Anda di halaman 1dari 23

SISTEM PENERANGAN

DAN TANDA BELOK

DISUSUN OLEH :
YULIUS RONALDO DWIYATMOKO 14504241025
SYAHRIL FARKHAN ABIDI 14504241026

Pengertian Sistem Penerangan


Penerangan yang digunakan di kendaraan bertujuan
untuk penerangan, untuk tanda sebagai informasi.
Contohnya lampu depan digunakan untuk penerangan di
malam hari, lampu tanda belok untuk memberitahukan
kendaraan lain atau pejalan kaki bahwa kendaraan akan
membelok dan lampu belakang untuk informasi posisi
keberadaan mobil.

Komponen Sistem Penerangan

Baterai
Kabel Penghubung
Bola Lampu

BATERAI
Baterai merupakan suatu komponen elektrokimia yang
menghasilkan tegangan dan menyalurkannya ke rangkaian
listrik. Baterai berfungsi sebagai sumber arus untuk semua
sistem kelistrikan pada kendaraan. Pada saat mesin belum hidup,
baterai memberikan energi listrik untuk sistem penerangan atau
sistem lampu-lampu dan aksesoris. Setelah mesin hidup, baterai
berfungsi untuk menerima dan menyimpan energi listrik yang
diberikan oleh sistem pengisian baterai.

Kabel Penghubung
Kabel
penghantar
berfungsi
sebagai
penghubung
komponen-komponen pada sistem penerangan dan
penghantar arus listrik ke rangkaian sistem penerangan.
Kabel penghantar terbuat dari tembaga yang diberi isolasi
agar tidak terjadi hubung singkat.

Bola Lampu
Lampu berfungsi sebagai sumber cahaya yang merupakan
hasil dari arus listrik yang mengalir melalui kawat halus
yang mempunyai tahanan serta titik lebur yang tinggi
sehingga menimbulkan panas dan cahaya.

Switch
Saklar adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk
memutuskan dan menghubungkan aliran listrik.

Sistem Pengaman Rangkaian Kelistrikan

1. Sekering (fuse)
2. Sambungan Pengaman (Fusible Link)
3. Pemutus Rangkaian (Circuit Breaker)

1. Sekering (fuse)
Sekering adalah komponen pengaman yang banyak
digunakan sebagai pencegah kerusakan rangkaian akibat
kelebihan arus. Sekering mempunyai bagian yang mudah
meleleh akibat aliran arus yang dilindungi oleh badan
sekering yang biasanya terbuat dari tabung kaca atau
plastik.

2. Sambungan Pengaman (Fusible Link)


Sambungan pengaman (fusible link) dan elemen pengaman
(fusible element) digunakan untuk melindungi rangkaian
listrik berarus besar dan biasanya dipakai pada rangkaian
yang membutuhkan arus sampai 30 amper atau lebih.

3. Pemutus Rangkaian (Circuit Breaker)


Circuit breaker digunakan sebagai pengganti sekring
untuk melindungi dari kesulitan pengiriman tenaga
dalam sirkuit seperti power window, sunroof, dan sirkuit
pemanas.

RANGKAIAN LAMPU SISTEM


PENERANGAN DAN TANDA BELOK

Lampu Kota
Lampu Kepala
Lampu Tanda belok dan tanda bahaya

Lampu Kota
Lampu kota atau disebut juga lampu posisi depan atau
belakang merupakan lampu yang berfungsi untuk
penerangan dalam kondisi senja atau fajar dimana kondisi
cahaya di sekitar kendaraan tidak begitu gelap. Lampu ini
memberi peringatan terhadap lingkungan sekitar akan
keberadaan kendaraan.

Sistem lampu kota tanpa relay

Sistem lampu kota dengan relay

Lampu Kepala
Lampu kepala sering disebut juga dengan nama lain
seperti lampu depan atau lampu besar. Lampu kepal
digunakan untuk penerangan pada malam hari atau kondis
gelap. Pada umumnya lampu kepala dilengkapi dengan
lampu jarak dekat (low beam), lampu jarak jauh (high
beam) dan lampu tembak (flash beam) yang dikontrol oleh
saklar dim (dimmer switch).

Sistem Lampu Kepala Tanpa Relay

Sistem Lampu Kepala dengan Relay

Sistem Lampu Kepala dengan Relay Kombinasi.

Lampu Tanda Belok dan Tanda Bahaya


Lampu tanda belok memberitahukan kepada pengguna
jalan lain di sekitar kendaraan akan sinyal bahwa
kendaraan akan membelok. Lampu akan berkedip saat
saklar tanda belok dinyalakan.

Rangkaian lampu tanda belok dengan flasher


tipe kontak

Rangkaian lampu tanda belok dan


tanda bahaya tipe semi transistor

Rangkaian lampu tanda belok


menggunakan flasher tipe IC