Anda di halaman 1dari 6

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Bp.

S DENGAN FAKTUR
ANTEBRACHI DI IGD PKU MUHAMMADIYAH 1
YOGYAKARTA

Disusun Oleh:
Wahyu Pamungkas Bayu Aji
201420206005

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN AISYIYAH
YOGYAKARTA
2015

Pengkajian Keperawatan Gawat Darurat


I.
a.
b.
c.
d.
e.
f.

IDENTITAS
No.RM
Nama
Tanggal Lahir
Tanggal Pengkajian
Jenis Kelamin
BB/TB

II.

Survey primer
A. AIRWAY

: 53-84-xx
: Bp. S
: 07-07-1989
: 2 Desember 2015/ 14.30 WIB
: Perempuan
: 49kg/153cm

Tidak sesak nafas, jalan nafas paten, tidak ada sumbatan jalan
nafas
B. BREATHING
RR :20x/menit, tidak sesak nafas, tidak terdengar suara abnormal
(wheezing, ronkhi,krekles, eupnea,cheyne stokes dll.
C. CIRCULATION
TD: 110/70mmHg, Tidak ada perdarahan
Nadi: 84x/menit
Suhu: 36
D. Disability
Compos Mentis, GCS : 15

III.

Survey Sekunder
1. Keluhan utama, klien mengeluh nyeri pada tangan kiri, nyeri
seperti semengkrang, skala 7, nyeri bertambah saat tangan di
gerakkan, nyeri terus menerus
2. Riwayat penyakit sekarang
Fraktur antebrachi
3. AMPLE :

Alergi : klien tidak mempunyai alergi terhadap obat maupun


makanan.
Medication:Ketorolac 2x1 tablet, ,spaleg tangan kiri
Postilness: pasien mengatakan 6 bulan terakhir tidak menderita
sakit yang serius
Last Meal: Nasi dan minum biasa.
Even: klien mengeluh nyeri pada tangan kiri, nyeri seperti
semengkrang, skala 7, nyeri bertambah saat tangan di gerakkan,
nyeri terus menerus
4. Pemeriksaan fisik :
a. Keadaan umum pasien
KU : Sedang, Kesadaran : Compos Mentis,
TD: 110/70mmHg, N:84x/menit, RR: 20x/menit, S:36
b. Sistem pernafasan
Hidung : simetris,
Leher : tidak terdapat perbesaran vena jugularis
c. Sistem Kardiovaskuler
Konjungtiva tidak anemis ,wajah sedikit pucat dan berkeringat.
d. Sistem Pencernaan
Sklera tidak ikterik, mulut tidak terdapat stomatitis, gigi rapi dn
utuh, mulut bersih
e. Sistem Indra
Mata: Penglihatan pasien baik, pasien tidak menggunakan alat
bantu penglihatan
Hidung: Indra penciuman pasien baik,
Telinga : tidak terdapat gangguan pendengaran pada pasien
f. Fungsi motorik
Pasien mengatakan tangan kiri tidak bisa digerakan karena
nyeri
Sistem Muskuloskeletal
-Kepala
Inspeksi: kepala simetris, rambut hitam, kulit coklat, mata dan
hidung simetris, mulut simetris,
-Leher
Tidak terdapat perbesaran vena jugularis,
-Dada
Dada dimetris, tidak terlihat sesak untuk bernafas
Ekstremitas atas fraktur tangan kiri dan ektremitas bawah tidak
terdapat kelainan
5. Pemeriksaan penunjang : Foto Rongent.
ANALISA DATA

Data
DS:Klien mengatakan nyeri
P:Nyeri setelah jatuh dari atap

Masalah
Nyeri Akut

Etiologi
Agen cidera fisik

rumah.
Q :nyeri cekot-cekot
R:Klien hanya berbaring untuk
mengurangi nyeri
S: skala nyeri 7
T: Nyeri saat digerakan
DO:Klien terlihat menahan
nyeri, Td: 110/70mmHg, Kaki
kiri terlihat tidak simetris
IV.

Diagnosa :
1. Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN :


No
1.

Diagnosa
Nyeri akut berhubungan

Tujuan (NOC)
Intervensi (NIC)
NOC: Pain control
NIC:
Pain
Setelah
dilakukan
dengan agen cidera fisik
Management
tindakan keperawatan 1. Lakukan
pengkajian nyeri
selama 1x 45 menit
secara
Pain control dalam
komperehensif
2. Observasi reaksi
batas normal
nonverbal
dari
Dengan Kriteria hasil:
ketidaknyamana
1. Mampu mengontrol
n
nyeri
(tahu
3. Gunakan teknik
penyebab
nyeri,
komunikasi
mampu
terapeutik untuk
menggunakan
mengetahui
tehnik
non
pengalaman
farmakologi
untuk
nyeri klien
mengurangi nyeri)
4. Kontrol
(4)
lingkungan yang
2. Melaporkan bahwa
dapat
nyeri
mempengaruhi
berkurangdengan
nyeri
seperti
menggunakan
suhu
ruangan,

manajemen
(4)
Ket:

nyeri.

1. Sangat
menunjukan
2. Cukup
menunjukan
3. Sedang

pencahayaan,
kebisingan
5. Ajarkan tentang
teknik
non
farmakologi
6. Tingkatkan
istirahat
7. Berikan analgetik
untuk
mengurangi nyeri

menunjukan
4. Sedikit
menunjukan
5.Tidak

pernah

menunjukan

IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
NO
1.

DIAGNOSA
Nyeri akut
berhubungan
dengan agen
cidera fisik

IMPLEMENTASI
16.30
- Melaakukan pengkajian
nyeri secara komperehensif
-Mengbservasi
reaksi
nonverbal
dari
ketidaknyamanan
16.45
-Mengontrol
lingkungan
yang dapat mempengaruhi
nyeri seperti suhu ruangan,
pencahayaan, kebisingan
16.350
Mengajarkan
tentang
teknik non
Farmakologi nafas dalam
untuk mengurangi nyeri
- Kolaborasi dengan dokter

EVALUASI
18.15
S:Klien mengatakan masih
terasa nyeri, namun sudah
sedikit berkurang.
O: Ku sedang, klien masih
terlihat menahan nyeri
A: Masalah teratasi
sebagian
P:Lanjutkan intervensi
- Mofifasi control
dan minum obat
Wahyu

pemberian ketorolac 2x1 melalui


iv
Wahyu