Anda di halaman 1dari 7

Contoh Berbagai Konstruksi Sederhana yang dapat didesign dengan Etabs

Konstruksi Beton
1. Pondasi Tapak
2. Balok dengan Simple Beam
3. Dinding Penahan Tanah
4. Tangga
5. dll
Konstruksi Baja
1. Balok Konsol pemegang Crane
2. Simple Beam
3. Balok Rail Crane
4. dll

Konstruksi Beton
1.

Pondasi Tapak :
Case : Pondasi Tapak Ukuran 1000 x 1000, menahan Beban Konstruksi Rumah
Tinggal 2 Lantai, Reaksi yang terjadi Akibat Beban Tetap = 10 ton, qa = 0.25 kg/cm2 , Design
penulangan pondasi Tapak yang dibutuhkan?

1000 mm
1000 mm
Etabs Modeling :

Beban yang dipakai dalam menghitung pondasi adalah Beban dengan Kombinasi
DL + LL, untuk Beban Tetap
DL + LL Ex Ey, untuk Beban Sementara

Pada dasar Plat beton diberi Support Reaksi Spring, dari nilai qa yang ada, dan menggunakan
rumus bowles, akan diperoleh nilai spring konstant yang akan dipakai, setelah beban dan model
selesai di design, maka persiapan analisa pondasi tapak telah selesai.
Hasil Analisa Program Etabs, Model Pondasi Tapak :

Dari hasil analisa dapat diketahui penurunan pondasi tapak, dan momen yang terjadi pada
plat beton,
Dari nilai penurunan dapat diketahui apakah lebar pondasi cukup dan penurunan memenuhi
syarat penurunan ijin, dan dengan momen pada plat beton dapat dipakai untuk mendesign
penulangan plat pondasi tapak

Check Plat Beton


Data Beton
Mutu Beton
Mutu Baja Tulangan
Lebar, bw
Tebal, tw
Penutup Beton

=
=
=
=
=

250
400
1000
200
40

kg/cm2
Mpa
mm
mm
mm

Data Pembebanan
Mu (Momen Positif)

= 0.210

T.m

Mn = Mu/0.85 = Rn.b.d2
Rn
m = (Fy/(0.85.f'c))
Perlu = ( 1 / m ) x [ 1- [ 1- [ 2 x m
x Rn / fy ]]^0.5 ]
max plat = 0.75 x ( 1 / m ) x x
(600 / (600 + fy))
min Plat

= 2,423,647.06
= 0.095
= 22.679

N.mm
N/mm2

= 0.00024
= 0.01687
= 0.0018
Rho Perlu < Rho Min

Maka Tulangan Plat yang diperlukan


As = .pakai x b x d
Jika Jarak Tulangan Pakai
Diameter Tulangan yang diperlu
Jika Tulangan Rencana
.Rencana = As / b x d

=
=
=
=

288.000
200
57.60
D9
318.086
= 0.0020

mm2
mm
mm2
- 200
mm2

Diperoleh tulangan D9 - 200, atau 318.086 mm2, dari luasan yang diperoleh dapat juga digunakan
tulangan
D8 = 50.265 mm2 = maka jarak tulangan yang dibutuhkan = 288 / 50.265 = 5.73 dibulatkan
menjadi 6 tulangan, 1000 / 6 = 166.67, maka desain penulangan nya menjadi D8 - 150
D10 = 78.54 mm2 = maka jarak tulangan yang dibutuhkan = 288 / 78.54 = 3.67 dibulatkan menjadi
4 tulangan, 1000 / 4 = 250, maka desain penulangan nya menjadi D10 - 250

2. Simple Beam :
Case : Disebuah bangunan lama, yang sebelumnya diperuntukan untuk rumah tinggal kini
akan beralih fungsi menjadi bangunan gudang dengan beban merata LL = 400 kg/m2,
sementara Pembalokan yang lama hanya berukuran B150x400, L = 4500 mm, jarak antar
balok anak adalah 2 meteran, dengan plat lantai beton tebal 100 mm, check berapakah Balok
anak minimal yang dibutuhkan dan penulangannya?