Anda di halaman 1dari 2

PERTANYAAN: JAWAB:

Bolehkah orang yang berkurban memakan da- Haji hanya diwajibkan sekali bagi yang
ging hewan yang dikurbankannya? Apa saja kuasa (mampu) seumur hidupnya, maka haji
syarat-syarat hewan yang boleh dikurbankan? Edisi 05 Tahun I / 10 Dzul Hijjah 1430 / 27 November 2009 (Dwi Pekanan)
yang kedua tidaklah wajib dikerjakan walaupun
(Eka Prasetya – Peracak) seseorang memiliki kemampuan, tetapi bila
seseorang melakukan haji untuk yang kedua
JAWAB: kalinya, dia tetap mendapatkan fadhilah dan Talbiyah dan Patriotisme
Orang yang berkurban boleh memakan pahala ibadah haji.
sebagian kecil (sedikit) bahkan itu disunnahkan, Dari Abu Hurairah RA Rasulullah SAW
abbaik, Allaahumma labbaik, labbaik laa syariika laka labbaik, innal hamda wanni’mata
kecuali kurban wajib (nazar) maka wajib telah berkata dalam pidato beliau, “Hai sekalian laka wal mulk laa syariika lak. Kami memenuhi panggilan-Mu ya Allah, kami memenuhi
disedekahkan semuanya, tidak boleh dimakan manusia! Sesungguhnya Allah telah panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, sesungguhnya segala pujian dan nikmat serta
oleh yang berkurban sedikit pun. mewajibkan atas kamu mengerjakan ibadah
kerajaan (kekuasaaan) adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.
Firman Allah SWT : “Makanlah sebagian haji, maka hendaklah kamu kerjakan” salah Itulah kalimat talbiyah yang saat ini dipekikkan oleh jutaan ummat Muslim yang sedang
dagingnya dan berilah makan fakir miskin den- seorang sahabat bertanya, “Apakah tiap tahun thawaf mengelilingi Ka’bah. Suatu peristiwa yang mengharu biru dalam sanubari para hujjaj
gan daging itu”. (QS. Al-Hajj : 28) ya Rasulallah?”, beliau diam tidak menjawab.
Sahabat bertanya sampai tiga kali, kemudaian ketika keesaaan Allah di kumandangkan sembari berkeliling di poros Ka’bah. Tak ada perbe-
Dari Said, telah berkata Rasulullah SAW, Rasulullah SAW berkata, “kalau saya jawab daan warna kulit, status sosial, pangkat dan jabatan, hanya ketakwaan dalam dada yang mem-
“janganlah kamu jual daging denda haji dan ‘ya‘, sudah tentu menjadi wajib setiap tahun, bedakan kemuliaan di antara mereka.
daging kurban. Makanlah dan sedekahkanlah s eda ng k a mu t ida k ak an ma mpu Begitu besar pengaruh kalimat talbiyah bagi para jamaah haji yang berisi ketauhidan, pu-
dagingnya, ambil manfaat kulitnya dan jangan melaksanakannya, biarkan saja apa yang saya jian serta ungkapan untuk tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun. Energi be-
dijual”. (HR. Ahmad) tinggalkan (maksudnya, jangan ditanya karena sar mengalir laksana arus listrik yang mensuplay tenaga kepada benda yang terhubung den-
Syarat-syarat hewan yang boleh dikurbankan : boleh jadi jawabannya memberatkan kamu)”. gannya ketika talbiyah dikumandangkan dengan penghayatan dan penuh penghambaan. Ada
1. kambing domba, berumur 1 tahun lebih atau (HR. Ahmad, Muslim dan Nasa‘i). imbas yang luar biasa bagi siapa saja yang memahami dan mengamalkannya, terlebih ketika
sudah berganti gigi. Ka’bah sebagai kiblat ummat Islam sedunia berada di hadapan mereka, tetesan air mata tak
Hukum puasa Arafah (9 Dzulhijjah) terbendung manakala bukti kekuasaan-Nya terlihat jelas di depan mata di tanah suci Mekkah al-
2. kambing biasa, berumur 2 tahun lebih. adalah sunnah bagi orang yang sedang tidak
3. sapi, kerbau yang berumur 2 tahun lebih.
Mukarramah.
berhaji, tapi bagi orang yang sedang wukuf di
Sejarah perjuangan bangsa ini pun tidak terlepas dari peran ‘para haji’ ketika mereka pu-
4. binatang itu tidak cacat seperti; pincang, Arafah (berhaji) Rasulullah SAW melarangnya.
lang ke tanah air, sebut saja; Haji Miskin dan Tuanku Imam Bonjol yang berjuang bersama kaum
sangat kurus, sakit, potong telinga, potong Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW Padri untuk memperbaiki kebobrokan serta penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh
ekor. bersabda, “Telah melarang Rasulullah SAW masyarakat Minang terhadap nilai-nilai agama Islam lalu menggalang persatuan masyarakat
Dari Bara bin Azib, Rasulullah SAW pernah puasa pda hari Arafah di padang Arafah”. (HR. Sumatera Barat untuk berjuang mengusir penjajah, KH. Ahmad Dahlan yang berjuang dengan
bersabda; “ 4 (empat) macam binatang tidak Ahmad dan Ibnu Majah).
gerakan Muhammadiyah-nya dalam meluruskan aqidah umat Islam yang ketika itu dihinggapi
syah dijadikan kurban; 1. rusak matanya, 2. Allahu a’lam bishshowaab.
TBC (Tahayyul, Bid’ah dan Churafat), KH. Hasyim Asy’ari membangun kekuatan dan melakukan
sakit, 3. pincang, 4. kurus yang tidak bergajih
Dijawab oleh: pembinaan melalui kantong-kantong pesantren, HOS. Cokroaminoto, H. Agus Salim, H. Adam
(berlemak) lagi”. (HR. Ahmad dan Tirmidzi) Ustadz Supriono Malik, HAMKA dan masih banyak lagi para haji yang memiliki kontribusi besar dalam memper-
(Ketua MUI Kec. Martapura) juangkan dan mengisi kemerdekaan dengan cara dan jalan mereka masing-masing.
PERTANYAAN:
Keluarga Besar “SERUAN AL-JANNAH” Mereka bertekad memperjuangkan hak rakyat Indonesia yang ketika itu dirampas oleh
Apa hukum naik haji untuk yang kedua kalinya para penjajah serta keprihatinan yang mendalam dengan kondisi akhlak dan aqidah umat Islam
bagi seorang muslim? Apakah orang yang se- Mengucapkan :
yang mulai melenceng dari ajaran Islam yang sesungguhnya, kepedulian itu muncul dari hati
dang wukuf di Arafah boleh melaksanakan SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1430 H
yang dipenuhi cahaya iman lalu bergerak dengan semangat untuk memperbaiki dan berjuang
puasa Arafah (9 Dzulhijjah)? “Semoga kita mampu meneladani Nabi Ibrahim & Ismail AS dan
agar Indonesia terbebas dari penjajahan secara fisik dan belenggu kebodohan secara intelektual
semangat kurban senantiasa terpatri dalam sanubari kita”
(Rendi Franata - Kota Baru) serta kegersangan iman secara spiritual. Tak pelak tindakan-tindakan heroik yang dilakukan
oleh para pejuang kita membuat para penjajah gentar bahkan kehilangan akal untuk menakluk-
Buletin Jum’at Dwi Pekanan SERUAN AL-
AL-JANNAH
Penanggung Jawab: (Kepala SMAN 3 Unggul Martapura) Hj. Siti Suhartini, S.Pd.,MM. Pemimpin Redaksi: Apri Gunawan, S.Pd.I.
kan bumi Indonesia.
Staf Redaksi: Joko Purwadi, S.Pd. Drs. Nurudin Subud. Lasirin, S.Ag. Pengasuh Rubrik: Ust. M. Muslih. KH. Umar Habibie. Ust. Supriono Sekarang saatnya, ketika bangsa yang besar ini, bangsa yang memiliki jumlah umat Islam
Ust. H.M. Kastawi, Lc. Ust. Dewantoro. Ust. H. Amirul Mu’minin, S.Ag. Ust. Syukur. Ust. M. Fathoni, MT. Ust. H. Syaiful Anwar, M.Hum. terbesar di dunia ditimpa krisis multi dimensi yang tak kunjung usai dikarenakan kebodohan dan
Ust. Eriyono, S.Ag. Ust. Mualim, S.H.I. Editor: Pase Hulisan, S.Pd. Layout: Lukman, S.Pd. Sujarnoto Keuangan: Prasetiyo Widodo, S.Pd. gersangnya kalbu dengan nilai-nilai rabbaniyah, menantikan peran para haji untuk menggalang
Distribusi: OSIS & ROHIS SMAN 3 Unggul Martapura. Email: al_jannah01@yahoo.co.id Facebook: Seruan Al-Jannah
Markaz: Masjid Al-Jannah (Komp. SMAN 3 Unggul Martapura) Jl.Lintas Sumatera Kota Baru Selatan Martapura OKU Timur Sumatera Selatan, 32181
kekuatan bersama dalam membangun umat dan mengisi kemerdekaan sebagai bukti mabrurnya
ibadah haji mereka. Hanya Allah tempat meminta...

Kritik, Saran, Pertanyaan, dan Info berlangganan hubungi 081367342977 atau langsung ke Markaz Himbauan : Mohon untuk tidak dibaca saat Khotib menyampaikan Khutbah Jum’at & tidak tercecer mengingat ada ayat-ayat Al-Qur’an di dalamnya
Ayat di atas mengambarkan sebuah dialog keshalehan. Dalam mentransfer nilai kepada
terbuka antara seorang anak dengan bapaknya, anaknya, Ibrahim selalu bertanya Maata’buduuna
dialog yang dilandasi dengan sikap saling min ba’dii ("Nak, apa yang kau sembah sepening-
pengertian, serta berpikir positif untuk keman- galku?").
anyak hikmah yang bisa kita ambil dari pelajaran besar tentang sebuah konsep metode faatan bersama. Nabi Ibrahim AS tetap meng- Kedua, misi pendidikan Ibrahim adalah
bapak para anbiya, Ibrahim AS, yang me- berfikir ilmiah yang sekarang ini menjadi metode gunakan pendekatan yang dialogis, pendekatan mengantar Ismail dan putra-putranya mengikuti
letakkan dasar-dasar Tauhiid dan Aqidah baku dalam tradisi keilmuan. dengan memberdayakan potensi akal, pendeka- ajaran Islam secara totalitas (kaffah). Ketaatan ini
yang benar, serta perjuangannya yang begitu Ibrahim memulai penelitiannya dari sebuah tan dengan pemberdayaan potensi kejiwaan dimaksudkan sebagai proteksi agar tidak terkon-
gigih untuk mencari dan mempertahankan suatu masalah yang ada di sekitarnya yaitu berhala dalam mengimplementasikan kepatuhannya taminasi dengan ajaran berhala yang telah ma-
kebenaran yang hakiki. dijadikan sesembahan oleh ayah dan pengikut- kepada Allah SWT. pan di sekitarnya . Allah SWT menjelaskan hara-
nya, kemudian melakukan verifikasi data untuk Nabi Ibrahim AS memberikan wacana pan Ibrahim dengan sebuah do’anya: "Dan Ibra-
Belajar dari Cara Berpikir Nabi Ibrahim AS kepada anaknya untuk didiskusikan bersama him Telah mewasiatkan Ucapan itu kepada anak-
membuktikan sebenarnya siapa Tuhan ?, ke-
Tidak tanggung-tanggung, rumusan me- mudian melakukan analisis atas fakta yang sem- agar diperoleh hasil yang baik dan benar. Se- anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim ber-
tode berfikir ilmiah ini lahir dari sebuah penelitian pat “dianggapnya” tuhan (berhala, bintang, bulan, buah model pendidikan yang luar biasa telah kata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah
Ibrahim tentang eksistensi Tuhan, Sang Maha matahari) dengan merujuk kepada nalar yang diterapkan oleh Nabi Ibrahim AS dalam lingkun- Telah memilih agama Ini bagimu, Maka jan-
Pencipta. Runtutan kisahnya dapat kita simak di sehat, independent, dan positif. Akhirnya ia mem- gan keluarganya. Model pendidikan yang me- ganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama
dalam Al-Qur’an. buat kesimpulan bahwa Tuhan adalah Dzat Yang mungkinkan peserta didik tuntas dalam bela- Islam". (Q.S. al-Baqarah:132).
Ibrahim berangkat dari sebuah masalah Maha Pencipta, Maha Besar, Maha Sempurna. jarnya, model pendidikan yang memungkinkan Ketiga, Ibrahim menyajikan pendidikan
besar bahwa ayah dan masyarakatnya dalam Dalam banyak kesempatan Nabi Ibrahim peserta didik tidak sekedar belajar tentang pen- dengan kurikulum yang komprehensif. Mua-
sebuah kesesatan besar akibat penyembahannya senantiasa menanyakan sesuatu kepada umat getahuan tertentu, tetapi belajar bagaimana ber- tannya telah menyentuh kebutuhan dasar manu-
terhadap berhala. “Dan (ingatlah) di waktu Ibra- manusia disertai dengan logika berpikir yang fikir, model pendidikan yang memungkinkan pe- sia. Aspek yang dikembangkan meliputi: Tilawah
him berkata kepada bapaknya Aazar: "Pantaskah rasional dan sehat, serta bukti-bukti yang valid serta didiknya mampu menjadi dirinya sendiri, (membaca) untuk pencerahan intelektual, Tazki-
kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan- dan meyakinkan. Misalnya dikisahkan dalam Al- mandiri, dan belajar bagaimana hidup bersama yah (penyucian) untuk penguatan spiritual, Ta’lim
tuhan?” Sesungguhnya aku melihat kamu dan Qur’an: “Ibrahim berkata: "Maka mengapakah dengan manusia lainnya. (pengajaran) untuk pengembangan keilmuan dan
kaummu dalam kesesatan yang nyata”. (QS. al- kamu menyembah selain Allah sesuatu yang Tanggapan Nabi Ismail dengan pern- Hikmah sebagai panduan operasional dalam
An’am : 74). tidak dapat memberi manfa`at sedikitpun dan yataan: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang amal-amal kebajikan. Muatan-muatan strategis
Dari asumsi besar tersebut terjadi dialog tidak (pula) memberi mudharat kepada diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan pendidikan Ibrahim tersebut dijelaskan oleh Allah
dalam diri Ibrahim tentang eksistensi Tuhan, yang kamu?" (QS. al-Anbiyaa’:66). mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar", SWT di dalam Al-Qur’an: "Ya Tuhan kami,
eksistensinya berbeda dengan relitas tuhan yang Demikian pula dengan pernyataan Ibrahim: merupakan sebuah gambaran bahwa dalam diri utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalan-
dipegangi oleh bapak dan masyarakat di seki- “Ibrahim berkata: "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Nabi Ismail tertanam pemahaman dan kesadaran gan mereka, yang akan membacakan kepada
tarnya. Tuhan langit dan bumi yang telah mencipta- yang komprehensif terhadap makna kepatuhan mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan
Dikisahkan dalam Al-Qur’an, ketika kannya; dan aku termasuk orang-orang yang dan pengabdian kepada Allah SWT. Pemahaman kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-
bertemu dengan bintang, bulan, dan matahari, ia dapat memberikan bukti atas yang demikian dan kesadaran yang lahir dari sebuah model Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka.
sempat berpikir bahwa ketiga benda langit itu itu" (QS. al-Anbiyaa’:56). Bukanlah ini adalah pendidikan yang menjadikannya tidak hanya ung- Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi
adalah tuhan. Tetapi data yang diperoleh tidak cara berpikir ilmiah yang dilakukan oleh manusia gul pada aspek intelektual semata, tetapi juga Maha Bijaksana." (Q.S. al-Baqarah:129).
bisa menjadi dasar kesimpulan akhir bagi peneli- yang hidup jauh lebih tua dari para ilmuwan yang spiritual dan moral. Keempat, lingkungan pendidikan Ibrahim
tian Ibrahim tentang eksistensi tuhan, karena mendengungkan penggunaan metode berpikir Model pendidikan Nabi Ibrahim AS pada untuk putranya bersih dari virus aqidah dan
mereka tidak lebih hanya benda langit yang ilmiah ? kenyataannya mampu melahirkan anak dan cu- akhlaq. Beliau dijauhkan dari berhala dunia,
mempunyai kelebihan dari segi letaknya saja Belajar dari Model Pendidikan Nabi Ibrahim cunya yang mempunyai kontrubusi besar bagi fikiran sesat, budaya jahiliyah dan prilaku sosial
dibanding dengan benda lainnya, dan bukti itu peningkatan harkat dan martabat manusia. yang tercela. Hal ini dipilih agar fikiran dan ji-
AS
tertolak karena nalar Ibrahim tetap kokoh bahwa Dari beberapa analisa terhadap ayat-ayat wanya terhindar dari kebiasaan buruk di seki-
Peristiwa besar yang senantiasa dikaitkan
Tuhan adalah Yang Mempunyai Segala Kelebi- Al-Qur’an, setidaknya Nabi Ibrahim menawarkan tarnya.
dengan peringatan Idul Adha adalah kepatuhan
han, Tuhan adalah Kekuatan Yang Maha Besar, beberapa konsep pendidikan yaitu: Berdasarkan warisan-warisan di atas,
“luar biasa” dari Nabi Ibrahim AS kepada perintah
dan itu semua tidak dimiliki oleh benda-benda Pertama, visi pendidikan Ibrahim adalah maka layaklah jika kemudian Allah SWT menjadi-
Allah SWT untuk menyebelih putranya, Nabi Is-
langit yang ditemuinya. mencetak generasi shaleh yang menyembah kannya sebagai salah satu teladan bagi kita se-
mail AS. Kisahnya terlukis dengan jelas dalam Al-
Sehingga Ibrahim berhenti pada kesimpu- hanya kepada Allah SWT. Dalam penantian pan- bagaimana firman-Nya: “Sesungguhnya Ibrahim
Qur’an: “Maka tatkala anak itu sampai (pada
lan akhir bahwa : “Sesungguhnya aku mengha- jang beliau berdo’a agar diberi generasi shaleh adalah seorang imam yang dapat dijadikan te-
umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim,
dapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan yang dapat melanjutkan perjuangan agama tau- ladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan
Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku
langit dan bumi dengan cenderung kepada hid. Visi Ibrahim ini diabadikan Allah SWT dalam sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang
melihat dalam mimpi bahwa aku menyembeli-
agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk Al-Qur’an: "Ya Tuhanku, anugrahkanlah yang mempersekutukan (Tuhan)” (QS. An-Nahl:
hmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia men-
orang-orang yang mempersekutukan Tuhan”. kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang- 120). Momen Idul Qurban, saat yang tepat untuk
jawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diper-
(QS. al-An’am : 79). orang yang saleh." (Q.S. ash-Shoofaat:100). lebih mengenal dan meneladani Nabi Ibrahim AS.
intahkan kepadamu; insya Allah kamu akan men-
Kisah observasi spiritual Nabi Ibrahim AS Ibrahim sangat konsisten dengan visi ini, tidak Allaahu musta’aan…..
dapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.
tentang eksistensi Tuhan di atas memberikan pernah terpengaruh predikat dan titel-titel selain
(QS.ash-Shoofaat:102). *) Staff pengajar di Ma’had ‘Aliy PP Lukmanul Hakim, Batumarta