Anda di halaman 1dari 5

Laboratorium adalah tempat riset ilmiah, eksperimen ilmiah dilakukan.

Laboratorium dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan


tersebut secara terkendali. Sebagai sarana penelitian dan pelaksanaan praktikum
Kimia analitik adalah cabang ilmu kimia yang berfokus pada analisis cuplikan
material untuk mengetahui komposisi, struktur, dan fungsi kimiawi. kimia analitik
dibagi menjadi dua jenis, kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif bertujuan
untuk mengetahui keberadaan suatu unsur atau senyawa kimia, baik organik
maupun inorganik, sedangkan analisis kuantitatif bertujuan untuk mengetahui
jumlah suatu unsure atau senyawa dalam suatu cuplikan
http://id.wikipedia.org/wiki/Laboratorium
Laboratorium Kimia analitik di universitas diponegoro menpunyai peranan
yang sangat penting dalam melakukan serangkaian penelitian dan peraktek
mahasiswa maka dengan itu laboratorium harus mempunyai peralatan dan istrumen
yang lengkap . Untuk melakukan penelitian diperlukan pemilihan alat-alat laboratorium
yang tepat agar mendukung tercapainya keberhasilan dalam penelitian.

Campbell,

dkk (2002)
(Magnetic stirrer) adalah alat pengaduk magnetik. Peralatan ini digunakan
sebagai pengaduk dalam suatu kegiatan kimia.Peralatan ini ditemukan oleh
Edward Mc Laughn pada tahun 1940.(Magnetic stirrer) adalah salah satu peralatan
kimia yang sangat penting di dalam proses penelitian.Tetapi (Magnetic stirrer)
yang ada di laboratarium kimia analitik universitas diponegoro mempunyai
kelemahan karna hanya mempunyai satu batang pengaduk magnetik saja tentu ini
tidak efisien dalam segi waktu jika sampel yang akan di encerkan lebih dari satu
dan bagaimana jika yang akan menggunakan alat (Magnetic stirrer) lebih dari satu
orang tentu ini sangat tidak menguntungkan dalam segi waktu dan biaya belum

lagi alat (Magnetic stirrer) harganya cukup mahal .dari fakta ini lah perlu solusi
yang inovatif yaitu. Penerepan teknologi (Magnetic stirrer) berganda laboratorium
analitik di Universitas Diponegoro.
C.

PERUMUSAN MASALAH
Laboratorium kimia analitik adalah salah satu dari sekian banyak

laboratorium yang di miliki oleh Universitas Diponegoro yang memiliki posisi


sangat penting dalam suatu riset mahasiswa kelengkapan alat dan kemudahan
dalam aktifitas riset pun sangat di utamakan. Maka solusi kreatif salah satunya
adalah (Magnetic stirrer) berganda untuk memudahkan mahasiswa dalam suatu
pengadukan secara bersamaan sampai 4 sampel dalam waktu yang bersamaan .
D.

TUJUAN
Tujuan dari penerapan alat (Magnetic stirrer) berganda alat ini adalah :
a. Untuk memudahkan mahasiswa di dalam melakukan penelitian .
b. Mengurai

anggaran

biaya

Universitas

dalam

membeli

alat

laboratarium.
c. Efisien dalam segi waktu dan biaya .

E.

LUARAN YANG DIHARAPKAN

Luaran yang ingin di capai dari penerapan alat (Magnetic stirrer) berganda ini
adalah:

Penggunaan teknologi (Magnetic stirrer) berganda di seluruh lingkungan


laboratorium di Universitas Diponegoro .

Terciptanya seperangkat alat (Magnetic stirrer) berganda sebagai alat pengadukan


makntis murah dan efisien.

F.

KEGUNAAN
Kegunaan dari penerapan Teknologi ini :

1.

Sebagai alat pengadukan larutan persenyawaan kimia di laboratorium kimia


analitik Universitas Diponegoro

2.

Mempunyai kinerja yang cepat,tepat hemat waktu dan memiliki risiko yang
sangat kecil.
G.

TINJAUAN PUSTAKA

G.1.( Magnetic stirrer)


(Magnetic stirrer) disebut juga pengaduk magnetik, merupakan peralatan yang
menggunakan medan magnet berputar untuk membuat stirrer bar(batang
pengaduk) yang terendam dalam cairan berputar sangat cepat sehingga terjadi
pengadukan. (Magnetic stirrer) digunakan dalam bidang kimia dan biologi.
Dibandingkan dengan pengaduk elektronik (electronic stirrer), (Magnetic stirrer)
memiliki kelebihan antara lain lebih efisien, tidak berisik, lebih mudah dibersihkan
dan tidak menggunakan minyak pelumas yang dapat mencemari sampel atau cairan
yang akan diaduk.
http://en.wikipedia.org/wiki/Magnetic_stirrer
Sepasang magnet permanen telah dibuat di P3IB dan digunakan sebagai
komponen medan stator pada sebuah motor dc. Motor ini kemudian dipakai
sebagai komponen penggerak pada pembuatan alat pengaduk larutan (magnetic
stirrer). Selain motor penggerak, alat ini terdiri dari kotak dudukan motor, dudukan
gelas dengan sistem pemanasnya dan gelas wadah larutan yang dilengkapi dengan
kapsul magnet yang berfungsi sebagai batang pengaduk. Untuk mengetahui
karakteristik motor, tegangan operasi optimum alat dan karakteristik sistem

pemanasnya telah dilakukan pengukuran putaran motor pada tegangan masukan


yang bervariasi serta pengukuran suhu pada dudukan gelas maupun pada larutan
untuk suhu yang bervariasi. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa putaran motor
meningkat secara linier dengan meningkatnya tegangan masukan motor dan
perangkat ini memiliki tegangan operasi optimum sekitar 1,5 Volt yang
menghasilkan putaran motor sekitar 1000 rpm. ( Gunawan, 2002 )
(magnetic stirrer) alat ini terdiri dari sebuah batang magnet yang dibungkus dengan bahan
plastic ( magnetic stir bar) dan stirrer untuk meletakkan bahan yang akan dicampur. Pada
stirrer terdapa trotating magnet yang menciptakan area magnet yang berputar. Cara kerjanya
adalah stir bar dimasukkan ke tempat yang didalamnya terdapat larutan yang akan dicampur
kemudian letakkan tempat cairan tersebut di atas stirrer .Timbulnya area magnet yang
berputar pada stirrer menyebabkan magnetic stir bar juga berputar kemudian mencampur
larutan yang ada . (Anonim,2009)

Jurusan Teknik Kimia UNDIP mempunyai 12 laboratorium, yang meliputi 6


Laboratorium Instruksional dan 6 Laboratorium Keahlian.
Laboratorium Instruksional:
1. Dasar Teknik Kimia I
2. Dasar Teknik Kimia II
3. Mikrobiologi
4. Proses Kimia
5. Operasi Teknik Kimia
6. Komputasi Proses

Laboratorium Keahlian:
1. Teknologi Separasi
2. Bioproses
3. Rekayasa Proses dan Energi
4. Rekayasa Pengolahan Pangan
5. Pengolahan Limbah
6. Instrumen Analisis

Be Sociable, Share!