Anda di halaman 1dari 7

Makalah Filsafat Pendidikan

DASAR-DASAR FILSAFAT PENDIDIKAN PANCASILA.

Disusun oleh :
1.
2.
3.
4.
5.

Tia Ayu Ningrum


Reny Oktavia
Kismawati
Mega Asfiyani
Hendra

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN


UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2011
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT karena berkat rahmatnyalah penulis
dapat menyelesaikan makala ini. Kemudian salawat beriringan salam untuk nabi besar
Muhamad SAW.
Penulisan makala ini tidak terlepas dari bantuan dan saran yang telah diberikan oleh
berbagai pihak. Untuk itu penulis ucapkan terima kasih kepada:
1. Dosen pembimbing mata kuliah filsafat pendidikan
2. Orang tua yang meberikan bantuan moril dan materil serta iringan do`a kepada
penulis
3. Sahabat dan rekan-rekan yang memberikan inpirasi dan kepada semua pihak yang
membantu kelancaran penulisan makala ini.
Penulis mengharapkan saran dan kritikan yang dapat dijadikan pertimbangan untuk
masa yang akan datang. Harapan penuls semoga makala ini dapat bermanfaat bagi kita
semua.
Kepada Allah SWT Penulis berdoa dan memohon semoga segala bantuan yang
diberikan mendapat balasan dan menjadi amal saleh hendaknya disisi Allah SWT, amin.

Padang, 6 Desember 2011

Penulis

DAFTAR ISI
Kata Pengantar

Daftar Isi
Bab I
A.
B.
C.
D.
E.

Latar Belakang
Batasan Materi
Rumusan Masalah
Tujuan
Manfaat

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Yang melatarbelakangi penulis membuat makala ini karena banyaknya
mahasiswa

yang

baru

mengambil

mata

kuliah

filsafat

pendidikan

tidak

mengetahuitentang wawasan filsafat pendidikan tersebut. Sedangkan sebagai seorang


calon pendidik tentunya perlu mengetahui masalah filafat penndidikan ini karena
dengan filsafat pendidikan ini calon penddik tersebut berpedoman. Tidak hanya
sebagai calon pedidik, sebagai mahasiswa pendidikan juga harus mngetahui wawasan
filsafat pendidikan yang dijadikan sebagai dasar berpijak atau pedoman.
Diketahui bahwa filsafat itu berasal dari bahasa Yunani. Kalimat ini berasal
dari kata philosophia yang berarti cinta pengetahuan. Terdiri dari kata philos yang
berarti cinta, senang, suka dan kata Sophia berarti pengetahuan, hikmah dan
kebijaksanaan. Dengan demikian, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa filsafat
adalah cinta kepada ilmu pengetahuan atau kebenara, suka kepada hikmah dan
kebijaksanaan.adalah cinta kepada ilmu pengetahuan atau kebenara, suka kepada
hikmah dan kebijaksanaan. Dan filsafat pendidikan itu sendiri adalah filsafat yang
digunakan dalam studi mengenai masalah-masalah pendidikan
Dalam filsafat pendidikan dijelaskan tentang filsafat, hubungan filsafat dengan
filsafat pendidikan agama dan kebudayaan, ruang lingkup metode dan pembagian
filsafat, teori-teori kebenaran, wawasan tentang filsafat pendidikan, pentingnya
filsafat pendidikan bagi pendidik, kajian tentang hakekat manusia, manusia sebagai

makhluk pendidikan, tujuan hidup dan tujuan pendidikan, komponen-komponen


kehidupan yang baik, kemudian filsafat dan tujuan pendidikan, aliran-aliran filasafat
pendidikan, dasar filsafat pendidikan pancasila, sistematika filsafat pendidikan
pancasila dan moral serta etika profesional .
B. Batasan Materi
Berdasarkan latar belakang diatas penulis membatasi materi, dalam penulisan
makalah, penulis hanya membahas tentang dasar-dasar filsafat pendidikan pancasila.
C. Perumusan Masalah
Berdasarkan batasan masalah diatas permusan masalah dalam pembuatan makalah ini
adalah:
1. Apa dasar pikiran dan rasional filsafat pendidikan pancasila?
2. Bagaimana hubungan filsafat pendidikan pancasila dengan pendidikan dan
masyarakat?
3. Bagaimana urgensi filsafat pendidikan pancasila dalam sistem pendidikan
indonesia?
D. Tujuan
Berdasarkan batasan materi diatas maka tujuan dalam penulisan makala ini
adalah:
1. Untuk menjelaskan tentang dasar pikiran dan rasional filsafat pendidikan
pancasila
2. Untuk menjelaskan tentang hubungan filsafat pendidikan pancasila dengan
pendidikan dan masyarakat
3. Untuk menjelaskan tentang urgensi filsafat pendidikan pancasila dalam sistem
pendidikan indonesia

E. Manfaat
Manfaat dari penulisan makala ini adalah sebagai berikut:
1. Dapat menambah pengetahuan penulis
2. Dapat mmbuat pembaca mengerti tentang dasar filsafat pendidikan pancasila
3. Dapat melengkapi tugas dari mata kuliah filsafat pendidikan

BAB II
DASAR FILSAFAT PENDIDIKAN PANCASILA

A. Dasar Fikir Dalil Rasional


Secara yuridis konstisional negara indonesia bedasarkan pancasila dan pada
pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 yakni:
1. Pancasila adalah dasar negara atau filsafat negara
2. Pancasila adalah norma-norma dasar dan norma-norma tertinggi dalam negara
republik
3. Pancasila adalah ideologi negara
4. Pancasila adalah identitas dan karakteristik bangsa atau kpribadian nasional
5. Pancasila adalah jiwa dan kepribadian bangsa

Nilai-nilai dasar dalam sosial budaya indonesia;


1.
2.
3.
4.
5.

Kesadaran mengakui adnya Tuhan dan kepercayaan negara


Kesadaran keluarga
Kesadaran musyawarah mufkat dalam akhlak
Keatuan gotong royong , tolong menolong
Kesadaran tenggang rasa/tepa selera

B. Hubungan Pendidikan Dan Masyarakat Dengan Filsafat Pendidikan Pancasila


Pendidikan yang maju dan modren hanya ditentukan dan modren pula
pendidikan yang main dan modren hanya di selenggerakan oleh msyarakat yan maju
dan modren, scara teoritis disebut hubungan korelasi positif.
Manusia sebagai individual yang menentukan sikap dan wawasannya,
kebijaksanaan dan strategi serta tujuan dan sasaran yang hendak ditempuhnya.
Pertimbangan dan penentuan ini diambil berdasarkan keyakiann, motivasi dan tujuan
dalam hidupnya, maka manusia sebagai subjek inividual, pendidikan adalah suatu
usaha, aktifis yang dilakukan individu menurut tujuan dan kehendaknya secara
mandiri. Bagi anak tujuan dan kehendak belajar dipenuhi oleh faktor lingkunagn,
orang tua/keluarga. Demikian pula denagn masyarakat dan negara faktor lar adalah
kondisi dan tantangan zaman dan potensi-potesi yang dimiliki.
Manusia pribadi a tau masyarakatmemiliki keyakinan dan epercayaan yang
tercemin dalam tujuan dan hasrat luhur atau kehendak berdasarkan cita dan karsa

memilih dan menerapkan aktfitas khidupan atau usaha mendidik dirinya. Penidikan
merupakan

fungsi manusia dan masyarakat untuk mengembangkan dan

meningkatkan dirinya, martabat dan kepribadiaanya. Hubungan masyarakat denagn


pendidikan itu sebagai hubnbgan fungsional berarti:
a. Bahwa masyarakat atau negara secara sadar dan mandiri memilki
keinginan luhur yang akan dicapai melalui kebijakan, lembaga dan strategi
tertentu.
b. Pendidikan suatu lembaga, perwujudan secara nasional adalah sistem
pendidikan nasional yang bersumber dan ditentukan oleh cita karsa
manusia menurut keyakinan dan pandangan hidup dan filsafat negara
sebagai sumber nilai dan kepribadian nasional.
C. Filsafat Pendidikan
Filsafat pendidikan ialah nialah nilai da keyakinan-keyakinan filosofi yang
menjiwai dan mendasari da memberikan identitas sutau sistem pendidikan nilai-nilai
itu bersumber pada pancasila yang dilaksanakan pda berbagai sistem kehidupan
nasional secara keseluruhan
Fungsi pendidikan ialah membangun potensi negara, khususnya melestarikan
kebudayaan an kepribadian bangsa yang menentukan ekssistensi dan martabat bangsa.
Pendidikan

nasional harus dijiwai oleh filsafat pendidikan pancasila. Filsafat

pendidikan pancasila merupakan tuntutan nasional karena cita dan kasa bangsa atau
tujuan nasional dan hasrat luhur rakyat tersimpul dalam pembukaan UUD 1945
sebagai perwujudan jiwa dan jiwa pancasila, cita dan kasa ini diusahakan secara
melembaga didalam pendidikan nasional sebagai sistem, bertumpu dan dijiwai oleh
suatu keyakinan, pandangan hidup atau filosofi tertentu. Maka melalui sistem
pendidikan pancasila akan erjelma cita dan karsa nasional dalam membina watak dan
kepribadian dan martabat pancasila dalam subjek pribadi manusia indonesia
seutuhnya.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Dasar dasar filsafat pancasila bersumber dari pancasla itu sendiri karena
pancasila merupakan dasar negara. Kemudia dasar tersebut juga bersumber dari
pembukaan Uud 1945 alinea ke-4.
Dasar-dasar filsafat pendidikan pancasila ini juga dipengaruhi oleh kebutuhan
dari masyarakat tersebut arena masyarakat itu sendiri yang akan menjadikan filsafat
tersebut sebagai pedomanya.
B. Saran
Sebaiknya dasar-dasar filsafat pancasila yang telah terumus tadi bisa dijadikan
pedoman dalam kehidupan bermayarakat. Karena setelah kita menetahui sesuatu itu
benar

dan

dijadikan

diimplementasikan.

landasan

dalam

berpedoamn

baiknya

memang