Anda di halaman 1dari 6

ANALISA KEBUTUHAN BAHAN BAKU

ANALISA KEBUTUHAN BAHAN BAKU SINGKONG


DAN PERINCIAN BIAYA PRODUKSI
KAPASITAS MESIN BIOETHANOL 50 LITER / HARI
Biaya Produksi Per Hari
URAIAN

SATUAN

Singkong
250 kg
Ragi
250 gram
Urea
75 gram
NPK
150 gram
Listrik / air
Tenaga kerja
3 orang
Bahan bakar LPG
4 tabung 3 kg
Penyusutan alat per hari
Total Biaya Produksi Per Hari

HARGA
Rp 500/kg
Rp 42.000/kg
Rp 2.000/kg
Rp 4.000/kg
Rp 30.000/orang
Rp 15.000/tabung
Rp 8.000/hari

KAPASITAS MESIN BIOETHANOL 100 LITER / HARI


Biaya Produksi Per Hari
URAIAN

SATUAN

HARGA

Singkong
Ragi
Urea + NPK
Listrik / air
Tenaga kerja
Bahan bakar LPG
Penyusutan alat per hari
Total Biaya Produksi Per Hari

500 kg
350 gram

Rp 300/kg

3 orang
4 tabung 3 kg

Rp 30.000/orang
Rp 15.000/tabung
Rp 8.000/hari

KAPASITAS MESIN BIOETHANOL 200 LITER / HARI


Biaya Produksi Per Hari
URAIAN

SATUAN

HARGA

Singkong
Ragi

1.000 kg
700 gram

Rp 300/kg

Urea + NPK
Listrik / air
Tenaga kerja
Bahan bakar LPG
Penyusutan alat per hari
Total Biaya Produksi Per Hari

5 orang
8 tabung 3 kg

Rp 30.000/orang
Rp 15.000/tabung
Rp 14.000/hari

KAPASITAS MESIN BIOETHANOL 500 LITER / HARI


Biaya Produksi Per Hari
URAIAN

SATUAN

HARGA

Singkong
Ragi
Urea + NPK
Listrik / air
Tenaga kerja
Bahan bakar LPG
Penyusutan alat per hari
Total Biaya Produksi Per Hari

1.000 kg
700 gram

Rp 300/kg

8 orang
20 tabung 3 kg

Rp 30.000/orang
Rp 15.000/tabung
Rp 37.037hari

ANALISA KEBUTUHAN BAHAN BAKU TETES


DAN PERINCIAN BIAYA PRODUKSI
Kapasitas mesin bioethanol 50 liter/hari
Biaya Produksi Per Hari
URAIAN

SATUAN

Tetes
Ragi
Urea
NPK
Listrik / air
Tenaga kerja
Bahan bakar LPG
Penyusutan alat per hari
Total Biaya Produksi Per Hari

140 kg
200 gram
50 gram
25 gram

Rp 1.500/kg
Rp 42.000/kg
Rp 2.000/kg
Rp 4.000/kg

1 HOK
2 tabung 3 kg

Rp 30.000/hok
Rp 15.000/tabung

Kapasitas mesin bioethanol 100 liter/hari


Biaya Produksi Per Hari

URAIAN

SATUAN

Tetes
Ragi
Urea
NPK
Listrik / air
Tenaga kerja
Bahan bakar LPG
Penyusutan alat per hari
Total Biaya Produksi Per Hari

260 kg
400 gram
100 gram
50 gram

Rp 1.500/kg
Rp 42.000/kg
Rp 2.000/kg
Rp 4.000/kg

2 HOK
4 tabung 3 kg

Rp 30.000/hok
Rp 15.000/tabung

Kapasitas mesin bioethanol 200 liter/hari


Biaya Produksi Per Hari
URAIAN

SATUAN

Tetes
Ragi
Urea
NPK
Listrik / air
Tenaga kerja
Bahan bakar LPG
Penyusutan alat per hari
Total Biaya Produksi Per Hari

520 kg
800 gram
200 gram
100 gram

Rp 1.500/kg
Rp 42.000/kg
Rp 2.000/kg
Rp 4.000/kg

3 HOK
8 tabung 3 kg

Rp 30.000/hok
Rp 15.000/tabung

Kapasitas mesin bioethanol 200 liter/hari


Biaya Produksi Per Hari
URAIAN

SATUAN

Tetes
Ragi
Urea
NPK
Listrik / air
Tenaga kerja
Bahan bakar LPG
Penyusutan alat per hari
Total Biaya Produksi Per Hari

520 kg
800 gram
200 gram
100 gram

Rp 1.500/kg
Rp 42.000/kg
Rp 2.000/kg
Rp 4.000/kg

3 HOK
8 tabung 3 kg

Rp 30.000/hok
Rp 15.000/tabung

https://zaenaljayaputra.wordpress.com/analisa-kebutuhan-bahan-baku/

TENAGA DAN UPAH KERJA


Untuk produksi Bioetanol di perlukan tanaga kerja 4 ( Empat ) orang yang terdiri
dari :
NO Jenis Upah / Gaji Banyak
Tenaga Kerja
Upah / Gaji
Perorang
Jumlah
1 Operator 3 Orang Rp. 1.200.000,- Rp. 3.600.000,2 Quality Control sekaligus
pengawas produksi
1 Orang Rp. 1.500.000,- Rp. 1.500.000,TOTAL GAJI / UPAH KARYAWAN Rp. 5.100.000,Total gaji karyawan Rp. 5.100.000,- : 26 Hari Kerja = Rp. 196.155,-/Hari.
XII. ANALISA USAHA
Berikut analisa usaha produksi Bioetanol kapasitas 10.400 liter / 26 hari kerja.
Untuk mendapatkan Bioetanol 10.400 liter / 26 hari kerja maka kapasitas produksi
perhari
adalah sebanyak 400 liter yang memerlukan raw material ( bahan baku ) sebanyak
5 ( lima )
ton setiap harinya yang di olah dengan memakai alat-alat :
- Destillator
- Grinder, dan
- Tengki fermentor
Sehingga menghasilkan etanol, etanol di hasilkan dapat di ketahui kualitasnya
dengan
memakai alat Akoholimeter.
Hasil produksi Bioetanol yang memenuhi standar spesifikasi di hargai Rp. 3.800,( Tiga ribu
delapan ratus rupiah ). Adapun biaya-biaya yang di perlukan untuk produksi
Bioetanol
dengan kapasitas 10.400 liter / 26 hari kerja diluar biaya pengiriman hasil produksi
adalah
sebagai berikut :
NO JENIS BIAYA JUMLAH (Rp)
1 Pembelian Raw Material ( Bahan Baku ) 9.750.000,2 Biaya lansir Raw Material ke area Produksi 3.250.000,3 Gaji Karyawan 5.100.000,4 Pembelian Arang Sekam Untuk Penjernih hasil Produksi 18.200,5 Lisrtik, Telpon, Air dan ATK 400.000,6 Pembelian Kimia 150.000,7 Ragi 52 Kg 416.000,8 NPK 26 Kg 208.000,9 Urea 130 Kg 286.000,TOTAL BIAYA Rp. 19.578.200,-

Dengan rincian perharinya adalah :


NO JENIS BIAYA JUMLAH (Rp)
1 Pembelian Raw Material ( Bahan Baku ) 375.000,2 Biaya lansir Raw Material ke area Produksi 125.000,3 Gaji Karyawan 196.154,4 Pembelian Arang Sekam Untuk Penjernih hasil Produksi 700,5 Lisrtik, Telpon, Air dan ATK 15.385,6 Pembelian Kimia 5.769,7 Ragi 2 Kg 16.000,8 NPK 1 Kg 8.000,9 Urea 5 Kg 11.000,TOTAL BIAYA Rp. 753.008,-

Dari uraian di atas kapasitas produksi Bioetanol 10.400 liter / 26 hari kerja dengan
harga beli
Bioetanol Rp. 3.800,- ( Tiga ribu delapan ratus rupiah ) perliternya maka hasil
penjualan
adalah :
= 10.400 liter x Rp. 3.800,= Rp. 39.520.000,Sementara dari ampas produksi dapat di manfaatkan untuk Biogas, setelah
dimanfaatkan
untuk Biogas ampas selanjutnya dimanfaatkan untuk pakan ternak dan dapat juga
di
manfaatkan untuk pupuk kompos ataupun pupuk organik cair, yang mana ampas
produksi
setiap harinya adalah 3 ( tiga ) ton, dari 3 ( tiga ) ton ampas di hasilkan Biogas 58
m3 dan
ampas untuk pakan ternak atau untuk pupuk kompos adalah 1.000 Kg . Maka dari
penjualan
ampas di dapatkan hasil :
Dari Penjualan Biogas :
= Rp. 3.500,- x 58 m3
= Rp. 203.000,- x 26 HOK
= Rp. 5.278.000,Sementara dari penjualan untuk Kompos adalah :
= 1.000 Kg x Rp. 200,= Rp. 200.000,- x 26 HOK
= Rp. 5.200.000,Laba dapat di terima dari hasil produksi dan dari ampas produksi adalah :

= Rp. 39.520.000,- + Rp.5.278.000,- + Rp. 5.200.000,= Rp. 49.998.000,Sehingga laba di dapat setelah : Laba Biaya produksi
= Rp. 49.998.000,- - Rp. 19.578.200,= Rp. 30.419.800,-