Anda di halaman 1dari 27

KOMUNIKASI

KO M I N I K A S I
:
C O M M U N I C AT I O
=
P E M B E R I TA H U A N
ATA U
P E RT U K A R A N
P I K I RA N
C O M M U N I C AT I O = C O M U N I S = S A M A
YA I T U S A M A M A K N A
JIKA TIDAK TERJADI KESAMA AN MAKNA,
M A KA KO M U N I KA S I T I DA K B E R L A N G S U N G
KO M U N I K A S I
PENTING
A R T I N YA
BAGI
MANUSIA,
SEBAB
TA N P A
KO M U N I KA S I
T I DA K A KA N T E R JA D I I N T E RA K S I DA N
TIDAK
ADA
TERJADI
SALING
TUKAR
P E N G E TA H U A N D A N P E N G A L A M A N
KO M U N I K A S I
SEBAGAI
M I N YA K
P E LU M A S
AGAR
PROSES
MANAJEMEN
BERJALAN LANCAR

KOMUNIKASI ADALAH PENYEMPAIAN


SESERANG KEPADA ORANG LAIN

PIKIRAN

ATAU

PERASAAN

OLEH

Jika komunikasi dengan menggunakan


bahasa disebut komunikasi verbal
Komunikasi
yang
menggunakan
lambang yang bukan bahasa dinamakan
komunikasi non verbal (isyarat, gambar,
warna)
Untuk efektifnya komunikasi seringkali
berbagai lambang dipadukan (mis;
televisi menggunakan bahasa dengan
gambar serta warna). Demikian pula
surat kabar, buku, poster, dll.
Komunikasi adalah proses penyempaian
pikiran atau perasaan oleh seseorang
kepada
orang
lain
dengan

UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI :
a. Komunikator : seseorang atau sekelompok orang
yang menyampaikan pikiranya atau perasaannya
kepada orang lain
b. Pesan atau massage adalah lambang bermakna,
yakni lambang yang membawakan pikiran atau
perasaan komunikator.
c. Komunikan : adalah seseorang atau sejumlah orang
yang menjadi sasaran
komunikator ketika ia
menyampaikan pesannya.
d. Media : sarana untuk menyelurkan pesan pesan
yang disampaikan oleh komunikator kepada
komunikan.
e. Efek : adalah tanggapan, respon atau rekasi dari
komunikan ketika ia atau mereka menerima pesan
dari komunikator. Jadi efek adalah akibat dari
proses komunikasi

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN


PESAN
1.Pengetahuan
komunikator
masalah yang dibicarakan
2.Sikap dan perilaku pihak
dalam proses komunikasi

terhadap

yang terlibat

3.Latar
belakang
budaya
mempengaruhi ketapatan esan

juga

4.Iklim organisasi
5.Proses komunikasi yang terlibat
Faktor faktor ini dapat terjadi pada
pihak pengirim maupun penerima pesan.

PROSES DAN MODEL KOMUNIKASI


1.Model Aristotle : komunikasi terdiri atas 3 unsur
pokok : the speaker (pembicara); the speech (isi
pembicaraan) dan audienc (pendengar
2.Model Shanmon dan Weaver : model ini ditujukan
untuk menerangkan eletric communication
bukan ditujukan pada human comunication.
Kominikasi terdiri dari 5 unsur yaitu : source
(speaker); transmiter (alat untuk mengubah
pesan-pesan menjadi signal (transmisi); a signal
(isi pembicaraan); reciever (penerima/penangkap
pesan) yang mengubah signal sehingga dapat
diterima oleh penerima pesan, destination
(audience = sasaran).
3.Model Lasswell : komunikasi terdiri dari 5 unsur
yaitu :source (s); messa); receiver (R) dan Effect
(E=pengaruh).

MODEL BERLO
Proses Komunikasi terdiri dari 6 unsur, yaitu :
source (S); encoder (E); massage (M); channel
(C); decorder (D) dan reciever (R) atau
disingkat SEMCDR. Akan tetapi model
ini
secara
umum
lebih
dikena
SMCR
yaitu
perubahan dari 6 unsur menjadi 4, dimana
unsur S dan E nenjadi S, unsur M tetap, unsur C
tetap dan unsur D dan R menjadi R saja.
Model Berlo ini merupakan dasar komunikasi
yang digunakan dalam pelaksanaan komunikasi
di bidang penyuluhan pertanian.

KARAKTERISTIK KOMUNIKASI
1. Komnikasi adalah proses yang dinamis. Apabila
anda berbicara dengan seseorang, maka anda
akan terlibat dalam suatu aktivitas yang dapat
merubah perilaku. Proses ini akan memakan
waktu, karena respon yang diberikan oleh
penerima akan memakan waktu yang lama.
2. Komunikasi adalah sesuatu yang tidak dapat
dihindari dan tidak dapat diubah kembali. Anda
hanya dapat memperbaikinya, misalnya dengan
meminta maaf.
3. Komunikasi
bersifat
proaktif.
Komunikasi
melibatkan seseorang secara total. Bagaimana
kita memilih kata kata atau bereaksi terhadap
suatu kalimat akan dipengaruhi oleh keunikan
pribadi kita.
4. Komunikasi merupakan sesutu yang interaktif.
Komunikasi melibatkan pihak lain. Bila dua

BENTUK DASAR KOMUNIKASI : VERBAL DAN NONVERBAL


1. Komunikasi dapat dilakukan secara efektif jika seorang
komunikator mampu mengkomunikasikan kedua bentuk
komunikasi dengan baik yaitu kom verbal dan kom.
Nonverbal. Contoh; pesan akan lebih mudah dimengerti
jika komunikasi verbal atau kata kata yang digunakan
ditunjang oleh komunikasi nonverbal seperti berbagai
gerakan tangan atau ekspresi wajah..
2. Kelebihan kom nonverbal : lebih dapat dipercaya dan
lebih efisien.
3. Kom verbal; terdapat empat jenis kom verbal yang
selalu digunakan dilingk bisnis : berbicara, menulis,
membaca dan mendengarkan.
4. Hasil penelitian : kaum bisnis mengg sebagian
waktunya untuk mendengar (45%) dan berbicara (30%);
membaca (16%) dan menulis (9%). Temuan lain :
kalangan bisnis mengg tulisan dan bicara untuk
mengirimkan pesan, dan mendengarkan serta membaca
untuk menerima pesan.

HAMBATAN HAMBATAN KOMUNIKASI


1.Hambatan Nonverbal :
perbedaan
persepsi,
perbedaan
kepentingan;
perbedaan pengetahuan tentang topik
yang dikomunikasikan.; keterlibatan
emosi;
kurangnya
introspeksi;
kesalahan dalam menilai enampilan;
pesan
yang
disampaikan
kurang
jelasata
2.Hambatan Verbal : kesalahan pemilihan
kata; kurangnya perbendaharaan kosa
kata;
kesalahan
penulisan
atau
pengucapan; perbedaan level antara
pengirim dan penerima pesan.

KOMUNIKASI ORGANISASIONAL
1. Pendahuluan : terdapat dua fungsi kom dalam organisasi.
Pertama; berfungsi sebagai alat bantu yang bisa
digunakan oleh anggota organisasi untuk mencapai
tujuan organisasi. Kedua; berfungsi sebagai suatu alat
untuk menyatukan semua anggota organisasi menjadi
satu kesatuan yang kohesif.
2. Pengelempokkan
formalitasnya :

kom

organisasi.

Berdasarkan

a. Kom Informal : proses kom yg terjadi diantara para


anggota org. Tanpa menggunakan jalur kom formal yg
berlaku di organisasi.
b. Kom Formal : arus kom yang terjadi secara formal sesuai
dengan struktur organisasi.
Kelemahan kom. Formal : (1) bisa membatasi akses pegawai
tingkat bawah kepada pimpinan puncak yang berfungsi
sebagai pengambil keputusan. (2) jika satu dari mata rantai
kom dalam suatu departemen mengalami hambatan maka
kegiatan di mata rantai kom lain bisa mengalami hambatan
pula.

DITINJAU DARI ARAHNYA, KOM. FORMAL :


1. Komunikasi ke bawah (downward communication) : kom.
Yang terjadi antara seseorang dengan bawahannya dalam
suatu organisasi. Kom kebawah biasanya digunakan untuk
menyampaikan informasi mengenai; pekerjaan (uraian, cara
menjalankan pekerjaan, kapan dan dimana pekerjaan harus
dilaksanakan)
. Ada beberapa alasanmengapa kom kebawah sering tidak
berjalan
dengan
lancar
:
pertumbuhan
perusahaan
mengakibatkan terjadinya keterisolasian.
. Tujuan tidak didefenisikan dengan jelas.
. Manajer tidak berusaha untuk
mengevaluasi
komunikasi yang saat ini berlangsung.

kondisi

. Terjadi kebingungjan siapa yang harus bertanggung jawab


atas komunikasi tersebut.
. Metode untuk memperbaiki : (1) menentukan tujuan yang
akan dicapai dalam komunikasi (2) pesan yang disampaikan
harus jelas, akurat, menggunakan bahasa yang sederhana
(3)
manajer
harus
memperhatikan
teknik
dalam
penyampaian pesan, apakah melalui tatap muka, surat,
telpon atau rapat.

KOMUNIKASI KE ATAS (UPWARD


COMMUNICATIN)
Kom. Ke atas : kom. Dari bawahan ke atasan, dan
biasanya dalam bentuk laporan, baik tertulis maupun
tidak.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kom. Ke
atas tidak efektif :
Semakin kompleksnya struktur organisasi
Rasa takut bawahan untuk menyampaikan berita
buruk kepada atasan
Hubungan atasan dan bawahan, apabila atasan dan
bawahan tidak terjalin hubungan yang terbuka dan
harmonis maka akan menimbulkan hambatan dalam
komunikasi
Adanya filtrasi pesan sering mengakibatkan pesan
tidak sesuai dengan yang se benarnya.
Terjadinya bottleneck yang menghambat kelancaran
arus informasi, mis: sekretaris akan menyeleksi
informasi atau orang yang akan berkomunikasi
dengan atasannya.

PENGELOMPOKKAN KOMUNIASI
a. Pola Roda
(wheell Network) : seseorang
bertindak sebagai titik pusat semua proses
komunikasi.Anggota lainnya berfungsi untuk
menyampaikan dan menerima semua pesan
melalui pemimpin komunikasi. Jadi pemimpin
kom. Bertindak sebagai pengambil keputusan.
Hasil penelitian; pola ini yang paling terstruktur
dan terpusat
b. Pola Rantai (Chain Network) : pola yang
terpusat, anggota lainnya berfungsi sbg alat
untuk menyalurkan informasi antara titik usat
dengan orang orang yang ada diujung garis
kom.
c. Pola Lingkaran (Circle Network) : semua
anggota group memp. Kesempatan yang sama
untuk melakukan kom. Setiap orang bisa
berbicara dengan dua orang lainnya. Setiap
individu
membuat
keputusan
berdasarkan

POLA RODA
Angg

Angg

P
Angg

Angg

POLA RANTAI
Pimpina
n
Angg 1

Angg 2

Microsoft
PowerPoint Macro-Enabled Presen

Angg 3

Angg 4

Angg 5

SUASANA KOMUNIKASI

Beberapa Faktor yang mempenga


ruhi suasana komuniasi :
1.Pola komunikasi yang digunakan
2.Gaya manajemen
3.Etika komunikasi

GAYA MANAJEMEN
Suatu hasil penelitian mengindikasikan adanya empat
gaya dasar manajemen, dimana setiap gaya mempunyai
pengaruh yang berbeda terhadap suasana komunikasi :
1. Directive Style : pimpinan cenderung mengambil sendiri
semua keputusan.
2. Coaching
Style
:
pimpinan
cenderung
memberi
pengarahan tugas tugas yang harus dikerjakan pekerja
3. Supportive Style : pimpinan berasumsi bahwa para
pekerja mempunyai kemampuan dan motivasi kerja yang
tinggi, sehingga untuk mengambil keputusan operasional
dan
memecahkan
masalah
sehari
hari
kepada
bawahannya.
4. Delegating Style : pimpinan memberikan kebebasan
kepada pegawai untuk mengambil keputusan dan
menjalankan pekerjaan masing - mkasing

POLA LINGKARAN
Ang

Ang

Ang

Ang

Ang

POLA BINTANG
Anggota

Ang

Ang

Ang

Ang

PENGELOLAAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI


a.

Mengurangi jumlah pesan semaksimal mungkin

b.

Memberikan instruksi yang jelas

c.

Mendelegasikan tangung jawab

d.

Melatih ketrampilan menulis dan berbicara

PEMILIHAN CHANNEL DAN MEDIA


Komunikasi
tertulis
sangat
bervariasi
ditinjau dari segi formalitasnya. Media yang
paling banyak digunakan dalam kom.
Tertulis adalah :
Surat
:
biasanya
digunakan
untuk
menyampaikan dokumen dokumen singkat
yang terdiri dari dua atau tiga halaman.
Memo
:
biasanya
digunakan
untuk
menyampaikan pesan pesan yang bersifat
rutin
Laporan dan Proposal : digunakan untuk
menyampai kan pesan pesan yang bersifat
komples dan objektif

FORMAT SURAT BISNIS


Full Block Form. Contoh :
UNIVERSITAS NUSA CENDANA
JL.ADI SUCIPTO PENFUI
KUPANG
3 Oktober 2014
Kepada Yth.
Saudara Ronaldo
Jl.Merpati No.35
Kupang
Dengan hormat,
.......................................................................................................
.......................................................................................................
..............................................
Salam,
Messi

MODIFIED BLOCK STYLE


UNIVERSITAS NUSA CENDANA
JL.ADI SUCIPTO PENFUI
KUPANG
3 Oktober
2014
Kepada Yth.
Saudara Ronaldo
Jl.Merpati No.35
Kupang
Dengan hormat,
.....................................................................................................................
.....................................................................................................................
..................
Hormat Saya,
Messi

TRADSIONAL STYLE
UNIVERSITAS NUSA CENDANA
JL.ADI SUCIPTO PENFUI
KUPANG
3 Oktober 2014
Kepada Yth.
Saudara Ronaldo
Jl.Merpati No.35
Kupang
Dengan hormat,
.........................................................................................................................

Hormat Saya,
Messi

BAGIAN SURAT
Setiap surat bisnis harus memiliki bagian yang baku :
1.

Kepala surat

2.

Tanggal

3.

Alamat tujuan

4.

Salam pembuka

5.

Badan surat

6.

Salam penutup

7.

Tanda tangan

BAGIAN TAMBAHAN DALAM SURAT BISNIS

1.

Catatan untuk penerima

2.

Perihal

3.

Halaman lembar kedua

4.

Nama perusahaan

5.

Inisial penulis surat

6.

Catatan lampiran

7.

Catatan tambahan

8.

Catatan tentang sifat pengiriman

9.

Catatan tambahan

AMPLOP
Amplop surat seyogyanya terbuat dari kertas
yang sekualitasnya dengan kertas surat yang
digunakan
berkorespondensi.
Apabila
menggunakan kop cetakan, maka warna
lambang perusahaan dan tulisan harus sama
dengan inside address dengan urutan sbb :
1. Nama dan sebutan/jabatan penerima
2. Nama bagian/departemen/seksi
3. Nama erusahaan/lembaga
4. Nama gedung
5. Nama jalan dan nomor
6. Kota dan kode pos
7. Nama negara (untuk korespondensi antar
negara)