Anda di halaman 1dari 3

73

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN

6.1

Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat dirumuskan
kesimpulan sebagai berikut :
6.1.1

Mayoritas responden memiliki pola makan belemak baik yaitu


sebanyak 41 orang (59,4%), kebiasaan aktivitas fisik/ olah raga
buruk, yaitu sebanyak 35 orang (50,7%), kebiasaan merokok, yaitu
sebanyak 39 orang (56,4%), dan gaya hidup yang buruk, yaitu
sebanyak 38 orang (55,1%).

6.1.2

Mayoritas responden didiagnosa gagal jantung, yaitu sebanyak 58


orang (84,1%) sedangkan yang didiagnosa selain gagal jantung
sebanyak 11 orang (15,9%).

6.1.3

Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa hipotesa (Ha)


ditolak, yaitu tidak ada hubungan yang signifikan antara pola makan
berlemak dengan kejadian gagal jantung di Ruang Penyakit Jantung
RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2008, dengan
nilai p = 0,505 dan nilai OR=2,020.

6.1.4

Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa hipotesa (Ha)


ditolak, yaitu tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas
fisik/ olah raga dengan kejadian gagal jantung di Ruang Penyakit
73

74

Jantung RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun


2008, dengan nilai p = 0,188 dan nilai OR=0,372.
6.1.5

Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa hipotesa (Ha)


ditolak, yaitu tidak ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan
merokok dengan kejadian gagal jantung di Ruang Penyakit Jantung
RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2008, dengan
nilai p = 0,745 dan nilai OR=0,703.

6.1.6

Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa hipotesa (Ha)


ditolak, yaitu tidak ada hubungan yang signifikan antara gaya hidup
dengan kejadian gagal jantung di Ruang Penyakit Jantung RSUD Dr.
H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2008, dengan nilai p =
0,743 dan nilai OR=0,656.

6.2

Saran
Dari kesimpulan yang telah peneliti kemukakan diatas, maka peneliti
mencoba memberikan saran sebagai berikut:
6.2.1 Bagi Institusi Pelayanan Kesehatan
Hasil penelitian ini agar dapat menjadi bahan masukan dalam
melakukan promosi kesehatan tentang gaya hidup terutama,
mengenai pola makan, aktivitas fisik/ olah raga dan kebiasaan
merokok bagi penderita penyakit jantung maupun bagi masyarakat
sehat tetapi berisiko. Selain menerima konsul dokter spesialis
penyakit jantung, ada baiknya perawat melakukan perannya sebagai
konselor, yaitu konsultasi mengenai gaya hidup sehat.

75

6.2.2 Bagi Perkembangan Ilmu Keperawatan


Hasil penelitian ini agar dapat menjadi bahan bacaan guna
memperkaya khasanah ilmu keperawatan yang selalu berkembang
dan dengan adanya penelitian ini perawat dapat termotivasi untuk
memasukkan aspek pendidikan kesehatan dalam intervensi dan
implementasi dalam asuhan keperawatan.

6.2.3 Bagi Institusi Pendidikan


Dengan adanya penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi
institusi untuk lebih meningkatkan pembelajaran yang kaitannya
dengan penyakit-penyakit dengan faktor predisposisi berupa gaya
hidup dan peningkatan pembelajaran Mata Ajar Karya Tulis Ilmiah
dan Metodologi Riset, selain itu juga diharapkan Institusi dapat
menambah perbendaharaan buku mengenai gaya hidup sebagai
referensi

dalam

kegiatan

belajar

maupun

dalam

penelitian

berikutnya.

6.2.4 Bagi peneliti selanjutnya


Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk dapat meneliti kembali
hubungan gaya hidup dengan kejadian gagal jantung dengan
metodologi yang lebih kuat, sub variabel yang lebih kompleks dan
kriteria inklusi yang lebih sempit.