Anda di halaman 1dari 4

BETA AKUNTANSI

Data akuntansi seperti misalnya laba akuntansi dapat juga unuk mengestimasi Beta. Beta akuntansi ini
dapat dihitung secara sama dengan Beta pasar (yang menggunakan data return), yaitu dengan
mengganti data return dengan data laba akuntansi. Beta akuntansi dengan demikian dapat dihitung
dengan rumus :

laba ,

hi = 2 laba, M
Notasi :
hi = Beta akuntansi sekuritas ke-i
laba ,

= kovarian antara laba perusahaan ke-i dengan indeks laba pasar

2 laba, M

= varian dari indeks laba pasar

Indeks laba pasar dapat dihitung berdasarkan rata rata laba akuntansi untuk portofolio pasar.
Contoh 11.5 :
Misalnya suatu pasar modal hanya mempunyai tiga macam sekuritas, yaitu sekuritas A, B dan
C. Dengan demikian indeks laba pasar dapat dihitung dengan cara rata rata aritmatika laba
perusahaan A, B dan C. Laba Akuntansi untuk perusahaan A, B, dan C dan indeks laba
pasarnya selama 10 periode tampak di tabel berikut ini.
t
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Rata
rata

EA
4,0
4,5
5,0
5,5
5,0
5,1
4,9
5,0
4,5
5,5
4,9

EB
1,15
1,5
1,7
1,8
2,0
2,1
2,2
2,0
2,5
2.7
1,965

EC
2,5
2,7
2,9
3,0
3,5
3,7
3,9
4,0
3,5
3,8
3,35

EM
2,55
2,9
3,2
3,43
3,5
3,63
3,67
3,67
3,5
4,0
3,405

Kovarian antara laba sekuritas A dengan laba pasar (Cov(EA,EM)), kovarian antara laba
sekuritas B dengan laba pasar (Cov(EB,EM)), kovarian antara laba sekuritas C dengan laba
pasar (Cov(EC,EM)), dan varian laba pasar (Var(EM)), dapat dihitung sebagai berikut ini.

(Cov(EA,EM))

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Rata
rata

0,7695
0,202
-0,0205
0,017
0,0095
0,045667
0
0,026167
-0,038
0,357
1,368333

(Cov(EB,EM)
)
0,696825
0,234825
0,054325
-0,00467
0,003325
0,030825
0,061492
0,009158
0,050825
0,437325
1,57425

(Cov(EC,EM)
)
0,72675
0,32825
0,09225
-0,00992
0,01425
0,079917
0,143917
0,170083
0,01425
0,26775
1,8275

(Var(EM))
0,731025
0,255025
0,042025
0,00803
0,009025
0,052136
0,068469
0,068469
0,009025
0,354025
1,590028

Beta akuntansi untuk sekuritas A, B, dan C dapat dihitung sebagai berikut ini.

hA =

Var ( E M )

(Cov( E A , E M ))

1,368333
1,590028

= 0,860572

hB =

Var (E M )

(Cov( E B , E M ))

1,57425
1,590028

= 0,990077

hC =

Var ( E M )

(Cov( EC , E M ))

1,8275
1,590028

= 1,149351
Beta Akuntansi digunakan pertama kali di studi Brown dan Ball (1969) yang menggunakan
persamaan regresi untuk mengestimasinya. Brown dan Ball menggunakan perubahan laba
akuntansi, bukan tingkat laba akuntansi untuk menghitung Beta akuntansi. Persamaan regresi
untuk mengestimasi Beta akuntansi adalah sebagai berikut :
Ei , t=g i+ hi E Mt + W i ,t
Notasi :
Ei , t= perubahan laba akuntansi perusahaan ke-i untuk periode ke-t
E Mt = perubahan indeks laba pasar untuk periode ke-t
W i ,t

= kesalahan residual

gi = intercept
hi = paramater regresi yang merupakan estimasi untuk Beta akuntansi perusahaan ke-i

Contoh 11.6
Dari contoh 11.5 sebelumnya, perubahan laba akuntansi untuk perusahaan A dan perubahan
indeks laba pasar adalah sebagi berikut ini.
t

EA

EM

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

0,5
0,5
0,5
-0,5
0,1
0,2
0,1
-0,5
1,0

0,35
0,30
0,23
0,07
0,13
0,04
0,0
-0,17
0,50

Beta akuntansi dengan menggunakan data perubahan laba akuntansi dapat diestimasi dengan
menggunakan teknik regresi dengan hasil :
Variabel

Estimasi

t-test

p-value

INTERCEP
T
EM

Parameter
-0,197841
0,754153

-2,042
5,868

0,0804
0,0006

F-value = 34,428
R-square = 0,8310
Adj R-sq = 0,8069
Dengan demikian, laba akuntansi yang dihitung menggunakan teknik regresi di atas adalah
sebesar 0,754153 yang secara statistik signifikan berbeda dengan 0.