Anda di halaman 1dari 4

JUDUL :

" PENGARUH PEMANFAATAN MULTI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK


TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS XI SMA ... TAHUN
PELAJARAN 2008/2009 "
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pelajaran bahasa Indonesia pada umumnya tidak dianggap oleh siswa sebagai pelajaran
yang sukar. Para siswa tidak pernah mengategorikan sebagai momok seperti halnya
Pelajaran Matematika, Fisika, Bahasa Inggris, dan lain-lain. Tetapi pada kenyataannya
nilai hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia tidak lebih baik dari mata
pelajaran yang dianggap sukar dan sebagai momok bagi siswa.
Permasalahan ini muncul bukan hanya karena kemampuan dan motivasi belajar siswa
yang kurang, tetapi juga faktor lingkungan belajar yang kurang mendukung. Dalam hal
ini kreativitas guru bahasa Indonesia dalam mengelola pembelajaran mempunyai
pengaruh yang sangat besar dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Berdasarkan permasalahan-permasalahan di atas, guru sebagai pengelola pembelajaran
harus mengemas pembelajaran yang efektif dan bermakna bagi siswa. Pembelajaran akan
memiliki makna, jika pembelajaran yang dikemas guru dapat dinikmati oleh siswa dan
dapat memotivasi siswa. Setya Yuwana Sudikan (2004: 2) menegaskan, mengajar adalah
menata lingkungan agar pembelajar termotivasi dalam menggali makna serta menghargai
ketidak seragaman.
Pada saat ini di sekolah telah mulai diperkenalkan pemanfatan teknologi informasi dan
komunikasi (TIK). Dalam proses pembelajaran setidaknya TIK menempati tiga peranan,
yakni sebagai konten pembelajaran (standar kompetensi), sebagai media pembelajaran,
dan sebagai alat belajar.
Sejumlah penelitian membuktikan bahwa penggunaan multimedia dalam pembelajaran
menunjang efektivitas dan efesiensi proses pembelajaran. Penelitian tersebut antara lain
dilakukan oleh Francis M. Drawer. Hasil penelitian ini antar lain menyebutkan bahwa
setelah lebih dari tiga hari pada umumnya manusia dapat mengingat pesan yang
disampaikan melalui tulisan sebesar 10%, pesan audio 10%, visual 30%, audio visual
50%, dan apabila ditambah dengan melakukan, maka akan mencapai 80%. Berdasarkan
hasil penelitian ini maka multi media pembelajaran berbasis TIK dapat dikatakan sebagai
media yang mempunyai potensi yang sangat besar dalam membantu proses pembelajaran.
Multi media telah mengalami perkembangan konsep sejalan dengan perkembangan
teknologi pembelajaran. Ketika teknologi komputer belum dikenal, konsep multi
multimedia sudah dikenal yakni dengan mengintegrasikan berbagai unsur media, seperti:

cetak, kaset, audio, video, dan slide suara. Unsur-unsur tersebut dikemas dan
dikombinasikan untuk menyampaikan suatu topik materi pelajran tertentu. Pada konsep
ini, setiap unsur media dianggap mempunyai kekuatan dan kelemahan. Kekuatan salah
satu unsur media dimanfaatkan untuk mengatasi kelemahan media lainnya.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat pesat telah
membawa perubahan besar pada segala bidang, termasuk bidang pendidikan. Bila
dimanfaatkan dengan tepat, maka TIK dapat meningkatkan mutu pendidikan. Tulisan ini
merupakan salah satu upaya untuk mendorong para warga sekolah dalam
mengembangkan dan memanfaatkan TIK, khususnya multi media pembelajaran.
Pada hakikatnya tujuan dasar perlunya multi media pembelajaran adalah untuk
meningkatkan efektifitas dan efesiensi proses pembelajaran. Indikator yang harus
dipenuhi, yakni mencakup aspek desain pembelajaran, aspek rekayasa perangkat lunak,
dan aspek komunikasi visual.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, masalah-masalah dalam penelitian ini dapat
diidentifikasi sebagai berikut.
1. Perlunya pengembangan kreativitas guru bahasa Indonesia dalam mengelola
pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
2. Banyak metode yang dapat digunakan guru bahasa Indonesia dalam
meningkatkan kualitas pembelajaran.
3. Perlunya terus-menerus pengayaan wawasan pengetahuan siswa, sebab
pengetahuan yang luas merupakan modal dalam meningkatkan hasil belajar.
4. Pemanfaatan multi media pembelajaran berbasis TIK merupakan salah satu cara
untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang menarik.
5. Pemanfaatan multi media pembelajaran berbasis TIK merupakan salah satu cara
untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
6. Pemanfaatan multi media pembelajaran berbasis TIK merupakan salah satu cara
untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
C. Pembatasan Masalah
Mengingat masalah yang tercakup dalam penelitian ini sangat luas maka penulis
membatasinya sebagai berikut.
1. Objek penelitan ini adalah bagaimana pengaruh pemanfaatan multi media
pembelajaran berbasis TIK terhadap motivasi belajar siswa.
2. Objek penelitan ini adalah bagaimana pengaruh pemanfaatan multi media
pembelajaran berbasis TIK terhadap hasil belajar siswa.
3. Materi pembelajaran bahasa Indonesia yang dimaksud dalam penelitian ini adalah
pada pembelajaran menulis narasi.
4. Subjek penelitian ini adalah ....

D. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, identifikasi masalah, dan pembatasan masalah
tersebut di atas maka dapat ditentukan rumusan masalah penelitian ini sebagai berikut.
1. Bagaimana pengaruh pemanfaatan multi media pembelajaran berbasis TIK
terhadap motivasi belajar menulis narasi bagi siswa kelas .....
2. Bagaimana pengaruh pemanfaatan multi media pembelajaran berbasis TIK
terhadap hasil belajar menulis narasi bagi siswa kelas .....
E. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah tersebut maka tujuan penelitian ini adalah sebagai
berikut.
1. Mengetahui pengaruh pemanfaatan multi media pembelajaran berbasis TIK
terhadap motivasi belajar menulis narasi bagi siswa kelas .....
2. Mengetahui pengaruh pemanfaatan multi media pembelajaran berbasis TIK
terhadap hasil belajar menulis narasi bagi siswa kelas .....
F. Manfaat Penelitian
Penulisan proposal penelitian dengan judul Pengaruh Pemanfaatan Multi Media
Pembelajaran Berbasis TIK Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Bahasa
Indonesia Di SMA ..... Tahun Pelajaran 2008/2009 ini diharapkan dapat bermanfaat
sebagai berikut.
1. Menumbuhkan minat dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran sehingga
meningkatkan hasil belajar yang diharapkan.
2. Guru dapat berkembang secara profesional karena dapat menunjukkan bahwa ia
mampu memperbaiki pembelajaran yang dikelolanya, khususnya pada pelajaran
menulis narasi.
3. Membantu sekolah untuk berkembang karena adanya peningkatan /kemajuan
pada diri guru dan pendidikan di sekolah tersebut.