Anda di halaman 1dari 8

Laporan Hasil Pengamatan

Laporan Hasil Pengamatan. Laporan adalah keterangan


atau informasi yang dikumpulkan, diolah, dan disajikan
secara tertulis. laporan dibagi menjadi 5 jenis yaitu laporan
diskusi, laporan kegiatan, laporan peristiwa, laporan
penelitian, dan laporan perjalanan. kegunaan laporan
adalah untuk mengatasi suatu masalah, untuk mengambil
keputusan yang efektif, untuk mengetahui kemajuan dan
perkembangan masalah, untuk menemukan teknik-tekni
baru dan mengadakan pengawasan serta perbaikan.
Laporan dapat ditulis dalam bentuk deskripsi, narasi dan
eksposisi. Saat membaca laporan hasil pengamatan, kamu
harus memperhatikan beberapa hal, yaitu:
1. Tempat Pengamatan

SDN 1 Kranji, Purw okerto

2. Waktu Pengamatan

Sabtu, 15 September 2012

3. Objek yang diamati

Kebersihan MCK

4. Orang yang mengamati

Agus Widodo

5. Hasil Pengamatan
Menulis Laporan
Laporan disajikan dengan kerangka sebagai berikut :
Pendahuluan berisi latar belakang sebuah kegiatan
dilaksanakan
Isi laporan berisi rincian kegiatan yang dilakukan
beserta hasilnya. Kegiatan yang dilaporkan lengkap
dengan nama, tempat, waktu, dan nama orang yang
terlibat dalam kegiatan
Laporan diakhiri dengan identitas pembuat laporan. Topik
laporan adalah pokok yang dibicarakan dalam laporan.
Menentukan Isi Laporan
Perhatikan contoh laporan di bawa ini :

Dalam rangka memperingati hari Pramuka SD Maju Jaya


melakukan kegiatan Persami. Kegiatan Persami di
selenggarakan pada tanggal 13 dan 14 Agustus 2011.
Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan dengan berbagai
lomba, seperti mendirikan tenda, lomba baris-berbaris,
lomba semapur, morse, api unggun, dan menjelajah alam.
Isi dari laporan di atas adalah :
Isi laporan merupakan keseluruhan yang dibahas dalam
laporan. Laporan tersebut membahas kegiatan Persami SD
Maju Jaya dalam rangka memperingati hari Pramuka. Jadi
isi laporan tersebut adalah peringatan hari Pramuka di SD
Suka Maju.
Memperbaiki Laporan
Laporan yang baik menggunakan bahasa yang tidak
berbelit-belit, efektif, dan struktur kalimat yang tepat.
Dengan demikian para pembaca mengetahui isi laporan.
Struktur kalimat dalam laporan yang salah harus diperbaiki.
Memperbaiki kalimat dalam laporan merupakan kegiatan
menyunting. Dengan kata lain menyunting adalah kegiatan
memeriksa dan memperbaiki naskah laporan.
Menyunting
laporan
dapat
memperhatikan hal-hal berikut :

dilakukan

dengan

Ketepatan penulisan huruf, kata, lambang bilangan,


serta ketepatan penggunaan tanda baca.
Ketepatan
penggunaan
kata-kata
untuk
mengungkapkan maksud sesuai situasi dan kondisi.
Keefektifan kalimat untuk mewakili gagasan atau
perasaan penulis yang ingin disampaikan kepada
pembaca.
Struktur kalimat yang baik harus mengandung S-P.
Adanya keterpaduan paragraf.
Dari contoh laporan di atas maka dapat kita lakukan
perbaikan pada kalimat Kegiatan Persami di selenggarakan
pada tanggal 13 dan 14 Agustus 2011 menjadi Kegiatan
Persami diselenggarakan pada tanggal 13 dan 14 Agustus
2011 ( Penulisan diselenggarakan tidak dipisah karena
bukan kata depan).
Menyunting laporan harus memperhatikan keterpaduan
paragraf. Laporan yang belum lengkap atau rumpang dapat
kita lengkapi dengan paragraf atau kalimat yang sesuai.
Contoh :
Tempat Pengamatan

Pasar Wage, Purw okerto

Tujuan Pengamatan

Mengenali kegiatan transaksi yang terjadi di Pasar Wage Purw okerto

Waktu pengamatan

Sabtu, 24 Desember 2011

Pukul

09.00 12.00 WIB.

Hasil pengamatan :..


Untuk melengkapi hasil pengamatan di atas dapat kita
lengkapi dengan kegiatan-kegiatan yang terjadi di Pasar
Demangan, misalnya. Pasar Demangan sangat ramai.
Banyak penjual dan pembeli berdatangan. Di Pasar
Demangan terdapat berbagai macam kebutuhan rumah
tangga dan sembako..

Related articles

Menemukan Informasi Secara Cepat


Menentukan Isi Pengumuman
Menentukan Isi Bacaan
Menulis Puisi
Laporan Hasil Kunjungan
Menyusun Paragraf Berdasarkan Gambar

Materi Mengarang
A.PENGERTIAN
Karangan adalah bentuk tulisan yang mengungkapan pikiran dan perasaan pengarang
dalam satu kesatuan tema yang utuh.
B. JENIS JENIS KARANGAN
1. BERDASARKAN BENTUKNYA
a. Prosa
Prosa adalah jenis karangan yang disusun dalam bentuk bebas dan terperinci.
Prosa dibagi 2 macam:
1. Fiksi
Fiksi adalah karang yang disusun dalam bentuk alur yang menekankan aturan
sistematika penceritaan
2. Non Fiksi
Non Fiksi adalah karangan yang menekankan pada aturan sistematika ilmiah,
aturan aturan kelogisan.
b. Puisi
Puisi adalah karangan yang mengutamakan keindahan bentuk dan bunyi serta
kepadatan makna.
c. Drama
Drama adalah karangan yang berupa dialog sebagai pembentuk alurnya.
2.BERDASARKAN CARA PENYAJIANNYA
a. Karangan narasi
Karangan narasi adalah karangan yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian
dengan tujuan agar pembaca seolah olah mengalami kejadian yang diceritakan itu.
b. Karangan Deskripsi
Karangan Deskripsi adalah karangan yang menggambarkan sebuah objek dengan tujuan
agar pembaca merasa seolah olah melihat sendiri objek yang digambarkan.
c. Karangan Eksposisi
Karangan Eksposisi adalah karangan yang memaparkan sejumlah pengetahuan atau
informasi.
d. Karangan Argumentasi
Karangan Argumentasi adalah karangan yang bertujuan untuk membuktikan suatu
kebenaran sehingga pembaca meyakini kebenaran itu.
e. Karangan Persuasi
Karangan Persuasi adalah karangan yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca.
C. LANGKAH LANGKAH MENGARANG
1. Menentukan topik, tema dan tujuan karangan
Untuk merumuskan topik:
a. menarik perhatian penulis

b. dikuasai penulis
c. menarik dan aktual
d. ruang lingkupnya terbatas
2. Hobi dan ketrampilan
a. cara melakukan sesuatu
b. cara bekerjanya sesuatu
c. Peraturan dan tata cara
3. Pelajaran Sekolah
a. Hasil hasil pelajaran / penelitian
b. Suka duka belajar
c. Pelajaran yang disukai
4. Pendapat Pribadi
a. Kritik atau saran pada sekolah, lingkungan, pemerintah
b. Kekaguman pada novel, film.
5. Peristiwa Aktual
a. Kebijakan pemerintah
b. Keadaan luar negeri
c. Perkembangan iptek
d. Situasi dan kondisi daerah
e. Gosip gosip dalam kehidupan sehari hari
6. Masalah masalah Umum
a. Agama
b. Pendidikan
c. Sosial dan budaya
7. Kilasan Biografis
a. Ketauladanan nabi dan rasul
b. Perjuangan pahlawan
c. Kehidupan selebritis
d. Orang orang yang dikagumi
8. Kejadian khusus
a. perayaan nasional
b. perayaan keagamaan
Perumusan tema hendaknya memperhatikan:
a. Kejelasan
b. Kesatuan
c. Mengandung keaslian
Tujuan Umum Karangan
a. memberitahukan ( informatif )
b. mempengaruhi ( persuatif )
c. menghibur ( rekreatif )

2.MERUMUSKAN JUDUL KARANGAN


Judul merupakan nama yang diberikan suatu karangan.
Judul berfungsi:
a. slogan promosi untuk menarik minat pembaca
b. sebagai gambaran isi karangan
Syarat syarat judul yang baik:
a. Relevan, ada hubungannya dengan isi karangan
b. Provokatif, dapat menimbulkan hasrat ingin tahu pembaca.
c. Singkat, mudah dipahami dan enteng diingat.
3.MENYUSUN KERANGKA KARANGAN
Kerangka karangan adalah rencana kerja yang memuat garis besar suatu karangan.
Manfaat Kerangka Karangan:
a. memudahkan penyusunan karangan sehingga karangan menjadi lebih sistematis, dan
teratur
b. memudahkan penempatan antara bagian karangan yang penting dengan yang tidak
penting.
c. Menghindari timbulnya pengulangan pembahasan
d. Membantu pengumpulan data dan sumber sumber yang diperlukan
Langkah langkah penyusunan kerangka karangan:
a. mencatat semua ide
b. menyeleksi ide ide
c. mengurutkan dan pengelompokkan ide ide secara tepat
Syarat syarat kerangka karangan yang baik:
a. mengungkapkan maksud yang jelas.
b. Tiap bagian dalam kerangka karangan hanya mengandung satu gagasan
c. Bagian bagian dalam kerangka karngan harus tersusun secara logis.
d. Penggunaan simbol konsisten
Pemakaian simbol pada kerangka karangan:
a. Angka Romawi
b. Huruf kapital
c. Huruf Arab
d. Huruf kecil
4. MENGUMPULKAN BAHAN / DATA
Pengumpulan data dapat dilakukan :
a. membaca bahan acuan tertentu
b. menadakan wawancara
c. menyebarkan angket
d. pengamatan lapangan
e. percobaan di laboratorium

5. Mengembangkan Kerangka Karangan


6. Menyempurnakan Karangan