Anda di halaman 1dari 8

Tugas Multimedia

KOMPRESI CITRA

(Resume)

Kelompok 2 :
Efrian Okta Lianda
Zamakhsyari Dhofier
Leni Marlina
Sri Rizki Handayani
Muhammad Iqbal
Rahma Asman Rusin

KOMPRESI CITRA

( F1E113009 )
( F1E113010 )
( F1E113011 )
( F1E113012 )
( F1E113013 )
( F1E113014 )

Kompresi Citra adalahaplikasikompresi data yang dilakukanterhadapcitra digital


dengantujuanuntukmengurangiredundansidari data-data yang terdapat dalam
citrasehinggadapatdisimpanatauditransmisikansecaraefisien.

TEKNIK KOMPRESI CITRA


1. Lossy Compression:
o Ukuran
filecitramenjadilebihkecildenganmenghilangkanbeberapainformasidalamci
traaslidanmengubah
detail
danwarnapada
file
citramenjadilebihsederhana.
o Teknik/metode lossy :
Color reduction: untuk warna-warna tertentu yang mayoritas
dimana informasi warna disimpan dalam color palette.
Chroma
subsampling:
teknik
yang
memanfaatkanfaktabahwamatamanusiamerasa
brightness
(luminance)
lebihberpengaruhdaripadawarna
(chrominance)
itusendiri,
makadilakukanpenguranganresolusiwarnadengandisamplingulang.
2. Loseless Compression:
o Teknikkompresicitradimanatidakadasatupuninformasicitra
yang
dihilangkan.
o Metodeloseless: Run Length Encoding, Entropy Encoding (Huffman,
Aritmatik), dan Adaptive Dictionary Based (LZW)

HAL-HAL PENTING DALAM KOMPRESI CITRA


1. Scalability/Progressive Coding/Embedded Bitstream
o Adalahkualitasdarihasil
proses
pengkompresiancitrakarenamanipulasibitstreamtanpaadanyadekompr
esiataurekompresi. Biasanyadikenalpadaloseless codec.
Tipe scalability:
Quality
progressive: dimana image dikompressecaraperlahanlahandenganpenurunankualitasnya
Resolution
progressive:
dimana
image
dikompresidenganmengenkoderesolusi
image
yang
lebihrendahterlebihdahulubarukemudiankeresolusi yang lebihtinggi
Component
progressive:
dimana
image
dikompresiberdasarkankomponennya,
pertamamengenkodekomponengray
barukemudiankomponenwarnanya.

2. Region of Interest Coding


o Daerah-daerahtertentudienkodedengankualitas
lebihtinggidaripada yang lain.

yang

3. Meta Information
o image
yang
dikompresjugadapatmemiliki
meta
information
sepertistatistikwarna, tekstur, small preview image, dan author atau
copyright information.

PENGUKURAN ERROR KOMPRESI CITRA


Dalamkompresi image terdapatsuatustandarpengukuran error (galat) kompresi:
1. MSE
(Mean
Square
Error),
yaitu
sigma
darijumlah
error
antaracitrahasilkompresidancitraasli.

MSE =
Dimana: I(x,y) adalahnilai pixel di citraasli
I(x,y) adalahnilai pixel padacitrahasilkompresi M,N adalahdimensi
image
2. Peak Signal to Noise Ratio (PSNR), yaituuntukmenghitung peak error.
PSNR = 20 * log10 (255 / sqrt(MSE))
Nilai MSE
yang
tinggiakanlebihbaik.

rendahakanlebihbaik,

sedangkannilai

PSNR

yang

ALGORITMA KOMPRESI/DEKOMPRESI CITRA


Algoritma umum untuk kompresi image adalah:
1. Menentukan bitrate dan toleransi distorsi image dari inputan user.
2. Pembagian data image kedalam bagian-bagian tertentu sesuai dengan
tingkat kepentingan yang ada (classifying).
Menggunakan salah satu teknik: DWT (Discreate Wavelet Transform) yang
akan mencari frekuensi nilai pixel masing-masing, menggabungkannya
menjadi satu dan mengelompokkannya sebagai berikut:

Dimana

LL : Low Low Frequency (most importance)


HL : High Low Frequency (lesser importance)
LH : Low High Frequency (more lesser importance)
HH : High High Frequency (most less importance)

3. Pembagian bit-bit di dalammasing-masingbagian yang ada (bit allocation).


4. Lakukankuantisasi (quantization).
oKuantisasi Scalar : data-data dikuantisasisendiri-sendiri
oKuantisasiVector : data-data
dikuantisasisebagaisuatuhimpunannilainilaivektor yangdiperlakukansebagaisuatukesatuan.
5. Lakukanpengenkodinganuntukmasing-masingbagian
yang
sudahdikuantisasitadidenganmenggunakanteknik
entropy
coding
(huffmandanaritmatik) danmenuliskannyakedalam file hasil.
Sedangkanalgoritmaumumdekompresi image adalah:
1. Baca data hasilkompresimenggunakan entropy dekoder.
2. Dekuantisasi data.
3. Rebuild image.

METODE KOMPRESI CITRA


Algoritma
RLE
LZ
Huffman
DCT

BMP
X

GIF

PNG

X
X

JPEG
X
X
X

TEKNIK KOMPRESI GIF


GIF (Graphic Interchange Format)berfungsiuntukmenyimpanberbagai file bitmap
manjadi file lain yang mudahdiubahdanditransmisikanpadajaringan computer yang
mendukungkedalamanwarnasampai 8 bit (256 warna)danmampumenyimpanbanyak
image dalam 1 file.
Struktur file GIF :
o Header: menyimpaninformasiidentitas file GIF

Global Screen Descriptor: mendefinisikan logical screen areadimanamasingmasing file GIF ditampilkan.

Global Color Table: masing-masing image dalam GIF dapatmenggunakan


global
color
table
atautabelwarnanyasendiri.Penggunaan
GCT
akanmemperkecilukuran file GIF.
Trailer: Akhirdarisebuah file GIF

Format file GIF:


o GIF87a: mendukung interlacing danmampumanyimpanbeberapa image
dalam 1 file, ditemukantahun 1987 danmenjadistandar.
o GIF89a: kelanjutandari 87a danditambahkandengandukungantransparency,
mendukung text, dananimasi

TEKNIK KOMPRESI PNG


Menggunakanteknikloselessdanmendukung:
o Kedalamanwarna 48 bit
o Tingkat ketelitian sampling: 1,2,4,8, dan 16 bit
o Memiliki alpha channel untukmengkontrol transparency
o Teknikpencocokanwarna yang lebihcanggihdanakurat
Format penamaan file PNG diaturkedalamsuatuurutanblokbineryang disebutsebagai
chunk (gumpalan), yang terdiridari:
o Length (4 bytes), berupainformasiukuran PNG
o Type (4 byte), berupainformasinama chunk
Nama chunk terdiridari 4 karakter ASCII
Contohpenamaan:
IHDR: critical, public, unsafe to copy
gAMA: noncritical, public, unsafe to copy
o Data (ukurandinamis), berupa data PNG.
o CRC (Cyclic Redundancy Check), berupa CRC-32 untukpendeteksian error
checking padasaattransmisi data
Proses PNG decoder adalahsebagaiberikut:

- Baca chunk data size


- Baca dansimpan chunk type
- Jikaukuran chunk data lebihbesardaripada data buffer, alokasikan buffer
yang lebihbesar
- Baca chunk data
- Hitung CRC value dari chunk data
- Baca CRC dari file yang diterima
- Bandingkanhasilperhitungan CRC dengan CRC darifile,jikatidaksama, berarti
chunk invalid, mintakirimulang

Struktur file PNG adalah:


o PNG Signature: tanda file PNG
o IHDR chunk: menyimpan dimension, depth, dan color type
o PLTE chunk: untuk PNG yang menggunakan color palette type
- PNG mendukung 5 carauntukmerepresentasikanwarna, dimanatipe
warnadisimpandalambagian IHDR chunk:
o RGB Triple (R,G, dan B): untuk 8 atau 16 bits
o Color Palette: yang disimpandalam PLTE chunk dengan bit depth1,2,4atau 8.
o Grayscale: 1 komponenwarna per image, bisadigunakanuntuksemua bit
depth.
o RGB
Alpha
Channel:
agar
image
dan
background
dapatdikombinasikanuntukmengkontrol
transparency,
hanyabisadigunakanpada bit depth 8 atau 16 bitsjika alpha channel 0 berarti
100% transparan, sehinggabackground terlihatseutuhnya.Jika alpha channel
2image bit depth -1 berarti fully opaque,sehingga background
samasekalitidakterlihatkarenatertutupoleh image.
o Grayscale with Alpha Channel: hanyabisa 8/16 bitsPNG mendukung
interlacing yang disebut Adam 7, yangmenginterlaceberdasarkan pixel
daripadaberdasarkanbaris. Adam akanmembagi image kedalam 8x8 pixel,
yang akandiupdatedalam 7 fase interlacing sebagaiberikut:

TEKNIK KOMPRESI JPEG


o
o

o
o

JPEG
(Joint
Photograpic
Experts
Group)
menggunakanteknikkompresilossysehinggasulituntuk proses pengeditan.
JPEGs compression models:
Sequential: kompresidilakukansecara top-down, left-rightmenggunakan
proses
single-scan
danalgoritma
HuffmanEncoding
8
bit
secarasekuensial
Progressive: kompresidilakukandengan multiple-scan secaraprogresif,
sehinggakitadapatmengira-iragambar yang akankitadownload.
Hierarchical: super-progressive mode, dimana image akandipecahpecahmenjadi
sub
image
yang
disebut
frame.
Framepertamaakanmembentuk
image
dalamresolusirendahhinggaberangsur-angsurkeresolusitinggi
JPEG merupakannamateknikkompresi, sedangkannama formatfilenyaadalah
JFIF (JPEG File Interchange Format)
Tingkat kompresi yang baikuntuk JPEG adalah 10:1-20:1 untukcitrafoto, 30:150:1
untukcitra
web,
dan
60:1-100:1
untukkualitasrendahseperticitrauntukponsel.Byte order: MSB-LSB

Tahapankompresi JPEG:
o Sampling: adalah proses pengkonversian data pixel dariRGB ke YUV/YIQ
dandilakukan down sampling. Biasanyasampling dilakukan per 8x8 blok,
semakinbanyakblokyang
dipakaimakinbaguskualitas
sampling
yangdihasilkan.
o DCT
(Discreate
Cosine
Transform)
:
hasildari
prosessampling
akandigunakansebagaiinputan
proses
DCT,dimanablok
8x8
pixels
akandiubahmenjadifungsimatrikscosinus
o Quantization:
proses
membersihkankoefisien
DCT
yangtidakpentinguntukpembentukan image baru. Hal ini yangmenyebabkan
JPEG bersifatlossy.Entropy Coding: proses penggunaanalgoritma entropy,
misalnyaHuffman
atauAritmatikuntukmengenkodekankoefisienhasilproses
DCT yang akanmengeliminasinilai-nilaimatriks yangbernilainolsecarazigzagorder
Informasitambahan yang adadalamJPEG :
o COM (Comment): untukmemberikankomentar plain text stringseperti
copyright.
o DHT (Define Huffman Table): menyimpantabelkode-kodeAlgoritma Huffman
o DRI (Define Resart Interval): sebagaitandaresart interval
o DQT
(Define
Quantization
Table):
mendefinisikantabelkuantisasiyang
digunakandalam proses kompresi
o EOI (End of Image): tandaakhir file JPEG
o RSTn: restart marker
o SOI (Start of Image): tandaawal image

o
o

SOFn: start of frame


SOS: start of scan

Secaraumum JPEG/JFIF file menyimpaninformasi:


o Signature untukmengidentifikasikan JPEG file
o Colorspace
o Pixel density
o Thumbnails
o Relationship of pixels to sampling frequency

JPEG 2000
Adalahpengembangankompresi JPEG.Didesainuntuk internet, scanning, foto digital,
remote sensing, medical imegrey, perpustakaan digital dan e-commerce

Kelebihan:
o Dapatdigunakanpada bit-rate rendahsehinggadapatdigunakanuntuk network
image dan remote sensing
o MenggunakanLossydanloselesstergantungkebutuhanbandwidth.
Loselessdigunakanuntuk medical image
o Transmisiprogresifdanakurasi&resolusi pixel tinggi
o Menggunakan Region of Interest (ROI)
o Robustness to bit error yang digunakanuntukkomunikasijaringandan wireless
o Open architecture: single compression/decompression
o Mendukung protective image security: watermarking, labeling,stamping, dan
encryption
o Mendukung image ukuranbesar 64k x 64k, size up to 232 1
o Mendukung meta data danbaikuntuk computer-generatedimagenary.