Anda di halaman 1dari 10

Fakultas Kedokteran

Gigi Universitas
Indonesia
Student Log Book

Nama Mahasiswa
Nama Fasilitator
Tanggal / Jam Diskusi

Diskusi Kelompok I Skenario


: Maria Alvira Vanessa
: drg. Widurini D. S. Sp. KG
: 13 April 2015

Pada DK1 yang diharapkan :


1. Identifikasi Istilah yang belum diketahui :
Lebih dari 10 tahun menjadi tukang becak
Otot-otot betisnya tampak lebih besar dari orang seusianya yg bukan
tukang becak
2. Rumusan Masalah
a. Mengapa otot betis pak darto bisa membesar ?
b. Bagaimana mekanisme terjadinya perubahan ukuran sel otot secara
histologis ?
c. Bagaimana peran, pengaruh, dan akibat dari organ sel : inti sel,
ribosom, mitokondria, badan golgi, RE, mikrotubulus ?
d. Bagaimana adaptasi sel otot terhadap aktivitas fisik (hipertrofi, atrofi,
hiperplasia) ? jelaskan prosesnya !
e. Pada kondisi apa sel beradaptasi? Apa yg terjadi jika sel gagal
beradaptasi ?
f. Bagaimana proses kematian sel berpengaruh pada perubahan sel otot?
g. Bagaimana cara sel untuk mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi
(karbohidrat, protein, lemak, dan mineral) dari pembuluh darah dan
apa akibat kurangnya suplai oksigen tersebut ?
h. Apa contoh penyakit yang dapat terjadi akibat kurangnya suplai
oksigen dan nutrisi (karbohidrat, lemak, protein, dan mineral) ?
i. Bagaimana perubahan dan kematian sel pada jaringan gigi ( dentin,
sementum, pulpa) dan apa penyebab serta akibatnya

3. Analisis Masalah

4.hipotesis
Sel otot betis Pak darto mengalami hipertrofi karena selnya beradaptasi
terhadap aktivitas fisik sebagai tukang becak selama lebih dari 10 tahun, selain
itu juga disebabkan karena faktor internal seperti nutrisi.

5. Menyusun topik dan sasaran belajar scenario


a. mekanisme terjadinya perubahan sel otot secara histologis
b. peran, pengaruh, dan akibat dari organ sel : inti sel, ribosom,
mitokondria, badan golgi, RE, mikrotubulus terhadap adaptasi sel
c. proses adaptasi sel otot terhadap aktivitas fisik (hipertrofi, atrofi,
hiperplasia)
d. kondisi dimana sel beradaptasi dan hal yang terjadi jika sel gagal
beradaptasi ?
e. proses kematian sel
f. cara sel untuk mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi
(karbohidrat, protein, lemak, dan mineral) dari pembuluh darah
dan akibat kurangnya suplai oksigen tersebut
g. contoh penyakit yang dapat terjadi akibat kurangnya suplai
oksigen dan nutrisi (karbohidrat, lemak, protein, dan mineral)
h. perubahan dan kematian sel pada jaringan gigi (dentin,
sementum, pulpa) dan penyebab serta akibatnya

MANDIRI
1. SUMBER PEMBELAJARAN : JURNAL
JUDUL

PENULIS

VOL/EDISI :
TUJUAN PENELITIAN :

LATAR BELAKANG :
METODE :

DISKUSI:

2. SUMBER PEMBELAJARAN : NARASUMBER

DAFTAR PERTANYAAN :

KESIMPULAN :

HASIL DISKUSI :

Hal baru yang perlu penelusuran lanjut :

Nama dan tanda tangan Narasumber:

Tanggal Diskusi :

3. SUMBER PEMBELAJARAN : TEXT BOOK


JUDUL
: Pathology Illustrated: Govan Alasdair D.T, Macfarlane Peter S,
Callander Robin. Churchill Livengstone. Edisi terbaru
Catatan :
Degenerasi kemunduran sel karena gangguan metabolisme sehingga tertimbun
(akumulasi) bahan-bahan metabolit, yang normal tidak tampak dalam jumlah sedikit,
sehingga sel menjadi bengkak dan sakit
Keadaan ini terjadi akibat gangguan sistemik dan kemudian mengenai sel-sel yang
semula sehat. Akibatnya terdapat metabolik yang menumpuk dalam jumlah
berlebihan. Karena itu perubahan yang awal ialah ditemukannya metabolit-metabolit
didalam sel. Selanjutnya, benda-benda ini merusak struktur sel.
Degenerasi ada 2:
1) Pembengkakan sel
sel tidak dapat mengatur keseimbangan ion dan cairan yang menyebabkan
hidrasi sel. Secara mikroskopis, terlihat pembengkakan sel, sitoplasma pucat
dan perkembangan vakuola intraselular. Pembengkakan ini dapat terjadi pada
mitokondria awalnya vakuola mulai berkembang dalam mitokondria dan
akan mengacaukan tumpukan krista. Perubahan ini (low-amplitude swelling),
bersifat reversibel jika stimulus abnormalnya tidak cukup kuat untuk

menyebabkan kematian sel. Stimulus abnormal yang terus berlanjut akan


menyebabkan kerusakan pada krista dan pembengkakan mitokondria yang
semakin parah (high-amplitude swelling) dan bersifat ireversibel. Ketika
mitokondria mengalami kerusakan permanen, sel tidak akan dapat
menghasilkan energi dan akhirnya mati.

retikulum endoplasma Pembengkakan pada RE disebabkan rusaknya


ribosom yang terdapat di RE kasar.

2) Perubahan perlemakan
perlemakan bermanifestasi sebagai vakuola-vakuola lemak di dalam
sitoplasma dan terjadi karena hipoksia atau bahan toksik.
Ada pada sel yang tergantung pada metabolisme lemak seperti sel hepatosit
dan sel miokard.
Penyebab utamanya adalah toksin (berupa alkohol dan hidrokarbon
terhalogenasi seperti kloroform), hipoksia kronis, dan diabetes mellitus.
Terganggunya metabolisme asam lemak menyebabkan terakumulasinya
trigliserida (lemak) yang akan membentuk vakuola dalam sel.
Macam-macam degenerasi sel, yaitu:
Degenerasi bengkak keruh (cloudy-swelling)
proses penimbunan/ akumulasi cairan terjadi perubahan morfologi terutama
pada sitoplasma yang menyebabkan sel membesar dengan sitoplasma keruh.
Terjadi pada tubukus proksimal ginjal, sel hati dan sel jantung.
Degenerasi albumin
komponen protein menjadi komponen yang dominan. Degenerasi sel ini
merupakan awal dari semua jejas sel.
Degenerasi vakuolar/hidropik
proses peningkatan tekanan osmotik cairan intrasel yang mengandung lemak
dan protein disertai dengan peningkatan intensitas jejas sel sampai
menimbulkan pembengkakan vesikel. Mekanisme yang mendasari terjadinya
degenerasi ini adalah hipoksia, adanya toksik dan pengaruh osmotik.
Degenerasi lemak
perubahan perlemakan yang menggambarkan adanya penimbunan abnormal
trigliserid dalam sel parenkim. Terjadi pada hepar, jantung, otot, dan ginjal.
Jika tidak terjadi timbunan lemak yang terlalu berlebihan tidak terjadi
disfungsi sel tetapi jika penimbunan lemak berlebihan akan terjadi nekrosis
sel.
Degenerasi hialin
perubahan dalam sel atau rongga ekstraseluler yang memberikan gambaran
homogeni, cerah dan berwarna merah muda dengan pewarnaan Hematoksilin
Eosin. Keadaan ini terbentuk akibat berbagai perubahan dan tidak
menunjukkan suatu bentuk penimbunan yang spesifik. Contohnya
mengakibatkan otot pucat dan serabut otot terurai.

Degenerasi mukosa

terjadi perubahan-perubahan sel terutama pada sel fibroblas. Terlihat atrofi


mukosa dan warna lebih pucat pada lapisan epitel.

Kesimpulan :

4. SUMBER PEMBELAJARAN : LABORATORIUM, HASIL SURVEY


Laboratorium
Catatan:

Hasil Survey
Catatan:

5. SUMBER PEMBELAJARAN : INTERNET


Website:
Judul:
Catatan:
Diskusi Kelompok II Skenario
Nama Mahasiswa
Nama Fasilitator
Tanggal / Jam Diskusi

: Maria Alvira Vanessa


: drg. Widurini D. S. Sp. KG
:

Informasi tambahan dari diskusi kelompok/Sharing :

Catatan pendapat teman yang berbeda dengan anda :

Apa hal terpenting yang anda dapatkan pada diskusi skenario ini?

Kesimpulan akhir skenario :

Identifikasi sasaran belajar (hal-hal yang belum tercapai berdasarkan sasaran belajar
yang ada) :

CATATANDARIDOSENFASILITATOR:
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
NAMA: