Anda di halaman 1dari 3

Faktor ibu placenta dan janin selama kehamilan

peningkatan deportasi sel tropoblas


Kegagalan invasi sel tropoblas ke
arteri spiralis (pda awal trimester ke 2)
Arteri spiralis tidak dapat
melebar dg sempurna
Penurunan aliran darah
dalam arteri spiralis

Maladaptasi imun

Genetik, infeksi

Dangkalnya invasi
sel tropoblast pd
arteri spinalis
Pembentukan sitokin
enzim proteolitik &
radikal bebas
Disfungsi endotel

Penurunan O2 dalam di plasenta


Membebaskan zat zat toksin seperti
sitokin, radikal bebas dalam bentuk
lipid preoksidase dalam sirkulasi ibu
Oksidative stres ( keadaan dimana
radikal bebas jumahnya lebih
dominan dibanding anti oksidan
Merangsang terjadinya
kerusakan pada sel endotel
pembuluh darah
Disfungsi endotel ( keruskan
pd perlkaan endotel pembuluh
darah & organ organ

Merusak bagian endotel di


veskuler

Pd kehamilan normal: peningkatan


produksi prostasiklin ( PGI-2)

Gangguan metabolisme
prostagladin

Penurunan produksi
prostasiklin (PGI-2 )
Agregasi platelet dan
vasokontriksi pembuluh darah
Aktivasi trombosit

trombosis
Pelepasan tromboksan dan serotinin
vasospasme pembuluh darah

Resiko keguguran, persalinan kurang


bulan, kematian janin, gangguan
pertumbuhan janin

Distres janin

Kekurangan O2 dan nutrisi pd


janin

Insufisiensi suplai darah keplasenta


Pelepasan subtansi plasenta
Disfungsi endotel vaskuler ibu
yang meluas

Pd keadaan normal: arteriol melakukan


pembentukan kembali arteriol ibu

Pembuluh darah besar dg


resistensi yg rendah terhadap
aliran darah

Penurunan alirn
darah ke otak

Tropoblast menginfasi arteriol endo


metrium uterus
Arteriol ibu gagal mengalami adaptasi
dg perubahan tersebut
Plasenta melepaskan berbagai bahan yg
memasuki sirkulasi ibu
Gangguan fungsi endotel vaskuler
Spasme arteri pd bagian
tubuh tertentu

Penurunan oksigen
yg didistribusikan ke
otak
T/G: pusing, sakit
kepala

mata

Darah tidak mampu maksimal untuk


mencapai jaringan atau organ
tertentu (perfusi rendah )
Peningkatan ringan
ketebalan kornea

Aliran darah keluar


vitreous

Penurunan tekanan
intraokulus selama
kehamilan

Penurunan tekanan perfusi ginjal


(glomerular endotheliosis)
Penururnan kecepatan
filtrasi glomerulus

Sensitifitas kornea
berkurang

Pd kehamilan normal: protein


dgn molekul besar tidak di
filtrasi oleh ginjal

T/G:
penglihatan
kabur

Protein urine 0,39/24 jam

Protein dgn molekul besar


difiltrasi oleh ginjal
Terlepasnya protein
dgn molekul besar ke
dalam urin
T/G: protein urine +3

Mengaktifkan renin angiostensin


aldosteron (RAA)
Pelepaan renin dari ginjal
Mengaktifkan angiontensinogen
( hepar)

+ renin (ginjal)
+ ACE (angiotensin
konferting enzim)

Angiostensin I
Angiostnsin II

Merangsang saraf
pusat haus

Peningktan aldosteron
Peningkata reabsorbsi Na

Peningkatan ADH
Peningkatan cairan
Dx : ketidakefektifan perfusi
jaringan perifer b.d hipertensi
NOC: -Circulation status
-Tissue integrity : skin & mucouse
membrane
-Tissue perfussion : peripheral
NIC: Peripheral sensation

management

Fasokontriksi
pembuluh darah
Penurunan jumlah aliran
darah di perifer

Cairan meningkat

respon tubuh untuk memenuhin


kebutuhan pasokan darah di
perifer
Peningkatan TD
T/G: TD=180/110 mmHg

Kesemutan pd
tangan dan kaki

Retensi cairan faskuler perifer


meningkat
T/G: Oedema ( tangan dan kaki semakin
bengkak dan tidak berkurang, muka
sembab, peningkatan berat badan 1,2 kg

Dx : kelebihan
volume cairan b.d
gangguan
mekanisme
regulasi

NOC: Fluid balance


Hydration
Fluid overload saverity
NIC:Fluid management

fluid monitoring

&