Anda di halaman 1dari 4

EPILEPSI

dr.Agus Sudomo,Sp.S(K)
Epilepsy yaitu kumpulan sign and symptom

Gitu juga kalo udah tua. Otak udah mengalami

dari gangguan fungsi otak yg terjadi berulang

degenerasi sehingga mudah terkena iritasi

karena lepas muatan listrik yang abnormal

juga. Insiden menurun pada dewasa muda.

dari

Biasanya onset epilepsi < 16 tahun.

neuron

cortex

cerebral

secara

paroksismal.

Penyebab

Paroksismal itu artinya berlebihan, mendadak,

Epilepsi primer (idiopatik)

tidak teratur, dan berhenti spontan.

Hypoksia : pada bayi yang di rahim


terlilit tali pusat

Kalo bangkitan epilepsy yaitu manifestasi

Kena benturan

klinis

Ada pus karena radang, iritasi

disebabkan hiperaktivitas listrik.

Perdarahan di otak

Bangkitan epilepsy bukan merupakan penyakit

Genetic

akut otak maksudnya kejang yang terjadi

Penggunaan pestisida

tidak diprovokasi oleh suatu penyakit seperti

Obat-obatan

radang otak atau hiperglikemi.

Alcohol

yang

berulang

dan

paroksismal

Soalnya pada keadaan radang memang kadang


ditemukan kejang-kejang. Tapi itu bukan

Klasifikasi

epilepsy.

Menurut bangkitannya dibedakan jadi

Intinya, kalo epilepsy itu harus ada syarat


spontan,

paroksismal,

dan

berhenti

mendadak.

1. Epilepsi fokal
Letak terjadinya itu fokal (di otak)
misalkan di korteks cerebri.
Soalnya epilepsy itu ga harus kejang.

Epidemiologi

Misalkan aja yg kena korteks bagian

Terbanyak pada awal dan akhir kehidupan.

pengaturan penglihatan (hayo, area

Kenapa? Karena di awal kehidupan otak masih

broadman berapa? ^^), maka pasien

dalam masa perkembangan sehingga sangat

ngrasa

rentan terhadap rangsangan/iritasi.

bintang.

kalau

dia

melihat

sejuta

Gitu juga dengan letak di korteks


lainnya.

2. Epilepsi umum
Letaknya

lebih

luas

di

Sensoris:

kesemutan,

perut

terasa

kedua

penuh, ngompol (g bisa ditahan, stelah

hemisphere otak, entah penyebaran

itu ngrasa pusing biasanya), tiba-tiba

dari bangkitan fokal atau langsung

muntah, muka berkeringat mendadak

bangkitan umum.

trus tiba-tiba berhenti


-

EPILEPSI

Otonom: mulut komat-kamit, tiba-tiba


membuka kancing baju, bengong, jatuh

1. Epilepsi partial

trus

a. Sederhana:

motorik,

sensorik,

tiba-tiba

melakukan

gerakan

mengayuh sepeda

autonomic, psikik
Maksudnya

psikik

terjadi

gangguan

frontal

yang

ini

misalnya

Bangkitan parsial komplek

di

area

lobus

Mulai ada gangguan kesadaran

depan

yaitu

pada

Misal

mendengar

bagian eksekutif sehingga terjadi

sebenarnya

gangguan

tetanggamu

pertimbangan,

dll.

(ingetbroadman berapa??)

ga

perintah

ada

trus

seperti
dia

yg

bunuh

membunuh.

Padahal ga ada perintah itu dan dia

b. Komplek : sudah diikuti dengan


gangguan kesadaran.

melakukannya dalam keadaan ga sadar.


-

Sindrom : dihubungkan dengan onset,

Kalo yg sederhana tadi belum ada

letak,

gangguan kesadaran.

warisan

dan

biasanya

karena

faktor

guru

bilang

c. Umum Sekunder : gangguan umum


yg

merupakan

kelanjutan

dari

gangguan parsial,

Bangkitan Umum sekunder


-

Misal epilepsy kognitif

Bisa dari sederhana ke komplek dulu

Contohnya

baru umum sekunder, atau dari

2+2=

sederhana

Penderita masih mendengar, tapi dia

langsung

ke

umum

sekunder.

gini,

saat

lalu kehilangan kesadarannya.

2. Gangguan primer

Padahal saat itu gurunya melanjutkan

3. Tidak terklasifikasi

dengan =4, 3+3=6


Dia baru mulai sadar ketika guru mulai

Bangkitan Parsial Sederhana


-

Motoris: tiba-tiba mengangkat tangan


tanpa tujuan jelas, bibir merot-merot

bilang 6
Jadinya, dia mengira 2+2=6

Bangkitan Umum Tonik Klonik

Misal secara klinis sudah ditentukan epilepsy

Paling sering terjadi

tapi

hasil

Terdiri dari fase tonik dan fase klonik

didiagnosis epilepsy.

Fase tonik : ngompol, ga sadar (selama

Soalnya pada pemeriksaan EEG hanya dicek di

skitar 10 menit), kaku

20 titik electrode, padahal bisa aja lesinya ga

Fase klonik : kejang, mulut berbusa

di 20 titik itu.

Fase flasid : lemes, bingung


EEG pada fase ini mendatar, tapi ga

Sinkop

mati.

Gangguan

Ingat!!!

Bangkitan

epilepsy

tidak

EEGnya

kesadaran

abnormalitas

muatan

normal,

tapi

tetep

bukan

listrik,

tapi

aja

karena
karena

menyebabkan kematian, bisa recovery.

kurang darah ke batang otak.

Pasien ini tidak boleh dibangunkan

Misalnya: saat upacara trus pingsan. Jadi,

karena bisa ngamuk !!!

ditidurkan saja udah cukup, maka darah ke


otak akan tercukupi.
Pasien tidak akan ngompol, muntah.

Diagnosis Epilepsi
1. Anamnesis : auto dan alloanamnesis
(biasanya

pake

saksi

mata

karena

pasien sendiri sering lupa)

Kejang Psikogenik
Tidak terjadi gangguan kesadaran tapi gejala
mirip kayak epilepsy.

Tanyakan juga riwayat perinatal (gmn

Biasanya karena emosi dan dia jatuhnya lihat-

proses kehamilan dan kelahiran, atau ada

lihat situasi kondisi, misal di depan orang

trauma kepala) : penting, karena ada

ramai atau di tempat enak, biar mendapat

hubungan dengan penyebab

perhatian.

2. Pemeriksaan fisik
Kalo sering jatuh, pasti ada bekas luka

Penatalaksanaan epilepsi

di tubuhnya

tujuan : mengontrol gejala dan tanda secara

Pemeriksaan neurologi utk cek epilepsy

adekuat

parsial

minimal.

3. Pemeriksaan penunjang
CT Scan dan MRI utk cari penyebabnya

dengan

penggunaan

obat

yang

Prinsip :
- dilakukan bila terdapat minimal 2 bangkitan
dalam setahun, jadi bangkitan tunggal g perlu

EEG
Tidak harus dilakukan, hanya utk bantu
diagnosis.

diobati

diagnosis

telah

ditegakkan

dan

beri

JANGAN memasukkan sesuatu yang keras,

penjelasan pada pasien dan keluarganya agar

bisa-bisa giginya patah, masuk... jg jangan

memahami tujuan terapi

dibangunkan, ntar bisa ngamuk..

- pilihan obat juga sesuai dengan jenis


bangkitan

Pilihan obat anti epilepsi ada di ppt epilepsi

- kalau bisa monoterapi : 1 jenis obat saja

slide 47

pemberian

dimulai

dari

dosis

rendah,

dinaikkan bertahap smp dosis efektif (gejala

Penghentian obat anti epilepsi :

epilepsi hilang)

Dosis diturunkan bertahap, jadi g langsung

- kalo ganti obat, obat I dosisnya diturunkan,

dihentikan. Kenapa gitu??? krn obat neurologi

obat II dinaikkan secara bertahap smp efektif

itu utk menekan aktivitas listrik gelombang

- kalo gagal dengan monoterapi, ganti obat

EEG pelan atau menurun. Jadi kalo dilepas

lain atau rujuk ke ahli saraf

amplitudonya ke atas, dan akan

- terapi pada bangkitan pertama diberikan

serangan lagi

bila ada riwayat epilepsi pada ortu atau


pernah trauma di kepala
Manajemen epilepsi tonik klonik : pasien
dimiringkan, dasi dibuka, kancing dibuka,

timbul