Anda di halaman 1dari 13

Materi Keenam

Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK


UNIVERSITAS LAMPUNG
TAHUN 2009

Sub Pokok Bahasan

• Pengertian Bangsa dan Negara


• Konsep Dasar Penduduk dan Warga
Negara
• Azas dan Sistem Kewarganegaraan
• Sejarah Kewarganegaraan di Indonesia
• Problem Status Kewarganegaraan
• Hak dan Kewajiban Warga Negara
• Tugas dan Tanggung Jawab Negara

1
Pengertian Bangsa
• Bangsa adalah sekumpulan orang yang memiliki
kesamaan asal keturunan, adat, bahasa dan
sejarah serta berpemerintahan sendiri
• Bangsa adalah kumpulan manusia yang
biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan
wilayah tertentu di muka bumi
• Bangsa Indonesia adalah sekelompok manusia
yang mempunyai kepentingan yang sama dan
menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta
berproses dai dalam sati wilayah Nusantara

HAKEKAT BANGSA
• Konsep bangsa memiliki 2 pengertian yaitu bangsa
dalam pengertian sosiologis antropologis & pengertian
politis (Badri Yatim,1999) :
– Bangsa dalam pengertian sosiologis antropologis adalah
persekutuan hidup masyarakat yang berdiri sendiri yang masing-
masing anggota persekutuan hidup tersebut merasa satu
kesatuan ras, bahasa, agama dan adat istiadat (AT Soegito :
Cultural Unity)
– Bangsa dalam arti politis adalah suatu masyarakat dalam suatu
daerah yang sama dan mereka tunduk pada keadulatan
negaranya sebagai kekuasaan tertimggi ke luar dan ke dalam.
Jadi mereka diikat oleh kekuasaan politik yaitu negara (Political
Unity)

2
HAKEKAT NEGARA
• Konsep negara memiliki 2 pengertian yaitu :
– Negara adalah organisasi di suatu wilayah yang
mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati
rakyatnya
– Negara adalah kelompok sosial yang menduduki
wilayah atau daerah tertentu yang diorganisasi di
bawah lembaga politik dan pemerintah yang efektif,
mempunyai satu kesatuan politik dan berdaulat
sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya

Syarat & Pengertian Negara

• Penduduk, yaitu semua orang yang berdomisili


dan menyatakan diri ingin bersatu
• Wilayah, yaitu batas teritorial yang jelas atas
darat dan laut serta udara di atasnya
• Pemerintah, yaitu organisasi utama yang
bertindak menyelenggarakan kekuasaan, fungsi
dan kebijakan mencapai tujuan
• Kedaulatan, yaitu supremasi wewenang secara
merdeka dan bebas dari dominasi negara lain
dan negara memperoleh pengakuan dari dunia
internasional

3
Fungsi Utama Negara bagi Bangsanya

• Fungsi pertahanan keamanan


• Fungsi pengaturan dan ketertiban
• Fungsi kesejahteraan dan kemakmuran
• Fungsi keadilan menurut hak dan
kewajiban

Kekuatan Negara untuk Jalankan Fungsi


• Sumber daya Manusia : yaitu jumlah penduduk, tingkat
pendidikan warga, nilai budaya masyarakat dan kondisi kesehatan
masyarakat
• Teritorial Negeri : yaitu mencakup luas wilayah negara (darat dan
laut), letak geografis dan situasi negara tetangga
• Sumber Daya Alam : yaitu kondisi alam material buminya berupa
kandungan mineral, kesuburan, kekayaan laut dan hutan
• Kapasitas Pertanian dan Industri : yaitu tingkat budaya, usaha
warga negara dalam bidang pertanian, industri dan perdagangan
• Kekuatan Militer dan Mobilitasnya : yaitu kapasitas power yang
mampu diterapkan militer dalam hal mewujudkan kekuasaan dari
pemerintah demi tercapainya tujuan negara
• Elemen Power yang tidak berwujud : yaitu segala faktor yang
mendukung kedaulatan negara berupa kepribadian dan
kepemimpinan, efisiensi birokrasi, persatuan bangsa, dukungan
internasional, nasionalisme, dsb

4
PENDUDUK & WARGA NEGARA
• Menurut Pasal 26 (ayat 2) UUD 1945 :
– Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang
bertempat tinggal di Indonesia.
– Warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-
orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai
warga negara.
• Menurut UU No. 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan
Indonesia :
– Warga negara RI adalah orang-orang yang berdasarkan perundang-
undangan yang berlaku sejak proklamasi 17 Agustus 1945 sudah
menjadi warga negara RI
• Orang-orang yang tinggal di wilayah negara diklasifikasikan :
– Penduduk ialah yang memiliki domisili atau tempat tinggal tetap di
wilayah negara itu yang dapat dibedakan kewarganegaraannya dengan
waga negara asing
– Bukan Penduduk, yaitu orang-orang asing yang tinggal dalam negara
bersifat sementara sesuai dengan visa yang diberikan oleh negara

WARGA NEGARA

PENDUDUK

ORANG YANG ORANG ASING


BERADA DI WILAYAH
NEGARA

BUKAN PENDUDUK

5
KEWARGANEGARAAN

DALAM ARTI YURIDIS & DALAM ARTI FORMIL &


SOSIOLOGIS MATERIIL

CARA MEMPEROLEH
KEWARGANEGARAAN
(AZAS KEWARGANEGARAAN)

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA


NEGARA

KEWARGANEGARAAN
DALAM ARTI YURIDIS & SOSIOLOGIS

• Kewarganegaraan dalam arti yuridis ditandai


dengan adanya ikatan hukum antara orang-
orang dengan negara. Adanya ikatan hukum itu
menimbulkan akibat-akibat hukum yakni orang
yang tersebut berada di bawah kekuasaan
negara bersangkutan (akte kelahiran, dsb)
• Kewarganegaraan dalam arti sosiologis tidak
ditandai dengan ikatan hukum tetapi ikatan
emosional seperti ikatan perasaan, ikatan
keturunan, sejarah dan tanah air. Ikatan ini lahir
dari penghayatan warga negara yang
bersangkutan

6
KEWARGANEGARAAN
DALAM ARTI FORMIL & MATERIIL

• Kewarganegaraan dalam arti formil menunjuk


pada tempat kewarganegaraan. Dalam
sistematika hukum, masalah
kewarganegaraan berada pada hukum publik
• Kewarganegaraan dalam arti materiil
menunjuk pada akibat hukum dari status
kewarganegaraan yakni hak dan kewajiban
warga negara

AZAS KEWARGANEGARAAN
• Azas Kelahiran (Ius Soli) : Azas kelahiran adalah
penentuan status kewarganegaraan berdasarkan tempat
atau daerah kelahiran seseorang.
• Azas Keturunan (Ius Sanguinis) : Azas keturunan adalah
pedoman kewarganegaraan berdasarkan pertalian
darah atau keturunan.
• Azas Perkawinan : Status kewarganegaraan dapat
dilihat dari sisi perkawinan yang memiliki asas kesatuan
hukum
• Unsur Pewarganegaraan (Naturalisasi) : yakni
seseorang menggunakan hak opsi untuk memilih atau
mengajukan kehendak menjadi warga negara dari suatu
negara (aktif) atau seseorang yang menolak untuk
diwarganegarakan atau tidak mau diberikan status
warga negara dengan menggunakan hak repudiasi
(pasif),

7
PROBLEM STATUS KEWARGANEGARAAN

• Apatride : yaitu seseorang tidak mendapat


kewarganegaraan disebabkan oleh orang
tersebut lahir di sebuah negara yang
menerapkan azas ius sanguinis (azas
keturunan).
• Bipatride : yaitu seseorang akan mendapatkan
dua kewarganegaraan apabila orang tersebut
berasal dari orang tua yang mana negaranya
menganut ius sanguinis sedangkan dia lahir di
negara yang menganut ius soli.
• Multipatride : yaitu seseorang (penduduk) yang
tinggal di perbatasan antara dua negara

CARA MEMPEROLEH
KEWARGANEGARAAN DI INDONESIA

• Kelahiran
• Pengangkatan
• Dikabulkan Permohonan
• Pewarganegaraan
• Perkawinan
• Turut ayah dan ibu
• Pernyataan

8
Azas yang dianut Indonesia berdasarkan UU 12 Tahun
2006 berkenaan dengan kewarganegaraan :

• Asas Ius Sanguinis (Law of the blood) : asas yang


menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan
negara tempat kelahiran
• Asas Ius Soli (Law of the soil) : asas yang menentukan
kewarganegaraan seseorang berdasarkan keturunan
• Asas Kewarganegaraan Tunggal : asas yang
menentukan satu kewarganegaraan bagi setiap orang
• Asas Kewarganegaraan ganda terbatas : asas yang
menentukan kewarganegaraan ganda bagi anak-anak
sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU ini

WNI Menurut UU 12 Tahun 2006 tentang


Kewarganegaraan RI
• Warga Negara Indonesia adalah :
– Setiap orang yang berdasarkan peraturan perundang-undangan
dan/atau berdasarkan perjanjian pemerintah RI dengan negara
lain sebelum UU ini berlaku sudah menjadi WNI
– Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah dan
ibu WNI
– Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI
dan ibu warga negara asing
– Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah
warga negara asing dan ibu WNI
– Anak yang lahir di luar perkawinan yang tidak sah dari seorang
ibu WNI dan ayah yang tidak memiliki kewarganegaraan atau
hukum negara asal ayahnya tidak memberikan kewarganegaraan
kepada anak tersebut

9
WNI Menurut UU 12 Tahun 2006 tentang
Kewarganegaraan RI
• Warga Negara Indonesia adalah (lanjutan):
– Anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya
meninggal dunia dari perkawinan yang sah dan ayahnya WNI
– Anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari seorang ibu
WNI
– Anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari seorang ibu
warga negara asing yang diakui oleh ayah ber WNI sebelum
anak itu berusia 18 tahun/belum kawin
– Anak yang lahir di wilayah NKRI yang pada waktu lahir tidak jelas
kewarganegaraan ayah dan ibunya
– Anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah NKRI selama
ayah dan ibunya tidak diketahui

WNI Menurut UU 12 Tahun 2006 tentang


Kewarganegaraan RI
• Warga Negara Indonesia adalah (lanjutan 2):
– Anak yang dilahirkan di luar wilayah NKRI dari seorang ayah dan
ibu WNI
– Anak dari seorang ayah dan ibu yang telah dikabulkan
permohonan kewarganegaraannya, kemudian ayah dan ibunya
meninggal dunia sebelum mengucapkan sumpah
– Anak WNI yang lahir di luar perkawinan yang sah, belum berusia
18 tahun/belum kawin diakui secara sah oleh ayahnya berwarga
negara asing tetap menjadi WNI
– Anak WNI yang belum berusia 5 tahun diangkat secara sah
sebagai anak oleh warga negara asing berdasarkan penetapan
pengadilan tetap diakui sebagai WNI

10
WNI Menurut UU 12 Tahun 2006 tentang
Kewarganegaraan RI
• Permohonan Pewarganegaraan dengan syarat:
– Telah berusia 18 tahun/sudah kawin
– Pada saat pengajuan telah tinggal di Indonesis selama 5 tahun
berturut-turut atau 10 tahun tidak berturut-turut
– Sehat jasmani dan rohani
– Dapat berbahasan Indonesia serta mengakui dasar negara dan
UUD 1945
– Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana
yang diancam dengan pidana penjara 1 tahun atau lebih
– Jika dengan memperoleh kewarganegaraan Indonesia tidak
menjadi berkewarganegaraan ganda
– Mempunyai pekerjaan dan/atau penghasilan tetap
– Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara

Hilangnya Kewarganegaraan Indonesia


• Memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri
• Tidak menolak atau melepaskan kewarganegaraan lain sedangkan ia punya hak untuk
itu
• Dinyatakan hilang kewarganegaraannya oleh presiden aats permohonannya sendiri,
sudah berusia 18 tahun/sudah kawin, tinggal di luar negeri
• Masuk dinas tentara asing tanpa izin presiden
• Secara sukarela masuk dalam dinas negara asing
• Secara sukarela bersumpah setia kepada negara asing
• Tidak diwajibkan tetapi turut turut serta dalam pemilihan sesuatu yang bersifat
ketatanegaraan di negara asing
• Mempunyai paspor (tanda bukti kewarnagegaraan) dari negara asing
• Bertempat tinggal di luar wilayah NKRI 5 tahun secara terus menerus bukan dalam
rangka dinas negara
• Perempuan WNI kawin dengan laki-laki WNA jika hukum negara suaminya
mempersyaratkan hal tersebut
• Laki-laki WNI kawin dengan perempuan WNA jika hukum negara istrinya
mempersyaratkan hal tersebut
• Setiap orang yang bukti kewarganegaraan Indonesia nya palsu atau dipalsukan

11
Hak Warga Negara Indonesia (UUD 1945)
• Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak
• Hak membela negara
• Hak berpendapat
• Hak kemerdekaan memeluk agama
• Hak mendapatkan pengajaran
• Hak untuk mengembangkan dan memajukan kebudayaan
nasional Indonesia
• Hak ekonomi atau hak mendapatkan kesejahteraan sosial
• Hak mendapatkan jaminan keadilan sosial

Kewajiban WNI kepada Negara

• Kewajiban menaati hukum dan pemerintahan


• Kewajiban membela negara
• Kewajiban dalam upaya pertahanan negara

12
Hak & Kewajiban Negara
• Hak negara untuk ditaati hukum dan pemerintahan
• Hak negara untuk dibela
• Hak negara untuk menguasai bumi, air, dan kekayaan
untuk kepentingan rakyat
• Kewajiban negara untuk menjamin sistem hukum yang adil
• Kewajiban negara untuk menjamin HAM
• Kewajiban negara untuk mengembangkan sistem
pendidikan nasional untuk rakyat
• Kewajiban negara memberi jaminan sosial
• Kewajiban negara memberi kebebasan beribadah

13