik yaitu

begitu ketakutan kayak

dan mencoba menarik

terhadap kebutuhan klien

keterbukaan, jujur,

kemarin.

perhatian klien

keikhlasan dan penggunaan


teknik terapeutik akan
mempengaruhi keberhasilan
interaksi

P : Baik. Bu, hari ini kita

P : Ekspresi wajah tenang,

akan berbincang-bincang

sikap terbuka dan

mengenai kemampuan

tersenyum

positif dan kegiatan yang

K : Mendengarkan perawat,

Perawat mencoba

Klien memperhatikan apa

Fokusing merupakan

pengingatan nama perawat

yang disampaikan oleh

salah satu teknik

perawat.

komunikasi terapeutik.
Sesuai degan konsep

biasa Ibu lakukan.

menegakan kepala dan

komunikasi terapeutik

memandang wajah

bahawa fokusing sangat

perawat

diperlukan dalam rangka


memfokuskan topik yang
akan dibahas dalam suatu

K : Iya Mbak Hesti.

Perawat senang karena klien

Klien menganggukkan

pembicaraan
Persetujuan dari klien

tersenyum,

kooperatif dengan apa yang

kepala dan menyetujui

adalah salah satu cara

menyebutkan nama.

disampaikan oleh perawat.

dengan rencana yang

untuk menjadikan klien

disampaikan oleh perawat.

kooperatif terhadap terapi

K : Menganggukkan kepala,

P : Tersenyum dan tetap

atau intervensi yang akan

memandang klien, tetap


P : Kita berbincang-bincang

di samping klien
P : Menyampaikan kontrak

Perawat senang karena klien

Klien menganggukkan

diberikan.
Persetujuan dari klien

disini saja ya Bu, di

tempat yang jelas

kooperatif dengan apa yang

kepala dan menyetuji dengan

adalah salah satu cara

ruang kelas 1. Apakah

kepada klien.

disampaikan oleh perawat.

rencana yang disampaikan

untuk menjadikan klien

oleh perawat.

kooperatif terhadap terapi

Ibu setuju?

K : Menganggukkan kepala,

atau intervensi yang akan

mendengarkan
K : Emmm, iya deh disini

penjelasan dari perawat


K : Ekpresi wajah tampak

Perawat senang karena klien

Klien menganggukkan

diberikan.
Persetujuan dari klien

saja Mbak Hesti.

senang, menyetujui

kooperatif dengan apa yang

kepala dan menyetuji dengan

adalah salah satu cara

usulan perawat.

disampaikan oleh perawat.

rencana yang disampaikan

untuk menjadikan klien

oleh perawat.

kooperatif terhadap terapi

P : Mendengarkan dengan

atau intervensi yang akan

seksama, tersenyum,
P : Bagaimana Bu, apakah

menganggukkan kepala
P : Menanyakan dengan

Perawat menanyakan dan

Klien menganggukkan

diberikan.
Persetujuan dari klien

kepala dan menyetuji dengan

adalah salah satu cara

memastikan pilihan

rencana yang disampaikan

untuk menjadikan klien

klien.

oleh perawat.

kooperatif terhadap terapi

Ibu setuju atau mungkin

kata-kata yang jelas, dan

ada ide tempat yang lain?

memastikan kepada klien

atau intervensi yang akan

K : Menganggukkan kepala,

diberikan.

mendengarkan
K : Setuju Mbak Hesti, disini
saja tidak apa-apa.

penjelasan dari perawat


K : Memandang perawat dan
menjawab pertanyaan

Perawat mempertahankan

Perhatian klien dalam

Jawaban yang

sikap terbuka

berinteraksi dengan

disampaikan menunjukkan

perawat masih terkontrol

bahwa klien kooperatif

yang diberikan oleh

terhadap pertanyaan

perawat

perawat

P : Menganggukkan kepala,
mendengarkan klien,
tetap mempertahankan
P : Bagaimana mbak

sikap terbuka
P : Menanyakan kondisi

Perawat mengidentifikasi

Klien tampak

Perawat menunjukkan

perasaanya saat ini?

klien , tersenyum,

kondisi klien saat ini dan

memperhatikan fokus

hubungan yang terbuka

Apakah sudah merasa

ekpresi wajah

mengidentifikasi perasaan

bahasan dalam interaksi

dengan keluarga. Hal ini

tenang?

bersahabat

klien.

K : Memperhatikan
pertanyaan perawat

sesuai dengan teori


komunikasi yaitu teknik
komunikasi terapeutik
dimana untuk
mendapatkan data
diperlukan pertanyaan dan
sikap terbuka dari

mahasiswa dalam
memahami kelubutukan
K : Sudah mendingan mbak
daripada kemarin.

K : Memandang perawat dan


menjawab pertanyaan

Perawat mempertahankan

Perhatian klien dalam

klien dan keluarga saat ini.


Perawat menggunakan

sikap terbuka

berinteraksi dengan

teknik komunikasi

perawat masih terkontrol

terapeutik dan komunikasi

yang diberikan oleh

terbuka. Hal ini sesuai

perawat

dengan teori bahwa sikap

P : Menganggukkan kepala,
mendengarkan klien,

terapeutik yaitu

tetap mempertahankan

keterbukaan, jujur,

sikap terbuka

keikhlasan, dan
penggunaan teknik
terapeutik akan
mempengaruhi

P : Semalam tidurnya sudah

P : Perawat bertanya kepada

Perawat melakukan

Klien menyimak

keberhasilan interaksi.
Perawat melakukan

enak apa belum Bu?

klien, kontak mata tetap

evaluasi dari intervensi

pertanyaan dari perawat

evaluasi keberhasilan

Berkualitas atau tidak?

dipertahankan, posisi

yang dilakukan dan

dan focus kepada

intervensi yang telah

tubuh agak condong ke

diajarkan sebelumnya

perawat.

diberikan sebelumnya.

depan ke arah klien.

dengan melihat

Klien menjawab

Perawat menstimulus

K : Klien mendengarkan dan


menyimak pertanyaan

keberhasilan intervensi
yang telah diberikan.

dari perawat, kontak


K : Enak Mbak, lumayan.

mata bagus.
K : Suara jelas, intonasi

Perawat tampak senang

Tidur saya nyenyak dan

jelas, badan agak

dengan keberhasilan

pertanyaan mahasiswa

klien untuk menjelaskan

berkualitas. Sekitar 4 jam

condong ke depan kea

intervensi yang telah

dan menunjukkan sikap

efek dari intervensi yang

saya tidur.

rah perawat, tampak

dilakukan pada pertemuan

terbuka kepada perawat.

telah diberikan apakah

tersenyum.

sebelumnya.

sudah membawa
perubahan terhadap pola

P : Ekpresi wajah senang,

tidur klien.

memperhatikan klien,
tetap bersikap terbuka
dan menjaga
kepercayaan yang
P : Alhamdulillah kalau

diberikan oleh perawat


P : Perawat bertanya dengan

sudah bisa tidur nyenyak.

kata-kata yang jelas dan

Kalau untuk perasaan

dapat di pahami

ketakutan seperti diincar

Perhatian klien dalam

Perawat menggali proses

pikir klien.

berinteraksi dengan

pikir pada klien setelah

perawat masih terkontrol

dilakukan dan diajarkan


intervensi pada pertemuan

K : Mendengarkan dengan

dan diikuti oleh orang

sekasama, pandangan

yang tidak dikenal

mata bagus, tubuh agak

apakah masih sering

condong ke depan

muncul Bu?
K : Kadang-kadang masih

Perawat menggali proses

K: Menjawab dan merespon

sebelumnya.

Mempertahan sikap terbuka.

Klien sudah mampu

Perawat mengevaluasi

mbak, tapi saya sudah

pertanyaan perawat,

melakuka orientasi realita

keberhasilan intervensi

bisa mengendalikan

pandangan mata bagus,

seperti yang telah

yang telah diberikan dan

sesuai dengan yang

tubuh agak condong ke

diajarkan pada pertemuan

mengidentifikasi

diajarkan mbak Hesti

depan

sebelumnya.

gangguan proses pikir

kemarin.

P: Mendengarkan klien

pada klien setelah

P : Bagus sekali Bu.

dengan seksama, sambil

dilakukan dan diajarkan

menganggukkan kepala,

intervensi pada pertemuan

tersenyum
P : Mengacungkan jempol,

Perawat memberikan

Klien tampak senag dengan

sebelumnya.
Perawat memberikan

Sekarang coba Ibu

tersenyum, memandang

reinforcement terhadap

mendapak reinforcement

reinforcement terhadap

sebutkan apa saja yang

klien dengan senang

keberhasilan klien

dari perawat

keberhasilan klien. Hal ini

sudah kita pelajari


kemarin.

K : Tersenyum, menunduk

sesuai dengan teori bahwa

sebentar, kemudian

keberhasilan klien meskipun

memandang perawat

hanya sedikit harus diberikan


umpan balik agar klien
termotivasi untuk
melaksanakan latihan

K : Pertama, tentang

K : Tersenyum, kontak mata

Perawat menyimak

Klien mencoba menjelaskan

latihan berikutnya
Dalam hubungan antara

orientasi realita ya Mbak.

bagus, badan agak

penjelasan klien dan

kembali aa yang telah

perawat berkewajiban

Jadi kalau saya perasaan

condong ke depan,

mengevaluasi intervensi

dipelajari pada pertemuan

menampakan diri dengan

ketakutan itu muncul,

menjawab pertanyaan

yang telah diberikan

sebelumnya.

sikap empati. Sikap

saya harus tenang.

mahasiswa.

sebelumnya.

Kemudia saya harus

P : Ekspresi wajah senang,

empati akan memberikan


kenyamanan pada klien

merenungkan dimana

memperhatikan klien,

dalam berinteraksi dengan

saya berada, dengan

dan tetap bersikap

perawat

siapa saya berada, dan

terbuka

kapan perasaan itu


muncul atau waktunya

jam berapa dan saat apa.


Kemudian saya harus
merenungkan bahwa
perasaan tersebut tidak
nyata. Kedua, apabila
saya susah tidur, saya
bisa melakukan relaksasi
atau nafas dalam dan
pengalihan situasi atau
distraksi dengan
membaca.
P : Bagus sekali Bu. Nah,

P : Tersenyum dan

Perawat mencoba menggali

Klien tampak

Perawat menggali

untuk sekarang kita akan

mengacungkan jempol,

kemampuan positif yang

memperhatikan fokus

kemampuan positif yang

berdiskusi tentang hobi

menjelaskan dengan

dimiliki oleh klien.

bahasan dalam interaksi

dimiliki oleh klien.

atau kemampuan positif

kata-kata yang jelas,

dan kegiatan yang biasa

menekankan pada topik

Ibu lakukan di rumah ya

bahasan

Perawat memperhatikan

Klien mencoba menggali

Dalam hubungan antara

penjelasan klien.

kemampuan positif dan hobi

perawat dan klien,

yang dimilikinya.

perawat berkewajiban

Bu. Menurut Ibu, apa


kemampuan positif yang
Ibu miliki?
K : Emmm. Saya suka

K : menganggukan kepala,
mendengarkan
penjelasan dari perawat
K : Klien menjawab

menyanyi dan memasak

pertanyaan perawat,

Mbak.

wjah tampak ceria,


tersenyum, dan

menempatkan diri dengan

sikap empati akan

bersemangat.

memberikan kenyamanan

P : Memperhatikan klien dan

P : Ibu suka bernyanyi dan

tetap bersikap terbuka,

pada klien dalam

serta tetap empati

berinteraksi dengan

P : Tersenyum, mengajak

Perawat mencoba

Perhatian klien dalam

perawat
Perawat menfokuskan topik

memasak ya. Baik, kalau

klien untuk praktek

mengarahkan kemampuan

berinteraksi dengan

bahasan interaksi hal ini

disini Ibu bisa

berkenalan, menjelaskan

yang dimiliki klien serta

perawat masih terkontral

sesuai dengan teori bahwa

menyalurkan

dengan kata-kata yang

hobinya agar bisa tersalurkan

interaksi yang efektif harus

kemampuan Ibu

jelas dan tenang

dengan baik.

teknik komunikasi, salah

menyanyi di ruang

K : Tersenyum,

rehabilitasi medik.

mengangguk-angukan,

Disana ada alat musik

dan ekpresi malu-malu

dan alat untuk karaoke

dan ingin juga

Bu. Silahkan kalau Ibu

melakukannya

ingin menyalurkan hobi


Ibu. Kalau untuk hobi
memasak, nanti Ibu bisa
mengembangkan hobi
Ibu tersebut di rumah.
Ibu bisa meminta
bantuan dari Ibu anda
untuk memasak. Ibu bisa
buka usaha catering atau

satunya adalah focusing .

warung makan,
disamping kegiatan Ibu
sebagai pengajar. Jadi
bisa tetap tersalurkan
hobinya.
K : Oh begitu ya Mbak. Baik

K : tersenyum, memandang

Perawat memberikan

Klien tampak

Klien memperhatiakan dan

Mbak, saya senang sekali

perawat, kontak mata

dukungan atas

bersemangat untuk

tampak bersemangat untuk

mendengarnya.

bagus.

kemampuan klien

mencoba cara yang akan

mempraktekan kepada

diajarkan oleh perawat

perawat. Hal ini sesuai

P : ekspresi wajah tenang,


memperhatikan klien ,

dengan teori bahwa syarat

dan menggandeng

utama berubah adalah klien

tangan klien

untuk mempunyai kemauan


untuk melakukan perubahan

P: Bagaimana Bu, apakah


Ibu sudah jelas?

P : Tersenyum, menyentuh
tangan klien.
K : Menganggukkan kepala,

K : Sudah Mbak Hesti.

Perawat mencoba

Klien tampak

Perawat memberi

memberi kesempatan

memperhatikan fokus

kesempatan kepada klien.hal

kepada klien untuk

bahasan dalam interaksi

ini dapat mengajak klien

mendengarkan

membuka diri

untuk melatih cara

penjelasan dari perawat

berkomunikasi terbuka

berkomunikasi dengan orang

kepada perawat

di sekitarnya

K : Menganggukkan
kepala,

Memperhatikan klien dan

Klien mencoba untuk

Perawat memberi

menunggu respon dari

berkomunikasi tetapi terlihat

kesempatan kepada klien.hal

mendengarkan

klien

malu untuk berbicara

ini dapat mengajak klien

penjelasan dari

untuk melatih cara

perawat

berkomunikasi dengan orang

P : Memperhatikan klien

di sekitarnya

dan tetap bersikap


terbuka, tetap
menunggu respon dari
P: Bagaimana Bu, apakah

klien
P : Tersenyum, memandang

Perawat mencoba

Perhatian klien dalam

Perawat memfokuskan topik

Ibu ingin mencoba untuk

klien dengan senang,

berinteraksi pada klien

berinteraksi dengan

bahasan interaksi. Hal ini

menyalurkan hobi Ibu

menjelaskan dengan

dengan teknik komunikasi

perawat masih terkontrol

sesuai dengan teori bahwa

menyanyi sekarang?

nada suara yang lemah

terbuka

K : Nanti saja Mbak kalau


pas minum obat sore.

interaksi yang efektif harus

lembut, menanyakan

memenuhi teknik

kepada klien

komunikasi, salah satunya

K : Tersenyum.
K : Memandang perawat,
tampak berpikir.
P : Memperhatikan klien,
tetap bersikap terbuka

Mempertahankan sikap

Klien menjawab

adalah focusing
Dalam menggali jawaban

empati

pertanyaan perawat dan

dari klien, mahasiswa

memberikan alasan

dapat menggunakan

terhadap jawabannya.

pertanyaan terbuka.
Menurut konsep bahwa
pertanyaan terbuka akan
menghasilkan data
kualitatif kemampuan klien
dalam menganalisa

P : Baik Bu. Setelah ini coba

P : Sikap badan terbuka,

Perawat mencoba menjadi

Klien tampak memahami

dirinya.
Untuk melatih

role model bagi klien

dan menyetujui saran dari

kemampuan klien dimulai

perawat

dengan memberikan

Ibu praktikkan saran dari

badan condong

saya tadi. Besok kita

kedepan, memandang

diskusikan kembali

klien, berbicara

pengetahuan secara

bagaimana hasilnya ya

dengan nada suara

kognitif. Kemempuan

Bu.

yang lembut, kata-

kognitif akan menjadi

kata jelas, berbicara

dasar dalam melakukan

tidak terlalu cepat,

kemampuan psikomotor.

mengulurkan tangan
K : Menganggukkan
kepala, tersenyum,
K : Baik Mbak Hesti.

ekpresi wajah tenang


K : Tersenyum,

Perawat memberikan

Klien tampak

Klien mencoba berubah

memandang perawat,

dukungan atas

bersemangat untuk

dengan mencoba cara

sambil mengangguk-

kemampuan klien

mencoba cara baru

baru. Hal ini sesuai

anggukkan kepala

dengan teori bahwa syarat

dan terlihat antusias

utama berubah adalah

P : Ekpresi wajah senang,

klien mempunyai

memperhatikan klien,

kemauan untuk

mengacungkan

melakukan perubahan

jempol dan tetap


bersikap terbuka

P : Bagaimana perasaan Ibu

P : tersenyum,

Perawat mengakhiri

Kebutuhan klien tampak

Menurut konsep interaksi

interaksi dengan terminasi

telah terpenuhi dengan

terapeutik maka akhir

setelah berbincang-

memandang klien

bincang dengan saya?

dengan senang,

proses belajar yang

interaksi diakhiri dengan

menjelaskan dengan

dilakukan bersama

terminasi

nada suara yang

perawat

lemah lembut, suara


jelas.
K : Tersenyum,
menganggukK : Senang sekali mbak,
karena ada yang bisa
saya ajak diskusi tentang

anggukkan kepala
K : Tersenyum

Perawat senang dengan

Klien tampak ceria dan

Hal ini menunjukkan bahwa

P : tersenyum, ekspresi

interaksi yang dilakukan

bersemangat.

antara klien dan perawat

wajah senang

dengan klien

telah terjadi trust. Hal ini

uneg-uneg saya.

sesuai dengan teori bahwa


aspek utama untuk
mempertahankan hubungan
adalah adanya hubungan

P : Iya Bu. Oh iya, apakah

P : Perawat mengajak

Perawat mengajak untuk

Klien bersikap antusias

saling percaya
Perawat mencoba dengan

Ibu masih ingat apa saja

untuk berkomunikasi

berkomunikasi secara

dengan pembicaraan

hal yang baru dengan

yang sudah kita

secara terbuka dan

terbuka dan menggali data

karena topik yang

mengalihkan topik

diskusikan? Coba Ibu

menggali data yang ingin

yang ingin di butuhkan

dibicarakan adalah

pembicaraan baru agar

uraikan kembali hasil dari

dibutuhkan

termasuk kesenangan

klien membuka diri dan

perbincangan kita hari ini.

K : Klien mendengarkan,

klien

berinteraksi

memahami perkataan dan


K : Saya harus

pertanyaan perawat
K : klien menjawab

Perawat memahami dan

Klien menjawab dengan

Menurut konsep bahwa

mendengarkan perkataan

rasa malu dan berbicara

pertanyaan terbuka akan

klien dengan

dengan menatap muka

menghasilkan data

berkomunikasi terbuka

perawat

kualitatif

P : Perawat mengajak

Perawat mengajak untuk

Klien bersikap antusias

Perawat mencoba dengan

Setelah ini, Ibu bisa

untuk berkomunikasi

berkomunikasi secara

dengan pembicaraan

hal yang baru dengan

menyalurkan hobi dan

secara terbuka dan

terbuka dan menggali data

karena topik yang

mengalihkan topik

kemampuan yang Ibu

menggali data yang ingin

yang ingin di butuhkan

dibicarakan adalah

pembicaraan baru agar

sukai seperti yang kita

dibutuhkan

termasuk kesenangan

klien membuka diri dan

perbincangkan tadi.

K : Klien mendengarkan,

klien

berinteraksi

Selama disini Ibu bisa

memahami perkataan dan

menyanyi di ruang

pertanyaan perawat
Perawat memahami dan

Klien menjawab dengan

Menurut konsep bahwa

kepala dan menjawab

mendengarkan perkataan

rasa malu dan berbicara

pertanyaan terbuka akan

pertanyaan perawat

klien dengan

dengan menatap muka

menghasilkan data

berkomunikasi terbuka

perawat

kualitatif

mengidentifikasi hobi
dan kemampuan

pertanyaan perawat
P : perawat senang

positif saya, kemudia

mendengarkan dan

mengasahnya agar

memahami perkataan

bermanfaat dan dapat

klien

tersalurkan.
P : Iya, bagus sekali Bu.

rehabilitasi medik.
K : Iya Mbak, terimakasih
banyak ya Mbak.

K : klien menundukan

P : perawat senang
mendengarkan dan
memahami perkataan
klien

P : Iya Bu, sama-sama.

P : Perawat mengajak

Perawat mengajak untuk

Klien bersikap antusias

Perawat mencoba dengan

Baiklah, karena ini

untuk berkomunikasi

berkomunikasi secara

dengan pembicaraan

hal yang baru dengan

sudah 20 menit,

secara terbuka dan

terbuka dan menggali data

karena topik yang

mengalihkan topik

bagaimana kalau kita

menggali data yang ingin

yang ingin di butuhkan

dibicarakan adalah

pembicaraan baru agar

lanjutkan besok untuk

dibutuhkan

termasuk kesenangan

klien membuka diri dan

berbincang-bincang

K : Klien mendengarkan,

klien

berinteraksi

Bu? Besok kita akan

memahami perkataan dan

membahas tentang

pertanyaan perawat

Perawat memahami dan

Klien menjawab dengan

Menurut konsep bahwa

mendengarkan perkataan

menatap muka perawat

pertanyaan terbuka akan

obat-obatan yang Ibu


minum untuk
kesembuhan Ibu.
K : Iya Mbak, saya setuju.

K : Klien menjawab
pertanyaan perawat
P : Perawat senang
mendengarkan dan

klien dengan

menghasilkan data

berkomunikasi terbuka

kualitatif

memahami perkataan
klien
P : Perawat mengajak

Perawat mengajak untuk

Klien bersikap antusias

Perawat mencoba dengan

bertemu disini, di

untuk berkomunikasi

berkomunikasi secara

dengan pembicaraan

hal yang baru dengan

kamar Ibu jam 2 siang

secara terbuka dan

terbuka dan menggali data

karena topik yang

mengalihkan topik

ya. Terima kasih Bu.

menggali data yang ingin

yang ingin di butuhkan

dibicarakan adalah

pembicaraan baru agar

dibutuhkan

termasuk kesenangan

klien membuka diri dan

K : Klien mendengarkan,

klien

berinteraksi

P : Baik, besok kita

memahami perkataan dan

K : Iya Mbak, saya tunggu


kehadiran Mbak Hesti.

pertanyaan perawat
K : Klien menjawab
pertanyaan perawat
P : Perawat senang
mendengarkan dan

Perawat memahami dan

Klien menjawab dengan

Menurut konsep bahwa

mendengarkan perkataan

menatap muka perawat

pertanyaan terbuka akan

klien dengan

menghasilkan data

berkomunikasi terbuka

kualitatif

memahami perkataan
P : Selamat bersitirahat ya
Bu.

klien
P : Perawat mengajak

Perawat mengajak untuk

Klien tampak ceria dan

Perawat mencoba

untuk berkomunikasi

berkomunikasi secara

bersemangat.

menanyakan data ke

secara terbuka dan

terbuka dan menggali data

keluarga klien untuk

menggali data yang ingin

yang ingin di butuhkan

mengklarifikasi kebenaran

dibutuhkan

dan menjaga kepercayaan

K : Klien mendengarkan,

dari data klien

memahami perkataan dan


pertanyaan perawat, serta
K : Iya Mbak Hesti.

mengulurkan tangan.
K : klien menanggapi

Perawat senang dengan

Klien menyetujui usulan

Terminasi telah berhasil

mahasiswa dan

interaksi yang telah

perawat.

dilakukan.

mengulurkan tangan

dilakukan

untuk berjabat tangan


dengan perawat.
P : perawat berdiri dan
berjabat tangan dengan
klien.