Anda di halaman 1dari 7

ANALISA DATA

Tanggal /Jam
Data Fokus
18-11-2015 Ds:
Do: - Rr : 94 x/menit
- Tampak Retraksi
interkosta
- Tampak bernafas
melalui mulut
- O2 CPAP 4 L
- Pernafasan cepat dan
dalam
- Skala Scor Down 6
(enam)

Problem
Pola nafas tidak
efekif

Etiologi
Hipertermia

18-11-2015

Hipertermia

Dehidrasi

Ds :
Do: - S: 37,7 c
- Rr :94x/Menit
- N: 120x/Menit
- Akral hangat
- Kulit tampak
kemerahan
- Kulit kering
- Turgor kulit tidak
elastis
- Ubun-ubun cekung

PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN

Paraf

1;
2;
3;

INTERVENSI
Tanggal/Jam
No Dx
NOC
NIC
Paraf
18 -11-2015
1
Setelah dilakukan tindakan Airway Management
keperawatan selama 2x 24
- Buka jalan nafas (jaw
jam , diharapkan pola nafas
trust, Chin lift)
- Posisikan pasien
efektif dengan KH:
memaksimalkan
- Rr dalam batas
ventilasi
normal 20-60 x/menit
- Auskultasi suara
- Tidak ada retraksi
nafas
interkosta
Kaji adanya retraksi
interkosta
- Berikan bronkodilator
bila perlu
- Lakukan suction

18 -11-2015

Setelah dilakukan tindakan Temperatur Regulation


keperawatan selama 2x 24
- Monitor Suhu
- Monitor ttv
jam ,diharapkan suhu tubuh
- Monitor warna dan
dalam rentan normal dengan
akral
KH:
- Monitor tanda-tanda
- Suhu tubuh dalam
hipertermi
rentan normal : 36,5
- Tingkatkan intake dan
-37 C
cairan nutrisi
- Rr dalam rentang
- Berikan antipiretik
normal
jika perlu
- Ajarkan pada pasien
cara mencegah
keletihan akibat
-

IMPLEMENTASI
Tanggal/Jam
No Dx
18-11-2015
1

Implementasi
Respon
- Memposisikan pasien semi S:
fowler (mengganjal dengan O: - Pasien dalam sosisi
handuk kecil)
semi fowler
- Memonitor RR

- Memonitor aliran oksigen

- Mempertahankan posisi

S:O: RR : 90x/menit
S:O: O2 (CPAP) 4 L Fi02 :
50%

pasien
S:O:pasien masih dalam posisi
semi fowler

18-11-2015

- Memonitor Suhu tubuh

- Memonitor TTV

S:O:- S : 7,7 C
S:O: - RR : 95x/menit
- N : 120x/Menit
- S : 37,7 C
S:-

- Memonitor warna dan akral O: - Warna Kulit kemerahan

Paraf

tubuh

- Memberikan terapi

Ampicilin 100 mg,


Aminophilin 6 mg

- Akral hangat

S: O: - Injeksi Ampicilin 100


mg, & aminophilin 6 mg (iv)
S:O: - Terpasang selimut

- Menyelimuti pasien dengan

semut
19-11-2015

- Memposisikan semi fowler S:-

O: - Pasien dalam posisi


semi fowler
- Memonitor RR & retraksi

interkosta

- Memonitor aliran O2

19-11-2015

- Memonitor Suhu Tubuh

- Memonitor TTv

- Memberikan terapi

Ampicilin 100 mg,


Aminophilin 6 mg

S:O: - RR : 60x/menit
- Masih tampak retraksi
interkosta
- Pasien
- tampak menggunakan
bantuan nafas dari mulut
S:O: - O2 (CPAP) 4 L FiO2 :
70%
S:O: - suhu : 36,7 C

S:O:- S : 36,7 C
- RR: 60x/menit
- Hr : 100x/menit
S: O: - - Injeksi Ampicilin 100
mg, & aminophilin 6 mg (iv)
S:O:

- Menyelimuti Pasien dengan

selimut

- Terpasang selimut pada


pasien

EVALUASI
Tanggal/jam
18-11-2015

No DX

Evaluasi
S:O: - RR : 95 x/Menit

Paraf

- S : 37,7 C
- N : 120x/Menit
- Warna Kulit Kemerahan
- Masih tampak retraksi interkosta

A : Masalah Belum teratasi


P: Lanjutkan Intervensi
- Memposisiskan untuk memaksimalkan ventilasi
- Memonitor RR
- Memonitor Aliran O2
18-11-2015

S: O: - S: 37,7 c
- Rr : 95X/menit
- N : 120x/Menit
- Warna kulit kemerahan
- Akral hangat
A: Masalah Belum Teratasi
P: - Lanjutkan Intervensi
- Memonitor Suhu tubuh
- Memonitor TTV

19-11-2015

S: O: - RR : 60x/Menit
- N : 100x/menit
- S: 6,7 C
- Retraksi dinding dada sedikit
- Masih menggunakan bantuan mulut untuk bernafas
A: Masalah Teratasi Sebagaian
P: Lanjutkan Intervensi
- Memposisiskan untuk memaksimalkan ventilasi
- Memonitor RR
- Memonitor Aliran O2

19-11-2015

S: O: - S: 36,7 C
- RR : 60x/Menit
- N: 100x/menit
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi
- Memonitor Suhu tubuh
- Memonitor TTV