Anda di halaman 1dari 3

Diagnosa Keperawatan

Nama

Umur

Alamat

Ruang

DIAGNOSA
NO

PERENCANAAN
IMPLEMENTASI

KEPERAWATAN

TUJUAN

INTERVENSI

1.
Ganggua rasa nyaman:
nyeri B. D adanya luka.
DO : Ada nyeri tekan
pada daerah luka.
Daerah luka tampak bengkak.
TTV: TD: 120/80 mmHg
N : 82 x/m.
R : 24 x/m.
S : 36,8 C.
DS : Px mengatakan ada rasa
nyeri pada daerah luka jika
didresing

Rasa
Ukur TTV. Kaji status nyeri.
Atur posisi. Ajarkan tehnik
nyaman px
terpenuhi setelah relaksasi.
4 hari perawatan.
KE : TTV normal :
TD: 120/80
mmHg
N : 60 84 x/m.
R : 16 24 x/m.
S : 36 37 C.

EVALUASI

RASIONAL
Untuk mengetahui
perkembangan px.
Mengetahui tingkat nyeri
yang dirasakan px
sehingga mudah
menentukan intervensi.
Posisi yang nyaman dapat
mengurangi rasa nyeri.
Agar px merasa tenang dan
mengurangi rasa nyeri.

Mengukur TTV.
Mengkaji status
nyeri. ( nyeri
sedang ) Mengatur
posisi.
Mengajarkan
tehnik relaksasi

S : Px mengatakan
lukanya masih
nyeri, pada saat
didresing atau
ditekan.
O : Px tampak
meringis menahan
nyeri dengan skala
2 ( sedang )
A : Masalah belum
teratasi.

Px tidak
mengeluh nyeri tekan.
Luka tidak bengkak
lagi.

P : Intervensi
dilanjutkan.

2.
Gangguan pola aktifitas
B. D adanya luka.
DO : Px tampak tenang,
aktifitas px hanya di
tempat tidur.

Aktifitas px
kembali normal
dalam 4 hari
perawatan.

KE : Px
dapat melakukan
Skala otot. 5 5 5 3 DS : Px aktifitas sendiri
tidak hanya
mengatakan tidak dapat
melakukan aktifitas yang ditempat tidur.
terlalu berat karena
adanya rasa nyeri pada
Skala otot:
daerah luka.
5\5 Rasa nyeri
hilang.

Terjadinya infeksi B. D
adanya luka.
DO : Luka tampak
bengkak, basah. Terdapat
pus pada luka. Ada nyeri
tekan pada daerah luka.
Daerah luka tampak
berwarna kemerahan.
DS : Px mengeluh nyeri
saat didresing.

Infeksi tidak
terjadi dalam 4
hari perawatan.
KE : Luka tidak
bengkak, tidak
terdapat pus,
tidak ada
kemerahan.
Tidak mengeluh
nyeri saat
didresing.

Kaji penyebab kelemahan Untuk memudahkan


aktifitas.
intervensi yang tepat.
Kaji tingkat mobilisasi px.
Bantu px dalam beraktifi
tas.

Mengetahui tingkat
pergerakan px.

S : Px
mengatakan
dapat melakukan
aktifitasnya
sendiri.

Mempercepat proses
penyembuhan

O : Px tampak
tenang.
A : Masalah
teratasi.
P : Intervensi
dihentikan

Mencegah penyebaran
Bersihkan luka setiap hari. infeksi. Untuk mengurangi
Beri kompres hangat. Atur bengkak dan mengatasi
nyeri. Posisi yang nyaman
posisi. Kolaborasi : Beri
dapat mengurangi nyeri.
anti biotik
Kolaborasi : Membunuh
kuman penyebab infeksi.

S : Px mengeluh
lukanya sakit saat
didresing.
O : Luka tampak
masih basah,
bengkak,
terdapat pus,
berwarna
kemerahan, dan
ada nyeri tekan.
A : Masalah
belum teratasi.
P : Intervensi

dilanjutkan.