Anda di halaman 1dari 12

ANALISIS TEGANGAN (STRESS)

DAN REGANGAN (STRAIN)


PADA BATUAN
By
M. Firdaus, ST, MT
Definisi Tegangan dan Regangan
• Tinjau permodelan batang prisma memanjang yang diberi tarikan dengan
gaya terbagi merata disepanjang potongan melintang m-m

• Tegangan (stress) pada potongan melintang m-m tersebut adalah gaya P


dibagi dengan luas potongan penampang (A)
P

A
• Regangan (strain) ditunjukkan dengan pertambahan panjang dari batang
prisma tersebut dibagi dengan panjang mula-mula
I

I
• Tegangan pada potongan penampang miring dengan luas penampang
A ada 2 buah yaitu tegangan normal (normal stress) σn yang
A' 
cos
tegak lurus pada bidang potongan dan tegangan geser (shear stress) τnt
yang sejajar dengan bidang potongan

P P
S  cos   cos
A' A
 1  cos 2 
 n  S cos   cos 2     
 2 
 nt  S sin    cos sin   1  sin 2
2

σn maksimum pada Ѳ = 0 yang besarnya σn = σ


τnt maksimum pada Ѳ = 45°yang besarnya τnt = ½.σ
• Tegangan tergantung pada :
– Titik dimana ia dikenakan
– Orientasi dari luas permukaan dimana ia dikenakan
– Sistem dari gaya – gaya luar yang dikenakan pada sebuah benda

• Misalkan titik P berada ditengah – tengah sebuah empat persegi panjang


kecil, dimana bidang yang berhadapan sejajar menurut koordinat cartesian
x,y,z. Konversi untuk menggambarkan tegangan normal dan tegangan geser
seperti terlihat
• Tegangan normal yang bekerja pada bidang normal terhadap sumbu x
diberi simbol σx
• Tegangan geser yang bekerja searah dengan sumbu y pada bidang normal
terhadap sumbu x diberi simbol τxy
• Tegangan geser yang bekerja searah dengan sumbu z pada bidang normal
terhadap sumbu x disebut τxz
• Definisi yang sama diberlakukan untuk σy,σz,τyx,τyx,τzx dan τzy
• Dengan mengacu kepada sumbu P adalah pusat momen = 0, maka :
– τxy = τyx
– τ yz = τzy
– τ zx = τxz
Analisis Tegangan pada Bidang
• Pada gambar memperlihatkan diagram tegangan yang bekerja pada
sebuah benda berbentuk segiempat dalam dua dimensi (bidang) dengan
sumbu x dan y
• Dengan arah gaya pada bidang di atas, didapat persamaan :

 x  y  x  y
 max  
2 2
 x  y  x  y
 min  
2 2
• Arah ini disebut arah prinsipal atau utama (principal direction) dan
tegangan normal yang bersangkutan adalah tegangan prinsipal (principal
stress) dimana σmax disebut major principal stress dan σmin disebut minor
principal stress
• Apabila arah prinsipal diambil sebagai sumbu x dan y, τxy = 0,
disederhanakan :
 max   min  max   min
n   cos 2
2 2
   min
 nt  max sin 2
2
Lingkaran Mohr dari Tegangan
• Pemecahan geometri untuk tegangan – tegangan dengan arah yang
berbeda beda didapat dengan menggunakan lingkaran mohr
• Urutan membuat lingkaran mohr :
a. Dibuat sumbu tegak untuk τ dan sumbu horisontal untuk σ. Kedua sumbu ini saling tegak
lurus dan skala untuk kedua sumbu ini harus sama
b. Plot tegangan normal σx dan σy pada sumbu tegangan normal σ
c. Plot tegangan geser τxy yang bekerja di bagian kanan dari benda langsung di bawah atau di
atas titik yang menggambarkan σx pada sumbu tegangan normal
Jika arah tegangan geser berlawanan dengan arah jarum jam relatif terhadap titik
pusat benda, plot τxy dibawah sumbu tegangan normal. Jika arah tegangan geser
searah dengan arah jarum jam relatif terhadap titik pusat benda, plot τ xy diatas
sumbu tegangan normal
d. Plot tegangan geser τxy yang bekerja pada bidang yang sama dengan σ y di atas titik yang
menggambarkan σy pada sumbu tegangan normal jika searah dengan arah jarum jam dan
di bawah titik tersebut jika berlawanan dengan arah jarum jam
e. Hubungkan titik tegangan geser dengan sebuah garis lurus, yang akan memotong sumbu
tegangan normal pada titik ½ (σx+σy)
f. Gambarkan sebuah lingkaran dengan titik pusat pada sumbu tegangan normal di ½ (σ x+σy)
dan diameter sama dengan panjang garis yang menghubungkan kedua titik tegangan
geser
• Jari – jari lingkaran adalah tegangan geser maksimum dan perpotongan
antara lingkaran mohr dan sumbu tegangan normaladalah tegangan
prinsipal
Analisis Regangan
• Dua jenis deformasi yang dapat terjadi pada sebuah benda jika mengalami
tegangan :
a. Perubahan panjang dari sebuah garis lurus, perubahan panjang
persatuan unit panjang mula – mula disebut regangan longitudinal
(longitudinal strain) yang didefinisikan :
L
  lim
L  o L

dengan L  perubahan panjang


L  panjang mula  mula

b. Perubahan sudut dari sudut yang dibentuk oleh perpotongan dua garis
lurus disebut regangan geser (shear strain)
u
x 
x
u
y 
y
w
z 
z
regangan normal
x y
xy  
y x
y z
yz  
z x
z x
zx  
x z
regangan geser

Anda mungkin juga menyukai