Anda di halaman 1dari 20

TATA TERTIB SANTRI/SISWA

PONDOK PESANTREN SABILIL MUTTAQIEN


BAB I
PENDAHULUAN
Pasal 1
Ketentuan Umum
1.

Seluruh santri harus bersungguh-sungguh mempelajari, menghayati,


mengamalkan dan mengembangkan syariat Islam baik secara individu,
kelompok maupun bermasyarakat.

2.

Selalu berusaha mempererat ukhuwah Islamiyah sesama muslim dan


bergaul dengan akhlak yang mulia.

3.

Percaya dan taat sepenuhnya kepada pimpinan pesantren, para


pengasuh dan dewan guru.

4.

Melaksanakan dengan sebaik-baiknya segala bimbingan, arahan, tata


tertib dan peraturan dalam segala gerak-gerik serta tingkah laku.

5.

Bersedia menerima segala tindakan/perbaikan yang diberikan oleh


pimpinan pesantrendan dewan guru/ustadz.

6.

Cinta kepada agama,Guru, orang tua,teman, dan lingkungan..


BAB II
Ketentuan khusus
Pasal 2

1.

Seluruh santri diwajibkan :


A.

Shalat lima waktu berjamaah di masjid dan dilarang keras


berbicara/bercanda pada saat shalat

B.

Membaca

al-Quran/holawatan

pada

waktu

shalat

Ashar,

Maghrib,isya dan Subuh,sebelum shalat dimulai.


C.

Mengikuti wirid Yasin dan tahlil pada malam Jumat (atau malam
yang telah ditetapkan).

D.

Mengikuti latihan pidato pada malam yang telah ditentukan.

E.

Telah hadir di Mesjid 10 menit sebelum azan dikumandangkan


khususnya menjelang shalat Maghrib dan Shubuh.

2.

Khusus shalat, Maghrib, Isya, Shubuh seluruh santri harus memakai


kain sarung dan memakai kemeja/pakaian shalat.

3.
A.

Seluruh santri diwajibkan agar :


Tidak

membuat

kegaduhan

di

dalam

dan

sekitar

mesjid

khususnya dalam pelaksanaan shalat.


B.

Mengisi shaf yang kosong lebih dahulu dan mengatur shaf


dengan rapi dan rapat sebelum iqamah.

4.

Seluruh santri diharuskan memakai peci setiap shalat dan tidak


dibenarkan memakai kaos oblong (pakaian yang tidak pantas) ke
mesjid.

5.

Menjelang pelaksanaan shalat Jumat seluruh santri harus telah berada


di mesjid 15 menit sebelum azan.

6.

Mengikuti

praktek

ibadah/kajian

kitab

pada

malam

yang

telah

ditentukan.
Pasal 3
Pakaian
1.

Pakaian harus sopan dan rapi yang sesuai dengan syariat Islam, tidak
dibenarkan menggunakan perhiasan yang mewah, celana lea/jean,
pakaian berposter dsb.

2.

Pada setiap hari belajar pagi dan sore harus memakai pakaian yang
telah ditetapkan.

3.

Pakaian olah raga digunakan pada waktu olah raga.

4.

Seluruh santri harus memiliki sandal dan memakainya.

5.

Seluruh santri tidak dibenarkan memakai topi.

6.

Seluruh santri wajib memakai celana dan kaos ketika tidur.

7.

Seluruh santri wajib mengambil pakaian dijemuran setelah ashar setiap


hari.
Pasal 4
Kebersihan

1.

Kamar tidur harus bersih dan selalu rapi.

2.

Sebelum berangkat sekolah/keluar pondok terlebih dahulu kamar


dalam keadaan bersih.

3.

Kasur , sarung bantal dan dirapikan setiap saat khususnya setelah


bangun tidur.

4.

Seluruh santri dilarang keras:


A.

Membuang sampah bukan pada tempat yang disediakan.

B.

Menaruh pakaian baik bersih/kotor tidak pada tempatnya.

C.

Mencoret-coret dinding, meja, pintu, jendela dan tempat-tempat


lainnya.

5.

D.

Santri berambut gondrong.

E.

Merendam pakaian lebih dari satu hari.

F.

Meletakkan peralatan mandi di atas bak mandi.

G.

Memasukkan sikat gigi dan sabun kedalam bak mandi.

Setiap santri harus menjalani piket, asrama, mesjid dan lingkungan


disekitar masjid secara bergiliran/jadwal yang sudah ditentuka.

6.

Setiap santri harus mengikuti gotong royong pada hari minggu atau
waktu yang ditentukan.
Pasal 5

Sikap/Adap Sopan Santun


1.

Setiap santri harus bersikap sopan, hormat, sabar ,nerima dan rendah
hati

(tawdhu`)

serta

menanamkan

rasa

memiliki

terhadap

lembaga/almamater.
2.

Apabila berkunjung/memasuki kamar, rumah guru, kantor dan kelas


terlebih dahulu mengetuk pintu dan memberi salam.

3.

Seluruh santri dilarang keras :


A.

Memiliki senjata tajam, alat komunikasi dan elektronik.

B.

Memiliki/membaca buku-buku/majalah

yang tidak mendidik/

tidak dibenarkan oleh syariat Islam.


C.

Membuat keributan/kegaduhan di lingkungan pondok

D.

Menjelek-jelekan /menbicarakan teman satu asrama/pondok

E.

Duduk di atas meja, jendela dan tempat-tempat yang kurang


sopan.

F.

Tidur di kamar orang lain.

G.

Masuk/keluar melalui pagar atau jendela.

H.

Menutup dan mengunci jendela dan pintu setiap selesai belajar.


Pasal 6
Disiplin Belajar

1.

Santri tidak

dibenarkan

pulang

ke

asrama/pondok

pada

saat

berlangsungnya proses belajar mengajar dan semua perlengkapan


belajar harus dibawa pada waktu berangkat ke ruang belajar.
2.

Semua santri sudah berada di kelas 5 menit sebelum bel masuk


dibunyikan.

3.

10 menit setelah shalat magrib dan Isya semua santri sudah berada di
kelas /tingkatannya masing-masing.

4.

Jam 22.45 WIB seluruh santri telah berada di asrama masing-masing


untuk di absen dan istirahat.

5.

Seluruh Santri harus melengkapi buku-buku dan peralatan belajar.

6.

Seluruh santri wajib menyiapkan buku pelajaran pada malam hari.


Pasal 7
Disiplin Bahasa

1.

Setiap

Santri

harus

bertutur

kata

dengan

lembut,

sopan

dan

menghindari kata-kata/ucapan kotor yang dapat menyinggung perasaan


orang lain.
2.

Seluruh santri dilarang keras berbicara dengan ucapan yang tidak


sopan/kotor.

3.

Seluruh Santri dianjurkan untuk memiliki buku/kitab yang sudah


ditentukan.
Pasal 8
Disiplin Makan

1.

Seluruh Santri diwajibkan:


A.

Makan pada waktu, tempat yang telah ditentukan.

B.

Memiliki

piring/cangkir/alat

makan

dan

memelihara,

meletakkannya di tempat yang sudah ditentukan.


C.

Menjaga kesopanan pada waktu makan dan membaca doa


sesuai dengan tuntunan Rasulullah.

2.

Tidak dibenarkan membawa nasi ke kamar kecuali alasan sakit.

3.

Seluruh santri tidak dibenarkan pergi ke dapur kecuali waktu makan.


Pasal 9
Perizinan

1.

Seluruh santri hanya dibenarkan izin pulang (keluar/pamit) dari


pesantren

pada

hari

minggu

apabila

ada

hal-hal

yang

mendadak/keperluan lainnya.
2.

Santri yang ingin pamit keluar harus meminta izin telebih dahulu pada
pengurus pengasuhan/perizinan dengan membawa Kartu Perizinan.

3.

Melaporkan dan menyerahkan surat keterangan izin/mengambil kartu


perizinan setelah kembali ke pesantren.

4.

Santri yang ingin izin keluar pondok harus menggunakan pakaian yang
sopan, peci/jilban.
Pasal 10
Pelanggaran Berat

1.

Tidak taat dan tidak patuh kepada pimpinan pesantren, pengurus dan
dewan guru.

2.

Merusak mengambil/berbicara tidak sopan/menghilangkan milik orang


lain tanpa izin.

3.

Berkelahi dan sejenisnya.

4.

Menghina

dan

melecehkan

peraturan

pondok

pesantren/sekolah

dengan sengaja.
5.

Perbuatan/tindakan yang tidak sesuai dengan syariat Islam.


Pasal 11
Sanksi atau Hukuman

1.

Bagi

santri

yang

melanggar

ketentuan-ketentuan

di

atas

dan

ketentuan-ketentuan lain yang tertulis (telah ditetapkan oleh pesantren)


akan dikenakan tahap-tahap sanksi sebagai berikut:
A.

Teguran/nasehat.

B.

Hukuman yang sifatnya mendidik.

C.

Shalat taubat dan membaca istigfar sebanyak 1000 kali.

D.

Dibersihkan/botaki rambutnya.

E.

Dikeluarkan dari Sekolah/Pesantren.

2.

Untuk pelanggaran-pelanggaran yang berat langsung dikenakan sanksi


point ke empat (d).
Pasal 12

Penutup
Segala ketentuan, atau kebiasaan di pesantren yang tidak tercantum dalam tata
tertib dan peraturan ini tetap berlaku seperti biasanya.
Ditetapkan di : Bekasi
Pada Tanggal : 27 Juli 2015
Pimpinan Pondok Pesantren,

Drs.Suud Ismail

TGK. H. FAKHRUDDIN LAHMUDDIN, M.Pd


TATA TERTIB DAN DISIPLIN BELAJAR SANTRI
PESANTREN SABILIL MUTTAQIEN
PASAL I
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
1.

Bel berbunyi pada pukul 07.25 WIB

2.

Proses belajar mengajar bagi santri putra dan putri dimulai pada pukul
07.30, seluruh santri harus sudah ada di dalam kelas

3.

Tidak berada di luar kelas tanpa alasan (mondar-mandir) setelah bel


masuk berbunyi

4.

Menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan kelas

5.

Khusus piket kelas agar menjalankan tugasnya sebaik mungkin


(terutama untuk kebersihan kelas)

6.

Membaca doa 5 menit sebelum dimulai pelajaran dipimpin oleh ketua


kelas di kelas masing-masing

7.

Mengatur tempat duduk dengan rapi dan berkonsentrasi dalam


mengikuti kegiatan belajar mengajar

8.

Menjaga akhlak dan kesopanan terhadap teman dan guru

9.

Tidak diperkenankan izin keluar kelas lebih dari 7 menit

10. Keluar kelas setelah pelajaran tepat pada waktunya / tidak


mempercepat waktu keluar kelas
11. Seluruh santri wajib mengikuti belajar malam, pada hari-hari yang telah
ditentukan
12. Persiapan untuk melihat jadwal dan buku-buku pelajaran dilakukan
pada sore hari setelah shalat ashar
13. Piket malam harus masuk kelas dan mengikuti pelajaran jam ke-3 s/d
ke-8.
PASAL II
BUKU PELAJARAN
1.

Setiap santri baik putra maupun putri harus berusaha melengkapi buku
pelajaran masing-masing

2.

Buku pelajaran terbagi menjadi 2 jenis:

3.

Buku pelajaran program studi pesantren yang pada umumnya dibeli


dari koperasi pesantren dengan menggunakan dana pribadi dengan
harga yang telah ditentukan pada awal tahun ajaran

4.

Buku pelajaran program studi madrasah tsanawiyah/aliyah diperoleh


dari bagian pengajaran/perpustakaan dengan sistem pinjam/sewa

5.

Kategori buku yang dimiliki santri:

6.

Buku wajib:

7.

Harus memiliki Al-Quran ukuran standar (bukan seukuran saku)

8.

Kelas 1 s/d 6 adalah semua buku pelajaran sesuai dengan kelas dan
jenjangnya

9.

Khusus santri Aliyah Kamus bahasa inggris dan bahasa arab (Mahmud
Yunus dan Jhon M. Echal)

10. Buku anjuran:


11. Kelas 1 kamus mahady
12. Kelas 2 dan 3 kamus bahasa arab (Mahmud Yunus)
13. Kelas 4 s/d 6 Kamus Besar (Munjid atau Al-Munawwir)
14. Buku pendukung:
15. Buku-buku atau majalah untuk pengembangan bahasa arab dan inggris
16. Buku-buku pengembangan diri yang telah dimusyawarahkan dengan
wali kelas/wali asrama masing-masing
17. Buku larangan:
18. Buku-buku yang berbau kemusyrikan
19. Buku-buku yang tidak sesuai denga alam pendidikan pesantren
20. Ketentuan Peminjaman buku pelajaran:

21. Setiap santri harus memiliki kartu perpustakaan yang berisi data buku
yang dipinjam
22. Peminjaman dilakukan oleh santri pada waktu yang telah ditentukan
sesuai data yang diterima oleh pengurus.
23. Biaya jaminan peminjaman per-buku adalah Rp. 3000,- s/d Rp. 5000,disesuaikan dengan jenisnya diserahkan langsung kepada staf bag.
Perpustakaan yang bertugas
24. Buku harus dijaga sebaik-baiknya
25. Ketentuan pengembalian buku pelajaran:
26. Buku dikembalikan ke bag. Perpustakaan pada akhir semester II, sesuai
dengan waktu yang telah ditentukan
27. Buku-buku yang dikembalikan harus sesuai dengan data yang ada
dalam kartu perpustakaan dan dalam keadaan bersih/rapi bersampul
dan tanpa coretan
PASAL III
SERAGAM PERLENGKAPAN HARIAN
1.

Seragam harian:

2.

Hari Sabtu dan Ahad : Baju pramuka coklat muda dan celana/rok
coklat tua (MTs), dan celana biru (MA)

3.

Hari Senin dan Selasa : Baju putih dan celana/rok biru (MTs), Baju putih
dan celana/rok abu-abu (MA)

4.

Hari Rabu dan Kamis : Baju batik dan bawahan hitam (MTs dan MA
kelas 4-5), Baju marhalah dan celana hitam (MA kelas 6).

5.

Atribut/aksesoris bagi seluruh santri:

6.

Memakai sepatu (kulit), kaos kaki, tali pinggang dan papan nama,
selama kegiatan belajar mengajar

7.

Menjahit/menempelkan simbol lembaga pada baju seragam putih

8.

Membawa perlengakapan belajar yang meliputi; buku paket, buku tulis,


ballpen, penghapus, rol dan segala media tulis non elektronik yang
berhubungan dengan pelajaran.
PASAL IV
INVENTARISASI DAN PERLENGKAPAN KELAS

1.

Meja dan kursi sejumlah santri di setiap kelas

2.

Meja dan kursi guru

3.

Papan tulis (white board)

4.

Perlengkapan kelas yang harus tersedia:

5.

2 spidol (board maker)

6.

2 penghapus

7.

1 botol tinta spidol

8.

Peralatan kebersihan yang harus dimiliki setiap kelas:

9.

Sapu

10. Kemoceng
11. Tempat sampah
12. Ketua kelas atau wakil ketua mengambil absen kelas, dan harus
tersedia di kelas sebelum pelajaran jam pertama dimulai
13. Masing-masing santri wajib ikut serta menjaga inventaris kelasnya
14. Jika ada meja atau kursi di luar ruang harus segera dimasukkan ke
dalam kelas
15. Peralatan ataupun segala sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan
kegiatan belajar mengajar agar dikeluarkan dari dalam kelas
PASAL V
KEBERSIHAN KERAPIAN DAN KEINDAHAN KELAS
1.

Ketua kelas harus menentukan piket kelas

2.

Piket kelas bertanggungjawab penuh atas kebersihan, ketertiban dan


kenyamanan kelas

3.

Piket kelas membersihkan kelas setelah pemberian kosa kata setiap


pagi dan membuang sampah pada tempat sampah yang tersedia

4.

Seluruh santri dilarang keras untuk makan dan minum di kelas

5.

Setiap kelas wajib mewujudkan kebersihan, ketertiban, kerapian dan


keindahan kelas dengan maksimal

6.

Hiasan kelas yang sesuai dengan suasana pendidikan boleh dipasang


dengan rapi tanpa dipaku dengan dinding.
PASAL VI
PERIZINAN TIDAK MASUK KELAS

1.

Setiap santri harus memiliki kartu perizinan, diisi setiap kolom sesuai
dengan alas an izin saat diperlukan

2.

Santri yang berhak izin tidak masuk kelas:

3.

Santri yang sakit : mengambil rekomendasi/tashrih pada jam pertama,


datang sendiri dengan membawa kartu perizinan dan harus sudah
makan pagi

4.

Santri yang piket : mengambil rekomendasi/tashrih pada jam pertama


dengan membawa kartu perizinan.

5.

Santri yang mendapatkan tugas khusus: mengambil


rekomendsai/tashrih dengan membawa kartu perizinan dan
catatan/data pengantar dari musyrif kegiatan.

6.

Santri yang pulang, harus melalui izin wali kelas dan staf pengasuhan
santri sebelum minta rekomendasi tidak masuk kelas ke bagian
pengajaran

7.

Piket Kantor harus selalu siap di kantor serta menjalankan


kewajibannya sesuai dengan amanah yang telah diberikan

8.

Piket malam tidak masuk kelas hanya sampai jam ke-2 saja, jam
pelajaran selanjutnya harus sudah ada di kelas masing-masing, maka

agar bekerjasama dengan piket asrama untuk bangun tidur selambatlambatnya pada jam 08.15 WIB.
PASAL VII
SANKSI DAN TINDAKAN DISIPLIN
1.

Pelanggaran terhadap ketentuan pada kegiatan belajar mengajar akan


dikenakan sanksi/tindakan disiplin dalam 3 tingkatan:

2.

Ringan (karena khilaf dan ketidaksengajaan) : Ditegur dan dinasehati,


mengambil sampah dan lain sebagainya

3.

Sedang (karena dilakukan dengan sengaja dan berulang kali) : Ditegur,


dijemur, lari keliling pesantren, bagi santri putri memakai jilbab dengan
warna yang telah ditentukan dan lain sebagainya

4.

Berat (karena disengaja dan sudah tidak bisa diingatkan lagi dengan
prosedur pelanggaran sedang) : Dibotak dan dilaporkan ke bagian
pengasuhan santri, panggil orang tua, membuat surat perjanjian. Dan
jika pelanggaran masih berlanjut maka akan dijadikan pertimbangan
untuk tindakan selanjutnya: 1. Diskors (tidak diperkenankan masuk /
berada di pesantren dalam jangka waktu tertentu), 2. Dikembalikan
kepada orang tua dan tidak diperbolehkan belajar di pesantren ini untuk
selamanya

5.

Meninggalkan kelas tanpa izin dianggap telah melanggar disiplin


dengan ketentuan sebagai berikut:

6.

Meninggalkan kelas 1 jam

: pelanggaran ringan

7.

Meninggalkan kelas 1 hari : pelanggaran sedang

8.

Meninggalkan kelas lebih dari 1 hari : pelanggaran berat

9.

Menghilangkan buku paket yang dipinjam dari bagian perpustakaan


harus mengganti sesuai dengan harga buku

10. Merusakkan buku paket pinjaman akan dikenakan denda/sanksi biaya


perbaikan Rp. 5000,- s/d Rp. 20.000,- sesuai dengan kondisi kerusakan
11. Bagi yang tidak memakai seragam dan atribut sesuai ketentuan akan
mendapatkan sanksi sesuai dengan tingkatan; ringan, sedang dan berat
12. Bagi yang dengan sengaja ataupun tidak sengaja merusak atau
menghilangkan inventaris dan perlengakapan kelas (Meja, kursi, absen,
spidol, penghapus, hiasan, alat kebersihan dan lain sebagainya) maka
wajib menggantinya
13. Bagi yan makan dan minum di kelas akan dikenakan sanksi sesuai
dengan kesalahannya
14. Piket kelas yang tidak menjalankan kewajibannya akan dikenakan
sanksi sesuai dengan tingkatan; ringan, sedang dan berat.
PASAL VIII
PENUTUP

Segala ketentuan, kebiasaan atau sunnah pesantren yang tidak tercantum


dalam tata tertib dan peraturan ini tetap berlaku seperti biasanya.
Ditetapkan di : Lampermai
Pada Tanggal : 01 Juli 2014
Pimpinan Pesantren,
dto

BAGIKAN INI:

TGK. H. FAKHRUDDIN LAHMUDDIN, M.Pd

Tata Tertib Santri Terbaru


Pasal 20Masa Libur
1)

Pada waktu pulang liburan, santriwati diharuskan dijemput/diantar oleh


orang tua/wali.2)

Santri diharuskan datang tepat waktu dari jadwal libur yang telah
ditentukan oleh Pondok yaitutidak mendahului dan tidak terlambat.3)

Santri dilarang mengadakan kegiatan bersama (naik gunung, camping,


seminar, temu akrab dansejenisnya) tanpa pembimbing dan tanpa
seizin Pondok.

BAB XASRAMAPasal 21
1)

Santri diharuskan mentaati peraturan yang berlaku di asrama.


2)

Petugas piket diharuskan melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan.


3)

Santri diharuskan mengatur almari, kasur, rak sepatu, sesuai dengan


ketentuan asrama.
4)

Santri dilarang pindah kamar tanpa seizin pengasuh/wali asrama.


5)

Santri dilarang menggunakan lampu/peralatan listrik melebihi ketentuan


Pondok.
6)

Santri dilarang menerima tamu/orang lain di dalam asrama tanpa izin.


7)

Santri diharuskan melapor kepada pengasuh/wali asrama jika ada


tamu/orang lain berada di dalamasrama.
8)

Santri dilarang memasuki asrama pada saat kegiatan wajib.

Pasal 22Tidur
1)

Santri diharuskan tidur siang dan selambat-lambatnya jam 10.45.


2)

Santri diharuskan tidur malam selambat-lambatnya jam 22.00.


3)

Santri diharuskan tidur di kamar masing-masing dan di tempat tidurnya


sendiri.
4)

Santri diharuskan tidur dengan memakai pakaian yang aman dari


kemungkinan terbukanya aurat.
5)

Santri diharuskan bangun 10 menit sebelum masuk waktu shalat qiyamul


lail azan pertama (jam03.00) dikumandangkan.
6)

Santri dilarang melakukan perbuatan yang dapat mengganggu orang


lain yang sedang tidur.

BAB XIHAK MILIK


Pasal 23Pinjam Meminjam Barang
1)

Santri diharuskan berlaku amanah atas hak milik orang lain dan hak milik
Pondok.
2)

Santri diharuskan mengembalikan pinjaman sesuai dengan batas waktu


yang ditentukan, danapabila rusak/hilang harus mengganti.
3)

Santri dilarang memakai barang/memakan makanan orang lain tanpa


seizin pemiliknya.4)

Santri dilarang pinjam-meminjam barang antara santriwan dan santriwati


tanpa seizin pengasuh.5)

Santri dilarang menggunakan barang-barang Pondok tanpa seizin Pondok.


BAB XIISANKSI DAN PENGHARGAANPasal 24Klasifikasi Sanksi
1)

Setiap santri yang melanggar tata tertib ini dikenakan sanksi.2)

Setiap pelanggaran memiliki Jenis sanksi diklasifikasikan menjadi tiga


tingkatan :A.

Tingkatan Ringan :a.

Diberikan teguran atau peringatan. b.

Meminta nasehat dan tanda tangan pengasuh.c.

Menulis beberapa surat Alquran atau Hadits


.d.

Membangunkan santri waktu qiyamul lail.

PP. DAARUL HUFFAZH

Tata Tertib Santr


i
8
-7

e.

Merapikan sandal di masjid atau asrama.f.

Shalat di shaf pertama selama 3 hari berturut-turut.g.

Membaca Al-Qur

an 5 Juz pada waktu dan tempat yang telah ditentukan.h.

Membaca 1 Juz dalam sholat sunnah.i.

Menyapu. j.

Mengepel.B.

Tingkatan Sedang :a.

Membuat dan membaca surat pernyataan. b.

Potong rambut licin dan fotonya ditempel di Mading Pondok Putra/Putri.c.

Memakai jilbab khusus dan fotonya ditempel di Mading


Pondok Putra/Putri.d.

Membersihkan kamar mandi/WC selama 1 bulan.e.

Dilarang keluar kompleks selama-lamanya 3 bulan.f.

Diumumkan di hadapan seluruh santri.C.

Tingkatan Berat :a.

Mengembalikan dan atau mengganti kerusakan (SKORSING maksimal 3


bulan). b.

DO/DROP OUT.c.

Dikembalikan kepada orang tua/wali.3)

Pelanggaran terhadap tata tertib dasar santri, dikenakan sanksi setinggitingginya :A.

Tingkatan Ringan (Nilai Kredit Poin = 1)a.

Pasal 2 : 1), 5), 6), 7), 8) b.

Pasal 3 : 2)c.

Pasal 4 : 2), 4)d.

Pasal 5 : 6)e.

Pasal 6 : 4)f.

Pasal 7 : 2)g.

Pasal 8 : 1), 7)h.

Pasal 10 : 3)i.

Pasal 15 : 1) j, k, l j.

Pasal 18 : 1)k.

Pasal 19 : 4)l.

Pasal 20 : 2), 3)m.

Pasal 21 : 1)n.

Pasal 22 : 1), 2), 3)o.

Pasal 23 : 3), 5)B.

Tingkatan Sedang (Nilai Kredit Poin = 10)a.

Pasal 3 : 1) b.

Pasal 5 : 5), 8)c.

Pasal 6 : 1), 2)d.

Pasal 15 : 1) a, b, c, d, e, i, m, n, q, r, s, t, u,e.

Pasal 16 : 1)f.

Pasal 19 : 1), 5)C.

Tingkatan Berat (Nilai Kredit Poin = 50)a.

Pasal 4 : 1) b.

Pasal 5 : 1), 2), 3), 4)c.

Pasal 15 : 1) f, g, h, o, p4)

Barang-barang yang dilarang oleh Pondok disita dan tidak dikembalikan.5)

Pelanggaran yang dilakukan berulang-ulang sebanyak 3x atas ayat 3 sub


B akan mendapatScorsing Paling lama 1 bulan.6)

Pelanggaran yang dilakukan 1x atas ayat 3 sub C akan mendapat Scorsing


Paling lama 3 bulan.7)

Santri yang telah mencapai 100 Poin pelanggaran secara Otomatis akan
dipulangkan kepada orangtua/walinya.

PP. DAARUL HUFFAZH

Tata Tertib Santr


i
8
-8

Pasal 25Pemberian Sanksi

1)

Yang berhak memberi sanksi adalah :a.

Pengasuh yang ditunjuk. b.

Ustadz/ustadzah yang ditunjuk.c.

Pengurus organisasi yang ditunjuk.2)

Pengurus OSPDH yang ditunjuk hanya dibenarkan memberikan sanksi


pada pelanggaran tingkatringan dengan sepengetahuan pembimbing.3)

Ketetapan usulan sanksi katagori pelanggaran berat ditetapkan melalui


musyawarah bidang- bidang terkait.4)

Keputusan pengembalian kepada orang tua/wali diambil oleh pimpinan


Pondok.
Pasal 26Penghargaan
1)

Santri yang berprestasi berhak mendapat penghargaan.2)

Penghargaan meliputi :a.

Piagam penghargaan. b.

Nilai kepribadian A di raport.c.

Beasiswa dari Pondok.d.

Hadiah tertentu yang tidak mengikat.


BAB XIIATURAN PERALIHANPasal 27Masa Berlaku
1)

Tata Tertib Santri (TATIBSAN) dinyatakan berlaku efektif sejak 15 Juli


2008.2)

Tata Tertib Santri (TATIBSAN) dievaluasi selambat-lambatnya tiga tahun


sejak tanggalditetapkan.
Pasal 28Peraturan Antar Aturan
Dengan berlakunya TATIBSAN ini maka tata tertib sebelumnya dinyatakan
tidak berlaku lagi.
BABXIVKETENTUAN PENUTUPPasal 33
1)

Tata tertib ini menjadi acuan dasar peraturan santri di Pondok Pesantren
Daarul Huffaazh.2)

Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur
kemudian.Ditetapkan di : BernungTanggal : 15 Juli 2008Mudir
Am,Pimpinan Yayasan PP. Daarul Huffazh
KH. Nursalam A.M. Al-Hafizh

Kegia