Anda di halaman 1dari 2

Pernapasan Buatan

Metode Silvester
Korban dibaringkan dengan terlentang dan tempatkan
bantalan pakaian di bawah pertengahan punggung. Penolong
berlutut di dekat kepala korban dan menghadap ke arah korban.
Peganglah pergelangan tangan korban dan dengan
mengayunkan tubuh ke belakang tariklah kedua tangan korban
melewati kepala sampai kedua tangan terletak di atas
tanah/lantai. Dengan demikian terjadi inspirasi oleh karena otot-
otot dada menarik iga-iga bagian atas dada. Kemudian penolong
menekankan kedua tangan korban di atas dadanya dalam
vertikal ke bawah. Tindakan ini dilakukan setiap 5 detik.

Metode Holger Neilsen


1. Lindungi diri saudara dengan benda “ insulating “ yang kering
2. Bebaskan daerah sekitar dengan jalan membuka “Power Switch “ dan melepaskan korban .
3. Jangan menyentuh korban dengan tangan sampai daerah sekitar itu bebas.
4. Baringkan pasien dengan wajah kebawah dan pelipis terletak diatas tangan yang saling
bertumpangan .
5. Keluarkan gigi palsu , tembakau atau permen dari mulut si pasien , pastikan bahwa lidahnya
bebas dari hembusan yang tetap diantara kedua pundak dengan bagian datar tangan .
6. Berlutut pada satu lutut didekat kepala pasien , satu kaki didekat siku pasien .
7. Letakkan telapak tangan saudara pada punggung pasien
8. Ayunkan kedepan sampai lengan menjadi vertikal . Tekanan harus ringan dan tanpa paksaan (22
– 30 ……….. sudah cukup), ini harus dilakukan dalam 2,5 detik
9. Lepaskan tekanan dengan menurunkan lengan ke siku pasien (kurang lebih 1detik) , kemudian
naikkan lengan dan pundak tarik secara bersamaan dengan mengayunkan ke belakang (kurang lebih
2,5 detik ). : turunkan lengan pasien . dan kembalikan tangan saudara pada punggung bagian
belakang .
10. Ulangi gerakan tadi selama 7 detik untuk setiap pernafasan yang sempurna
11. Di saat pernafasan buatan ini berlangsung , mintalah seseorang untuk :
12. Melongarkan pakaian pasien
13. Memanggil dokter
14. Menjaga agar badan pasien tetap hangat .
15. Bila pasien berhenti bernafas , cobalah memakai pernafasan buatan selama 4 jam atau bisa lebih
.
16. Jangan beri cairan sebelum pasien sadar .

Metode Schafer
1. Lindungi diri saudara dengan bahan “ insulating “ yang kering .
2. Bebaskan daerah sekitar dengan jalan membuka “ Power Switch “
dan bebaskan korban .
3. Jangan menyentuh korban dengan tangan sampai daerah itu bebas
.
4. Baringkan pasien dengan satu tangan dibagian perut dan tangan
satu lagi mengarah ke siku , palingkan wajah kesamping dan bertumpu
pada lengan depan.
5. Keluarkan gigi palsu , tembakau atau permen dari mulut pasien .
6. Berlututlah pada sisi paha pasien dengan menghadap kekepalanya ,
dengan lutut dan pinggang yang searah
7. Tempatkan telapak tangan saudara pada punggung pasien dengan jari – jari yang hanya
menyentuh rusuk terendah.
8. Dengan lengan yang lurus , ayunkan tubuh saudara kedepan secara perlahan menindih pasien
(kurang lebih 2 detik )
9. Ayunkan kebelakang secara perlahan untuk menghilangkan tekanan (kurang lebih 3 detik )
10. Ulangi 12 kali tiap menit , gunakan 5 detik untuk setiap gerakan double yang sempurna .
11. Di saat pernafasan buatan ini dilakukan , mintalah orang lain untuk :
12. Melongarkan pakaian pasien
13. Memanggil dokter
14. Menjaga agar pasien tetap hangat .
15. Bila pasien berhenti bernafas , lanjutkan pernafasan buatan selama 4 jam atau mungkin lebih.
16. Jangan beri cairan sampai pasien sadar

Mouth-To-Mouth
- Terlentangkan korban, angkat lehernya, sehingga kepalanya terdorong ke
belakang.
- Buka mulut korban dan bersihkan dari kotoran.
- Letakan mulut penolong pada mulut korban sambil memijit-mijit hidung korban.
- Tiup kuat-kuat ke dalam saluran pernafasan penderita, selanjutnya angkatlah
mulut penolong agar udara dapat keluar dari mulut atau hidung korban.
- Periksa denyut nadi korban, lakukan pernasan buatan hingga korban dapat
bernafas sendiri.

Metode Pengangkatan Pinggul (Emerson)


Terdiri dari mengangkat pinggul dari korban (hanya ditarik) dan
menurunkannya kembali, yang menyebabkan pernafasan aktif dan pasif.
Orang yang membantu berlutut pada ketinggian pinggul korban,
menempatkan tangannya di bawah pinggulnya dan mengangkatnya setinggi
4 sampai 6 inci, ... Baca Selengkapnyamemungkinkan organ-organ perut
untuk turun sehingga ikut menarik diafragma turun, dan terjadi resiprasi aktif.
Ketika pinggul diletakkan kembali ke bawah, terjadi respirasi pasif

Metode Oleng Eve


Metode oleng Eve adalah
bentuk sederhana dari pernafasan buatan, cocok untuk
dilatihkan kepada orang yang belum berpengalaman, dan
pertolongan pada anak-anak oleh orangtuanya.
Caranya adalah dengan memegang badan korban
terlentang lurus, bisa juga diletakkan ke bidang datar, lalu
dimiringkan atau diolengkan ke atas dan bawah dengan sudut
45 derajat.