Anda di halaman 1dari 3

JAWABAN SOAL PAK RIDWAN

1. a. Definisi manajemen menurut para ahli


Menurut Haiman, manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan
orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan yang sama.
Menurut Drs. H. Malayu S.P. Hasibuan, manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses
pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien
untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
b. Definisi manajemen menurut saya adalah suatu proses koordinasi semua sumber daya
melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penempatan tenaga kerja, kepemimpinan,
pengarahan dan pengendalian upaya anggota organisasi untuk mencapai tujuan bersama
yang telah ditetapkan.
2. a. Apa yang diatur?
Semua unsur-unsur manajemen yang terdiri dari man, money, methods, material, machines,
market (6M) dan semua aktivitas yang ditimbulkannya.
b. Mengapa harus diatur?
Agar 6M lebih berdaya guna (efisien), berhasil guna (efektif), terkoordinasi dan
terintegrasi untuk mencapai tujuan bersama secara optimal.
c. Siapa yang mengatur?
Pemimpin dengan wewenang kepemimpinannya melalui instruksi dan persuasi sehingga
6M dan semua proses manajamen terarah pada tujuan.
d. Bagaimana mengaturnya?
Melalui proses dari urutan fungsi-fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, dan pengendalian).
e. Dimana harus diatur?
Dalam suatu organisasi, karena organisasi merupakan alat atau wadah untuk mengatur 6M
dan semua aktivitas proses manajemen dalam mencapai tujuannya.
3. a. Manajemen sebagai suatu proses
Manejemen sebagai suatu proses untuk melihat bagaimana cara orang untuk mencapai
suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu
b. Manajemen sebagai suatu kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen
Manajemen adalah kolektivitas atau kumpulan dari orang-orang yang bekerja sama untuk
mencapai suatu tujuan. Jadi dapat disimpulkan, orang-orang yang melakukan aktivitas
manajemen dalam suatu badan tertentu disebut manajemen, sedangkan orang yang
bertanggung jawab terhadap terlaksananya suatu tujuan atau berjalannya aktivitas
manajemen disebut manajer.
c. Manajemen sebagai suatu seni dan ilmu

Manajemen sebagai suatu ilmu pengetahuan karena telah dipelajari sejak lama dan telah
diorganisasikan menjadi suatu teori. Hal ini dikarenakan didalamnya menjelaskan gejalagejala manajemen dimana gejala ini diteliti dengan menggunakan metode ilmiah yang
dirumuskan dalam bentuk prinsip-prinsip yang diwujudkan dalam bentuk suatu teori.
Sedangkan manajemen sebagai suatu senin adalah memandang bahwa didalam mencapai
suatu tujuan diperlukan kerja sama dengan orang lain, bagaimana cara memerintah pada
orang lain agar mau bekerja sama. Kegiatan manusia umumnya adalah mengatur
(managing) sehingga untuk mengatur diperlukan suatu seni, bagaimana orang lain
melakukan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama.
4. Pemahaman dan penerapan prinsip manajemen penting karena pada dasarnya kemampuan
manusia terbatas (tenaga, waktu, uang, ilmu) sehingga diperlukan pembagian kerja, tugas, dan
tanggung jawab. Organisasi akan berjalan baik apabila manajemen diterapkan dengan baik
sehingga akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas, mewujudkan tujuan dengan
memanfaatkan 6M secara baik, dan merupakan pedoman pikiran serta tindakan.
5. Dasar manajemen
6. Filosofi manajemen adalah kumpulan pengetahuan dan kepercayaan yang memberikan dasar
yang luas untuk menentukan pemecahan terhadap masalah-masalah manejer sehingga
mencapai hasil yang optimal. Manfaatnya adalah sebagai dasar dan pedoman bagi pekerjaan
manajer, dasar dan pedoman berfikir efektif dan efisien, pedoman arah pemecahan terbaik,
dasar kepercayaan bagi manajer untuk melaksanakan wewenangnya.
7. Asas atau prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum yang dijadikan
pedoman pemikiran dan tindakan sehingga dengan menerapkan asas manajemen, seorang
manajer dapat menghindari kesalahan dasar dalam menjalankan pekerjaannya.
Asas-asas menurut Henry Fayol:
a. Asas pembagian kerja
b. Asas wewenang dan tanggung jawab
c. Asas disiplin
d. Asas kesatuan perintah
e. Asas kesatuan arah
f. Asas kepentingan umum diatas kepentingan pribadi
g. Asas pembagian gaji yang wajar
h. Asas pemusatan wewenang
i. Asas hierarki atau asas rantai berkala
j. Asas keteraturan
k. Asas keadilan
l. Asas inisiatif
m. Asas kesatuan

n. Asas kestabilan masa jabatan


8. Tujuan dari penerapan tahapan-tahapan dalam proses manajemen adalah untuk:
a. Sistematika urutan pembahasannya lebih teratur
b. Analisa pembahasannya lebih mudah dan lebih mendalam
c. Menjadi pedoman pelaksanaan proses manajemen bagi manajer
Tahapan dalam proses manajemen meliputi: planning, organizing, actuating/direcring dan
controlling.
9. Perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang
diinginkan dimana melibatkan fungsi seorang manajer yang berhubungan dengan memilih
yang terbaik dari berbagai alternatif yang ada.
Tujuan perencanaan:
a. Memberikan arah kepada organisasi mengenai tujuan, strategi dan rencana kerja
b. Mengurangi ketidakpastian dengan melakukan perhitungan dan analisis (analisis SWOT)
c. Meminimalkan risiko dari berbagai faktor dengan perencanaan yang cermat terhadap
penggunaan sumber daya
d. Merumuskan ukuran dan standar untuk mengontrol implementasi dari rencana kerja
dengan membanginkan kinerja actual dan rencana
10. Tipe perencanaan
a. Berdasarkan ruang lingkup:
1) Strategic plan: mencakup strategi menyeluruh jangka panjang untuk organisasi
berkelanjutan oleh top manajemen
2) Operational plan: memuat sasaran jangka pendek yang lebih detail pada setiap bagian
oleh manajer level menengah
3) Pada perusahaan mutidivisi: strategi korporat, strategi bisnis dan strategi operasional
b. Berdasarkan waktu
1) Rencana jangka panjang: 3-5 tahun
2) Rencana jangka menengah: 2-3 tahun
3) Rencana jangka pendek: 1 tahun atau kurang
c. Berdasarkan konteks spesifitas
1) Specific plan: rencana yang sudah sangat jelas, spesifik, tidak ada interpretasi lagi
2) Directional plan: rencana yang bersifat pedoman umum, memungkinkan ada
interpretasi dalam implementasinya
d. Berdasarkan konteks frekuensi pelaksanannya:
1) Single use plan: perencanaan untuk sekali penggunaan
2) Standing plan: pedoman aktivitas yang dilakukan secara berulang
11. Model manajemen strategis