Anda di halaman 1dari 8

KONSEP PO

LITIK
DALAM ISL
AM

K
I
T
I
POL

DEFINISI POLITIK MENURUT


PARA AHLI
Plato & Aristoteles
Politik merupakan istilah yang dipergunakan untuk konsep
pengaturan masyarakat
Abdul Qadir Zallum
Politik mempunyai makna mengatur urusan rakyat, politik
dilaksanakan oleh pemerintah dan rakyat. Negara adalah
instusi yang mengatur urusan tersebut secara praktis,
sedangkan rakyat mengoreksi pemerintah dalam
melaksnakan tugasnya.
KESIMPILULAN :
Politik merupakan pemikiran yang berhubungan degan
mengurus kepentingan rakyat

5 Kerangka Konseptual
dalam Memahami
Politik
Politik seb
agai usaha w
arga negara
membicarak
dalam
an dan mew
ujudkan keba
Politik seb
ikan bersam
agai segala h
a
al yang berk
penyelengga
aitan dengan
raan negara
& pemerinta
Politik seb
h
agai segala k
egiatan yang
mencari dan
diarahkan un
mempertaha
tuk
nkan kekuas
masyarakat
aan dalam
Politik seb
agai kegiata
n yang berka
perumusan d
itan dengan
an pelaksana
an kebijakan
Politik seb
umum
agai konfik d
alam rangka
mempertaha
mencari dan
nkan sumbe
r-sumber yan
penting
g dianggap

Politik Dalam Islam


Islam adalah agama yang mengatur kehidupan manusia,
termasuk tentang negara dan politik
Nabi kecuali sebagai Rasul, kepala agama , juga sebagai
kepala negara
Menggunakan sistempemerintahan khilafah, yaitu sistem
pemerintahan yang harus dipertahankan di dunia Islam
agar terciptanya persatuan dan kesatuan uamat Islam.
Sedangkan umat melakukan muhasabah (kritik, saran, dan
nasihat) kepada daulah (khalifah)

Dalam suatu hadits Rasulullah bersabda:


Siapa saja yang melihat penguasa yang
zhalim dengan menghalalkan apa yang
diharamkan Allah, mengingkari janji Allah,
menyalahi sunnah Rasul, memperkosa hak-hak
hamba Allah, lalu tidak mengubahnya dengan
perkataan ataupun perbuatan, maka pasti
Allah akan menempatkannya di tempat
penguasa zhalim itu (di akhirat) (HR. Ibnu
Katsir, lihat, Abdul Aziz Al Badri, Ulama dan
Penguasa, hal 45).

KONSEP POLITIK ISLAM


Berbeda dengan sistem demokrasi,
khususnya demokrasi liberal, dalam
Islam tak ada parpol pemerintah
(penguasa) dan parpol oposisi. Dalam
Islam, kekuasaan itu terletak di satu
tangan, yaitu kepala negara atau
khalifah. Khalifah, sebagai penguasa
tunggal, berhak mengangkat
perangkat negara untuk menjalankan
pemerintahan